3 Hal yang ga banget untuk dilakukan ke klien

Photo by pattn of flickr

Photo by pattn of flickr

Kita sebagai freelancer mempunyai reputasi yang harus dijunjung tinggi, kita tentunya sudah tidak bisa bersembunyi dibalik bos kita atau bahkan nama perusahaan kita. Kita sebagai bisnis adalah kita sebagai profesional dan semua tindakan individual kita adalah cerminan pekerjaan kita di mata klien dan prospek. Maka dari itu sangatlah penting bagi kita untuk menampilkan “image”  yang benar ke semua klien kita. Berikut adalah 3 hal yang akan sangat SANGAT merusak “image” tersebut.

Datang Terlambat

Saya orang yang paling benci menunggu karena menurut saya waktu adalah sesuatu yang sangat berharga. Cobalah untuk selalu datang 15 menit lebih awal dan persiapkan semuanya agar rapat Anda tidak bertele-tele. Jangan sekali-kali pakai alasan macet, kita semua juga tahu kalau jakarta itu macet! Sekalipun Anda terjebak macet, kabari klien Anda bahwa Anda terjebak macet dan kabari juga perkiraan Anda akan telat berapa lama. Setidaknya klien bisa mengestimasikan dan mungkin bisa mengerjakan hal lain yang perlu ia kerjakan.

Membuat janji palsu

Jangan membuat janji yang Anda tidak bisa tepati! Terutama untuk deadline. Lebih baik Anda siapkan waktu buffer dan janganlah overestimated kemampuan Anda. Faktor X akan selalu ada, jadi lebih baik bermain Aman daripada bermain Api.

Jangan juga bilang Anda bisa mengerjakan sesuatu yang Anda tidak bisa. Lebih baik Anda bilang: “Akan saya usahakan”, “Nanti saya cek dulu” atau “Saya pertimbangkan dahulu”. Klien juga tahu Anda bukan Superman yang bisa segalanya dan akan lebih menghargai jawaban pertimbangan dibandingkan dengan meng-iya-kan semuanya. Sudah tidak jaman lagi memberikan janji manis, ingat bahwa klien Anda tidak bodoh.

Kabur!

Nah ini ni yang paling saya benci! Biasanya yang berperilaku seperti ini adalah orang-orang yang membuat janji palsu. Ketika tidak bisa memenuhi janjinya, dia kabur. Ingatlah bahwa Anda mempunyai reputasi untuk dipertahankan, dunia ini kecil lho.. Dan kejelekan seseorang akan sangat cepat menyebar. Jangan sampai ketika Anda bertemu klien baru dan klien tersebut langsung mengenali Anda dari reputasi buruk yang Anda buat di proyek sebelumnya. Hadapilah klien walaupun Anda salah, dan perbaiki kesalahan Anda walaupun Anda akhirnya merugi.

Ok, coba kalian ingat-ingat lagi apakah kalian pernah melakukan ketiga hal diatas. Hayo jujur! 😀 Setiap kali Anda berpikir untuk melakukan 3 hal diatas, ingat saja bahwa dunia ini kecil and people talk!

Share pengalaman Anda disini dan update artikel menarik ruangfreelance dengan berlangganan RSS, email, dan twitter

16 Comments

  1. Dian

    Great content 🙂
    tp cman pgn kasih input aja, seinget gw foto2 di flickr itu licensenya cc, yg atributnya harus ngelink ke author dr gambar itu bukan nyebut namanya aja, cmiiw 🙂

  2. nurasto

    Datang pagi telat dan emang bangun kesiangan, bukannya diomelin malah diketawain “Rejeki dipatok ayam lho, mas” … hahaha. Besoknya, yah berusaha untuk bangun pagi :D.

  3. Rizky Abdilah

    nice post..

    dikit saran yah…
    jangan sampe rendah diri terlalu parah ya..

    denger2 dari temen (bukan indonesia), karakter orang2 luar tu nyari nya orang berkualitas yang percaya diri, bukan orang berkualitas tapi selalu rendah diri.. (rendah diri yang parah mksudnya) bisa tapi ngomong ga bisa..

    hehehe, maaf kalo komennya kliatan sok banget 😀

  4. Aria Rajasa

    Wah, rendah diri terlalu parah tu bisa fatal. Bisa2 ga digaji sesuai dengan yang seharusnya 😀

    Percaya diri tu keharusan, tapi jangan mengumbar janji palsu. Ingat untuk selalu under-promise and over-deliver.

  5. erick

    jujur waktu pindah kantor ke 2 saya kabur pas seminggu. kaga kuat and stess berat kerjaannya . hehehehee tapi pas itu kayanya ada bayang bersalah…..oh my God what have i done!

  6. Yofie Setiawan

    Membangun image yang baik di dunia online bukan perkara mudah, meskipun pernah gagal, tapi jangan berhenti untuk berusaha tetap menjaga image yang baik di dunia online, karena penting untuk personal branding kita…

  7. Haqqi

    Tapi kadang-kadang (bukan kadang2 sih, tapi kebanyakan), image baik yang kita buat susah payah di awal, hancur karena kesalahan kita yang salah satunya ada di atas itu… huhu…

  8. watts

    Pernah ngalamin dengan klien Inggris, akhirnya terpaksa pakai jasa debt collection di Inggris sana. Berhasil, meskipun nyicil bayarnya. Daripada gak dibayar hehe… bayar debt collectionnya juga gak mahal2 banget

  9. decoy

    humm..baru baca..

    kalo kabur.. ada pengalaman sendiri. itupun karena klien nya dari awal sudah nggak niat, janjian ketemu aja nggak dikasih alamat. akhirnya mesti cari2 ke orang yang kenal dia.

    pada saat deadline penyerahan, sudah disms dulu, eeh ditinggal pergi, katanya nggak tau kalo itu hari buat ketemuan. padahal janjiannya udah seminggu. akhirnya diserahkan ke orang lain. dengan janji malamnya ada revisi.

    dan ternyata sampai 2 hari nggak ada kabar, setelah aku telepon baru dia bilang akan dikabari. sekitar sehari atau 2 hari, baru disms buat ketemuan. buset dah, jujur males udahan. aku bilang lewat telpon aja ato email, itu setelah debat panjang juga, eeh tetep emailnya nggak dikirim.

    ya udah, aku anggap kliennya yang aneh. perlu dimasukin daftar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *