Resolusi Freelancer di Tahun Baru

Haduh, basinyaaaaa… Mari tertawa sejenak. Menertawakan kekonyolan diri sendiri karena menyadari masih banyak utang proyek dan janji di tahun 2014 kemarin. Mungkin lho.

Sebelumnya, saya ucapkan selamat tahun baru 2015 kepada semua pekerja lepas, pembaca setia Ruang Freelance yang baik, kece, kreatif, dan pantang menyerah.

Selama tahun 2014, apa yang sudah dicapai? Berapa proyek yang berhasil diselesaikan tepat waktu? Berapa banyak klien baru yang merasa puas dengan pelayanan pertamamu? Berapa proyek yang kamu tolak karena kewalahan membereskan satu mega proyek? Atau… Kering proyek hingga puasa berbulan-bulan? Klien pindah ke freelancer lain yang lebih murah meski kualitas pekerjaannya tak lebih baik darimu?

Ya, semua drama selama duabelas bulan sudah usai. Tentunya di bulan Desember kemarin, sudah menyusun agenda untuk setahun ini, bukan? Ada berapa proyek yang akan dikerjakan di triwulan pertama? Berapa persen kemungkinan mendapat peluang proyek atau klien baru di semester pertama? Kapan jadwalmu meningkatkan ilmu dan wawasan dengan mendaftarkan diri untuk pelatihan singkat atau seminar? Cek kembali dan segera hubungi klien atau rekan kerja untuk memulai beberapa rencana jangka pendek.

Persaingan dunia freelancing mungkin akan semakin sengit *halah* Mengingat sudah banyak racun bertebaran bahwa menyelami lautan kerja lepas amatlah menyenangkan. Eits, itu sepertinya penyelam pemula. Ingat bahwa menjadi freelancer berarti mengatur jam kerja sendiri, memilih sendiri klien dan proyek yang sesuai, plus tentu saja menentukan sendiri mau dihargai berapa jasa dan produk yang ditawarkan.

Tetapi… Duhai para freelancer pemula, siapakah yang akan menjamin bila sedang paceklik proyek? Sudahkah kamu belajar bagaimana mengatur keuangan di saat kebanjiran proyek dan mempersiapkan diri untuk musim kemarau? Ya, ini juga sebagai pengingat diri saya sendiri yang masih suka bandel dan sok lupa untuk menyisihkan pendapatan dan disimpan baik-baik. Jangan ditiru, lho! Benar-benar kita harus mengatur keuangan dengan baik. Ingat lho, cicilan rumah dan mobil tuh 😛

Jaga hubungan baik yang sudah terjalin dengan klien dan vendor di tahun sebelumnya. Tingkatkan kualitas pertemanan, tak sekadar berbincang ketika ada proyek. Hal ini juga penting agar tidak dianggap ada maunya dan mendekat saat ingin proyek. Jeleklah nanti namamu.

Oh ya, untuk kesehatanmu. Sekarang kan sudah ada BPJS ( Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ) untuk individu / perorangan. Tentunya semua sudah mendaftar, baik secara manual datang ke kantor cabang atau melalui website resmi BPJS, ya? Hal ini perlu diperhatikan agar semua pekerja lepas bisa menjaga kesehatan dengan baik. Meski sudah memiliki kartu peserta BPJS, bukan berarti lantas kamu cuek dengan kesehatanmu sendiri. Biar bagaimana pun, menjaga kesehatan jauh lebih baik. Kalau kamu sakit, siapa yang akan mencari proyek dan mendapatkan penghasilan? Masa sih, penghasilan proyek besarmu dihabiskan untuk membayar kamar di rumah sakit? Gak banget, kan? Tetap perhatikan jam istirahat, asupan gizi, dan berolahraga. Penting dan tak bisa ditawar lagi. Freelancer bukan karyawan yang jika sakit tetap mendapat gaji. Kamulah yang menggaji dirimu sendiri. Jadi, harus tetap sehat sepanjang tahun 2015 yah!

Tahun baru 2015 ini akan ada isu apa, ya? Adakah yang hendak berbagi info? Silakan berikan tautannya di kolom komentar ya. 🙂

Selamat menikmati duabelas bulan penuh harapan baru, ya!

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Comments

  1. says

    Tahun 2015 ada MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) kalau kita tidak meningkatkan ilmu kita hanya jadi karyawan atau “freelancer ” di negeri sendiri. Pekerja yang pekerjaan tetapnya mencari kerja.

    Kalau kita kreatif, kita bisa menciptakan peluang sekecil apa pun. Misalnya : freelance writer berpikirlah untuk naik kelas menjadi part time writer, full time pengusaha (membuat bisnis jasa penulisan, editing, pembuatan artikel online, pendampingan penulisan buku, merancang desain, dan bisa membantu proses percetakan).

    Bagi freelance fotografer, ambillah foto sebanyak-banyaknya, simpan di bank data. Konon tahun 2015, hak cipta atas hak intelektual akan lebih diakui. Pelajarilah keterampilan yang baru selain fotografer, contoh nyata : Dedy Corbuzier, selain bisa main sulap, beliau bisa jadi pembawa acara yang syuting tiap hari. Selamat tahun baru 2015.

  2. artagoes says

    salam kenal…
    sukses buat “ruang freelance” & admin’y…
    bagus & bermanfaat info2’y bagi pemula spt ane hehehe…
    ane pingin ikutan jd freelance, mohon bimbingan’y gan…
    makasih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *