Lebih Produktif dengan Minimalisme

Saya bukanlah orang yang sangat rapih di dunia nyata. Tapi saya menyukai desktop komputer yang rapih untuk mengurangi stressor dan pengalih perhatian. Mac OS X adalah pilihan sistem operasi selama 5 tahun yang sangat hebat. Mac OS X secara bawaan sudah sangat minimals, tapi beberapa fitur bawaan masih dapat menjadi pengalih perhatian. Dalam tulisan ini saya akan memberikan tips untuk menempuh jalur desktop Mac minimalis Anda supaya lebih produktif tanpa mengurangi nilasi estesi Mac OS X.

Untuk lebih produktif, kita harus mengurangi atau menghilangkan pengalih perhatian dari luar. Sebagain besar freelancer bekerja rumahan, buatlah batasan nyata antara rumah dan ruang kerja. Begitu juga dengan ruang kerja di komputer. Kadang kala kita terjerumus ke dalam aktivitas yang seharusnya tidak dilakukan, misalnya terlalu asik dengan situs jejaring sosial, terlalu banyak bincang-bincang di pesan instant, atau malah bermain dengan si kecil. Mari kembali ke Desktop.

Gambar Desktop

Ini adalah tampilan desktop saya yang sekarang. Seperti yang Anda lihat, hanya ada jendela Chrome, tanpa menu bar ataupun Dock.

Bersihkan Desktop

Langkah pertama adalah bersihkan Desktop. Ada beberapa aplikasi yang bisa menutupi desktop yang berantakan, tapi aplikasi tersebut hanyalah tipu daya, Desktop yang aslinya masih tetap berantakan. Bersihkan berkas dan folder yang ada di desktop, pindahkan atau hapus.

Sembunyikan juga daftar drive di Desktop. Apakah penting untuk selalu melihat tulisan Macintosh HD setiap saat Anda melihat Desktop?

Buka saja Preference Finder dan hilangkan daftar Drive.

preference finder

Dekstop yang bersih tidak akan membuat stress dengan dorongan untuk membersihkannya. Jangan sampai membuang waktu untuk memilah-milah berkas atau folder mana saja yang ingin dihapus dari Desktop, mungkin juga Anda ingin memindahkan beberapa berkas ke folder lain.

Biarkan Desktop menjadi desktop, jangan jadikan sebagai folder sementara.

Gunakan Tema yang Sederhana

Warna yang cerah dan berwarna-warni akan lebih menarik bagi otak kita. Mac OS X datang dengan dua tema, Graphite dan Aqua. Aqua memang terlihat cantik, tapi mata saya sering lebih dulu menemukan tombol tutup atau scrollbar yang berwarna cerah dibandingkan konten suatu aplikasi atau laman.

Graphite

Kurangi pengalih perhatian! Gantilah ke Graphite untuk mendapatkan warna yang sejuk.

Google Chrome

Gunakan juga tema yang sederhana untuk icon atau browser Anda. Jangan terlalu banyak pernak-pernik.

Gunakan Wallpaper Desktop sederhana

Tidak ada yang melarang kalau Anda memajang foto pacar sebagai wallpaper Desktop. Tapi apakah perlu? Lagipula, wallpaper desktop akan terhalangi jendela aplikasi. Apalagi, kalau Anda memakai layar 13”.

Pilihlah wallpaper yang berwarna netral, seperti abu-abu atau hitam. Yang penting adalah konten yang ada di jendela aplikasi bukan wallapaper Anda. Saya memakai wallaper abu-abu dari Dizzyup

Sembunyikan bilah Menu

Bertanya-tanya kenapa harus menyembunyikan bilah Menu? Ketika Anda memakai Safari, berapa seringkah Anda mengakses menu? Jarang bukan?

Menu Bar hanya duduk di sana menunggu untuk di akses. Kita membuang beberapa puluh pixel hanya untuk menunggu, pixels tersebut bisa kita manfaatkan untuk keperluan lain.

PresentYourApp

Untuk menyembunyikan bilah menu, bisa menggunakan aplikasi PresentYourApp. Anda bisa memilih aplikasi yang ingin dipakai tanpa bilah Menu. Beberapa aplikasi seperti TextMate tetap ada bilah Menu.

Minimalkan Dock

Dock merupakan peluncur aplikasi seiring dengan perkembangan Mac OS X, Dock pun terus bertambah fiturnya. Ketika pertama menggunakan Mac, saya selalu bermain dengan efek ZOOM Dock, tapi dewasa ini, efek tersebut saya matikan karena terlalu mengganggu.

Setting Dock

Hanya simpan Aplikasi icon di dock yang setiap saat harus menyala. Saya hanya menyimpan Finder, Mail dan iTunes. Selebihnya saya panggil menggunakan Alfred. Sembunyikan apa yang tidak perlu.

Matikan juga efek icon yang meloncat-loncat. Efek ini akan tetap terlihat walaupun Dock disenyumbinyikan. Mematikan efek ini bisa menggunakan aplikasi lain seperti MacPilot. Atau bisa juga menggunakan perintah di bawah ini di Terminal. Ganti TRUE dengan FALSE untuk mengembalikan efek.

defaults write com.apple.dock no-bouncing -bool TRUE

Kemudian, bunuh Dock dengan perintah di bawah ini. Dock akan hidup lagi koq.

killall Dock

Gunakan theme yang tidak terlalu mengkilat, kalau perlu gunakan tema dock 2D daripada 3D yang memang terlihat keren.

Seting jendela yang di minimalkan menjadi Dock, fitur ini bisa didapatkan di Snow Leopard. Dulu jendela yang diminimalkan dengan menekan lampu kuning akan berdiam di sebelah kanan Dock.

Gunakan Peluncur Aplikasi

Untuk memanggil aplikasi yang tidak ada di Dock membutuhkan suatu cara yang cepat dan ringkas. Membuka Finder dan merambah folder Applications bukan sebuah cara yang pintar.

Spotlight dirasakan terlalu lambat, apalagi kalau kita mempunya data yang beratus-ratus gigabyte banyaknya. QuickSilver sempat menjadi raja peluncur aplikasi selama bertahun-tahun, tapi sayangnya saat ini pengembangannya diberhentikan.

Ada banyak aplikasi peluncur yang tersedia. Pilihan saya jatuh pada Alfred, walaupun tidak sekuat QuickSilver, Alfred memberikan pengembangan lanjutan yang menjanjikan. Anda bisa menguatkan Alfred dengan Powerpack—seperti plugin, yang memberikan kemampuan khusus yang tidak didapatkan di versi standard Alfred.

UniTasking

Kata orang, multasking bisa mempercepat pekerjaan. Bagi saya multitasking merupakan pengalih perhatian yang berbahaya. Seringkali kalau multitasking saya lupa dengan tugas yang saya tinggalkan. Baru ingat lagi ketika semuanya sudah terlambat. Telat mengirim berkas ke klien membuat saya merasa kesal sendiri.

Sekarang semua tugas saya kerjakan satu-persatu secara bergiliran. Apabila suatu belum selesai, tugas yang lain menunggu giliran. Untuk mendukung skenario tersebut, saya menyembunyikan jendela yang tidak digunakan. Tinggal menekan tombol CMD+Option+H untuk menyembunyikan jendela aplikasi lain yang tidak saya inginkan; tidak semua aplikasi mendukung tombol pintas CMD+Option+H.

Jangan rakus

Hapus aplikasi yang belum pernah Anda jalankan selama 6 bulan terakhir. Dulu saya ini penimbun aplikasi, sampai pernah lebih dari 300 aplikasi ada di folder Applications. Sebagian besar aplikasi tersebut tidak pernah saya pakai. Semakin sedikit aplikasi yang ada di Applications akan semakin cepat kita menu kontekstual (pada saat sekondari klik) Open With terbuka.

Sekarang semua perambah situs mempunyai ekstension pihak ketiga. Saya anjurkan untuk hapus ekstension yang bisa digantikan oleh Bookmarklet. Saya seringkali kesal dengan sistem pemutakhiran ekstension Firefox yang menghadang saya untuk mengakses jendela Firefox dan dipaksa untuk memutakhirkan semua ekstension lama. Pilah-pilah ekstension yang sering dipakai saja, percayalah, perambah Anda akan lebih cepat dan stabil dengan ekstension yang lebih sedikit.

Jadilah pawang Finder

Finder aplikasi pengolah data yang dicintai dan dibenci. Dicintai karena kesederhanaanya, di benci karena fitur yang tidak ada. Fitur yang tidak ada di Finder seperti Tab memang bisa mempercepat kerjaan.

Untuk mendapatkan tab di Finder, Anda bisa memakai TotalFinder. Dengan TotalFinder kita tidak akan dipusingkan lagi dengan jendela Finder yang bertumpuk-tumpuk, alih-alih menggunakan tabs. Tujuan kita adalah meminimalkan pengalih perhatian, bukan?

Total Finder

Gunakan tombol pintas untuk mempercepat kerja. Saya telah membuat contekan daftar Finder di tulisan sebelumnya di MakeMac yang bisa dihapalkan. Butuh waktu memang tapi proses belajarnya tidak akan percuma.

Penutupan

Minmalisme bukan berarti harus membosankan. Minimalisme artinya mengurangi hal yang jarang atau tidak pernah dipakai dan memaksimalkan hal yang sering dipakai.

Pengalih perhatian merupakan musuh terbesar produktivitas, dengan minimalisme kita dapat mengurangi bahkan menghapus pengalih perhatian.

Sekarang giliran Anda, apa trik Anda supaya tetap produktif ditengah lautan pengalih perhatian dan maksimalisme.

Bacaan lebih lanjut tentang minimalisme di Mac OS X

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Comments

  1. says

    mac saya jg sudah diset hampir seperti apa yg ditulis di atas and i love it!
    saya skrg masih pake Quicksilver. Mau pake Launchbar tp bayar…hehehe

  2. says

    Ini sungguh berguna. Terutama TotalFinder. Ada aplikasi Finder yang dulu saya pakai, bernama Pathfinder, tapi saya hapus karena dia running as separated app dan malah membuat jalannya Finder jadi lama (meload Finder menjadi sama leletnya seperti menjalankan aplikasi berat)

    TotalFinder ini ringan banget dan menyatu sama Finder.

    Terima kasih! 🙂

    • says

      Yep. Total Finder is totally cool. Harganya juga cocok untuk sebuah aplikasi yang sangat berguna dan dipakai setiap saat.

  3. says

    Thanks infonya, beberapa hari ini nyobain minimalis mac, jadi ngerasa lebih seger 🙂 oh iya, saya juga pakai geektool untuk nampilin jam+tanggal di desktop, dan hapus jam+tanggal yg di menubar.

  4. says

    Alfred is much better than Spotlight, gratis lagi. thanks u tips minimalisnya, tar dipraktekkan trtm u tampilan graphite-nya.

  5. says

    Saya pengguna Windows jadi masih belum paham dengan yang dijabarkan,tapi saya suka dengan artikelnya memang bila kita mampu menghilangkan atau meminimalkan pengalih perhatian saat di depan kompi jadi cenderung lebih produktif

Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *