Membuat Presentasi Menarik : Public Speaking

Pengalaman freelancer mempresentasikan proyek di hadapan klien menjadi hal yang sangat berharga sekaligus berkesan. Melalui presentasi ini, klien akan menentukan keputusannya untuk meng-hire Anda atau tidak. Hhmm..

“Tantangannya adalah bagaimana caranya menjadi pembicara yang menarik dan membuat orang yang menyaksikan kita get the point.” (sumber: disini)

 image by katharineelizabethtaylor on Flickr!

 Dari 10.000 orang manager, 32% menyatakan bahwa berbicara di depan orang banyak sebagai hal yang menakutkan. – (Walters, 1989)

Begitu juga dengan pengalaman beberapa teman freelancer kita berikut ini..

  • tiba-tiba suka mules & keringet dingin. Blum lg tangan jd gemetaran. 🙂 via @ch_evaliana
  • nafas sering tidak stabil – @dinamazing
  • biasanya deg-degan pas NUNGGUIN presentasi, rasanya ky mau manggung teater. Tp giliran presentasi malah biasa aja 😀 via @EviSriRezeki

Mengapa? Sebagian besar alasannya karena tidak percaya diri. Agar Anda tetap percaya diri, gunakan metode baru dan persiapan yang matang.

Gunakan Metode Presentasi Baru

Anda juga pasti bosan memperhatikan orang lain melakukan presentasi dengan metode power point biasa dan lebih banyak bicara. Ketika kita berbicara, kita sedang berkomunikasi dengan klien. Dalam komunikasi tersebut penting untuk memperhatikan:

  1. Apa yang Anda sampaikan dan
  2. Bagaimana cara Anda menyampaikan.

Dari apa yang akan Anda sampaikan rangkailah kata-kata yang langsung pada intinya. Tidak usah terlalu bertele-tele. Klien Anda belum tentu punya waktu mendengarkannya. Dari bagaimana cara penyampaiannya, masih menurut penelitian, manusia akan lebih mengerti dengan hal-hal yang bersifat visual dibanding dengan verbal. Sebagai contoh, klien akan lebih mengerti presentase dengan menggunakan grafik atau diagram dibanding rangkaian paragraf yang panjang. Jika Anda malas berkata-kata, gunakan video akan sangat membantu Anda. Oleh sebab itu, packaging presentasi yang menarik menjadi primary key. Bagaimana komunikasi antara freelancer dan klien menjadi efektif.

Menjaga Sikap ketika Presentasi

Ketika Anda berada di hadapan klien, 10% komunikasi yang dilakukan secara verbal. Selebihnya, klien akan lebih memperhatikan apa yang akan Anda kenakan, bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan nada suara. Menurut studi, 12 detik pertama ketika Anda bertemu dengan klien/pewawancara, keputusan bahwa Anda akan di-hire atau tidak sudah dapat diambil. Bagaimana? Presentasi sangat menentukan bukan?

Don’t!

Hal-hal berikut coba Anda hindari:

  • memasukan tangan ke saku.
  • Tangan ditangkupkan di belakang punggung.
  • Lengan disedekapkan.
  • Bertolak pinggang.
  • Meremas-remas tangan.

Do!
Lakukan hal berikut ini, persiapkan segala sesuatunya terlebih dahulu:

  • bahan presentasi
  • tools (laptop, dll)
  • baju yang akan dikenakan

Latihan berbicara juga perlu agar tidak terlalu terbata-bata ketika berbicara nanti sekaligus melatih tubuh Anda melakukan postur yang baik. Persiapan tidak akan membuat waktu Anda terbuang 😉

Intinya, dalam presentasi not only about power point and handout for client but also about your present.

Sudahkah Anda berlatih presentasi hari ini? 🙂

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *