Pengertian Digital Marketing Strategy dan Cara Membuatnya

Di era revolusi industri 4.0, kita perlu menerapkan strategi pemasaran produk atau jasa yang mengikuti perkembangan zaman. Melansir dari M16 Marketing, digital marketing strategy adalah serangkaian upaya pemasaran yang dilakukan secara digital, contohnya seperti ketika Anda menampilkan iklan berbayar, membuat website, dan lain sebagainya.

Digital marketing strategy ini merupakan langkah cerdas jika Anda ingin menyasar target yang sesuai. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan traffic yang jauh lebih besar jika menerapkannya secara tepat. Lantas, bagaimana cara mengoptimalkan pemasaran secara digital? Berikut penjabarannya.

Pengertian Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran adalah pendekatan proaktif berbasis data. Setelah strategi ditetapkan dan dikomunikasikan, marketer akan mulai menerapkan strategi yang dapat mengarahkan mereka pada hasil. Jadi, digital marketing strategy di sini dapat diartikan sebagai upaya pendekatan proaktif melalui media digital.

5 Cara Membuat Digital Marketing Strategy

Berdasarkan informasi yang dimuat di Smart Insight, ada lima strategi pemasaran digital yang disebut sebagai RACE Framework.

1. Perencanaan

Strategi pemasaran digital yang sukses berawal dari perencanaan yang matang. Gunakanlah pendekatan berbasis data, meninjau efektivitas pemasaran digital Anda saat ini, dan kemudian mencoba untuk meningkatkannya berdasarkan data tersebut. Perencanaan ini juga termasuk aktivitas seperti menyesuaikan data analitik dan menyiapkan KPI (Key Performance Index). Hal itu dimaksudkan untuk membuat strategi pemasaran digital Anda dapat bekerja secara optimal dalam meningkatkan prospek penjualan. Dalam hal ini, perlu diterapkan metode perencanaan SMART, yang meliputi indikator seperto Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-bound efforts.

2. Jangkau lebih banyak pelanggan

Perkuat platform marketing dengan menjangkau lebih banyak pelanggan dan membangun kesadaran atas brand Anda. Gunakan teknik pemasaran online terbaru sehingga bisa mendorong audiens untuk berkunjung ke situs Anda. Cara yang bisa dilakukan dalam langkah ini, yaitu pengoptimasian SEO atau Search Engine Optimization. SEO sendiri terbagi menjadi beberapa kategori, yakni SEO On-page dan Off-page.

3. Berinteraksilah dengan Pelanggan

Sebagai tindak lanjut setelah berhasil menjangkau audience, coba bangun interaksi yang baik dengan pelanggan Anda. Dorong terjadinya interaksi dengan pelanggan di situs web atau platform media sosial dari brand Anda. Tahap ini juga terbagi atas dua metode, yaitu Content Marketing dan User Experience.

Manfaatkan pemasaran konten untuk menghibur, menginspirasi, mendidik, dan meyakinkan calon pembeli potensial Anda. Sementara itu, untuk memengaruhi perilaku audience di platform media sosial, berikan konten yang memiliki desain apik untuk menarik perhatian pelanggan.

4. Targetkan lebih banyak pelanggan

Tujuan utama dari strategi pemasaran digital adalah untuk menarik lebih banyak pelanggan. Untuk itu, manfaatkan peluang pengoptimasian SEO website dan konten dalam melakukannya. Anda juga bisa meninjau kembali kecanggihan dan kecepatan website Anda untuk memastikan pengunjung mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. Pertimbangkan pula untuk menggunakan e-commerce guna menambah jangkauan pemasaran Anda.

5. Bangun engagement yang baik dengan customer

Step terakhir yang tidak boleh Anda lewatkan adalah membangun engagement yang kuat dengan pelanggan. Anda bisa menjangkau pelanggan melalui website, e-mail, atau media sosial. Hal ini penting untuk dilakukan karena pelanggan cenderung lebih menyukai pengalaman yang dipersonalisasi.

Faktor Keberhasilan Strategi Pemasaran Digital

Strategi pemasaran digital yang efektif dapat membantu Anda dalam mengambil keputusan yang tepat. Lima strategi di atas merupakan kerangka kerja yang bertujuan memastikan implementasi strategi sudah terlewati dengan baik. Namun tentunya, strategi yang sukses harus dibangun dengan meninjau poin-poin berikut.

  • Pendekatan strategis (strategic approach)
  • Proses peningkatan kinerja (performance improvement process)
  • Dukungan manajemen (management buy-in)
  • Sumber daya dan struktur (resourcing and structure)
  • Data dan infrastruktur (data and infrastructure)
  • Komunikasi pelanggan terintegrasi (integrated customer communications)
  • Pengalaman pelanggan (customers experience)

Simpulan

Demikian ulasan tentang digital marketing strategy. Kendati demikian, dengan kemajuan teknologi saat ini, bukan berarti Anda harus meninggalkan strategi pemasaran offline sepenuhnya. Di samping menerapkan digital marketing strategy, Anda juga perlu menyasar pelanggan dari kelompok usia yang tidak familiar dengan dunia digital. Untuk itu, cobalah membangun strategi pemasaran yang bisa bekerja, baik itu secara online ataupun offline!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *