Memanfaatkan Waktu Ketika Tanpa Pekerjaan

Maksudnya?

Freelancer Image via Shutterstock

Begini. Sebagai freelancer, yang namanya pekerjaan tak pernah tetap. Setelah proyek selesai, berakhir pula invoice dikirim ke email dan rekening tak lagi menunjukkan penambahan nomimal. Galau? Jelas. Selalu ada pertanyaan sebelum tidur, “Besok saya mengerjakan apa ya?” dan ketika bangun tidur, “Tak ada pekerjaan. Trus, harus ngapain?”

Berbeda dengan pekerja kantoran yang setiap pagi bersiap pergi menjalani rutinitas yang sudah pasti, para freelancer selalu menemukan satu hari (atau berhari-hari, bro?) tanpa pekerjaan dan gelisah. Terbiasa sibuk dengan pikiran penuh ide-ide, seketika otak kosong karena tak ada yang dipikirkan. What should I do then?

Jangan biarkan otak membeku. Coba cari info! Bukan hanya sekadar mencari proyek baru bernilai besar, tetapi juga proyek kecil bernilai ratusan ribu rupiah saja, menjadi partner bagi temanmu yang kewalahan dengan proyeknya, mengikuti pelatihan untuk mengasah keterampilan, dan perluas jaringan.

Menjadi freelancer, berkutat diam di rumah mungkin membuat sumpek dan akhirnya mencari perhatian di Twitter atau Facebook, “Butuh liburaaaaaaannn…” Sounds familiar, eh? Saya sering membaca itu. Kebutuhan teman-teman freelancer untuk sekadar menghilangkan penat akibat tekanan proyek dari klien. Nah, saat yang tepat untuk keluar rumah adalah ketika proyek selesai dan belum ada tanda-tanda proyek baru dimulai. Meski itu hanya ke toko buku untuk mencari sumber literatur terbaru.

Lakukan hobi lain. Backpacking, misalnya. Saat bertemu orang lain yang baru dikenal, itu sangat menyegarkan pikiran dan perasaan. Kita tak pernah tahu, suatu saat akan melakukan proyek bersama, kan? Been there done that. 😉 Jika kamu bepergian ke luar kota, jangan lupa untuk mencari tahu apa saja yang khas yang bisa kamu bawa pulang. Biasanya, benda itu menjadi inspirasi tak terduga untuk menyelesaikan proyek selanjutnya. Who knows? Beberapa teman saya mengatakan demikian. Kok saya belum ya? Oh, belum jauh perginya 😆

Mengikuti pelatihan. Bisa online atau offline. Pilih yang paling sesuai. Karena waktunya cukup, ikuti saja semua paket pelatihannya sampai selesai. Tabungan dari invoice kemarin cukup kan untuk bayar pelatihannya? 😀 Jadi, waktu luang bukan berarti terbuang percuma dengan leyeh-leyeh nggak jelas ya, bro! Tetap produktif.

Berolah raga. Ini, hal ringan yang terkadang disepelekan freelancer. “Ah, ntar deh ke gym. Sekarang gak sempat.” Iya, kan? “Jogging deh minggu depan.” Tinggal wacana karena ternyata ada revisi proyek 😛 Nah, lagi menganggur? Ayo tuntaskan janji dengan berolah raga! Tidak usah yang langsung berat dan melelahkan. Ukur sendiri kemampuan tubuh dan perlahan saja. Yang penting, lelah dan sakit di tubuh akibat over work perlahan lenyap deh. Jadi, ketika ada proyek mendadak, segar dan siap setiap saat. Sepakat?

Apakah teman-teman ada tip lain seputar memanfaatkan waktu luang saat tak ada proyek? Share di sini yuk!

[su_note]Dapatkan stok foto hires gratis di Hiresstock sumber stok foto para desainer. Unduh sekarang kamu akan dapat ratusan foto gratis.[/su_note]

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Comments

  1. Kupu Ngaeran says

    merapihkan file2 dalam desktop atau HD External, mengumpulkan lagi portfolio yang tercecer bahkan sampai mengecat kamar (baca:ruang kerja :)) mungkin salah satu hal yang dapat dilakukan ketika order kosong

    yg pasti jangan terbunuh waktu lewat browsing2 nggak jelas habisin stok film2 yg bahkan bisa bikin males untuk memulai kerja lagi.

  2. akhmad samsudin says

    memberi pencerahan…tapi ada tidak freelance yang khusus kerja di penulisan cerita…?

  3. says

    Hahahah… kalau proyek sudah selesai, banyak sih hal produktif yang bisa dikerjain. Hanya saja, nggak semua hal produktif itu hasilnya kasat mata. Maksudnya, nggak semua produktivitas itu hasilnya adalah uang. Saat rekening masih gemuk sih masih enjoy. Toh segala produktivitas tadi merupakan investasi. Nah, ketika rekening mulai kurus nih.. langsung rajin cari-cari proyek yang menghasilkan uang. Hihihi…

  4. says

    Nyicil buat project passive income juga ide yang bagus. Misal mulai membuat theme untuk di jual ke marketplace. Ga nyadar justeru bisa jadi passive income tetap lho.

    Atau open gig di microjob. Seperti fiverr misalnya, meski ‘recehan’ ga ada salahnya di coba. Bahkan saya di fiverr saja yang cuma di bayar 4 dolar per order (basic gig nya) bisa mendapatkan average 4.000 dolar per bulannya. Lumayan kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *