Tetap Produktif di Musim Libur? Mengapa Tidak? Inilah Empat Solusinya!

Musim libur memang menjadi momentum yang menggembirakan. Ketika libur berlangsung, setiap orang “bebas” dari semua aktivitas dan tuntutan rutinitas harian. Sayangnya, pada beberapa kondisi, hal ini tidak berlaku bagi para freelancer. Bisa jadi, ketika musim libur tiba, Anda justru disesaki dengan rapatnya deadline yang harus segera diselesaikan; bertemu dengan penawaran klien yang sukar ditolak; hingga kebutuhan akan biaya mendesak. Lantas, bagaimana cara agar tetap produktif di musim libur? Berikut adalah empat solusinya!

1. Buatlah Rencana dan Target

Buatlah Rencana dan Target

Buatlah Rencana dan Target

Tetapkan seluruhnya, namun ingatlah untuk selalu berpikir realistis. Hindari memasukkan daftar kegiatan yang kira-kira tidak mampu Anda kerjakan. Bukan hanya tidak menyelesaikan masalah, hal ini juga berisiko meningkatkan stres dan membuat Anda kelelahan.

Sebagai gantinya, tentukan target yang dianggap paling mendesak. Prioritaskan hal itu, dan tundalah pekerjaan lain yang sekiranya belum mendekati masa tenggat. Kelompokkan pekerjaan berdasarkan skala prioritas, dan targetkan waktu selesai. Misalnya: untuk sepuluh artikel, Anda bisa menyelesaikannya dalam waktu dua hari; dsb. Target sendiri berguna untuk memastikan Anda benar-benar fokus, hingga pekerjaan selesai.

Adapun untuk menjaga ritme kerja tetap maksimal, hindari hal-hal yang dianggap mampu menghambat produktivitas. Putuskan sambungan internet, media sosial, bahkan distraksi televisi pada jam-jam kerja Anda. Untuk memotivasi, Anda bahkan bisa meluangkan satu jam sebagai jeda, dan merencanakan hal-hal yang menyenangkan sebagai “penghargaan” akan ketepatan deadline. Hal itu bisa berupa menonton televisi, membaca buku, melukis, bertemu teman, dsb.

2. Cerahkan Suasana Hati

Cerahkan Suasana Hati

Cerahkan Suasana Hati

Tak bisa diingkari, banyak orang mengeluh lantaran harus menyelesaikan pekerjaan di musim libur. Sayangnya, hanya mengeluh, tak bisa menyelesaikan masalah. Sebaliknya, suasana hati yang buruk hanya akan membuat Anda enggan menyelesaikan pekerjaan, bahkan cenderung menundanya.

Tingkatkan atmosfer kerja dengan membangun suasana hati yang positif. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, mulai dari mendengarkan musik, bangun pagi, menonton film ceria, berbelanja, memasak, hingga berjalan-jalan singkat.

 

Baca juga:

 

3. Jadilah Kreatif

Jadilah Kreatif

Jadilah Kreatif

Anda mungkin saja merasa muak ketika harus bekerja selama beberapa hari, meski itu adalah musim libur. Ketimbang mengeluh dan bersungut-sungut, ada baiknya untuk mengubah “cara” Anda mengerjakan tugas dengan lebih kreatif. Misalnya, sembari membawa laptop, Anda bisa mengerjakan deadline sekaligus berlibur di pinggir dermaga, di bangku taman kota, atau sambil berpiknik di tengah hutan pinus.

Sebelum memulai kerja, Anda bahkan bisa jadi lebih kreatif dengan melakukan hal-hal yang belum pernah dicoba, seperti mewarnai rambut, mencoba kedai baru di ujung jalan, mengenakan setelan baju model terkini, dsb.

Memang, meski Anda memiliki banyak target pekerjaan yang harus diselesaikan, tidak perlu memaksakan diri untuk menuntaskannya pada saat yang sama sekaligus. Disarankan untuk tetap menyelesaikan pekerjaan prioritas, dan gunakan sisa waktu untuk bersantai, menikmati hari dengan keluarga atau orang terdekat, atau justru meluangkan diri untuk “me time”. Toh bagaimanapun, Anda perlu hari libur dan tentu saja: berhak untuk menikmatinya, bukan?

4. “Jangan Lupa Bahagia”

“Jangan Lupa Bahagia” - Tetap Produktif di Musim Libur? Mengapa Tidak? Inilah Empat Solusinya! - pixabay.com

“Jangan Lupa Bahagia” – Tetap Produktif di Musim Libur? Mengapa Tidak? Inilah Empat Solusinya! – pixabay.com

Hari libur adalah waktunya berbahagia. Entah itu melakukan hal-hal yang Anda suka, menyantap makanan favorit, bepergian ke tempat wisata, atau justru sekadar di rumah melakukan “me time”. Meski harus menyelesaikan pekerjaan, jangan lupakan kesejahteraan mental diri Anda sendiri. Karena bertema “hari libur”, Anda tentu saja boleh memanjakan diri dengan apa pun yang Anda sukai.

Pastikan Anda mampu memulai dan menyelesaikan pekerjaan dengan efektif. Intinya, jangan sampai, hanya karena merasa harus memenuhi sejumlah target pekerjaan (yang tidak masuk akal), Anda menjadi kurang tidur, stres, bahkan terlambat makan. Selain bisa membahayakan kesehatan fisik maupun mental, hal tersebut tentu saja bisa menghambat produktivitas Anda dalam jangka panjang.

Itulah empat solusi bagi Anda, para freelancer agar tetap produktif di musim libur. Selamat bekerja dan jangan lupa bahagia, ya!

One Comment

  1. Pingback: Pentingnya liburan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *