Mengapa Tanpa Manajemen Strategi, Perusahaan akan Kandas?

Bagaimana kabar bisnis Anda hari ini? Seringkah Anda mengalami kesulitan, saat mengambil keputusan strategis yang bijak? Nah, di sinilah Anda memerlukan peran strategi manajemen. Sebuah konsep penting yang wajib digunakan oleh para pengambil keputusan.

 

Strategi dalam manajemen ini mengevaluasi tujuan bisnis jangka pendek, rencana dan tujuan jangka panjang agar perusahaan tetap fokus pada efektivitas dan efisiensi. Sayangnya, terkadang strategi dalam manajemen ini sering tidak digunakan, tapi malah dipahami sebagai konsep yang salah dalam bisnis.

 

1. Strategi dalam Manajemen

Strategi dalam Manajemen

Strategi dalam Manajemen

Kita akan melihat definisi satu per satu dari dua kata tersebut.

 

  • Strategi adalah inisiatif perusahaan untuk memaksimalkan sumber daya dan mengembangkan bisnisnya. Ini bisa melibatkan perencanaan keuangan, manajemen sumber daya manusia atau fokus pada pernyataan ‘misi’ perusahaan.
  • Manajemen adalah proses menjalankan bisnis sehari-hari dan merencanakan kesuksesan di masa depan.

 

Nah, bila dua kata itu digabungkan, maka strategi manajemen adalah tentang menggerakkan perkembangan perusahaan melalui teknik manajemen efektif yang fokus pada tujuan yang telah ditetapkan. Cukup jelas, bukan?

 

Baca juga:

 

2. Mengapa Strategi dalam Manajemen itu Penting?

Mengapa Strategi dalam Manajemen itu Penting?

Mengapa Strategi dalam Manajemen itu Penting?

Inilah alasan mengapa perusahaan kandas bila tidak menerapkan strategi dalam manajemen.

 

  • Adanya Globalisasi:

 

Dampak globalisasi yang begitu cepat telah menghilangkan batas negara dan sangat memengaruhi pemahaman strategi sebuah perusahaan. Ini bisa menyangkut pasar, harga, pesaing, pemasok, distributor, dan jaringan. Semuanya harus kompetitif di pasar dunia.

 

  • Era E-Commerce:

           

Oleh karena E-Commerce telah mengubah lingkungan perusahaan, maka strategi dalam manajemen diperlukan untuk menghadapi perubahan menyangkut segala aspek organisasi. E-commerce menjadi sebuah alat penting untuk mendapatkan profit, memudahkan komunikasi dengan semua pihak yang berkepentingan/stakeholder, serta memberikan layanan pelanggan yang maksimal.

 

  • Strategi manajemen membantu perusahaan menganalisis informasi dan tren industri, memajukan skema analisis dan model peramalan, mengevaluasi kinerja perusahaan, melihat peluang pasar, ancaman bisnis, serta mengembangkan rencana yang akan dilakukannya.

 

  • Strategi manajemen membantu menetapkan tujuan jangka pendek untuk mencapai tujuan jangka panjang perusahaan, yang harus terukur secara kuantitatif, konsisten, dan realistis.

 

  • Strategi manajemen proaktif mengarahkan masa depan organisasi, dengan merumuskan strategi yang sistematis dan logis. Ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan profitabilitas. Di sisi lain, meningkatkan produktivitas karyawan serta memahami strategi pesaing.

 

Nah, jelas jika sebuah perusahaan tidak memiliki strategi, mirip dengan sebuah kapal yang meski bernakhoda, tak jelas tujuan berlayarnya.

 

3. Analisis SWOT vs Risiko Kegagalan

Analisis SWOT vs Risiko Kegagalan

Analisis SWOT vs Risiko Kegagalan

Oleh karena strategi manajemen merupakan kumpulan pengambilan keputusan serta tindakan yang diambil oleh manajer, yang menentukan hasil kinerja bisnis, maka perlu dipahami konsep serta fungsinya dengan baik. Namun praktiknya, sering berbeda dengan teori:

 

  • Tidak semua manajer memahami konsep strategi manajemen ini. Oleh karenanya ada organisasi bisnis yang mencapai kinerja lebih dan memiliki keunggulan kompetitif dibanding pesaingnya.

 

  • Bahkan ada organisasi bisnis yang kandas akibat kesalahan memilih strategi. Ini bisa terjadi jika para manajer, yang memiliki latar belakang berbagai disiplin ilmu, tak pernah berkutat dengan ilmu manajemen sebelumnya.

 

  • Oleh karenanya, manajer harus memiliki pengetahuan menyeluruh terkait analisis umum dan lingkungan organisasi yang kompetitif, agar dapat mengambil keputusan yang tepat. Alat analisis umum apa yang digunakan?

 

Adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats), yang bisa menjadi dasar para manajer mengambil keputusan, yaitu analisis Kekuatan, Kelemahan, Kesempatan, dan Ancaman dari organisasi bisnis.

 

  • Mereka harus memaksimalkan kekuatan (Strength), meminimalkan kelemahan organisasi bisnis (Weaknesses), memanfaatkan kesempatan yang muncul dari lingkungan bisnis (Opportunities), serta tidak mengabaikan ancaman dari luar (Threat).

 

  • Setelah melakukan analisis dengan memformulasikan dan mengimplementasikan strategi yang dipilih, perusahaan dapat mencapai keuntungan kompetitif yang berkelanjutan.

 

Nah, setelah kita sekilas menjelajah konsep, manfaat dan risiko strategi manajemen, akhirnya dapat disimpulkan bahwa strategi dalam manajemen sangat penting bagi keberlangsungan bisnis.

 

Salah satu fungsinya membantu mengidentifikasi kompetensi utama, serta tujuan strategis perusahaan, membuat strategi manajemen hadir menjadi kunci kesuksesan perusahaan.

 

Bagaimana dengan perusahaan Anda, apakah bisa mengikuti derap perkembangan dan langkah maju bisnis di era kini? Semoga, hal itu bisa terwujud berkat penggunaan strategi manajemen yang tepat.

 

 

 

 

 

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *