Review: Transaksi Online dengan Rekening Bersama

Written by

email | facebook | twitter

Hai freelancer, pernah/sering beli barang di Kaskus? Pernah dengar istilah rekening bersama? Apa itu rekening bersama? Kenapa bisa ada rekening bersama? Yuk, dibahas.

Asal Usul Rekening Bersama (RekBer)

Rekening Bersama pertama kali berdiri di pada awal 2006, ketika jual beli online di Kaskus makin ramai yang juga diiringi dengan penipuan-penipuan. Dampaknya signifikan, reputasi penjual di Kaskus menjadi hancur. Pembeli enggan mencari barang di Kaskus.

Akhirnya, para pengguna atau penjual di Forum Jual-Beli Kaskus (FJB) mencari solusi untuk menarik kembali kepercayaan pembeli. Dimulai dengan diskusi-diskusi intensif melalui sms, telepon dan konferens di Yahoo! Messenger, para penjual dibantu dengan masukan dan saran dari pembeli-pembeli reguler di Kaskus pun sepakat memulai Rekening Bersama Forum Jual Beli. Transaksi dengan menggunakan rekening bersama ini tidak hanya membantu di kelancaran transaksi, tetapi juga membantu para pihak yang ingin mentransfer uang lintas bank dalam waktu cepat. Sehingga para pihak yang berkepentingan tidak perlu antri atau tidak perlu keluar rumah, karena transaksi dilakukan melalui Rekening Bersama.

Tips Bertraksaksi Lewat RekBer

Adapun transaksi yang dilakukan melalui fasilitas rekening bersama (RekBer) ini menggunakan ketentuan sebagai berikut:

  1. Rekening Bersama tidak bertanggung jawab atas barang yang ditransaksikan. Barang dikirim langsung oleh penjual ke pembeli tanpa melewati Rekening Bersama.
  2. Pembeli dan penjual sudah menyepakati semua detail barang yang ditransaksikan. Budayakan untuk menjadi pembeli yang cerdas yang bertanya pada detail, dan menjadi penjual yang jujur terhadap kondisi barang sebenar-benarnya.
  3. Pembeli WAJIB memperhatikan detail nomor rekening, nomor telepon, email & Yahoo Messenger pemilik Rekening Bersama yang dipilih dengan cermat. Mohon tidak mentransfer dana terlebih dahulu tanpa ada informasi awal dari crew Rekening Bersama yang ditunjuk. Waspadalah terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan Rekening Bersama.
  4. Pengiriman barang WAJIB menggunakan kurir logistik yang bisa melacak lokasi dan status pengiriman barang berdasarkan nomor resi (JNE, RPX, Tiki, dll).
  5. Penjual WAJIB menulis keterangan isi paket dengan benar, sesuai dengan isinya pada resi kurir logistik.
  6. Untuk barang berharga atau bernilai diatas Rp 500.000,-  WAJIB menggunakan asuransi. Rata-rata nilai asuransi adalah sebesar 0,2% dari nilai barang. Tanyakan detail asuransi pada logistik yang Anda pilih.
  7. Pada saat penerimaan barang, pembeli WAJIB membuka paket di depan kurir logistik. Hal ini dilakukan agar minimal ada saksi dari dua pihak (pembeli dan logistik) apabila terjadi hal hal yang tidak diinginkan.
  8. Resiko kehilangan dan kerusakan akibat pengiriman dan atau deskripsi barang yang tidak sesuai dengan isi ketika dikirim menjadi tanggung jawab penjual dan kurir logistik yang dipakai ketika mengirim barang tersebut (mengacu pada poin 4, 5, 6 dan 7).
  9. Rekening Bersama tidak menerima transaksi chip poker, ijazah palsu, identitas palsu (KTP, KK, SIM, Surat Nikah, Paspor dll), narkoba dan barang serta jasa yang melanggar hukum di wilayah NKRI.
  10. Agar memenuhi unsur validitas, maka setiap kali bertransaksi pembeli WAJIB untuk posting konfirmasi sesuai format maupun konfirmasi penerimaan barang di thread Rekening Bersama di kaskus atau di website kami www.rekeningbersama.com
  11. Apabila terjadi pembatalan transaksi dengan alasan apapun baik oleh pembeli maupun penjual, dana akan dikembalikan penuh ke pembeli setelah dipotong fee yang berlaku.
  12. Pembatalan transaksi yang telah masuk ke Rekening Bersama harus dengan konfirmasi kedua belah pihak baik penjual maupun pembeli sehingga refund dana dapat dilakukan oleh pemilik Rekening Bersama yang ditunjuk dengan dipotong fee yang berlaku.
  13. Apabila terjadi sengketa antara pembeli dan penjual dikarenakan suatu hal, Rekening Bersama akan menahan dana sampai terjadi kesepakatan antara penjual dan pembeli. Jika sampai 1 bulan dari tanggal transfer ke Rekening Bersama tidak terjadi kesepakatan, Rekening Bersama berhak menyumbangkan ke lembaga sosial yang akan ditentukan oleh Rekening Bersama dan hasilnya akan dipublikasikan sehingga khalayak ramai dapat mengetahuinya.
  14. Crew Rekening Bersama berhak untuk menolak transaksi yang akan dilakukan melalui Rekening Bersama dengan alasan dan pertimbangannya sendiri.
  15. Transaksi yang sudah CLOSED dimana pembayaran sudah dilakukan oleh crew Rekening Bersama kepada penjual menurut instruksi atau konfirmasi dari pembeli maka segala hal yang berkaitan dengan transaksi tersebut sudah tidak lagi menjadi tanggung jawab dari Rekening Bersama
  16. Jangka waktu maksimal lamanya transaksi di Rekening Bersama adalah 3 bulan sejak tanggal transfer.
  17. Ketentuan ini mengikat tanpa terkecuali dan akan diupdate sesuai perkembangan yang dirasakan perlu untuk dirubah atau ditambahkan.

Prosedur RekBer

Prosedurnya yang dilakukan pada Rekening Bersama relatif sederhana. Meskipun memakan waktu lebih banyak daripada transaksi konvensional, pembeli tidak perlu khawatir ketika telah mengirimkan sejumlah uang atau melakukan pembayaran. Hasilnya sangat efektif. Pembeli mulai berdatangan dan jual-beli di Kaskus pun marak kembali. Resiko penipuan pun dapat diturunkan, karena pembeli kerap menginginkan penggunaan Rekening Bersama pada transaksinya dengan penjual. Rekening Bersama pun mempermudah penjual untuk membangun reputasinya, karena penjual baru di dunia online biasanya mendapatkan kesulitan untuk menjual barangnya karena tidak ada yang percaya padanya.

Sampai akhir tahun 2008, Rekening Bersama sudah menangani omzet transaksi sebesar 1,5 milyar rupiah. Dengan demikian, penggunaan fasilitas Rekening Bersama dalam transaksi melalui Kaskus.us diharapkan dapat memberikan pelayanan yang semakin baik dan membantu transaksi online.

***

Mudah-mudahan sekilas info tentang Rekening Bersama ini bermanfaat bagi teman-teman freelancer.

Klik di sini untuk submit Artikel Tamu seperti yang satu ini,


About the author

Halo, saya Resa Raditio biasa dipanggil Resa. Saya aktif menulis artikel mengenai Cyber Law, pemerhati Hukum Teknologi Informasi, aktivis Social Media dan usaha kecil-kecilan di forum kaskus juga.


10 Responses

  1. wah sangat membantu sekali, jadi tidak was was untuk belanja secara online………thanks banget………

    • terima kasih, selamat mencoba yaa.. saya rasa tidak hanya Kaskus saja tetapi toko belanja online apa pun bisa memakai Rekening Bersama. Hanya saja yang memulai duluan yaitu dari Kaskus.

  2. Beberapa modus penipuan saat ini juga ada yang menyamar sebagai pihak Rekening Bersama, biasanya ini dilakukan oleh pelaku penipu yg bertindak sebagai pembeli.

    Yup, beberapa ecommerce sudah punya fitur RekBer yang dikelola sendiri seperti bukalapak.com dan tokopedia.com

  3. Yup betul mas, saya juga sudah mendapat info mengenai hal itu. Sebenarnya mungkin kita sebagai Buyer (pembeli) juga harus tetap selalu berhati-hati terhadap beberapa Rekber yang kian marak. Mungkin salah satunya adalah dengan mengecek keberadaan website Rekber itu sendiri, dan beberapa pengalaman (testimoni) beberapa Rekber. Yang terpenting adalah kita tetap selalu waspada pada saat melakukan belanja secara online, Rekber ini mungkin sebagai salah satu alternatif pilihan saja, mungkin nanti akan ada bentuk-bentuk baru dalam keamanan ataupun kenyamanan dalam melakukan transaksi secara online. Terimakasih

  4. resa, ini bermanfaat untuk aku yang awam :)

  5. nice article gan….
    saya juga sering bgt tuh jual-beli di kaskus,….
    tp malah sering tanpa rekber, soalnya lama prosesnya….
    wlaupun cuma beberapa menit aja bedanya sma trx langsung sma seller,
    masalah ditipu harus pinter” milih sellernya,….
    alhamdulillah klo barang saya slalu lncar walau tnpa rekber, tp pernah skali di tipu sma penjual saldo PP, abis ane beli malah kelimit n org’y gk tanmggung jwb..

  6. iya nih, kesel banget kalau kita dah sepakat ma harga tapi orang tersebut gka mau rekber,,,
    terpaksa deh, tawar menawar pun dibatalkan,..
    no rekber = penipuan

  7. Mas mau tanya nih. Di point 11 n 12 dijelaskan untuk mendapatkan kembali dana yg sudah ditransfer ke rekber harus dengan konfirmasi kedua belah pihak (pembeli+penjual). Pertanyaan saya :

    1. Misalkan terjadi pembatalan transaksi dan si penjual tidak mau konfirmasi, bagaimana dg dana si pembeli yang sudah ditransfer ke rekber?
    2. Misalkan pembeli yang nakal, barang sudah diterima tp lapor ke rekber kalau transaksi dibatalkan dengan tujuan mendapatkan kembali dana yang sudah ditransfer, itu bagaimana?

    Terima kasih..

  8. dengan rekening bersama, kita akan sedikit terbebas dari penipuan, . namun, terkadang , ada biaya yang harus di bayar ketika menggunakan tekening bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>