Mengirim file besar dengan mudah

Kirim File Besar

Kirim File Besar

Sebagai freelancer yang bekerja secara remote, saya seringkali harus mengirimkan file berukuran besar dalam format yang bervariasi. Mulai dari dokumen sampai hasil desain yang sudah mengalami revisi. Pada awalnya email saja sudah cukup bagi saya, yang penting koneksinya kuat! Tapi sering tidak kalian di-email kembali oleh klien karena mereka tidak bisa membuka atau bahkan tidak bisa melihat attachment yang kita berikan? Biasanya hal ini dikarenakan aturan perusahaan mereka yang melarang email dengan attachment besar masuk ke email perusahaan mereka. Sungguh menyulitkan!

Setelah mencari solusi via om google, saya akhirnya menemukan 2 aplikasi berbasis web yang menurut saya paling sederhana dan tentunya gratis dan bebas untuk dipakai. Berikut adalah kedua aplikasi yang dimaksud.

Yousendit

Yousendit menawarkan cara yang cukup mudah untuk mengirimkan file besar. Layanan ini mendukung ukuran file yang mencapai 100MB dalam satu kali pengiriman.

Selain layanan gratis yang diberikan, Yousendit menawarkan layanan berbayar dengan fasilitas tambahan seperti pengiriman file sampai 2GB, bisa mengirimkan banyak file sekaligus dan juga bisa mengetahui apakah file yang dikirimkan sudah diunduh atau belum. Anda juga leluasa untuk memilih untuk membayar dengan langganan atau per-penggunaan. Untuk lebih memudahkan Anda, plugin ke aplikasi yang umum seperti MS Outlook bahkan sampai Photoshop sudah disediakan, jadi Anda tidak perlu mengubah alur kerja Anda dan pengiriman file hanyalah sejauh satu klik saja.

Ketika menggunakan yousendit, saya sangat puas dengan layanan gratisnya. Tidak ada file yang rusak dan kecepatan unggah dan unduh relatif cepat. Sayangnya karena saya tidak pernah perlu mengirimkan file lebih dari 100MB, saya tidak pernah mencoba layanan berbayarnya. Ada yang lebih bisa berbagi untuk layanan berbayarnya?

DropBox

Saya baru menemukan layanan ini dan sudah sangat menyukainya. Cara menggunakan dropbox tidaklah instan, Anda harus mengunduh aplikasi dari mereka dahulu dan Anda perlu membuat akun baru disana. Tapi jangan langsung kecewa, karena menurut saya konsepnya sangat menarik.

Setelah Anda mengunduh aplikasinya (tersedia untuk Windows dan Mac), Anda akan diminta untuk menentukan folder publik Anda. Nah! Semua yang Anda masukkan ke folder tersebut akan secara langsung disinkronisasikan dengan akun Anda di situs mereka. Yup! semudah itu, tinggal drag-and-drop dan tunggu. Anda harus coba untuk mengerti betapa mudahnya melakukan hal ini.

Semua yang Anda taruh pada folder publik Anda bisa Anda atur langsung dari aplikasi berbasis web mereka. Jadi Anda bisa mendapatkan akses penuh terhadap file Anda dimana saja. Anda bisa membagi file tersebut dengan pengguna Dropbox yang lain, atau bisa memberikan URL langsung dari file tersebut bagi yang tidak mempunyai akun di dropbox.

Salah satu fitur yang paling saya suka adalah versioning, semua file yang kita unggah dan kita ubah dikemudian hari akan terus dicatat dan kita bisa kembali ke versi sebelumnya dengan sangat mudah. Bahkan ketika kita hapus pun, file tersebut masih akan ada secara online. Menarik bukan?

Satu-satunya kelemahan dari layanan ini adalah harusnya kita mengunduh aplikasi mereka dan membuat akun terlebih dahulu. Tapi dengan fitur yang sehebat itu, saya tidak keberatan.

Ok, itulah 2 aplikasi web yang paling sering saya pakai untuk mengirimkan file besar ke klien saya. Yousendit saya gunakan bila saya sedang ingin instan saja dan tidak berada di komputer saya. Dropbox saya gunakan bila saya berada di komputer saya dan saya tidak ingin susah-susah mengkompresi untuk mengirimkan banyak file sekaligus.

Bagaimana dengan Anda? file sharing apa yang Anda gunakan, Share pengalaman Anda disini dan update artikel menarik ruangfreelance dengan berlangganan RSS, email, dan twitter

29 Comments

  1. Thomas Arie

    Saya pakai itu Dropbox sejak lama dan puas dengan hasilnya.

    Bahkan ini juga sangat bermanfaat karena bukan cuma untuk 2 pihak, namun untuk pekerjaan yang melibatkan beberapa orang dengan lokasi yang berbeda, ini sangat membantu. Pokoknya puas pake Dropbox.

    Susahnya, kalau ternyata koneksi sedang tidak bersahabat. Kita bisa saja langsung “dikirimi” file gede oleh pihak lain yang terkoneksi ke folder kita. Sialnya, kalau koneksi ini cuma pas-pasan.. hhihihih…

    Belum pernah coba Yousendit, sudah terlanjur cinta dengan Dropbox. šŸ˜€

  2. taufiq

    Dropbox juga, dan biasanya dipake sama gocollab, secara upload max cuma bisa 2m (hosting gratisan :D), tapi justru yang jadi masalahnya koneksi kitanya yang culun, he3x….
    (sambil mikir mau pindah provider)

  3. kuswanto

    Saya selalu memakau Senduit untuk file lebih dari 2MB. Karena gak perlu ngehapus filenya manual, bisa otomatis expired.

    Kalau di Mac ada QuickShareIt, tapi lebih sering corrupt filenya. Jadinya gak dipake lagi deh.

  4. jasfario

    Coba 4shared.
    – multiple Upload files (@max 100M)
    – Max save 5 GB (free user)

    Pernah coba sampe 80M/1 upload aman2 saja.

  5. Suwahadi

    Terima kasih banyak buat seniorĀ² freelance.
    Saya menjadi tahu bagaimana mengirimkan fileĀ² gede.
    Yang sebelumnya saya masih menggunakan layanan yg diberikan oleh webmail (yahoo dan google).
    Sekali lagi terima kasih.
    Saya tunggu tipsĀ² berikutnya.

  6. zaenal

    iya, aku dah setahun ini pake dropbox, ok banget. tinggal upload ke folder dropbox dan email pemberitahuan ke klien bahwa file dah diupdate. beres!..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *