<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ruang Freelance</title>
	<atom:link href="http://www.ruangfreelance.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ruangfreelance.com</link>
	<description>Bebas Bekerja Tanpa Batas</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 May 2013 04:27:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.4.2</generator>
		<item>
		<title>Freelance Karena Kepepet?</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/freelance-karena-kepepet/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=freelance-karena-kepepet</link>
		<comments>http://www.ruangfreelance.com/freelance-karena-kepepet/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 04:17:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andiana Moedasir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=7094</guid>
		<description><![CDATA[<p>Iya, emang judulnya gak banget. Tapi justru ini dialami beberapa teman-teman yang curhat pada saya, plus ternyata saya pernah berada pada posisi itu. Lucu juga sih, jadi freelance kok ya kepepet? Bukannya harus dibawa enjoy, karena kerja sesuai passion, dan tak mau terkekang waktu? Butuh uang dengan cara ‘agak mudah’, gak terbentur jam kerja, gak harus&#8230;</p><p><a href="http://www.ruangfreelance.com/freelance-karena-kepepet/">Freelance Karena Kepepet?</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-7095" src="http://www.ruangfreelance.com/wp-content/uploads/2013/05/some-money.jpg" alt="" width="500" height="333" /></p>
<p>Iya, emang judulnya gak banget. Tapi justru ini dialami beberapa teman-teman yang curhat pada saya, plus ternyata saya pernah berada pada posisi itu.</p>
<p>Lucu juga sih, jadi <em>freelance</em> kok ya kepepet? Bukannya harus dibawa <em>enjoy</em>, karena kerja sesuai <em>passion</em>, dan tak mau terkekang waktu?</p>
<p>Butuh uang dengan cara ‘agak mudah’, gak terbentur jam kerja, gak harus lulusan universitas ternama, gak peduli berapa IPK di kampus, dan gak ada yang larang mau mengerjakan di kamar atau di café. Yang penting kerja.</p>
<p>Ketika satu-satunya kemampuan yang dimiliki adalah waktu luang lebih fleksibel untuk mengerjakan sesuatu yang menghasilkan recehan (ihix, kalau menyebut puluhan dollar rasanya jauh ya? <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>Saya bukan tipe <em>freelancer </em>yang suka terlalu kaku mengikuti aturan klien. Maksudnya, kalau klien meminta tulisan kelar tanggal 1 Maret,  ya saya selesaikan tanggal 27 Februari batas maksimalnya. Agar ada waktu untuk mengerjakan yang lain.</p>
<p>Nah, saya pernah terpaksa banget menerima tawaran klien dengan nilai di bawah harga pasar dan standar saya karena kepepet. Gak enak buat diri sendiri sebenernya. Tapi saya butuh uang. Standar ya? Eh, tragis gak sih?</p>
<p>Jadi gini, saya punya standar harga untuk mengedit sebuah tulisan perhalaman. Lumayan juga yang disuntingnya ratusan halaman.</p>
<p>Sayangnya, sebelumnya saya gak tau berapa parah tulisan yang harus saya edit. Saya mengiyakan harga yang disodorkan begitu saja karena butuh. (<em>Oh please, I don’t wanna do it anymore! </em>Kapok blas!)</p>
<p>Langsung <em>deal </em>harga karena saya harus mendapatkan uang segera. (Asli ini kayak drama ya?)</p>
<p>Ketika naskah yang harus saya sunting mendarat dengan sempurna pada <em>inbox e-mail</em> dan saya mengunduhnya, jujur saja terpana adalah tindakan yang saya lakukan pada detik pertama selama hampir semenit.</p>
<p>Ini bukan ngedit… Ini revisi total. Nangislah saya. Iya, penuh drama, emang. Ngaku deh salah banget. Hiks….</p>
<p>Tapi, meski pun kepepet, tetap ya profesionalisme dijaga. Saya kerjakan dengan hati legowo. Ya udah gak apa-apa deh. Itung-itung nambah jam kerja dan portofolio.  Bener dong ya? *nyari pembenaran*</p>
<p>Ketika selesai mengerjakan revisi yang super heboh itu, ternyata pembayarannya tidak sesuai. Bukan masalah nilainya, tapi waktunya. Wah, tambah mumet deh.</p>
<p><em>Pembayaran dicicil.</em></p>
<p>Padahal saya mengerjakan permintaannya gak dicicil. Padahal kepepet. Padahal… Ya nasib.</p>
<p>Dari hal ini, saya belajar beberapa hal:</p>
<ol>
<li>Membiasakan untuk meminta draft yang akan direvisi atau disunting, minimal tiga halaman agar punya bayangan seberapa banyak yang harus dibenahi.</li>
<li><em>Deal </em>harga harus dengan percaya diri. Entah sama teman, klien baru, atau hasil referensi. Kalau kita bisa bertahan pada harga yang kita punya, artinya kita memang berkualitas.</li>
<li>Meski kepepet, bukan berarti kerja ngasal. Gak banget. Itu mempertaruhkan kredibilitas, kan?</li>
<li>Kontrak kerja harus jelas. Jumlah <em>item</em> pekerjaan, tenggat waktu, dan jumlah nominal yang akan meluncur ke rekening sesuai dengan yang disepakati .</li>
</ol>
<p>Ada yang mau menambahkan atau menyanggah?</p>
<p style="text-align: right;"><strong>Image from: </strong><a href="http://www.flickr.com/photos/bendodson/3483743145/">http://www.flickr.com/photos/bendodson/3483743145/</a><strong></strong></p>
<p><a href="http://www.ruangfreelance.com/freelance-karena-kepepet/">Freelance Karena Kepepet?</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ruangfreelance.com/freelance-karena-kepepet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prototype Day #3 : Menumbuhkan Semangat Kolaborasi Pelaku Industri Game Indonesia</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/prototype-day-3-menumbuhkan-semangat-kolaborasi-pelaku-industri-game-indonesia/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=prototype-day-3-menumbuhkan-semangat-kolaborasi-pelaku-industri-game-indonesia</link>
		<comments>http://www.ruangfreelance.com/prototype-day-3-menumbuhkan-semangat-kolaborasi-pelaku-industri-game-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Apr 2013 23:56:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggi krisna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=7068</guid>
		<description><![CDATA[<p>Segitiga.Net dan ITB kembali menghadirkan Prototype Day. Hari Selasa tanggal 23 April 2013 hari ini, acara Prototype Day #3 akan digelar di Bandung. Satu pesan yang selalu coba ingin disampaikan lewat acara ini dan dua seri sebelumnya adalah menumbuhkan semangat kolaborasi dari setiap pelaku industri game Indonesia. Bertempat di selasar lantai 2 Gedung Achmad Bakrie (LabTek&#8230;</p><p><a href="http://www.ruangfreelance.com/prototype-day-3-menumbuhkan-semangat-kolaborasi-pelaku-industri-game-indonesia/">Prototype Day #3 : Menumbuhkan Semangat Kolaborasi Pelaku Industri Game Indonesia</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Segitiga.Net dan ITB kembali menghadirkan <a href="http://prototypeday.segitiga.net/">Prototype Day</a>. <strong>Hari Selasa tanggal 23 April 2013</strong> hari ini, acara Prototype Day #3 akan digelar di Bandung. Satu pesan yang selalu coba ingin disampaikan lewat acara ini dan dua seri sebelumnya adalah <strong>menumbuhkan semangat kolaborasi dari setiap pelaku industri game Indonesia</strong>.</p>
<p>Bertempat di selasar lantai 2 Gedung Achmad Bakrie (LabTek VIII) Institut Teknologi Bandung, acara Prototype Day #3 akan dimulai dari jam 09:00 sampai dengan 16:00. Rangkaian acara dibagi ke sesi creative sharing dan exhibition. Ada dua pembicara yang akan mengisi Prototype Day kali ini, yaitu <strong>Heriyadi Janwar</strong> (Product Marketing Manager Microsoft Indonesia) dengan topik “<strong>Microsoft Openness</strong>” dan <strong>Kris Antoni Hadiputra</strong> (CEO &amp; co-founder Toge Productions) dengan judul sesi “<strong>How to Make an Award-Winning Game</strong>”.</p>
<p>Selain kedua pembicara tersebut, Prototype Day #3 juga kemudian menarik perhatian dari Presiden Direktur Microsoft Indonesia, Andreas Diantoro, meskipun kepastian kehadiran yang bersangkutan baru bisa dikonfirmasi kembali hari Senin ini.</p>
<p>Saat ini tercatat tidak kurang dari sepuluh tim exhibitor yang akan tampil di acara Prototype Day #3. Pendaftaran untuk creative sharing saat ini masih terbuka untuk umum. Informasi lebih lanjut mengenai acara juga bisa dilihat di <strong><a href="http://prototypeday.segitiga.net/">http://prototypeday.segitiga.net</a></strong>.</p>
<p><em>Disclosure: RuangFreelance adalah media partner acara Prototype Day</em></p>
<p><a href="http://www.ruangfreelance.com/prototype-day-3-menumbuhkan-semangat-kolaborasi-pelaku-industri-game-indonesia/">Prototype Day #3 : Menumbuhkan Semangat Kolaborasi Pelaku Industri Game Indonesia</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ruangfreelance.com/prototype-day-3-menumbuhkan-semangat-kolaborasi-pelaku-industri-game-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara isi SPT Tahunan Formulir 1770 untuk Freelancer</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/cara-isi-spt-tahunan-formulir-1770-untuk-freelancer/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=cara-isi-spt-tahunan-formulir-1770-untuk-freelancer</link>
		<comments>http://www.ruangfreelance.com/cara-isi-spt-tahunan-formulir-1770-untuk-freelancer/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2013 14:36:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggi krisna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ulasan Khusus]]></category>
		<category><![CDATA[Video]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[SPT 1770]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=7039</guid>
		<description><![CDATA[<p></p><p><a href="http://www.ruangfreelance.com/cara-isi-spt-tahunan-formulir-1770-untuk-freelancer/">Cara isi SPT Tahunan Formulir 1770 untuk Freelancer</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><iframe width="620" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/51VR07REkIY?feature=oembed" frameborder="0" allowfullscreen></iframe></p>
<p><a href="http://www.ruangfreelance.com/cara-isi-spt-tahunan-formulir-1770-untuk-freelancer/">Cara isi SPT Tahunan Formulir 1770 untuk Freelancer</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ruangfreelance.com/cara-isi-spt-tahunan-formulir-1770-untuk-freelancer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Break dan Mendesain t-shirt Berhadiah Samsung Galaxy Note</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/break-dan-mendesain-t-shirt-berhadiah-samsung-galaxy-note/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=break-dan-mendesain-t-shirt-berhadiah-samsung-galaxy-note</link>
		<comments>http://www.ruangfreelance.com/break-dan-mendesain-t-shirt-berhadiah-samsung-galaxy-note/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2013 05:51:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggi krisna</dc:creator>
				<category><![CDATA[Acara]]></category>
		<category><![CDATA[gantibaju]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=7009</guid>
		<description><![CDATA[<p>Gantibaju.com, wadah komunitas desainer Indonesia yang rutin mengadakan kompetisi desain, kembali dengan event terbarunya. Bekerjasama dengan KIT KAT, snack coklat yang populer dengan tagline ‘Ada Break ada KIT KAT’ itu, Gantibaju.com menyelenggarakan kompetisi desain ‘Break Asik Versi Gue’. Sebagai 2 brand yang sama-sama mendukung kreativitas kalangan muda, Gantibaju.com dan KIT KAT berharap kerjasama ini bisa&#8230;</p><p><a href="http://www.ruangfreelance.com/break-dan-mendesain-t-shirt-berhadiah-samsung-galaxy-note/">Break dan Mendesain t-shirt Berhadiah Samsung Galaxy Note</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.gantibaju.com/blog/2013/03/break-asik-buat-dapetin-samsung-galaxy-note/"><img class="alignnone size-large wp-image-7010" title="break asik versi gue" src="http://www.ruangfreelance.com/wp-content/uploads/2013/03/break-asik-versi-gue-550x263.jpg" alt="" width="550" height="263" /></a></p>
<p><a title="gantibaju" href="http://www.gantibaju.com" target="_blank"><strong>Gantibaju.com</strong></a>, wadah komunitas desainer Indonesia yang rutin mengadakan kompetisi desain, kembali dengan event terbarunya. Bekerjasama dengan KIT KAT, snack coklat yang populer dengan tagline ‘<strong>Ada Break ada KIT KAT</strong>’ itu, Gantibaju.com menyelenggarakan <a title="kompetisi gantibaju.com" href="http://www.gantibaju.com/pilih-desain/?shirtcategory3=70" target="_blank"><strong>kompetisi desain ‘Break Asik Versi Gue’</strong></a>. Sebagai 2 brand yang sama-sama mendukung kreativitas kalangan muda, Gantibaju.com dan KIT KAT berharap kerjasama ini bisa menggali kreativitas anak muda dalam mendesain dan menampilkan ide-ide mereka tentang serunya sebuah break.</p>
<p><a href="http://www.gantibaju.com/tees/Lagi-Break-Buat-Mancing-Aja-Dehh/10117"><img class="alignnone size-large wp-image-7012" title="375248340preview-breaking" src="http://www.ruangfreelance.com/wp-content/uploads/2013/03/375248340preview-breaking-426x400.jpg" alt="" width="426" height="400" /></a></p>
<blockquote><p>“Menurut kami konten kompetisi kali ini sangat menarik, dan cocok dengan komunitas Gantibaju.com yang dihuni oleh talenta-talenta kreatif lokal. Break itu sering menjadi kunci untuk mempertahankan energy dan kreatifitas pikiran kita,” ungkap Bima Satria, Chief Operating Officer dari Gantibaju.com. “Semoga desain-desain yang lahir dari kompetisi ini bisa memberikan inspirasi bagi publik kalau break itu tidak ada limitasinya.”</p></blockquote>
<p>Hadiah yang ditawarkan dalam Kompetisi Desain “Break Asik Versi Gue”ini juga sangat spesial. Tidak tanggung-tanggung, ada <strong>5 Samsung Galaxy Note 10.1</strong> yang siap dimenangkan oleh para partisipan kompetisi desainnya. Tidak hanya itu, <strong>1 iPod Touch 5th Generation</strong> juga dipersiapkan menjadi hadiah bagi pemenang favorit, yaitu pemenang yang mendapatkan vote paling banyak.</p>
<p><a href="http://www.gantibaju.com/tees/Relax/10099"><img class="alignnone size-large wp-image-7011" title="2877187681" src="http://www.ruangfreelance.com/wp-content/uploads/2013/03/2877187681-426x400.jpg" alt="" width="426" height="400" /></a></p>
<p><strong>Masa pengiriman desain dibuka mulai tanggal 11 Maret sampai 25 Maret 2013, jam 23.59 malam</strong>. Desain dapat di-voting sampai dengan tanggal 31 Maret 2013. <strong>Rekapitulasi hasil public voting dan penjurian</strong> akan dilakukan oleh tim Gantibaju.com dan KIT KAT pada periode <strong>1-4 April 2013</strong>, sebelum <strong>pengumuman pemenang</strong> akan dipublikasikan tanggal <strong>5 April 2013</strong>, melalui social media KIT KAT.</p>
<p><a href="http://www.gantibaju.com/tees/Do-What-You-Wanna-Do/10128"><img class="alignnone size-large wp-image-7013" title="137785968600px-2" src="http://www.ruangfreelance.com/wp-content/uploads/2013/03/137785968600px-2-426x400.jpg" alt="" width="426" height="400" /></a></p>
<p><a title="kompetisi gantibaju" href="http://www.gantibaju.com/blog/2013/03/break-asik-buat-dapetin-samsung-galaxy-note/" target="_blank"><strong>Kompetisi desain “Break Asik Versi Gue” terbuka untuk umum</strong></a> dan dapat diikuti siapa saja yang tertarik. Syaratnya cukup ‘Like’ akun ‘Break Time Movement’ di Facebook dan follow <strong>@BreakTimeMovt</strong> di Twitter. Untuk berpartisipasi dalam kompetisi ini, dapat melihat informasi selengkapnya di situs <a title="gantibaju" href="http://www.gantibaju.com" target="_blank">Gantibaju.com</a></p>
<p><a href="http://www.ruangfreelance.com/break-dan-mendesain-t-shirt-berhadiah-samsung-galaxy-note/">Break dan Mendesain t-shirt Berhadiah Samsung Galaxy Note</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ruangfreelance.com/break-dan-mendesain-t-shirt-berhadiah-samsung-galaxy-note/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Freelancing: Solusi untuk Orang Tua</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/freelancing-solusi-untuk-orang-tua/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=freelancing-solusi-untuk-orang-tua</link>
		<comments>http://www.ruangfreelance.com/freelancing-solusi-untuk-orang-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Mar 2013 04:04:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Puput Pebrianti Rusmana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Newbie]]></category>
		<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>
		<category><![CDATA[freelance]]></category>
		<category><![CDATA[freelancer]]></category>
		<category><![CDATA[freelancing]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=6999</guid>
		<description><![CDATA[<p>image from here Coba Anda bayangkan, bagaimana rasanya bisa berjalan santai dengan anak setiap sore hari? Atau mengantar mereka sekolah setiap pagi? Dan semua itu bisa Anda lakukan tanpa harus mengambil cuti kantor dan tetap menghasilkan pendapatan yang cukup? Trend yang ada saat ini, orang tua menyewa baby sitter untuk mengasuh anak mereka karena sibuk&#8230;</p><p><a href="http://www.ruangfreelance.com/freelancing-solusi-untuk-orang-tua/">Freelancing: Solusi untuk Orang Tua</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://carabineri.files.wordpress.com/2010/04/parent.jpg" alt="" width="562" height="450" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>image from <a href="http://carabineri.files.wordpress.com/2010/04/parent.jpg">here</a></em></p>
<p style="text-align: justify;">Coba Anda bayangkan, bagaimana rasanya bisa berjalan santai dengan anak setiap sore hari? Atau mengantar mereka sekolah setiap pagi? Dan semua itu bisa Anda lakukan tanpa harus mengambil cuti kantor dan tetap menghasilkan pendapatan yang cukup? <em>Trend</em> yang ada saat ini, orang tua menyewa baby sitter untuk mengasuh anak mereka karena sibuk mengejar karir. Betapa sedihnya ketika harus melewati perkembangan buah hati Anda. Mengejar karir dan mengasuh anak membutuhkan 110% dari waktu dan energi Anda untuk bisa memaksimalkan keduanya. Solusinya dengan menunda punya anak? Masa datangnya rezeki ditolak. Ada cara lain yang bisa Anda lakukan, yaitu <em>freelancing</em>. Berikut ini 5 alasan mengapa orang tua sebaiknya mencoba <em>freelancing</em>.</p>
<h3>Memprioritaskan Keluarga</h3>
<p>Keluarga menjadi bagian terpenting dalam hidup seseorang. Karir Anda tidak akan menjulang tanpa adanya dukungan dari keluarga. Bahkan mungkin Anda tidak akan tumbuh dewasa dengan baik tanpa adanya perhatian dari keluarga. Oleh sebab itu, keluarga sebaiknya menjadi prioritas dalam segala hal. Dengan<em> freelancing</em>, Anda masih dapat memberikan perhatian khusus kepada keluarga karena <em>freelancing</em> memberikan Anda waktu yang fleksibel dalam menyelesaikan pekerjaan. Meskipun dunia <em>freelance</em> ini fleksibel, bukan berarti bagi <em>freelancer</em> yang sudah memiliki keluarga akan mulus-mulus saja tanpa hambatan yang berarti buat mereka. Berikut ini ada beberapa tips bagi Anda untuk mengatasinya, lihat: <a href="http://www.ruangfreelance.com/dunia-freeelance-dan-anak/">Dunia<em> Freelance</em> dan Anak</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Disiplin Diri</h3>
<p style="text-align: justify;">Disiplin diri menjadi kunci sukses berhasil tidaknya <em>freelancing</em> untuk para orang tua. Percuma saja sudah memilih jalan<em> freelancing</em> tapi tetap tidak menghargai waktu. Anda bisa menggunakan waktu-waktu tertentu untuk bisa bekerja dengan tenang tanpa adanya gangguan rengekan anak. Misalnya, pilihlah waktu ketika anak sedang bersekolah atau ketika mereka tidur siang. Untuk para ibu yang sudah terbiasa untuk bekerja dalam suasana tenang, solusi ini dapat dipraktekan. Ketika anak sedang di rumah dan Anda masih harus bekerja, ajak anak melakukan hal yang sama. Misalnya, Anda menulis, ajak anak untuk belajar menulis.</p>
<h3>Ahli dalam Mengurus Anak</h3>
<p style="text-align: justify;">Bayangkan Anda menjadi karyawan penggila kerja di kantor. Anak Anda titipkan pada pengasuh di rumah. Akan ada saatnya, pengasuh pulang kampung atau jatuh sakit dan tidak ada lagi orang yang bisa Anda percaya untuk mengurusi anak Anda. Pasti akan sangat kerepotan jika Anda tidak memiliki pengalaman mengurus anak. Apalagi jika anak jatuh sakit, mereka akan membutuhkan perhatian penuh dari Anda. Dengan <em>freelancing</em>, Anda memiliki waktu luang yang lebih banyak. And amempunyai waktu ekstra untuk mengurus anak sehingga nantinya menjadi ahli memenuhi setiap kebutuhan anak Anda tanpa perlu repot dan kebingungan.</p>
<h3>Berdedikasi Tinggi</h3>
<p style="text-align: justify;">Manfaat utama dalam <em>freelancing</em> adalah bahwa Anda dapat memberikan kesempatan pada diri Anda untuk berkarir dan memberikan kepuasan kerja sementara itu masih memiliki waktu untuk keluarga. Akan tetapi, tentu melakukan hal ini membutuhkan dedikasi yang tinggi. Anda dituntut untuk bisa fokus dalam setiap hal yang dilakukan. Memisahkan kepentingan pekerjaan dan keluarga menjadi kunci utama.</p>
<h3><em>Outsourching</em></h3>
<p style="text-align: justify;">Jika bekerja sebagai <em>freelance</em> seorang diri tetap membuat Anda sibuk dan tidak memperhatikan keluarga ada baiknya Anda memiliki partner kerja lain dengan cara outsourching. Untuk pekerjaan ringan yang bisa Anda percayakan kepada orang lain, misalnya mengecek email, media sosial, maintenance website, dll.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana, sudah mempertimbangkan untuk bekerja <em>freelance</em>? Banyak yang mengatakan, bisnis <em>freelance</em> mereka justru semakin lancar dengan kehadiran anak. Beberapa bahkan mengatakan kreativitas dalam berpikir justru terinspirasi dari anak. Dengan hadirnya anak, membantu Anda fokus untuk menentukan mana yang menjadi penting (prioritas) untuk keadaan tertentu. Ada yang mau share kehidupan freelance dan keluarganya? Silahkan isi di<em> comment box</em> <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Baca juga: <a href="http://www.ruangfreelance.com/liburan-anak-sekolah-enjoy-juga-yuk-2/">Liburan anak sekolah? Enjoy yuk!</a> dan <a href="http://www.ruangfreelance.com/full-kerja-dirumah/">Full Kerja di Rumah</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://www.ruangfreelance.com/freelancing-solusi-untuk-orang-tua/">Freelancing: Solusi untuk Orang Tua</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ruangfreelance.com/freelancing-solusi-untuk-orang-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Freelance Writer: Bagaimana Menulis Cepat dan Berkualitas?</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/freelance-writer-bagaimana-menulis-cepat-dan-berkualitas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=freelance-writer-bagaimana-menulis-cepat-dan-berkualitas</link>
		<comments>http://www.ruangfreelance.com/freelance-writer-bagaimana-menulis-cepat-dan-berkualitas/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2013 01:37:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Puput Pebrianti Rusmana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Newbie]]></category>
		<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>
		<category><![CDATA[freelance]]></category>
		<category><![CDATA[freelance writer]]></category>
		<category><![CDATA[freelancer]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[writing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=6995</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kamu tipe orang yang sulit menyeimbangkan waktu untuk mengerjakan proyek dan hal lainnya? Jika ya, kita sama loh! Sebagai seorang freelance writer sekaligus mahasiswa tingkat akhir sekaligus tingkat awal, saya memiliki kecenderungan sulit menyeimbangkan waktu untuk bekerja, menyelesaikan skripsi, mengerjakan tugas kuliah, dan waktu untuk menyenangkan diri saya sendiri *curhat. Saya seringkali terlalu fokus pada&#8230;</p><p><a href="http://www.ruangfreelance.com/freelance-writer-bagaimana-menulis-cepat-dan-berkualitas/">Freelance Writer: Bagaimana Menulis Cepat dan Berkualitas?</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kamu tipe orang yang sulit menyeimbangkan waktu untuk mengerjakan proyek dan hal lainnya? Jika ya, kita sama loh! Sebagai seorang <em>freelance writer</em> sekaligus mahasiswa tingkat akhir sekaligus tingkat awal, saya memiliki kecenderungan sulit menyeimbangkan waktu untuk bekerja, menyelesaikan skripsi, mengerjakan tugas kuliah, dan waktu untuk menyenangkan diri saya sendiri <em>*curhat</em>. Saya seringkali terlalu fokus pada satu hal yang sedang dikerjakan sampai benar-benar selesai, baru bisa berpindah ke <em>task</em> lainnya. Bisa dibilang, sebagai <em>freelance writer</em>, saya tidak <em>multitasking</em> untuk keadaan tertentu. Membutuhkan waktu luang yang ekstra untuk membuat tulisan. Akan tetapi, dengan waktu yang tetap 24 jam, dengan pekerjaan dan tugas lain yang tetap harus dikerjakan, tidak mungkin memohon untuk menambah sehari menjadi 25 jam. Saya harus mulai berpikir bagaimana caranya bisa menulis lebih cepat di waktu luang yang terbatas tanpa menurunkan kualitas tulisan.Tetap kualitas harus diutamakan karena<em> freelance writer</em> memang bekerja untuk menulis.</p>
<p><a href="http://mizan.com/datafitur/news_img/1/201210/writing-fast.jpg"><img class="aligncenter" src="http://mizan.com/datafitur/news_img/1/201210/writing-fast.jpg" alt="" width="399" height="294" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kamu mempunyai masalah serupa? Sebagai sesama <em>freelance writer,</em> <em>yuk</em> kita berbagi <em>tips</em> bagaimana menulis cepat tapi tetap berkualitas!</p>
<h3>Menulislah di Waktu Produktif</h3>
<p style="text-align: justify;">Pasti semua orang mengira pagi hari adalah waktu yang pas untuk menulis karena otak kita masih <em>fresh</em>. Akan tetapi, tidak semua orang menggunakan waktu paginya untuk menulis. Bisa jadi, <em>freelance writer</em> yang juga seorang pelajar, belajar di pagi hari. Atau malah tidur di pagi hari, bekerja malam hari. Untuk sebagian orang, waktu produktif untuk menulis bisa pada tengah malam, setelah makan siang, dll. Kapanpun waktu produktif Anda, tandai dan <em>keep</em> waktu tersebut untuk dijadikan waktu menulis, tidak untuk hal lainnya. Saya biasanya memulainya dengan mengecek <em>email</em>, media sosial, dan artikel terbaru di internet. Misalnya saja, saya hanya bisa bekerja pada sore hari dan dilanjutkan malam hari.</p>
<h3>Menutup Browser Internet</h3>
<p style="text-align: justify;">Begitu berada di depan laptop siap untuk bekerja, saya biasanya langsung menghubungkan modem untuk mengecek <em>email</em>, media sosial, dan artikel terbaru untuk dijadikan referensi. Setelah semuanya dilakukan dan mendapatkan artikel yang cocok, saya langsung men-<em>disconnect</em>-an modem internet. Lalu, membaca artikel-artikel yang menjadi referensi untuk tulisan saya. Ingat, <em>freelance writer</em> penting untuk suka membaca Dan, mulailah menulis.</p>
<h3>Perencanaan itu Penting</h3>
<p style="text-align: justify;">Jika pada akhir hari tersebut kamu masih mempunyai waktu luang untuk menulis, biasanya sih termotivasi untuk menulis menyelesaikan <em>deadline</em> di hari berikutnya. Sebaiknya, jangan terlalu keras pada diri kamu sendiri. Kamu akan kesulitan memotivasi diri kamu untuk hari-hari berikutnya jika terlalu lelah. Buatlah perencanaan. Mulailah dengan pekerjaan/tugas yang mudah kamu lakukan, yang &#8216;bahan-bahan&#8217;-nya sudah siap sedia kamu gunakan. Apapun pekerjaan/tugas yang kamu lakukan, membuat perencanaan itu penting. Ketika segala sesuatunya sudah direncanakan, kamu tidak perlu kebingungan lagi ketika sudah waktunya memulai. Tidak ada waktu yang terbuang percuma untuk <em>stuck</em> pada pikiran tertentu.</p>
<h3>Buat Kerangka Tulisan</h3>
<p style="text-align: justify;">Kerangka tulisan <em>(outline)</em> mempermudah kamu untuk menulis. Jika pedoman tersebut diikuti, tulisan akan selesai dengan cepat. Terkadang, kerangka tulisan tersebut sudah bisa dikatakan sebagai artikel setengah jadi. Jika pada hari akhir Tersebut kamu masih ingin menulis, lebih baik buat kerangka untuk 1-2 tulisan untuk hari berikutnya. Otak tidak akan terlalu berpikir keras tapi tidak juga mengabaikan inspirasi yang datang.</p>
<h3>Atur <em>Timer!</em></h3>
<p style="text-align: justify;">Sebuah<em> timer</em> penting untuk membantu kamu tetap fokus. Di sisi lain, <em>timer</em> bisa memaksa kamu untuk beristirahat. Istirahat penting untuk menjaga pikiran tetap segar. Pikiran itu aset berharga, harus tetap dijaga kecemerlangannya *hehe. Misalnya kamu set waktu untuk menulis 30 menit, istirahat 5 menit. Untuk pekerjaan lainnya yang ringan 10 menit, istirahat 2 menit. Kamu cukup mengatur berapa waktu yang terbaik yang kamu perlukan untuk pekerjaan tertentu.</p>
<p style="text-align: justify;">Itu dia <em>tips</em> sekaligus sharingnya. Mudah-mudahan bermanfaat. Ada yang mempunyai <em>tips</em> lainnya? Yuk di <em>share</em>!</p>
<p style="text-align: justify;">Baca juga: <a href="http://www.ruangfreelance.com/review-buku-ternyata-menulis-itu-gampang/">Ternyata Menulis itu Gampang!</a></p>
<p><a href="http://www.ruangfreelance.com/freelance-writer-bagaimana-menulis-cepat-dan-berkualitas/">Freelance Writer: Bagaimana Menulis Cepat dan Berkualitas?</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ruangfreelance.com/freelance-writer-bagaimana-menulis-cepat-dan-berkualitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Membangun Niche bagi Freelancer</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/pentingnya-membangun-niche-bagi_freelancer/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pentingnya-membangun-niche-bagi_freelancer</link>
		<comments>http://www.ruangfreelance.com/pentingnya-membangun-niche-bagi_freelancer/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Mar 2013 05:42:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heru Prayogo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Newbie]]></category>
		<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=6984</guid>
		<description><![CDATA[<p>Banyak nasehat bahwa untuk bisa sukses dalam suatu bidang adalah dengan tetap fokus. Namun terkadang hal tersebut tidak terlalu dihiraukan, terutama kita yang bekerja sebagai seorang freelancer awam. Hasil yang diperoleh dari satu bidang yang kita tekuni terkadang masih kurang untuk menutupi pengeluaran meskipun sudah berhemat. Sedangkan ada juga yang memiliki banyak kemampuan dan merasa&#8230;</p><p><a href="http://www.ruangfreelance.com/pentingnya-membangun-niche-bagi_freelancer/">Pentingnya Membangun Niche bagi Freelancer</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak nasehat bahwa untuk bisa sukses dalam suatu bidang adalah dengan tetap fokus. Namun terkadang hal tersebut tidak terlalu dihiraukan, terutama kita yang bekerja sebagai seorang <em>freelancer</em> awam. Hasil yang diperoleh dari satu bidang yang kita tekuni terkadang masih kurang untuk menutupi pengeluaran meskipun sudah berhemat.</p>
<p>Sedangkan ada juga yang memiliki banyak kemampuan dan merasa akan sia-sia jika hanya menekuni satu bidang. Dengan semua kemampuannya, diterimanya berbagai macam klien dengan berbagai macam <em>job </em>didalamnya. Sebut saja dia sebagai freelancer &#8220;<em>multitalent</em>&#8220;. Namun disini saya akan coba memberi ulasan mengenai pentingnya <em>niche</em> atau target dalam pasar.</p>
<div id="attachment_6986" class="wp-caption aligncenter" style="width: 242px"><a href="http://www.ruangfreelance.com/pentingnya-membangun-niche-bagi_freelancer/pentingnya-membangun-niche-bagi-freelancer/" rel="attachment wp-att-6986"><img class="size-full wp-image-6986" src="http://www.ruangfreelance.com/wp-content/uploads/2013/03/Pentingnya-Membangun-Niche-bagi-Freelancer.jpg" alt="" width="232" height="217" /></a><p class="wp-caption-text">sumber <a id="irc_hol" href="http://www.google.com/url?sa=i&amp;rct=j&amp;q=&amp;esrc=s&amp;source=images&amp;cd=&amp;cad=rja&amp;docid=uqseOXqIWwqEEM&amp;tbnid=mmNcKQVzEVDTaM:&amp;ved=0CAQQjB0&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.123rf.com%2Fphoto_14399619_blured-text-on-vintage-paper-with-focus-on-success.html&amp;ei=uFE8UbC-JKS9iAfKxoCYDQ&amp;bvm=bv.43287494,d.bmk&amp;psig=AFQjCNEzvqw-1H8knVZVQY5w1wRB3_Njrw&amp;ust=1362993920023607">www.123rf.com</a></p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bagi <em>freelancer,</em> hal tersebut bisa saja berbuah positif. Namun untuk menciptakan sebuah <em>brand</em>, belum menjadi rekomendasi bahwa kita akan disebut sebagai <em>freelancer</em> yang dapat mengerjakan semua kebutuhan konsumen. Sebagai seorang <em>freelancer</em>, kita dituntut untuk memiliki keahlian khusus yang akan menciptakan <em>niche</em> kita dalam pasar, sebuah pencitraan. Dan penciptaan tersebut tidak datang secara tiba-tiba ketika kita menekuni kegiatan ber-<em>freelance</em>. <em>Niche</em> perlu untuk diberi semacam <em>&#8220;trigger&#8221;</em>, yaitu fokus.</p>
<p>Kita ambil gambaran sebagai berikut. Dengan fokus pada keahlian khusus yang kita miliki, membawa bisnis ataupun kegiatan freelance kita pada satu bidang tersebut, hasil yang diharapkan adalah, konsumen akan datang dengan sendiri menjadi klien anda.</p>
<p>Jika anda adalah salah satu freelancer yang siap sedia menerima berbagai macam <em>job</em>, cobalah untuk fokus pada satu keahlian yang anda senangi,memberi umpan balik yang baik pada kehidupan sehari-hari anda serta yang memberi nilai lebih diluar sekedar &#8220;uang&#8221;.</p>
<p>Dengan keahlian tersebut, cobalah untuk tekuni dan membangun <em>niche</em> dengan target pasar yang meruncing. Sehingga anda bisa sekaligus menciptakan brand yang baik untuk diri anda, sekaligus membuat kegiatan <em>freelance</em> anda bisa sukses dalam jangka waktu yang panjang.</p>
<p><a href="http://www.ruangfreelance.com/pentingnya-membangun-niche-bagi_freelancer/">Pentingnya Membangun Niche bagi Freelancer</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ruangfreelance.com/pentingnya-membangun-niche-bagi_freelancer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anda Puas Menjadi Freelancer?</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/anda-puas-menjadi-freelancer/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=anda-puas-menjadi-freelancer</link>
		<comments>http://www.ruangfreelance.com/anda-puas-menjadi-freelancer/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Mar 2013 10:48:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Puput Pebrianti Rusmana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Newbie]]></category>
		<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=6988</guid>
		<description><![CDATA[<p>Mari mulai dengan menanyakan kepada diri sendiri: Bagaimana perasaan &#8216;saya&#8217; ketika akan memulai bekerja setiap hari? Apa &#8216;saya&#8217; bersemangat menghadapinya? Atau kebalikannya? Pikirkan jawabannya dan ucapkan saja dalam hati. image from here Kepuasan dalam bekerja merupakan faktor yang berpengaruh dalam keberhasilan Anda dalam suatu profesi. Berdasarkan hasil penelitian (yang ada di skripsi perpustakaan kampus) menunjukkan&#8230;</p><p><a href="http://www.ruangfreelance.com/anda-puas-menjadi-freelancer/">Anda Puas Menjadi Freelancer?</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mari mulai dengan menanyakan kepada diri sendiri: Bagaimana perasaan &#8216;saya&#8217; ketika akan memulai bekerja setiap hari? Apa &#8216;saya&#8217; bersemangat menghadapinya? Atau kebalikannya? Pikirkan jawabannya dan ucapkan saja dalam hati.</p>
<p><img class="aligncenter" src="http://dewihardiningtyas.lecture.ub.ac.id/files/2012/03/Blog-Job_Satisfaction.png" alt="" width="393" height="315" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>image from <a href="http://dewihardiningtyas.lecture.ub.ac.id/files/2012/03/Blog-Job_Satisfaction.png">here</a></em></p>
<p style="text-align: justify;">Kepuasan dalam bekerja merupakan faktor yang berpengaruh dalam keberhasilan Anda dalam suatu profesi. Berdasarkan hasil penelitian (yang ada di skripsi perpustakaan kampus) menunjukkan bahwa kepuasan bekerja seseorang memberikan kontribusi besar dalam kesuksesan karir orang tersebut. Itulah alasan penting kenapa Anda sebaiknya benar-benar memikirkan: &#8220;Apakah Anda puas (bahagia) menjadi <em>freelancer</em>?&#8221;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam artikel ini, saya akan mencoba berbagi beberapa alasan mengapa penting untuk menyukai hal yang Anda lakukan. Juga tentang beberapa hal yang dapat mempengaruhi kepuasan bekerja dan cara bagaimana mengatasi hal tersebut?</p>
<h3>Kebahagiaan Menjadi <em>Freelancer</em> itu Penting</h3>
<p style="text-align: justify;">Untuk sebagian orang mungkin dengan menjadi <em>freelancer</em> dapat mencukupi kebutuhannya, tapi tentu saja tidak semua, karena memang pada dasarnya manusia cenderung selalu tidak puas. <em>Freelance</em> dapat menjadi profesi yang butuh perjuangan ekstra untuk sebagian orang lainnya. Jika muncul pertanyaan: &#8220;Apa <em>sih</em> enaknya jadi <em>freelancer</em>?&#8221; Hampir pasti semua <em>freelancer</em> menjawab: &#8220;Bisa mengatur jam kerja sendiri, Bekerja di mana saja yang diinginkan, Bisa pilih klien dan proyek sesuka hati.&#8221; Jawaban-jawaban tersebut mungkin akan sangat menggoda orang-orang yang tadinya berprofesi sebagai karyawan beralih menjadi <em>freelancer</em>. Namun kenyataannya, akan sulit bagi mereka yang tidak benar-benar ingin melakukannya terutama ketika sedang tidak<em> mood</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Disitulah &#8216;kepuasan kerja&#8217; ini akan berperan karena itulah yang akan mendukung Anda selama masa sulit tersebut. Kepuasan kerja akan membantu Anda ketika mengalami kesulitan dengan klien. Kepuasan kerja akan memotivasi Anda untuk menyelesaikan proyek yang sulit. Jadi, sekali lagi, apakah Anda puas (bahagia) sebagai <em>freelancer</em>?</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3>Carilah Kebahagiaan Anda!</h3>
<p style="text-align: justify;">Jika dengan menjadi freelancer menjadi beban bagi Anda itu berarti Anda tidak cocok menjadi untuk bekerja<em> freelance</em>. Atau, bisa juga Anda tidak pintar mengelola bisnis <em>freelance</em> Anda. Berikut ini beberapa faktor yang bisa membuat Anda tidak puas (bahagia) menjalani<em> freelance</em>:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Secara terus menerus menerima pekerjaan yang tidak cocok</strong><br />
Bisa jadi pekerjaan itu bukan bidang Anda atau memang tidak menarik bagi Anda. Anda sering bekerja pada bidang yang memungkinkan Anda bekerja dengan tidak nyaman.<br />
<strong>Tidak menjaga hubungan baik dengan klien</strong><br />
Jika Anda tidak dapat mengelola hubungan dengan klien, itu bisa menjadi gejala dari masalah yang lebih besar. Ambil hati klien Anda karena Anda butuh seorang partner. Mungkin Anda tidak menyadari bahwa dari rekan kerja dapat menjalin persahabatan dan jika tidak terjadi hubungan yang harmonis, Anda akan merasa kesal dan sedih yang dapat mengganggu pekerjaan.<br />
Pertanyaan selanjutnya: apakah ciri-ciri di atas salah satunya atau bahkan keduanya Anda alami? Jika Ya, jangan panik. Masih ada cara yang dapat membantu Anda untuk menjadi seorang <em>freelancer</em> yang puas (bahagia). Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi masalah. Semua permasalahan tersebut dapat diatasi dengan cara yang sederhana.</p>
<h3>Keluar dari zona Nyaman</h3>
<p style="text-align: justify;">Jika Anda bahagia sebagai <em>freelancer</em> tapi mulai bosan, cobalah mengubah sesuatu. Memang mudah dan aman jika sudah tergantung pada klien tertentu atau jenis pekerjaan tertentu. Terus bekerja sama dengan klien tertentu akan tampak aman namun hal ini bisa membuat Anda terlalu nyaman untuk ada di zona tersebut. Kata ahli filsafat ekonomi <em>sih</em>, ketika seseorang sudah nyaman pada zona tertentu, itu tanda-tanda BAHAYA.<br />
Jika memang dengan cara tersebut Anda masih tidak puas, jangan dipaksakan. Tidak semua orang cocok dengan bekerja freelance. Jika tidak menyukainya, tidak ada salahnya kembali ke pekerjaan biasa. Biasanya untuk sebagian orang, lebih ingin sibuk dan malah senang diatur.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekali lagi, Anda puas sebagai<em> freelancer</em>? Mengapa? Coba kirim komentarnya ya <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://www.ruangfreelance.com/anda-puas-menjadi-freelancer/">Anda Puas Menjadi Freelancer?</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ruangfreelance.com/anda-puas-menjadi-freelancer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Klien tidak Bayar Hasil Desain Anda?</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/klien-tidak-bayar-hasil-desain-anda/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=klien-tidak-bayar-hasil-desain-anda</link>
		<comments>http://www.ruangfreelance.com/klien-tidak-bayar-hasil-desain-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Mar 2013 10:17:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Puput Pebrianti Rusmana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Klien]]></category>
		<category><![CDATA[Newbie]]></category>
		<category><![CDATA[client]]></category>
		<category><![CDATA[menghadapi client]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=6976</guid>
		<description><![CDATA[<p>Pernah merasakan klien tidak membayar hasil desain Anda? Jika pernah, pasti Anda langsung berpikiran bahwa mereka semua tidak mengerti seni, tidak mengerti bagaimana desain yang baik. Banyak desainer yang bersaing dalam harga tapi tidak dengan kualitas. Sehingga, orang-orang yang mengutamakan kualitas malah ditinggalkan kliennya. Banyak klien yang hanya melihat seberapa murah hasil desainmu, bukan pada&#8230;</p><p><a href="http://www.ruangfreelance.com/klien-tidak-bayar-hasil-desain-anda/">Klien tidak Bayar Hasil Desain Anda?</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pernah merasakan klien tidak membayar hasil desain Anda? Jika pernah, pasti Anda langsung berpikiran bahwa mereka semua tidak mengerti seni, tidak mengerti bagaimana desain yang baik. Banyak desainer yang bersaing dalam harga tapi tidak dengan kualitas. Sehingga, orang-orang yang mengutamakan kualitas malah ditinggalkan kliennya. Banyak klien yang hanya melihat seberapa murah hasil desainmu, bukan pada seberapa baik desainmu. Pada artikel ini kita akan membahas mengapa hal tersebut bisa terjadi.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter" src="http://travisandco.com/wp-content/uploads/2012/05/simon-saying-no.jpg" alt="" width="453" height="347" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>image from <a href="http://travisandco.com/wp-content/uploads/2012/05/simon-saying-no.jpg">here</a></em></p>
<h3>Pengetahuan tentang Desain</h3>
<p style="text-align: justify;">Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh MarketingWeek (hongkiat.com) ternyata semua orang menyukai desain. Semua orang tahu bahwa desain yang bagus adalah desain yang efektif dan sesuai kebutuhan, tidak berlebihan. Namun pada kenyataannya, untuk beberapa alasan, mereka secara pribadi merasa sangat &#8216;sayang&#8217; jika uangnya digunakan hanya untuk membayar &#8216;gambar&#8217;.</p>
<p style="text-align: justify;">Alasan yang paling kuat adalah alasan psikologi. Orang-orang pada umumnya merasa percaya diri mereka kreatif pada hal-hal tertentu. Bahkan untuk mereka yang profesinya sama sekali tidak bersentuhan dengan desain. Jika desainer terlalu percaya diri dengan apa yang dikerjakan, (hampir) pasti akan menghadapi klien yang tidak mengerti desain tapi ingin ikut campur dalam prosesnya. Lalu yang bisa dilakukan? Ikuti saja kemauan mereka dengan beberapa tambahan pengetahuan Anda. Ketika ingin mengajukan pendapat katakan dengan pertanyaan: &#8220;Bagaimana kalau&#8230;.&#8221; akan lebih baik jika dibandingkan dengan &#8220;Menurut saya, mendingan&#8230;&#8221; karena keputusan kembali ada di tangan klien.</p>
<h3>&#8220;Bagus&#8221; yang Tidak Absolut</h3>
<p style="text-align: justify;">Desain itu tidak seperti pelajaran matematika yang sudah pasti jawabannya. Tidak ada besaran yang mutlak kata &#8216;bagus&#8217; itu seperti apa karena didasarkan pada selera masing-masing orang. Sehingga sebenarnya banyak yang kagum dengan desain tapi masih skeptis dengan kemampuan desainer. Banyak yang bilang &#8220;wow, bagus ya.&#8221; Banyak juga yang bilang &#8220;Ah gini doang mah gampang&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika menciptakan hasil desain yang sederhana tapi elegan, ada saja komentar buruk yang terlontar dari orang yang tidak mengerti desain. Desain tersebut terlihat begitu mudah. Padahal mereka tidak tahu untuk menciptakan desain seperti itu berapa banyak waktu, tenaga, dan tentu saja pikiran yang terkuras. Ide itu mahal.</p>
<h3>Persaingan Harga non Kualitas</h3>
<p style="text-align: justify;">Ketika banyak orang berpikir bisa melakukan pekerjaan desain sama baiknya dengan yang Anda lakukan, mereka tidak akan pernah bisa menghargai hasil kerja keras Anda tidak peduli bagaimana Anda menjelaskan prosesnya. Tentu saja, tidak semua klien seperti itu. Biasanya ada saja &#8216;oknum&#8217; tertentu yang merendahkan pekerjaan mereka sendiri dan konsekuensinya berdampak pada nilai pasar desainer lainnya. Harga desain sangat dipengaruhi oleh berapa banyak orang yang menilai (menghargai) desain tersebut, ya itulah harga pasarannya. Sayangnya, keadaan ini ditambah lagi dengan klien yang tidak mementingkan kualitas.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Cara Menghadapinya?</h3>
<p style="text-align: justify;">Hargai Diri Sendiri. Konsisten dan komitmen diri Anda untuk menjaga kualitas desain Anda agar tetap baik menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Sebaiknya tidak mengikuti trend untuk perang tawar-menawar harga termurah. Ini mungkin seperti tidak memberikan solusi yang baik karena tidak menjadi jalan keluar permasalahan keuangan Anda. Tapi ada cara lain yang bisa dilakukan, misalnya menawarkan kerja sama jangka panjang dengan penawaran harga yang juga jangka panjang. Pendapatan rutin bisa Anda dapatkan. Cara yang paling utama yaitu mintalah klien untuk membayar Anda dengan kualitas bukan pada harga yang termurah.</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah Anda pernah menghadapi pengalaman buruk dengan klien? Bagaimana cara menghadapinya? Ayo berbagi bersama yang lain <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://www.ruangfreelance.com/klien-tidak-bayar-hasil-desain-anda/">Klien tidak Bayar Hasil Desain Anda?</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ruangfreelance.com/klien-tidak-bayar-hasil-desain-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hal-Hal yang Malas Dilakukan Freelancer</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/freelancer-hal-malas-dilakukan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=freelancer-hal-malas-dilakukan</link>
		<comments>http://www.ruangfreelance.com/freelancer-hal-malas-dilakukan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2013 07:44:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Puput Pebrianti Rusmana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Newbie]]></category>
		<category><![CDATA[Tips dan Trik]]></category>
		<category><![CDATA[freelance]]></category>
		<category><![CDATA[freelancer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=6972</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tidak memandang jenis freelancer tertentu, melakukan profesi berarti Anda sedang berbisnis. Bahkan karena terlalu banyak memikirkan deadline, klien, invoice, dll banyak hal tertentu yang sebenarnya kecil namun sangat penting untuk dilakukan. Sampai hal yang dianggap remeh ini pun kadang malas untuk dilakukan para freelancer. image from here Tulisan ini berisi tentang tips-tips untuk menangani tugas&#8230;</p><p><a href="http://www.ruangfreelance.com/freelancer-hal-malas-dilakukan/">Hal-Hal yang Malas Dilakukan Freelancer</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tidak memandang jenis <em>freelancer</em> tertentu, melakukan profesi berarti Anda sedang berbisnis. Bahkan karena terlalu banyak memikirkan <em>deadline</em>, klien,<em> invoice</em>, dll banyak hal tertentu yang sebenarnya kecil namun sangat penting untuk dilakukan. Sampai hal yang dianggap remeh ini pun kadang malas untuk dilakukan para <em>freelancer</em>.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter" src="http://2.bp.blogspot.com/-1uScKdnZi4E/URQRWEYossI/AAAAAAAAFRo/QpBEJtjKVjc/s1600/to-do-list-nothing.jpg" alt="" width="500" height="376" /></p>
<p style="text-align: center;"><em>image from <a href="http://2.bp.blogspot.com/-1uScKdnZi4E/URQRWEYossI/AAAAAAAAFRo/QpBEJtjKVjc/s1600/to-do-list-nothing.jpg">here</a></em></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan ini berisi tentang tips-tips untuk menangani tugas &#8216;remeh&#8217; tersebut tetapi juga bisa membuatnya lebih menarik untuk Anda lakukan.</p>
<h3>Membuat <em>to do list</em></h3>
<p style="text-align: justify;"><em>To do list</em> selain berguna sebagai pengingat tugas-tugas penting yang harus Anda lakukan juga bisa membuat freelancer semakin produktif. <em>To do list</em> membuat kita berusaha mengingat tugas, membaginya ke dalam waktu tertentu dalam satu hari, mekanisme penyelesaiannya, dan membuat kita lebih produktif pada hari itu. Seringnya, kita membuat <em>to do list</em> tapi tidak pernah menyelesaikannya, yang ada malah tugas-tugas tersebut semakin menumpuk. Coba kembali ingat kapan Anda terakhir kali men&#8217;ceklis&#8217; semua item pada <em>to do list</em>? <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Semakin banyak tugas yang kita tumpuk dan melihat catatan tersebut membuat kita menjadi panik dan malah semakin tidak produktif. Lalu bagaimana caranya?</p>
<p style="text-align: justify;">Agar tujuan membuat <em>to do list</em> tercapai, cobalah untuk membatasi hal-hal yang akan Anda lakukan untuk<em> to do list</em> hari tersebut, misalnya 5 <em>task</em>. Pada pagi hari atau malam sebelumnya buatlah daftar tersebut dengan prioritas paling penting beserta jam dan durasinya. Setelah itu, berusaha untuk tidak menambah item lagi. Ketika selesai dengan 1 <em>task</em> tidak terasa tinggal 4 <em>task</em> lagi dan menyusul item lainnya.</p>
<h3>Menentukan Deadline</h3>
<p style="text-align: justify;">Berbicara mengenai <em>freelancer</em> tidak terlepas dari 2 hal, deadline dan klien. <em>Deadline</em> bisa membuat hubungan kita dengan klien menjadi lebih baik namun freelancer mana yang menyukai <em>deadline</em>. Sekali mengulur waktu, hubungan dengan klien bisa hancur.</p>
<p style="text-align: justify;">Caranya ada dua. Pertama, Anda dapat &#8216;berbohong&#8217;. Hhmm. Maksudnya bukan berbohong bermaksud jahat. Misalnya klien menanyakan kapan Anda bisa menyelesaikan pekerjannya. Anda sebenarnya sanggup 2 hari selesai namun untuk jaga-jaga Anda bilang 4 hari selesai. Kedua, selain membatasi to do list, batasi juga tenggat waktu pengerjaan to do list yang belum diprioritaskan. Misalnya membayar pajak tidak bisa Anda masukan to do list hari ini namun Anda membuat deadline pembayaran pajak 2 hari kemudian.</p>
<h3><em>Follow Up</em></h3>
<p style="text-align: justify;">Mager alias malas bergerak menjadi alasan utama mengapa <em>freelancer</em> sangat membenci untuk <em>follow up</em>. Inginnya <em>sih</em>, klien yang butuh yang mereka yang <em>samperin</em>. Inginnya <em>sih</em> dikasih tugas <em><span style="text-decoration: underline;">s</span></em>udah dikasih<em> detail</em> di awal, lalu Anda tinggal mengerjakannya sebaik mungkin. Akan tetapi, jika Anda ingin menjalin kerjasama yang lebih baik dan lebih lama dengan klien, <em>follow up</em> menjadi suatu keharusan.</p>
<p style="text-align: justify;">Waktu kapan seharusnya <em>follow up</em> juga menjadi persoalan. Jika terlalu cepat, klien malah menganggap kita terlalu terburu-buru, tidak sabaran, atau malah tidak mengangkat telepon atau membalas email karena terlalu cerewet. Terlalu lama malah membuat klien tidak percaya dan mengalihkan pekerjaan Anda kepada orang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Cara mengatasinya, buatlah perjanjian sebelumnya. Misalnya Anda tanyakan kepada klien: &#8220;Kapan saya bisa menghubungi Anda lagi untuk membahas tentang proyek ini?&#8221; atau tandai di kalender Anda kapan saja klien Anda bersedia untuk dihubungi <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>Marketing sampai (mati)</h3>
<p style="text-align: justify;"><em>Yup</em>, menjadi <em>freelancer</em> sukses bukan berarti terlepas dari tugas memasarkan bisnis Anda. Marketing menjadi wajib hukumnya ketika Anda memutuskan untuk berbisnis. #tanyakenapa</p>
<p style="text-align: justify;">Jelas, mendapatkan klien. Jika tidak ada klien, bagaimana bisa jadi <em>freelancer</em> sukses? <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Kabar baiknya adalah Anda tidak perlu lagi memasang iklan di koran, majalah, dll. Zaman sekarang, semua serba <em>online</em>. Termasuk marketing. Marketing via social media sudah tidak asing lagi di dengar, Facebook, Twitter, Pinterest, dll. Semua serba mudah untuk dijalankan.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, bagaimana? Mudah bukan? Sebenarnya semua bisa dibuat lebih &#8216;bekerja&#8217; dan lebih &#8216;mudah&#8217; jika kita mau melakukannya dan tentunya trik tertentu <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://www.ruangfreelance.com/freelancer-hal-malas-dilakukan/">Hal-Hal yang Malas Dilakukan Freelancer</a> from <a href="http://www.ruangfreelance.com">Ruang Freelance - Bebas Bekerja Tanpa Batas</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ruangfreelance.com/freelancer-hal-malas-dilakukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Page Caching using apc
Database Caching using disk: basic
Object Caching 1510/1667 objects using disk: basic

Served from: ruangfreelance.com @ 2013-05-20 03:05:33 -->