Pro Kontra Freelancer : Profesi Atau Hobi?

Pro Kontra Freelancer : Profesi Atau Hobi?

Pro Kontra Freelancer : Profesi Atau Hobi?

Freelancer Image via Shutterstock

Pertama yang harus kita tahu apakah freelancer itu dan apakah artinya freelancing? Freelancer biasanya seorang pekerja mandiri yang bekerja sebagai web designer, pengembang, penulis konten, atau bahkan seorang blogger. Lebih tepatnya, seseorang itu mengerjakan tugas kecil/menengah (biasanya malah sangat besar) dari beragam klien dan menerima sejumlah uang ketika pekerjaannya selesai. Hal ini berarti, sebagai seorang freelancer, kamu dapat bekerja di tempat tidurmu kapan pun dan mengatur jadwalmu sendiri.

Kebanyakan teman-teman saya, sama seperti kebanyakan orang lainnya, beranggapan bahwa freelancing adalah pilihan termudah untuk bermalas-malasan. “Hubungi saya ketika kamu punya uang kemudian katakana bahwa kamu punya pekerjaan untuk saya,” adalah ekspresi umum yang pernah saya dengar sepanjang karir sebagai freelancer.

Sebagai freelancer, kamu membutuhkan satu klien atau lebih. Pekerjaanmu haruslah sempurna untuk mengesankan klien selanjutnya, bekerja sesuai jadwalmu meski tugas itu sendiri juga punya perubahan tenggat waktu yang bisa terjadi setiap hari. Kesimpulannya, freelancing adalah pekerjaan serius yang menghasilkan uang, tetapi kamulah bosnya dan kamu bekerja sesuai jadwalmu sendiri.

Mari kita lihat pro dan kontra menjadi freelancer:

PRO:

  • Bekerja dari rumah
  • Mengatur jadwal sendiri
  • Banyak peluang melalui internet
  • Kemungkinan tak ada pemecatan

KONTRA:

  • Kamu akan menjadi bosan dan kelelahan di rumah
  • Jadwalmu bisa saja tak sama dengan tenggat dari klien
  • Klien selalu bisa memilih freelancer lain sesukanya
  • Tak ada pekerjaan sama saja artinya tak ada uang

Mau menjadi freelancer? Ada beberapa langkah yang diperlukan:

Portfolio

Portfolio - Pro Kontra Freelancer : Profesi Atau Hobi? - pgfinnote.com

Portfolio – Pro Kontra Freelancer : Profesi Atau Hobi? – pgfinnote.com

Ketika memulai pertama kali, freelancing berarti 99% ambisi + kerja (atau mungkin kerja + ambisi) dan 1% bakat (sontek dari Thomas Edison nih.) Bekerja sebagai freelancer berarti menjadi profesional di bidang tertentu (terserah deh ya, di bidang apapun) dan kemampuan untuk bekerja keras. Saya pribadi sih jujur saja, gak punya banyak pengalaman, tapi di dalam waktu karir yang singkat sekarang ini, saya sudah bekerja sepanjang waktu setiap hari. Satu cara untuk belajar adalah menggunakan tutorial, tapi bukannya mustahil dengan menghabiskan waktu di depan komputer membaca tutorial dan bekerja dengan teliti akan membuatmu mempunyai daya saing.

Semua pekerjaanmu (yang kemudian disebut ‘portofolio’) harusnya bisa menarik minat para pelanggan yang layak dan tepat. Cobalah pertimbangkan beberapa hal ini, apa saja yang dibutuhkan seorang freelancer: a personal site, blog, or any promo dan tentu saja portofolio yang keren. Ini termasuk aspek yang penting karena mewakili pekerjaanmu dan menunjukkan kemampuanmu yang sebenarnya. Banyak freelancer dapat mengatakan bahwa mereka mampu membuat video YouTube yang lebih baik dan lebih cepat, tetapi portofolio mereka itulah yang menjadi penilaian klien (apakah dia benar pernah mengerjakan proyek mirip seperti itu atau lebih sulit dari yang diinginkan klien, yang artinya si freelancer bisa mendapatkan pekerjaan itu). Pendapat saya sih begini: Portofolio ibarat iklan komersial di televisi. Bisa memuluskan jalanmu atau hanya menjadi iklan biasa yang membosankan.

How To Be The Best

How To Be The Best - Pro Kontra Freelancer : Profesi Atau Hobi? - idntimes.com

How To Be The Best – Pro Kontra Freelancer : Profesi Atau Hobi? – idntimes.com

Saya khawatir jawaban ini masih layak digunakan atau tidak, tetapi bisa dicoba. Setiap kamu menyelesaikan pekerjaan terbaikmu, coba tunjukkan pada orang lain dan tanyalah apa yang mereka pikirkan tentang pekerjaanmu. Jika mereka menyukainya, pajanglah di website atau blog. Ohya, mempunyai pro domain alias berbayar tentunya akan menjadi pertimbangan tersendiri untuk menarik minat calon klien. Untuk mengetahui bagaimana cara menghubungi dan melihat hasil kerjamu adalah memamerkannya di website, banyak cara untuk mempublikasikan pekerjaanmu. Kebanyakan di kolom komentar akan kamu dapati tanggapan dari para professional seperti ini, “Nicely done.” , “Good work” , “You should try again,” atau mungkin ada yang sadis menulis, “Sampah apa ini?”

How To Make Money

How To Make Money - Pro Kontra Freelancer : Profesi Atau Hobi? - fajar.co.id

How To Make Money – Pro Kontra Freelancer : Profesi Atau Hobi? – fajar.co.id

Jangan bekerja setengah-setengah. Meskipun kamu pemula, cobalah untuk bersaing dengan yang terbaik untuk mendapatkan standar tinggi karena WWW (world Wide Web) adalah pasar untuk para freelancers yang terpenting, dan menjadi contoh yang berkembang pesat. Berikut beberapa tempat yang bisa kamu coba untuk mencari pekerjaan sebagai freelancer:

Rent-A-Coder

Rent-A-Coder - Pro Kontra Freelancer : Profesi Atau Hobi? - ryrob.com

Rent-A-Coder – Pro Kontra Freelancer : Profesi Atau Hobi? – ryrob.com

Dalam website ini, semua harganya rendah meski Rent-a-coder termasuk terkenal. RAC adalah kesempatan terbaik untuk mendapatkan pengalaman karena banyak sekali proyek untuk programmer dari banyak domain seperti logo design, web design, content writing, pengembangan, penerjemahan, termasuk juga MATLAB dan excel algoritma. Apa yang harus diketahui adalah mendapat proyek pertama mungkin sangat sulit apalagi tanpa ada feedback, yang menjadi kriteria sangat penting untuk semua pelanggan. Keuntungan lain adalah di sini kamu dapat menawar sebanyak yang kamu mau.

99designs

99designs - Pro Kontra Freelancer : Profesi Atau Hobi? - 99designs.com

99designs – Pro Kontra Freelancer : Profesi Atau Hobi? – 99designs.com

Website ini khusus untuk para desainer. Harganya mulai dari USD150 (termurah yang pernah ada) hingga USD350 (sebuah desain berkisar USD300-350 atau lebih dan untuk logo kira-kira USD200-300) yang artinya para pemula bisa mendapatkan pemasukan terbaik karena di sini tak memerlukan portofolio. Lumayan lah ya? Kamu hanya perlu menyerahkan foto dalam file desain “.jpeg” dan juru lelang memberimu nilai mulai 1 sampai 5. Jika memenangkan proyeknya, kamu kirim format *.psd/*.ai kepada klien dan rekeningmu akan bertambah gemuk.

Elance

Elance - Pro Kontra Freelancer : Profesi Atau Hobi? - cnet.com

Elance – Pro Kontra Freelancer : Profesi Atau Hobi? – cnet.com

Bila ingin mendapatkan proyek dari website ini, syaratnya adalah lulus ujian sederhana yang berisi beberapa pertanyaan tentang pembayaran freelancer, menerima uang, dan seputar masalah yang biasa terjadi. Kamu juga dapat memasang portofolio tampa melupakan bahwa pengalaman dan feedback sangatlah penting.

Baca Juga :

 

Tentu kamu dapat menemukan sumber proyek lain melalui internet sebagai pekerjaanmu. Kesimpulannya, gak ada yang mustahil kalau kamu gak mencoba semuanya. Tugasmu sekarang hanya bekerja dan lakukan yang terbaik.

Ada yang pernah mencoba website untuk freelancer yang lain? Share yuk!

2 Comments

  1. utetika

    Logotournament.com juga bisa… tapi aga ketat seleksinya,,, envato juga.. banyak sekarang web web yang mendukung untuk para freelancer 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *