Membangun Kepercayaan Klien

Membangun Kepercayaan Klien - photo by Troy Holden

Membangun Kepercayaan Klien - photo by Troy Holden

Seringkali individu yang baru terjun ke dunia freelancer akan kesulitan mendapatkan klien ataupun proyek. Ada banyak faktor yang menyebabkan itu. Seperti belum adanya portfolio yang bisa ditampilkan, pendidikan yang bukan di bidang freelance yang dijalaninya, pengalaman ber-freelance/bekerja yang belum terlalu banyak, serta mungkin networking yang belum luas. Tetapi ia sangat optimis bahwa passionnya di bidang itu, dan ia berusaha mencari job disana.

Bayangkan jika anda adalah seorang klien yang ingin menghire dia. Pastinya anda masih belum percaya atas jasanya bukan? Walaupun ia sudah yakin 100% bahwa passionnya di bidang itu. Klien (konsumen) tidak ingin mengambil resiko atas apa yang dibelinya. Klien selalu menginginkan barang/jasa yang dibelinya itu selalu bisa memenuhi kebutuhannya (jika ia seorang konsumen yang loyal)s.

Untuk mendapatkan kepercayaan seorang klien pertama kalinya, saat itu saya menghabiskan waktu kurang lebih sekitar satu tahun dari dimulainya keseriusan Hexacreative pada tahun 2009. Yap, itu adalah hasil dari beberapa kerja keras yang saya lakukan di dunia online maupun offline (dunia nyata). Memang sangat berat sekali saat memulainya pertama kali.

Pada artikel ini saya akan mencoba membagikan beberapa tips tentang Membangun Kepercayaan Klien menurut pengalaman pribadi, ilmu yang saya dapatkan dari berbagai sumber, dan dari teman-teman freelancer lainnya juga. Tips dibawah ini saling berhubungan antara satu dengan lainnya. Jika salah satu tidak diterapkan secara serius, mungkin hasilnya juga tidak akan serius 😀 Enjoy, just do it!

Membangun Networking

1. Nge-Blog!
Menulis artikel di blog bisa menambah kepercayaan klien terhadap jasa kita. Mengapa demikian?. Karena blog bisa membawa visitor dan komentator di artikel yang kita ciptakan. Bisa jadi pengunjung itu adalah calon klien anda bukan?. Misalkan jasa freelance anda di bidang fotografi, dan anda menulis artikel apa itu aperture, apa itu angel, bagaimana memilih kamera yang baik, dan lain-lain. Nah, maka bisa jadi calon konsumen melihat bahwa itu adalah ilmu yang anda miliki, dan akhirnya klien bisa percaya atas jasa kita. Jika artikel yang anda buat itu cukup bagus, maka tidak perlu ditebak lagi bahwa blog anda akan sering dikunjungi dan makin banyak kemungkinan untuk mendapatkan klien. Jangan lupa di blog anda sertakan informasi kontak/hire. Oh ya, ini juga berlaku untuk citizen journalism atau bahasa lainnya “anda menulis untuk blog lain”. Contohnya seperti konsep Ruangfreelance atas artikel-artikelnya (mayoritas artikel dari citizen journalism). Bisa juga dibaca di artikel Ruangfreelance yang berjudul Freelancer, Ngeblog lah!.

2. Perbanyak Teman Baru yang Minat/Passion/Hobinya Sama Seperti Anda
Yang dimaksudkan perbanyak teman baru di point ini adalah kita harus bisa tetap menjaga persahabatan/tetap bersilaturahmi dengan teman lama juga walaupun sudah mendapatkan teman baru. Jangan seperti peribahasa kulit lupa akan kacangnya *eh.

Tidak ada salahnya untuk mencari sahabat baru untuk kemajuan diri/job kita, asalkan tetap berpegang teguh terhadap prinsip diatas. Jika prinsip diatas diabaikan dan teman lama anda kecewa, bisa jadi teman lama anda menceritakan hal buruk tentang persahabatan anda kepada teman baru anda. Ini bisa gawat terhadap reputasi anda kedepannya.

Memperbanyak hubungan baru, terutama yang satu passion dengan anda, karena dapat menimbulkan rasa semangat atas pekerjaan/freelance anda. Karena hal itu dapat saling men-share pengalaman dan ide secara mudah, dan lain-lain. Manfaatnya banyak sekali, bukan hanya berpengaruh pada job kita saja. Ya toh?

3. Usahakan Sering Bergabung di Komunitas dan Event
Dengan anda sering aktif atau bergabung di komunitas serta event-event yang berhubungan dengan passion/job anda, anda akan sering juga mendapatkan berbagai pengalaman, teman baru, ilmu baru, dan juga bisa jadi calon klien. Be active!.

4. Selalu Cari Ilmu dan Pengalaman Baru yang Berhubungan Dengan Job
Mencari pengalaman baru bisa diciptakan melalui diri sendiri. Latih diri anda sendiri. Ciptakan latihan sesuai dengan passion anda, latih yang anda belum bisa. Jangan takut salah. Dengan mendapatkan pengalaman baru, maka ilmu baru pun akan datang dengan sendirinya. Sering-sering juga membaca buku, majalah, dan artikel di Internet yang sesuai dengan passion anda.

Menawarkan Jasa

1. Memberikan Harga Jasa yang Konsisten
Pada point ini anda harus mempunyai target atau manajemen harga yang tepat. Siapa calon konsumen yang anda targetkan, apa skill anda, apa alat yang anda gunakan, dan lainnya. Untuk penjelasan ini, lebih lengkapnya dapat anda baca di Cara Menentukan Nilai Proyek Untuk Freelancer.

2. Tawarkan/Promosikan Jasa Anda kepada Lingkungan Sekitar
Lihat disekitar tempat tinggal anda. Toko atau usaha apa yang anda sering lewati atau kunjungi?. Jika anda seorang freelance desainer website, lihat, apakah mereka sudah mempunyai website? Jika belum, tawarkanlah. Dan juga berikan keterangan bahwa anda bertempat tinggal tidak jauh dari sana. Fungsinya? Jika klien sudah deal dengan jasa anda, maka klien akan percaya. Klien bisa mengunjungi tempat tinggal/kantor anda setiap saat. Klien akan percaya bahwa ini bukan penipuan. Think local first.

3. Usahakan Membuat Portfolio dan Curriculum Vitae
Tampilkan hasil karya-karya anda di website yang menyediakan showcase secara gratis atas kary-karya kita. Contohnya jika anda desainer atau fotografer, anda dapat memamerkan karya di kayakarya.com, behance.net, deviantart.com, designtaxi.com, atau web sejenis lainnya. Lebih bagus lagi jika anda mempunyai web portfolio pribadi. Curriculum Vitae dapat berformat .PDF atau bisa anda join ke LinkedIn.com untuk menampilkan CV/resume anda. Dan juga berikan informasi secara detail apa yang dapat anda layani kepada klien di portfolio anda.

“Bagaimana dengan saya yang belum mempunyai satupun karya untuk ditampilkan?”. Saat pertama kali terjun di dunia freelance desain web dan grafis, sayapun belum mempunyai karya yang dapat ditampilkan. Saya mencoba untuk membuat portfolio pribadi. Seperti hasil karya-karya yang saya ciptakan untuk diri saya sendiri. Ternyata ini sangat menyenangkan!.
4. Aktif di Media Sosial dan Website Freelance Market
a. Media Sosial

Sekarang kita hidup di era teknologi media sosial. Mengapa kita tida menggunakannya secara optimal untuk job kita?. Media sosial itu seperti sebuah komplek perumahan atau apartemen, yang di dalamnya ada orang-orang yang sedang mencari jasa. Maka kita tinggal mencari yang membutuhkan jasa kita.

Perbanyaklah sapaan, serta share hal-hal yang berguna di sosial media. Tawarkan jasa kita, atau kita yang mencari klien dengan cara mensearchnya melewati kolom search. Jika anda Twitter user, biasanya calon klien akan mudah dicari, karena Twitter menyediakan info streaming yang update. Tetapi tidak mudah untuk mendapatkan klien disana, karena dengan teknik ini, siapa cepat dia dapat!. Ini berlaku untuk semua media sosial juga, seperti Kaskus maupun Facebook.

b. Website Freelance Market
Jujur, saya sekalipun belum pernah terjun kedalam website freelance market seperti Elance.com, freelancer.com, ataupun yang lainnya. Tetapi pernah beberapa kali berkompetisi di 99designs.com (eh sama gak sih?). Point ini saya ambil dari pengalaman teman-teman freelance yang lainnya yang nge-bid di website freelance market seperti itu. Dan akhirnya mereka sukses mendapatkan klien. Mungkin untuk point ini, anda bisa membacanya di Taktik Gerilya Memenangkan Proyek, Situs Freelancer Online Bagi Calon Freelancer, dan artikel lainnya.

5. Optimis dan Jangan Menyerah!
“Jangan hitung berapa kali anda gagal, tetapi hitunglah berapa kali anda bangun dari kegagalan tersebut”.  Jika anda belum bisa dalam suatu hal di bidang anda, maka jangan mudah menyerah. Kesempatan itu masih ada, selagi kita semangat dan niat selalu. Tuhan pasti akan melihat hambanya yang bekerja keras dan tidak mudah menyerah. Tuhan tidak memberikan kesuksesan terhadap orang-orang besar, kecuali mereka bekerja sangat keras dan tidak mudah menyerah. Dan juga pastinya banyak kegagalan yang mereka alami, sebelum kesukesan itu ada di tangan mereka.

Mengerjakan Proyek

1. Deadline Tepat Waktu
Sesuaikan waktu aktifitas pribadi anda dengan penyelesaian proyek. Klien akan merasa rugi jika proyeknya diselesaikan terlambat. Mengenai deadline dapat anda baca selengkapnya di 4 Langkah Mudah Menghindari Telat Deadline

2. Brainstorming
Saling bertukar pikiran dengan klien sebelum proyek dimulai akan menciptakan kesepakatan proyek yang jelas.

3. Gunakan Waktu Sebaik Mungkin!
Time is money. Time is sword. Menjadi freelance memang bisa bekerja kapan saja, atau istirahat sesuka hati. Tetapi pikirkanlah deadline. Prioritaskan apa yang akan anda kerjakan.

4. Selalu Laporkan Apa yang Telah Anda Selesaikan
Melaporkan hal-hal yang telah anda selesaikan dalam sebuah proyek akan menambah kepercayaan klien atas kualitas kerja anda. Semua yang dikerjakan menjadi lebih jelas.

5. Fokus
Keep focus on work. Hindari hal-hal yang berpengaruh buruk atau waste time saat anda sedang bekerja. Menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari jadwal, lebih baik. Karena masih ada waktu untuk memperbaiki kesalahan dari proyek yang kita buat.

Sepertinya masih banyak lagi tips-tips sukses freelance newbie lainnya. Dan anda bisa mendapatkannya di artikel lainnya.

Demikian sedikit ilmu dan pengalaman yang dapat saya share disini. Cheers! Just do it! Salam #FreelanceUnite!

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Comments

  1. says

    xixixixi….. ngga beda jauh ya pengalamannya…… entah brapakali mngalami kegagalan…….. tapi maju terus… klo hobi mah, ngga ada kapoknya

    yang pasti facebook & twitter adalah senjata yg jitu.

  2. says

    Artikel yang menarik sekali..
    Setuju banget dengan adimaryanto, “kalau sudah hobi/passion, pasti gak ada kapoknya buat eksplor”
    Just do the best dan tambahan lagi dari saya tetap konsisten.
    Karena sering memaintain yang sudah dibangun itu lebih sulit daripada membangunnya 😉

  3. says

    mengerjakan job kita tepat pada waktunya juga dapat meningkatkan kepercayaan client pada kita.
    great article.. sukses selalu ya??

  4. says

    Begitu banyak pengalaman2 yang saya dapatkan sebagai freelancer. Fokus saya adalah “programmer freelance”. Yang biasa nongol di scriptlance.com ataupun freelancer.com

    hehehe…

  5. says

    Sepertinya juga mesti bersabar dalam membangun usaha sekaligus mendapatkan kepercayaan dari klien.
    Tips yang luar biasa..

Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *