Membuat Promosi Proyek yang Sempurna

shutterstock_187871660

Freelancer Image via shutterstock

Freelancing menawarkanmu fleksibilitas maksimal untuk memilih proyek yang sesuai dengan kemampuan, minat, dan semangatmu. Tak diragukan lagi, inilah salah satu alasan berpetualang nyata untuk menjadi seorang freelancer. Bagaimana pun, dalam iklim ekonomi sekarang, kemampuan untuk memilih hanya proyek yang paling menarik minatmu haruslah membuatmu nyaman, dan kamu sebaiknya mengeluarkan usahamu saat mempresentasikan dirimu secara profesional kepada seluruh klien dan proyek yang akan datang padamu bisa menjamin bahwa kamu dapat mempertahankan arus pemasukan dan proyek tetap menghampirimu.

Oleh karena itu, saat mengajukan proposal dan menyajikan layananmu secara profesional kini menjadi lebih penting daripada sebelumnya. Kebutuhan untuk meyakinkan klien potensial tentang keterampilanmu dan keluar dari kompetisi (untuk memenangkan proyek) akan benar-benar penting agar bisa sukses sebagai freelancer, tapi apa sebenarnya aspek yang paling penting dari proyek-proyek yang menguntungkan ini? Menciptakan promosi proyek yang sempurna.

Perhatikan Kesan Pertama

Jika kamu sering mencari proyek secara online dan berlangganan info terbaru tentunya akan mendapatkan notifikasi tentang pekerjaan yang cocok dengan kemampuanmu, maka dengan segala kesempatan untuk mendapatkan perhatian calon klien tentu akan sangat penting bagi karirmu. Hal ini sangat penting karena banyak freelancer lain yang juga mengajukan proposal untuk proyek yang sama dan artinya klien akan kebanjiran penawaran. Jadi, trik untukmu adalah maju dan dapatkan perhatian klien mulai dari pandangan pertamanya.

Ada beberapa poin yang harus dimasukkan bersamaan dengan aplikasimu:

  • Terangkan bagaimana keahlian khususmu cocok dengan proyek yang ditawarkan klien. Contoh, jika proyek mensyaratkan kemampuan sebagai desainer grafis, maka lampirkan dalam daftar pengalamanmu dan sejarah pekerjaan sebelumnya.
  • Cantumkan perkiraan berapa perincian pengeluaran untuk proyek agar klien tahu bahwa kamu telah membayangkan bagaimana proyek itu akan berjalan.
  • Jika dibutuhkan, hubungi klien untuk info rinci yang lebih lengkap tentang proyek mereka. Hal ini akan memudahkanmu mendaftarkan aplikasi berkualitas dan juga akan memberi sinyal pada klien bahwa kamu sangat tertarik pada proyeknya.

Memanusiakan Klien

Hal yang paling jelas terbaca bagi klien bahwa kamu belum pernah mengajukan penawaran pribadi adalah ketika kamu menuliskan pada surat permohonan seperti, “Kepada yang terhormat Bapak/Ibu”. Janganlah bersikap kaku. Cobalah untuk membuatnya menjadi lebih khusus dan tulislah nama kontak dalam pesanmu. Juga, sejak awal kamu menunjukkan bawah kamu memiliki keinginan membantu klien dalam menyelesaikan proyek mereka.

Cara terbaik untuk menunjukkan dedikasimu terhadap hasil kerja dan kebutuhan klien adalah dengan selalu terbuka dalam berkomunikasi agar klien selalu merasa dilibatkan dalam info terbaru dengan pengerjaan tugasmu. Jika kamu berpikir ada bagian dari proyek yang tak mungkin dikerjakan, jelaskan kepada klien dan ajukan solusi alternatifnya melalui surat elektronik atau telepon.

Yakinkan Klien

Kadang-kadang, tak peduli bagaimana pendekatan profesionalmu dengan mereka, klien potensial lebih bisa diyakinkan dengan keahlianmu jika kamu menawarkan portofolio keterampilan dan pekerjaan sebelumnya. Namun pastikan bahwa portofolio kamu ditandai dengan aspek-aspek:

  • Membuat portofoliomu dengan banyak variasi yang meliputi berbagai proyek terdahulu. Contohnya, jika kamu seorang web designer, cantumkanlah beberapa situs yang pernah kamu kerjakan termasuk e-commerce, situs sosial, dan situs pribadimu.
  • Masukkan ekspresi kesaksian dari klien sebelumnya yang puas dengan hasil kerjamu. Ini akan menjadi faktor penentu untuk pekerjaanmu, agar klien dapat memercayai perkataan orang lain yang menjamin kemampuanmu.
  • Cantumkan sertifikat dan contoh lainnya dari semua keahlian terbaikmu. Hal ini akan membantu meyakinkan klien bahwa kemampuanmu memang cocok dengan syarat yang mereka ajukan.

Dari semuanya, kamu perlu meyakinkan klien bahwa kamu bersedia untuk menjadi mitra kolaboratif dan profesional untuk proyek mereka. Kamu perlu menampilkan kesediaanmu untuk membantu, menasihati dan yang paling penting memberikan kemajuan setiap langkah sepanjang proyek berjalan, dan bahwa kamu akan membawa semangat dan dedikasi untuk membuat proyek mereka sukses. Hal ini mungkin akan menyita banyak waktumu untuk pekerjaan itu maka tentu tidak akan membuang-buang waktu ketika menemukan dirimu melihat kepuasan klien karena telah menawarkan proyek mereka kepadamu.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *