SWOT Untuk Para Freelancer, Bagian 2

SWOT

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas pendekatan SWOT untuk para freelancer, kita telah membahas dua unsur SWOT yang pertama yaitu Strenght atau kekuatan serta Weakness atau kelemahan, nah kini kita akan membahas dua unsur lainnya yaitu Opportunity atau kesempatan serta Threat atau ancaman/kendala.

Seperti yang dituliskan dalam artikel tentang SWOT dari Marketing Teacher, unsur SWOT yang pertama dan kedua, Strenght dan Weakness merupakan unsur yang datang dari dalam, atau dalam konteks tulisan ini dari dalam diri freelancer sendiri.

Sedangkan dua unsur lainnya yaitu Oppurtunity dan Weakness adalah unsur yang darang dari luar freelancer itu sendiri. Ok, mari kita masih pada dua unsur terakhir dari SWOT bagi freelancer ini.

Kesempatan

Seperti halnya ilmu pemasaran, perjuangan untuk mendapatkan klien itu mirip ‘perang’ produk, setiap freelancer punya produk unggulan mereka masing-masing, dan untuk itu perlu ditawarkan pada pihak atau klien yang cocok.

Peluang bisa didapatkan dimana saja, pasar pekerjaan online seperti Elance, Freelance.com, dll atau bisa juga didapatkan di media manapun baik itu offline maupun online. Peluang ini juga bisa dibentuk dalam dua kategori misalnya, luar dan dalam negeri.

Yang perlu dilakukan oleh para freelance adalah mendata dan mengukur peluang yang telah ada atau tersedia di pasaran, serta peluang apa saja yang bisa diciptakan. Ada kalanya seorang freelancer menunggu kesempatan datang tapi kebanyakan dari para freelance ini mencari dan menciptakan peluang.

Pangsa pasar juga patut diperhitungkan, pangsa pasar disini tentu bukan persis seperti jika kita meluncurkan sebuah produk, pangsa pasar disini berarti adalah suatu area dimana hasil karya freelancer tersebut bisa diterima. Misalnya seorang penulis, ia harus juga melihat pangsa pasar apa yang sedang berkembang di pasaran, apakah penulis yang sedang dibutuhkan itu penulis untuk web, blog atau yang lainnya.

Kemajuan teknologi juga bisa menjadi peluang bagi para freelancer, misalnya ada teknologi atau platform baru yang bisa digunakan oleh pengembang aplikasi, atau muncul aplikasi kerja berbasis web baru yang bisa digunakan untuk mendukung produktifitas kerja.

Kendala/Ancaman

Seorang freelancer yang ingin bekerja secara profesional, layaknya sebuah perusahaan yang sedang ‘bertarung’ dalam persaingan dengan perusahaan lain, freelancer satu dengan yang lain pun sebenarnya sedang dalam persaingan, tentu dalam arti positif.

‘Pasar’ online dimana para freelancer bisa mengirimkan penawaran bisa menjadi sebuah ancaman karena disana berkumpul berbagai kompetitor dari berbagai macam negara dengan berbagai keahlian yang berbeda pula.

Ancaman seperti inilah yang juga mesti dipikirkan atau dipertimbangkan oleh para freelancer dalam mengembangkan usahanya. Kompetitor juga tentu akan berhubungan dengan harga, dimana tingkat persaingan yang ketat berbanding lurus dengan penentuan antara harga jasa freelancer yang satu dengan yang lain.

Tingkat pengalaman juga bisa menjadi kendala atau ancaman bagi freelancer, terutama untuk para freelance pemula yang baru mulai terjun ke dunia freelance, minimnya pengalaman serta keahlian yang terbatas juga akan menciptakan ancaman dan kendala, dimana tingkat persaingan bisa saja dimenangkan para freelancer lain, meski tentu tidak selamanya demikian.

Bagi freelancer yang pintar mengatur strategi SWOT mereka, maka kendala atau ancaman bisa dikelola, bahkan bisa saja, kelemahan dan ancaman malah menjadi peluang dan kekuatan.

Seperti dalam tulisan terdahulu, keempat unsur dari SWOT ini bisa disusun sebagai daftar berupa poin-poin atau berupa telaah singkat dengan bentuk teks berupa uraian singkat, teknik manapun yang dipilih yang terpenting adalah kejujuran serta pikiran yang terbuka dan kejelian dalam menyusun daftar, dimana semua aspek yang ada dalam diri freelancer bisa terkaver semuanya, sehingga nantinya para freelancer punya data yang akurat tentang SWOT dari diri mereka.

Keempat unsur analisis ini bisa digunakan sebagai data agar perkembangan freelancer itu bisa dicatat. Seiring bertambahnya waktu, pertambahan pekerjaan, pengalaman dan perkembangan yang terjadi di dunia freelance, tentu SWOT dari masing-masing freelancer akan terus berubah, usahakan untuk secara rutin membuat analisis SWOT, agar para freelancer tidak ketinggalan jaman, artinya karakter, usaha serta kemampuan freelancer bisa terus relevan dengan perkembangan pasar serta tingkat persaingan yang ada.

Semoga dua bagian uraian terakhir dari teknik SWOT untuk para freelancer ini bisa membantu para freelancer menjadi lebih baik lagi serta lebih sukses dan menjadi freelancer yang profesional dengan kemampuan yang terus berkembang.

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Comments

  1. says

    Tambahin strategi metode lain dong buat nambah wawasan, seperti terapan AIDA atau Hierarchy of Models etc untuk freelancer dalam bekerja.

    Regards

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *