Tips Merancang Strategi Bisnis Online di Bidang Jasa Desain

Segala bentuk penyampaian informasi terutama yang berkaitan dengan promosi di media online menuntut adanya tampilan visual yang bisa memberi gambaran, menggali  imajinasi, menggugah emosi, dan tentunya menjaring ketertarikan para pembaca. Hal ini membuka ruang yang luas bagi para pekerja desain grafis untuk menjual jasanya sebagai eksekutor di berbagai media online, baik itu yang berkaitan dengan produk hasil fotografi, gambar, logo, atau branding.

 

Peluang bisnis desain grafis memang menjanjikan, namun persaingannya juga tidak kalah ketat. Berbekal seperangkat komputer/laptop, software desain, dan jaringan Internet, Anda bisa memulai bisnis desain grafis secara online. Berikut ini adalah beberapa tips merancang strategi bisnis online di bidang jasa desain.

1. Buat website

Buat website

Buat website

Untuk memperkenalkan jasa Anda, bukalah sebuah halaman website. Anda bisa memanfaatkan blog gratis jika modal Anda terbatas, namun akan lebih baik jika website tersebut dibuat dengan domain sendiri, sehingga berkesan lebih bonafid. Buatlah tampilan yang elegan dan informatif, supaya bisa merepresentasikan kemampuan Anda sebagai seorang seniman digital.

2. Siapkan portofolio

Siapkan portofolio

Siapkan portofolio

Sebagai seorang desainer, Anda tentu harus memiliki konsep-konsep yang kreatif dan cemerlang. Portofolio merupakan hal penting yang bisa digunakan sebagai aset untuk menunjukkan kualitas, kualifikasi, dan kesungguhan dalam bidang yang Anda tekuni.

 

Selain portofolio, Anda bisa juga menyiapkan konsep desain dalam kemasan siap pakai. Jadi jika ada klien yang membutuhkan jasa Anda secara cepat, Anda tinggal mengganti  isi konten, judul, dan materi tambahan lainnya yang diperlukan.

 

Baca juga:

 

3. Terapkan trik marketing online

Terapkan trik marketing online

Terapkan trik marketing online

Bisnis online memang harus memaksimalkan berbagai fasilitas online marketing yang ada, baik itu gratis maupun berbayar. Manfaatkan teknik-teknik SEO (Search Engine Optimization) untuk memunculkan dan mendongkrak usaha Anda. Anda bisa mengoptimalkan website atau blog yang Anda miliki, selain itu Anda juga bisa memanfaatkan berbagai platform pemasaran seperti:

 

  • Aplikasi pemasaran online

Daftarkan bisnis Anda di Google Places, yaitu fitur iklan berbasis lokasi yang disediakan Google agar bisnis Anda bisa muncul di daftar pencarian teratas. Ada juga Google Adsense, yaitu pemasaran dengan memanfaatkan mesin pencari (Sarch Engine Marketing), yang memungkinkan bisnis Anda muncul di situs-situs yang tergabung dalam jaringan Google dalam berbagai bentuk teks, gambar, flash, atau video.

 

  • Media sosial

Anda bisa memanfaatkan berbagai channel jejaring sosial, mulai dari Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest,  hingga YouTube. Buatlah akun khusus dan bangun sebuah forum desain yang tidak hanya bisa digunakan untuk memperkenalkan jasa Anda, namun juga mengedukasi dan menginspirasi orang lain dengan apa yang Anda kerjakan. Konsep softselling seperti ini merupakan cara pemasaran yang murah dan efektif, serta bisa meningkatkan branding usaha Anda.

 

  • E-mail

Ketika order mulai berdatangan, Anda akan membutuhkan email untuk mengirimkan hasil pekerjaan kepada klien. Email memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam hal penerimaan ekstensi gambar, karena mungkin saja klien meminta file dengan format mentah seperti CDR, PSD, PDF, AI, dan sebagainya, dan hal tersebut tidak bisa dilakukan oleh media lain seperti media sosial atau sejenisnya.

4. Menjalin kerja sama dengan bisnis lain yang berkaitan dengan bidang Anda

Menjalin kerja sama dengan bisnis lain yang berkaitan dengan bidang Anda

Menjalin kerja sama dengan bisnis lain yang berkaitan dengan bidang Anda

Perusahaan-perusahaan advertising atau web developer memiliki keterkaitan yang tinggi dengan desain grafis. Anda bisa mengambil celah tersebut dengan menawarkan jasa desain untuk memenuhi kebutuhan materi-materi visual pendukung pekerjaan mereka.

5. Imbangi dengan offline marketing

Imbangi dengan offline marketing

Imbangi dengan offline marketing

Jangan hanya terpaku pada pemasaran online, kembangkan pula usaha Anda secara offline. Jalinlah relasi dengan banyak pihak, hadiri event-event atau workshop yang berkaitan dengan bidang yang Anda tekuni. Hal-hal yang demikian bisa membuka jalan bagi Anda untuk menemukan calon-calon klien yang potensial.

Anda juga bisa bergabung dengan komunitas desain grafis yang ada. Tidak tertutup kemungkinan orang-orang dalam komunitas tersebut memiliki banyak proyek, dan Anda berkesempatan untuk ikut mengelola salah satu proyek yang sedang mereka tangani.

Demikanlah sedikit pembahasan mengenai strategi bisnis online di bidang desain. Semoga bermanfaat.

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *