Pentingnya Ilmu Negosiasi Bagi Freelancer

Pada umumnya semua yang terjun ke dunia freelance biasanya masih awam. Bukan berarti tidak expert atau tidak mahir. Namun awam  yang saya maksud adalah karena hanya menguasai satu bidang atau fokus. Misalnya seorang web designer, hanya expert di web design namun tidak pandai melakukan negosiasi dengan calon klien. Atau seorang programmer, tapi tidak pandai menggali apa sebetulnya yang dibutuhkan klien. Maka dari sini saya menarik kesimpulan bahwa sebetulnya untuk menjadi seorang freelancer yang baik tidaklah cukup hanya menguasai satu bidang, seorang freelancer yang baik harusnya juga pandai melakukan negosiasi.

WIN WIN SOLUTION

Mengapa negosiasi penting? Karena negosiasi adalah titik tolak dimana anda sebagai freelancer bisa menemukan jalan tengah bagi diri anda sebagai penyedia jasa dan juga bagi klien yang membutuhkan jasa anda, sehingga kedua pihak bisa merasa puas dan diuntungkan. Bahasa kerennya adalah win-win solution.

TIDAK SELALU TAWAR MENAWAR HARGA

Apakah negosiasi hubungannya selalu dengan tawar menawar harga? Ya, salah satunya, namun tidak selamanya terkait harga. Kadangkala kita diminta untuk mengerjakan tugas yang sebetulnya butuh tenaga ekstra dan waktu yang lama, namun budget calon klien terlalu tidak mencukupi untuk itu. Maka kita juga harus bisa menegosiasikan pekerjaan yang diminta, apakah bisa kita mengurangi pekerjaan yang berat tersebut, tanpa harus menghilangkan visi misi klien dalam mendapatkan keuntungan dari menggunakan jasa anda. Misalnya, kadang klien saya seringkali meminta fitur-fitur flash pada websitenya. Namun saya selalu menanyakan seberapa penting flash tersebut, apakah bisa digantikan saja dengan ajax slideshow? Tentu ini bisa menekan lebih banyak pengeluaran biaya, tenaga, dan waktu pengerjaan. Seringkali pengorbanan untuk membuat fitur flash tidak sebanding dengan apa yang dikorbankan.

GAGAL MENDAPATKAN PROJECT BUKAN BERARTI GAGAL

Ini yang seringkali dilupakan oleh para freelancer yang setelah direpotkan oleh riset, membuat quotation, dan brainstorming, ternyata justru gagal mendapatkan project tersebut. Lalu kita jadi merasa gagal, dan kemudian selalu menjadi pesimis dalam negosiasi project lainnya. Ya kadangkala kita melakukan kesalahan dalam negosiasi, seperti misalnya kita yang terlalu berlebihan dalam menentukan harga project. Namun tidak berarti kita gagal. Apabila memang kita sudah menentukan harga jasa kita, maka tidak perlu sampai demi mendapatkan goal project, kita rela mengurangi harga jasa kita sampai sesuka calon klien. Seringkali calon klien terlalu low-estimate pada freelancer. Dan ketika kita mengikuti harga dan menerima tawaran yang telah ditekan sedemikian rupa oleh calon klien, di situlah sebetulnya kita kalah. Dan apabila dengan berani kita mengatakan “Tidak!” di situlah kita menang dalam negosiasi. Menang dalam negosiasi, tidak berarti harus berhasil mendapatkan project. Terbayang ketika anda membuka harga jutaan rupiah kemudian setelah negosiasi anda bersedia mengerjakan dengan harga ratusan ribu? Anda justru akan dianggap penipu.

GALI KEBUTUHAN KLIEN

Penting untuk anda bersikap lebih agresif dalam mencari tahu apa yang sebetulnya dibutuhkan oleh klien. Namun bukan berarti anda mengikuti semua yang diminta klien. Kadangkala klien justru tidak tahu apa yang sebetulnya dia butuhkan. Dan anda berkewajiban untuk membantu klien memahami apa yang sebetulnya dia butuhkan. Memberikan solusi dari masalah yang dia hadapi. Syukur-syukur kalau kita mendapatkan klien yang memang mengerti dengan baik apa yang sebetulnya dia butuhkan, dan dia bisa menjelaskan dengan baik dan detil semua yang dia butuhkan. Namun ketika anda bertemu klien yang pasif, maka jangan sampai anda ikut pasif. Anda harus lebih pro-aktif menggali dengan pertanyaan-pertanyaan terkait apa yang klien harapkan dari menggunakan jasa anda.

18 Comments

  1. dHaNy

    Negosiasi… Yah bener banget freelabcer tak ubahnya seorang pedagang yang sedang menjual produknya. Tipsnya sangat berguna mas Yofie… Dari berbagai pengalaman dalam bernegosiasi lambat laun kita akan tahu celah-celahnya untuk meraih kemenangan itu..

  2. budi

    Betul sekali gan, nego and nego, point terakhir benar-benar sangat menarik dan jika jeli kita mereka bisa menjadi pelanggan abadi. Trims banyak artikelnya 🙂

  3. Wahyu Wardana

    Artikel ini sangat membantu saya, bberapa bulan terakhir sempat mengalami ‘kegagalan’ dari sisi tawar menawar harga.
    setelah membaca artikel ini, khususnya poin ke 3 diatas, lumayan memberikan pencerahan dan inspirasi untuk lebih baik lagi dalam negosiasi dgn klien, thanks Yofie S.

  4. Ade Iskandar

    mantap yof, intinya emang negosiasi, kalo budget klien kecil, selagi kerjaan ga berat, saya biasanya ambil..tapi kerjain sesuai budget itu…jadi duit tetap dapat..tapi kerjaan ga berat….niche share sob!

  5. rajkumar

    infonya sangat supportif buat pekerja lepas,moga saja freelancer kita yang membuat penawaran bisa berkolaborasi dengan klien yang baik pula.

  6. via

    freelancer pemula, terutama coder biasanya nggak punya bekal sama sekali ilmu ini.

    bikin program jago tapi berhubungan dengan klien merupakan keahlian yg nomer sekian- sekian

  7. yu2d

    bener bro..thanks bgt artikelnya..apalagi topik ke 3 tuh banting harga gede2an kalo bener2 lagi gak ada project yg masuk..haha..

  8. FAOezy

    oke bgtz !!!!!!
    harga belakangan,dekati n akrabi klien truz sentuhlah dia tpat dhatinya sbenerY bgmn si mauY
    thanx…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *