Jalur Freelance Yang Bisa Dipilih

Kalau berbicara tentang dunia freelance bisa jadi kita sering kali hanya akan membahas secara global tanpa melihat secara dekat tentang pekerjaan yang dilakukan para freelancer itu sendiri.

Dunia freelance bisa mencakup banyak jenis pekerjaan, mulai dari desainer, desainer web, web programmer, programmer, penulis, dll. Bahkan di satu jenis pekerjaan bisa dipecah kembali menjadi bermacam-macam kategori, misalnya untuk jenis pekerjaan freelance penulis, ada penulis web, penulis blog, penulis naskah iklan, skenario, ghost writer dan mungkin kategori lain yang menjadi pecahan dari kategori-kategori yang sudah ada.

Bagi saya, menjadi seorang freelance itu berbarti memilih diantara dua pilihan, one stop solution atau isilah gaulnya palugada (apa loe mau gua ada) atau menyediakan jasa secara niche/ceruk atau yang saya sebut specialized.

Menjadi seorang freelancer palugada berarti menyediakan banyak jasa dan jenis keahlian, intinya pekerjaan apa pun yang diinginkan oleh klien, freelancer itu bisa menyediakan dan mengerjakan semuanya, misalnya untuk pengembangan situs, freelancer bisa mengerjakan mulai dari desain dan program web-nya, web copy sampai semua pekerjaan detail situs tersebut akan langsung dikerjakan oleh dia sendiri tidak memerlukan bantuan dari orang lain.

Sedangkan freelancer specialized hanya bekerja atau menyediakan jasa niche atau jasa tertentu saja, intinya freelancer jenis ini hanya memfokuskan pada satu keahlian dan fokus pada pengembangan keahlian tersebut. Misalnya seorang desainer logo yang tidak menerima pekerjaan lain selain seperti print ad atau pembuatan kartunama atau yang lainnya, hanya menerima jasa pembuatan desain logo saja.

Lalu dari dua jenis pekerjaan freelance ini mana yang lebih baik? Bagi saya tidak ada, keduanya sama baiknya, yang mesti diperhatikan adalah dari sisi freelancer itu sendiri.

Ketika pertama kali memutuskan menjadi freelancer, ada baiknya para freelancer memutuskan secara seksama jalur mana yang akan mereka pilih, apakah akan memilih untuk menyediakan beberapa keahlian atau hanya akan fokus pada satu keahlian saja.

Jika freelancer telah memutuskan jalur mana yang akan dipilih, maka mereka bisa secara fokus mengembangkan berbagai ‘perlengkapan’ atau ‘persenjataan’ untuk jasa yang akan dikerjakan.

Setelah menentukan pilihan jalur mana yang akan ditekuni, yang selanjutnya harus dilakukan adalah fokus pada apa yang dikerjakan, baik itu menyediakan jasa secara lengkap atau niche, semuanya harus dilakukan secara fokus, namun untuk yang menyediakan jasa secara lengkap atau one stop solution memang usaha yang harus dilakukan bisa jadi lebih besar, karena cakupan pekerjaan juga tentunya lebih luas.

Nah, tulisan kali ini memang hanya akan membahas dua jalur yang bisa dipilih oleh para freelancer, mungkin dari Anda para pembaca RuangFreelance tidak termasuk keduanya atau malah termasuk keduanya, jangan bingung, karena freelance adalah tentang modifikasi dan personalisasi, jadi pilihan apapun bisa dilakukan dan disesuaikan dengan pilihan dan kebutuhan para freelancer itu sendiri.

Pada tulisan selanjutnya saya akan mencoba membahas beberapa keuntungan yang bisa didapat dengan menjadi freelancer untuk jalur niche. Sampai jumpa di tulisan selanjutnya, kolom komentar selalu terbuka bagi para freelancer atau siapa pun untuk berdiskusi.

36 Comments

  1. Credible Tax and Accounting Services (Cindy)

    Teman2 freelancer semua,, Cindy sekarang jadi freelancer, sudah punya dua klien… satu bulan ini,,, dengan fee lebih besar dari total gaji bulanan kantor,,, sabtu minggu aja lagi… Terimakash buat website ini,, semoga bisa mencapai target awal.. sekrang lagi kelimpungan menangani permintaan klien,,, untugnya saya berpartner,, tim-lah penolong saya,, ayo kerjasama… God Bless

      • Credible Tax and Accounting Services (Cindy)

        Satu klien diatas 2 jt, soalnya sampai pelaporan pajak,,, kalo ada project singkat seperti pembuatan sistem akuntansi, software laporan keuangan atau analisa laporan keuangan bisa puluhan juta,, semangat,,, dengan action sekali saja dampaknya luarbiasa. Sukses ya…

  2. Bung Iwan

    Saya cenderung fokus dng apa yang saya kerjakan. — Idealnya sih. Tapi sering juga sedikit melenceng. Misalnya, mau fokus di web, eh, ada kerjaan kecil2, misal bikin poster. Pengen ambil juga. Hehehe…

  3. dHaNy

    Memang keduanya sama-sama baiknya tergantung target dan hasil yang ingin dicapai. Jika ingin memperoleh hasil yang semakin up to date dan lebih variatif, kita tidak mungkin mengembangkan kemampuan kita dalam berbagai bidang. Lebih bagus serius (niche) ke satu hal dan mendalam. Prinsipnya lebih ke arah pakar.
    Namun itu kembali ke freelancer lebih nyaman kemana.

  4. radhityanotes

    bagus sekali artikelnya gan…,
    kalo saya sih yang tipenya “freelancer palugada” apa ja deh yang bisa datengin duit…, asal gak suruh buat website untuk jualan ganja aja… wk wk wk wk

    Jadi freelancer palugada juga gak ribet kok.., yang penting banyak punya relasi.. istilahnya “outsource” gitu…

    aku juga gak ngeti bahasa yang terlalu tinggi… tapi yang jelas kalo aku gak bisa kerjain ya aku serahkan ke yang lebih berpengalaman .. (bagi 2 dah komisinya)… gitu aja seh..simple..
    .
    bener gak kang? hehehehehe
    kalo salah maklum… newbee.. pikiranku sederhana aja… yang penting bisa jalan…

  5. bayu

    boleh tanya ga ma master2 freelance. Ada freelane tuk gambar tehnik ga ya?boleh tehnik listrik, sipil ato mekanikal. soalnya bisanya cuma itu sih… ๐Ÿ™‚

  6. Sabrina

    Frilencer ?
    hah gila itu tuh gak enak apa lagi dengan bayaran yang tidak bisa memuaskan saya..

    menurut saya frilance is no good ๐Ÿ™‚
    tapi tergantung orangnya masing – masing

  7. mensana

    tanya dnk… gw skrng jd freelancer.. dr graphic designer.. dan skrng gw pgn lumpat ke web designer mungkin ga ya.. dan bgaimana sih cr cari tema yg bd diajak kerjasama jika misalnya gw ada job web design yg ga mgk gw kerjakan sendiri sedangkan saat ini gw full kerja sendiri.. thx yaa

  8. dzack

    saat ini saya buka counter pulsa dan menerima pembuatan dan desain papan nama/spanduk. ternyata dunia freelance mengasyikan. kalau di perusahaan masih ada PHK, tapi kalau di dunia freelance nggak ada PHK asal masih bisa kreatif.

  9. puji

    saya pengen masuk jadi freelance pajak, siapa tau pada saat saya di usia 45 saya bisa pensiun dini dan masuk ke freelance, ga terikat waktu. Freelance apa aja jg mau yang penting kitanya mau belajar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *