Menghilangkan kejenuhan sebagai freelance

Menjadi freelance emang sangat mengasyikkan, ketika orang lain sibuk dengan pekerjaan masing-masing dan terkurung dalam sebuah cubicel kita masih bisa tertidur lelap atau sedang menikmatin secangkir cappucino di sebuah cafe ditemanin alunan lagu yang asyik. Selain itu sebagai freelance kita juga bebas menentukan waktu kerja kita.

Tapi menjadi seorang freelance bukan berarti tidak memiliki sebuah titik jenuh. Karena freelance hanya sebuah pekerjaan yang merubah cara kerja dari cara kerja konvesional menjadi kerja yang sedikit lebih tidak terikat dan menentukan sendiri kapan sebuah pekerjaan diambil dan kapan sebuah pekerjaan akan selesai.

Dalam ber-freelance seorang freelancer tetap menghadapi waktu deadline, revisi yang padat, ide yang tidak berkembang atau pekerjaan yang sama setiap waktu, yang mengakibatkan kita merasa sangat bosan dan jenuh untuk menjalani hal tersebut.  Bila hal tersebut terjadi akan membuat kita menjadi tidak produktif dan akan menggangu perfomance serta hasil dari pekerjaan dan tentu saja jumlah uang yang masuk ke kantong kita.

Mungkin beberapa tips berikut ini dapat membantu menghilangkan kejenuhan selain kegiatan jalan-jalan atau hangout bersama teman-teman.

Ubah ruang kerja anda

menghilangkan jenuh - photo by Hutch.

menghilangkan jenuh - photo by Hutch.


Merubah ruang kerja menjadi pilihan utama, walaupun seorang freelance bebas bekerja dimanapun, seorang freelance pasti tetap memiliki satu spot yang akan selalu digunakan untuk bekerja. Jadi lakukan perubahan posisi ruangkerja kita atau berilah sebuah kesan ruangan kita berubah dengan menaruh pernak pernik, poster atau mengganti warna cat tembok. Bila anda memiliki kelebihan uang tambahkan sebuah gadget baru atau alat elektronik baru.  Dengan melakukan ini kita akan mendapatkan sebuah sensasi baru dengan ruangan kita, kekaguman dan kecintaan terhadap hasil yang telah kita lakukan dan mebawa efek lupa dengan titik jenuh kita.

Mengganti Jenis Pekerjaan

Jenis pekerjaan kita mungkin sedikit membosankan, hal yang sama terjadi berulang-ulang dan telah terjadi bertahun-tahun. Bila hal Ini terjadi sudah waktunya kita mengubah jenis pekerjaan kita dan mencoba hal baru untuk beberapa waktu kedepan. Hal ini dilakukan untuk memberi pemahaman kepada kita bahwa bidang yang telah kita pilih memang sebuah bidang pekerjaan yang tepat untuk kita.

Mengoutsouce pekerjaan

Tidak ada salahnya bila kita melempar pekerjaan satu atau dua ke kolega kita, dengan melempar pekerjaan ini kita akan merubah fungsi kita dari seorang yang full memikirkan segala hal menjadi orang yang mengawasi dan memikirkan hasil akhir.  Selain kita merubah kebiasaan kita juga akan memiliki teman berdiskusi mengenai pekerjaan dan melakukan curhat tentang tingkat kesulitan pekerjaan.

Menulis

Bila kita bukan tipikal orang yang suka curhat, menulis dapat menjadi pilihan tepat bagi semua orang.  Selain bagus untuk diri sendiri, menulis juga dapat membantu seseorang atau diri kita sendiri memahami tentang apa dan siapa kita. Karena dengan menulis secara tidak sadar kita melepaskan emosi kita dan melepaskan sedikit kejenuhan. Menulis bukanlah pekerjaan gampang dan sepele, jadi cobalah menulis hal ringan untuk diri sendiri tanpa perlu takut salah tulis. Tulislah semua hal yang ingin kita tulis, dan setelah selesai menulis tutup tulisan tersebut dan bacalah untuk 1 atau 2 hari kedepan pasti akan terdapat sebuah sensasi baru.

Menikah

Menikah mungkin bukan pilihan paling favorit, karena selain tidak mudah melakukan menikah butuh pengorbanan yang sangat tinggi, baik dari segi cost ataupun dari segi mental. Tapi dengan menikah seseorang akan mendapatkan suasana yang sangat berbeda baik itu ketika sedang bekerja di rumah ataupun ketika sedang bekerja diluar rumah. Menikah akan memberikan kita pengalaman baru akan segala hal.

Mungkin banyak hal bisa kita lakukan untuk menghilangkan kejenuhan kita dan saya yakin setiap orang punya cara masing-masing untuk menghapus titik jenuh. Jadi tidak ada salahnya bila kita berbagi disini.

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Comments

  1. says

    ma kasih tipsnya mas agus.. sepertinya tipsnya juga bisa diterapkan di pekerjaan konvensional.. terutama tips terakhir itu lo.. 😀

  2. says

    tambahan gus
    1. jalan ke tocin
    2. bikin origami, tapi yang susah
    3. bikin cheatsheet buat bantuin kerja (blom pernah)
    4. ngirim2 invoice ke klien (asyik banget bro)
    5. meriksa postingan agus yang sering salah ketik wakakakak
    6. koding di cafe

    etc. etc.

  3. says

    Menikah bukannya malah bikin freelancer jadi stres duluan dan menjadi jenuh? Yang parahnya malah langsung berpikiran mencari penghasilan yang lebih stabil (misal: gaji). Lalu ditambah mikirin uang belanja istri/suami, mikirin dana buat beli gadget harus dialihkan menjadi dana pengisi botol susu anak, dsb dsb 😀

    Bukankah begitu Gus? Jelaskan mengapa bisa menjadi pengikis kejenuhan?

  4. says

    Ok menikah bukan berarti langsung memiliki anak 🙂 berarti di skip masalah botol susu.

    Dengan menikah semua beban bisa dialihkan untuk berdua, bila otak dah stress dengan urusan deadline atau klien yang marah2 urusan ranjang dah jadi halal *daripada hunting nggak jelas*

    Jadi…

  5. says

    Dengan menikah seseorang lebih damai dengan dunia freelance, karena urusan gaji tiap bulan bisa di bebankan ke pasangan masing2 dan pastinya mesti dibicarain dulu.

    Jadi seseorang akan lebih nyaman berfreelance dan mengurangi sedikit beban.

  6. says

    ambil liburan buat jalan bareng keluarga. stay away from works dan balik lagi ke rumah agak fresh.

    @felix: kalau untuk menghilangkan kejenuhan kayanya kurang pas ya, tapi kalau supaya kerja lebih giat kayanya pas – buat menuhin semua yang udah elo sebutin itu :d

  7. says

    Soal menikah, saya jadi freelancer justru karena saya menikah 🙂 Saya nggak bekerja fulltime karena suami maunya anak diurus ibunya, bukan pembantu…

    Gimana tuh Gus…:-)

  8. says

    ‘Menikah’ itu dia tuh poin yang paling nonjok! Jangankan jenuh, apa juga bisa ilang kalo urusan satu itu terpenuhi dngan halal!ha3x…
    Point yang bias, ha3x

  9. says

    @luluk kira2 waktu lo jenuh dengan kerjaan apakah bisa hilang dengan ngurusin anak dan yang halal2 😀 *jadi balik nanya nih*

  10. says

    tidak setuju dengan urutannya, mestinya menikah menempati urutan pertama 😀

    soal kalimat:

    Menikah akan memberikan kita pengalaman baru akan segala hal

    kadang sulit untuk dijelaskan dengan logika saudara-saudara karena ini juga masalah kebutuhan rohani 😀 percayalah, setidaknya saya sudah merasakannya 🙂

    amien

  11. says

    Menurut gue rasa jenuh itu timbul karena selama ini kita single fighter dalam arti melakukan pekerjaan sendiri secara terus-menerus tanpa ada variasi bahkan sampai2 kelebihan beban kerja, nah kalo sampai kayak gini gue setuju buat outsource. Tinggal bagaimana kita mendelegasikan pekerjaan kita ke org lain. Musti banyak belajar memahami karakter yang ingin diajak partnership.

  12. says

    blog yang sangat bagus, bahas habis dunia freelance. di indonesia situs apa yah fokus freelance?

    menikah pertma kali mmng berat, yang kedua ketiga itu lebih mudah …hehe

    salam kenal.

  13. says

    @ab lam kenal kembali dan kayaknya dah ehli dalam urusan nikah.
    Situs yang fokus ke freelance saat ini ruangfreelance dan jobsfreak

    @kappa 😀 napa non 😀

  14. says

    Menikah akan memberikan kita pengalaman baru akan segala hal

    Sepertinya ini POINT yang paling banyak POINTS make S 😉

  15. says

    Kata Papahnya saya yang sudah menikah lebih dulu dari saya dan (tampaknya) menginginkan saya menikah secepatnya, menikah ngasih juga kita goal-goal baru dalam bekerja yang lebih realistis (menurut dia) sehingga kita lebih semangat bekerja seperti nyari obyekan buat tambahan biaya sekolah anak, cari tambahan buat beliin si mamih daster dsb dsb..

  16. says

    point bagus: menikah, jadi rame tanggapannya,
    secara keuangan adalah dengan mempunyai pasangan, maka beban biaya hidup bisa ditanggung berdua, terutama bagi yang memiliki istri yang bekerja.
    Sebagai freelance akan sangat membantu – dari segi panghasilan yang tidak menentu, kadang banyak dan kadang banyak sekali – terutama jikalau memiliki istri yang berpenghasilan tetap.. hehehe

  17. riff says

    mugkin beberapa tips dpat ditambh :
    1. pelihara ikan,burung dara..pko’e yng lucu2
    2. teruuuuuz…pake main futsal/nyalurin hoby,tht’s more!

Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *