Personal Branding diri dengan social media

Social media seperti Facebook, Multiply, Twitter, Plurk, Koprol dan lainnya sudah menjadi sesuatu yang sangat populer di kalangan anak jaman sekarang. Coba de, siapa si yang tidak punya facebook? Saya rasa hampir semua orang yang kenal internet, punya facebook. Mungkin kebanyakan orang memakai social media untuk bertemu teman lama atau bahkan mencari jodoh, tapi tidak ada salahnya dong kalau kita bisa pakai untuk bisnis juga? Terutama untuk mengembangkan brand kita, atau lebih tepatnya Personal Branding.

Saya sendiri terbiasa untuk bergabung ke semua situs social media yang saya ketahui hanya karena “ingin tahu aja”. Tapi yang saya pakai dengan maksimal untuk mengembangkan personal branding hanya 2: Facebook dan Twitter.

Perlu diperhatikan bahwa saya bukanlah social media expert, ini hanyalah contoh saya menggunakan social media untuk mempromosikan diri dan menurut standar saya, terbukti cukup efektif.

Facebook

Saya melihat facebook sebagai portal untuk mencari orang dan berita mengenai orang tersebut. Bisa terlihat dari banyak sekali orang-orang yang menemukan teman lamanya dari SMA, SMP bahkan SD dan bisa reuni karenanya. Baru beberapa saat yang lalu saya bisa reuni dengan teman SMP dan SD saya karena diketemukan kembali via facebook ini.

Sebagai tempat untuk mencari, pasti juga merupakan tempat untuk dicari. Perlu diperhatikan bahwa semua informasi yang Anda taruh pada facebook akan bisa dilihat oleh semua orang. Bahaya? tentu tidak karena informasi tersebut Anda sendiri yang kontrol.

Anda dengan mudah bisa membangun image apapun yang Anda inginkan di facebook, mau boong juga bisa! Tapi saya si tidak menyarankan karena nanti teman-teman Anda akan membuka kebohongan tersebut :p

Pasang informasi yang relevan pada profil Anda seperti tempat bekerja, bisnis yang sedang Anda jalani, link ke situs portfolio/blog Anda, dan tentunya nomor telpon dan email agar orang lain bisa mengkontak Anda dengan mudah.

Facebook saya gunakan untuk menjaga hubungan baik ke teman-teman dan sejawat saya. Kita tidak bisa selalu bertemu dengan mereka secara langsung kan? Iseng saja sesekali menulis di wall boss saya, atau menyapa ringan klien lama saya dan mengomentari foto mereka. Agar mereka tidak lupa pada Anda 🙂

Jadi secara singkat saya menggunakan facebook untuk:

1. Membangun image diri sendiri seperti yang saya inginkan
2. Menjaga kontak dengan klien, bos dan kolega dengan cara yang informal
3. Memudahkan orang untuk mengontak saya (karena di sana saya berikan nomor telpon, email dan situs portfolio saya)

Keep yourself in the radar!

Twitter

Perlu diakui bahwa saya merupakan pengguna baru twitter, gabung si sudah lama tapi baru memanfaatkan dengan maksimal sekitar beberapa bulan ini. Twitter saya pakai untuk memberitahukan orang-orang apa saja yang sedang saya kerjakan, berbagi link yang saya anggap berguna dan juga untuk berkenalan dengan orang-orang baru yang bisa menjadi sumber inspirasi saya.

Dengan memberitahukan apa yang sedang saya kerjakan, orang-orang (yang mem-follow saya) akan bisa tahu lebih banyak tentang bidang kerja kita dan juga hasil dari pekerjaan kita, saya selalu memberikan link ke hasil desain saya hari itu agar teman-teman saya bisa mengomentari atau sekedar melihat pekerjaan saya. Pujian dari mereka membuat PD saya meningkat, dan masukan dari mereka membuat saya menjadi lebih baik.

Berbagi link yang menarik di twitter tentunya akan membantu orang lain dengan minat yang sama. Jadilah pusat informasi bagi orang lain, dengan begitu nilai kegunaan Anda akan naik di mata mereka dan Anda akan lebih dipercaya 🙂 Link yang menarik bisa didapatkan dari mana? Ya dari situs yang biasa Anda baca, atau lebih mudahnya saya biasa melakukan ReTweet (RT) saja dari link yang sudah diberikan orang lain (tentunya dengan menuliskan sumber link tersebut).

Twitter juga merupakan pusat percakapan saya dengan orang-orang yang mempunyai minat yang sama. Kebanyakan orang (bahkan orang-orang terkenal di bidangnya seperti @guykawasaki, @zaibatsu, @jasonsantamaria, dan lainnya) akan dengan senang hati membalas baik @reply maupun Direct Message. Jadi tanya-tanya aja 😀 Asal jangan ngasal atau menghina, mereka seneng-seneng aja tu jawab.

Oh iya untuk lebih efektif dan lebih responsif, saya menggunakan aplikasi Tweetie di Mac dan Yatcha di blackberry saya, atau bisa juga menggunakan aplikasi twitter lainnya.

Ok, jadi twitter saya gunakan untuk:

1. Pusat informasi pikiran orang-orang yang saya anggap inspirational
2. Tempat bertemu teman-teman yang mempunyai pikiran dan bidang yang sama
3. Tempat untuk menaruh keluhan 😀 Hey, kan saya manusia juga
4. (Mudah-mudahan) bisa menjadi inspirasi buat orang lain

Dengan Facebook dan Twitter, kalian bisa dengan mudah membangun personal branding yang baik dan terkontrol. Memamerkan hasil kerja dan kebisaan Anda, serta berkomunikasi dengan teman sejawat dan seminat akan menjadi jauh lebih mudah. Sayang kan kalau tidak dipakai dengan baik? Tapi ya tolong jangan mengharapkan hasil instan, ingat bahwa semua itu ada prosesnya 🙂

Oh iya, kalau berminat bisa add saya di @rajasa, add juga @ruangfreelance untuk mendapatkan berita terbaru dan artikel menarik seputar freelancing.

Saya sendiri sampai sekarang masih belajar juga menggunakan facebook dan twitter dengan baik. Kalau ada cara-cara yang lebih baik, akan sangat dihargai bila kalian bisa share di sini.

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Comments

  1. says

    Sebagai seorang (newbie) freelance blogger/writer, di Twitter saya mem-follow banyak orang dari pihak penerbitan dan dunia kepenulisan lainnya. Tapi saking banyaknya, saya sampai overwhelmed sendiri. Social branding gak sempat, belajar dari orang-orang yang saya follow pun jadi gak sempat (such a lame excuse banget, yah).

    Any suggestions?

  2. says

    Mbak Diar, sepertinya Anda sudah mengetahui jawaban pertanyaan Anda sendiri, Anda benar: alasan anda lame sekali 😛 Waktu itu selalu ada, tinggal masalah bagaimana cara mengaturnya saja. Semua orang adil diberikan 24 jam yang sama, tapi kenapa yang lain sempat dan bisa sementara Anda tidak? ya masalah pengaturan waktu itu tadi, sekarang tinggal masalahnya: Apakah Anda mau berkembang atau ingin tetap seperti itu saja?

    Jawaban itu hanya Anda yang bisa tau 🙂

  3. says

    satu lagi, aktif dalam milis atau komunitas juga merupakan personal branding. orang bisa jadi aware thd eksistensi kita….eh bener g sih….cos itu yg selama ini aq lakuin. selain itu juga nge-blog. social network mungkin berpengaruh sedikit cos rata” yg diliat dari social network adalah foto bukan informasi mengenai kapabilitas kita…hehehe IMHO

  4. says

    smart tweeting :
    – check ur grade bia twitter.grader.com
    – follow user yang sudah upload foto dan tweetnya lebih dari 50
    – block user yg follow ratusan / ribuan org, tp followernya cm sedikit
    – jangan mau jadi fans. check di friendorfollow.com
    – twitter/facebook status bukan tempat curhat colongan/ ngeluh2 gajelas 24/7
    – jadi pribadi yg positif dan sebarkan ke timeline

    😉
    happy tweeting..

  5. says

    sipp… thanx infonya bro!
    tapi kalu mau menggunakan social networking sebagai media personal branding benar2 harus bisa konsisten..

Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *