Krisis ekonomi? Bagus itu buat kita!

Panic room - photo by LunaDiRimmel

Panic room - photo by LunaDiRimmel

Ok, mungkin judul diatas terkesan terlalu provokatif. Tapi sampai sekarang krisis ekonomi dunia sampai sekarang lebih banyak memberikan efek positif ke bisnis saya daripada efek negatifnya. Memang si banyak harga barang yang naik, banyak terjadi PHK dimana-mana (yang dimana seharusnya kalian bahagia bila kalian freelancer! karena tidak ada yang bisa memecat kalian selain kalian sendiri), dan banyak juga calon klien yang akhirnya mundur dikarenakan pengetatan biaya yang harus mereka lakukan. Tapi.. OK, mungkin negatifnya banyak juga, sekarang mari kita bahas positifnya dan mengapa saya merasa lebih banyak manfaatnya.

Dolar naik! Untung gaji saya dolar

Walaupun krisis datang dari Amerika, tapi dolar mereka naik! Wah, untung sekali bagi kita yang bergaji dolar. Bagi yang belum, mari coba mulai mengais dolar dan raih semua peluang yang ada. Dengan begitu ketika semua orang mengeluh dolar naik, kita bisa tersenyum senang!

Banyak klien kecil yang mundur? Klien besar malah datang!

Harus diakui bahwa cukup banyak klien yang mundur karena pengetatan pengeluaran biaya. Tapi dikarenakan oleh alasan pengetatan yang sama, perusahaan besar mulai mencari jasa alternatif solusi yang lebih murah seperti perusahaan yang lebih kecil atau freelancer seperti kita ini. Tentunya ketika kesempatan ini datang, kita harus bisa menjaga profesionalitas dan raih kesempatan ini dengan baik. Jangan mentang-mentang dapat klien besar, langsung kita naikkan harga seenaknya. Ingat bahwa mereka mencari kalian karena mereka ingin memangkas biaya. Cobalah naikkan harga sedikit, tapi jangan terlalu banyak. Selama masih masuk akal, saya yakin semua akan berjalan lancar.

Bangunlah jaringan yang baik dengan perusahaan besar dan bila kerja Anda bagus, saya yakin mereka akan merekomendasikan pekerjaan Anda ke partner dan kenalan mereka yang lain.

Banyak yang dipecat? Saya malah mendapat banyak tawaran kerja

Saya membaca bahwa banyak sekali karyawan kehilangan pekerjaan mereka karena alasan efesiensi kerja. Dikarenakan hal tersebut, banyak perusahaan yang akhirnya mencari tenaga yang lebih murah atau outsource. Jadi dengan begitu apakah kita menurunkan biaya kita agar tetap selamat? Oh tentu tidak! Carilah perusahaan luar yang mau meng-outsource pekerjaan mereka ke negara yang tingkat penghasilannya lebih rendah, seperti Singapore, Amerika, Australia dan banyak negara Eropa. Rata-rata tingkat penghasilan mereka dibandingkan kita kurang lebih 1:8 atau 1:10, akan sangat beruntung bukan kalo kita bisa dapatkan setidaknya 1/4 gaji mereka?

Tidak tahu harus mencari dimana? Jangan malu untuk bertanya atau mencari info di milis atau forum komunitas kalian, saya sering sekali melihat lowongan pekerjaan outsource dari luar negri yang dikirimkan ke webpm. Sekali lagi jangan harapkan gaji yang setara dengan mereka, ingat bahwa mereka menjadi tenaga kerja yang murah (menurut standar mereka).

Punya situs portfolio yang bonafit? Kemungkinan besar mereka sedang mencari Anda dan akan menghubungi Anda langsung. Saya, Ade Herdiansah dan Andrayogi termasuk orang-orang yang beruntung yang dikontak langsung dan sekarang bekerja untuk perusahaan luar. Kerja dimana saja asal 8 jam sehari dan digaji besar dalam bentuk dolar, menarik? Bagi saya si sangat 😀

Nah, apakah hal diatas sudah terjadi pada kalian? Bila belum maka berbahagialah karena sekarang kalian sudah tahu caranya memanfaatkan krisis ekonomi ini! Bagi saya semua itu hanyalah masalah sudut pandang, Anda bilang krisis, saya bilang si KESEMPATAN!

Jangan lupa bahwa kami mengadakan seminar freelance pada tanggal 21 Maret, jangan lupa mendaftar untuk belajar dari yang terbaik dibidangnya!

Share pengalaman Anda disini dan update artikel menarik ruangfreelance dengan berlangganan RSSemail, dan twitter.

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Comments

  1. says

    Yup, anda betul mas rajasa.

    Saat krisis, creative mind kita juga bisa lebih berkembang daripada situasi biasanya.

    btw, memang joss rasanya dibayar dolar 🙂

  2. says

    @Fahmi : apalgi kalau sedang terkurung / terkunci di dalam kamar mandi atau kamar kecil sendirian. apapun akan dicoba walau kita tahu itu tidak mungkin

    Salam kenal

    ditunggu dukungan dan kunjungannya

    terimakasih

    ctt : blognya sekarang lambat ya mas ?

  3. says

    Hahaha, judulnya sangat-sangat provokatif 😀
    Tapi beneran lho saya setuju sama Aria, walaupun krisis tawaran untuk membuat website datang terus via email, saya bahkan harus menolak sebagian besar tawaran yang datang dan hanya mengambil yang kira-kira bisa saya kerjakan di waktu luang saya.

    Dan memang benar, sekarang kaya’nya perusahaan2 besar termasuk di Indonesia sudah mulai melirik untuk menggunakan jasa freelancer untuk membuat website. Dan saya sudah merasakannya sendiri, tanpa bermaksud sombong dalam 3 bulan terakhir ada 3 perusahaan besar Indonesia yg meminta penawaran ke saya, 1 kynya gagal, 1 project sudah berhasil diselesaikan dan 1 lagi sedang menunggu keputusan apakah deal atau tidak (deg2-an nich…).

    Ayooo semangat, dunia sih lagi krisis tapi bukan berarti kita harus ikut2an krisis keuangan!

  4. says

    Satu hal yang kurang. Disaat krisis ini banyak tawaran2 kecil tapi banyak jumlahnya, seperti desain untuk bikin toko di Multiply sampai website2 toko yang kecil-kecilan.

    Fenomena sekarang ini dimana posisi pegawai yang makin tidak menentu dan khawatir akan pengurangan, banyak orang sekarang berbondong-bondong bikin bisnis online, walau masih kecil2an sekelas multiply, tapi jumlahnya sudah ribuan, mungkin lebih.

    Hampir semua teman kantor istri saya semua bikin toko online via multiply, jualan cookies, gelang, sampai jilbab dan baju bayi. Ayo raup market itu, kecil tapi renyah, kayak makan belalang goreng di Solo 😀

Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *