Yang ada di benak kita, para freelancer dengan kebebasannya, selalu memiliki banyak waktu untuk bersantai atau pergi ke berbagai tempat tanpa ikatan. Satu hal yang pasti “pekerjaan harus selalu beres”. Berbeda dengan yang bekerja kantoran, mau pergi keluar pada jam kerja harus minta izin atasan, terlambat datang dimarahi atasan.
Menjadi seorang freelancer, berarti kita harus siap [...]
Freelancer, Waktu Kerja, dan Istirahat
Manfaatkan Content Aggregator
Internet adalah lautan informasi yang maha luas yang terperbaharui mungkin setiap seper-sekian ratus ribu detik sekali dengan berbagai berita dan updates dari seluruh penjuru dunia. Sebagai orang yang terlibat langsung dengan dunia maya, seorang freelancer sebaiknya harus selalu mengikuti berbagai perkembangan di internet tersebut. Mulai dari teknologi terbaru, referensi desain dan situs CSS bahkan sampai dengan peluang pekerjaan online. Bagaimana caranya? Apakah Anda mengunjungi berbagai situs satu-persatu selama sekian jam setiap hari? Cukup repot bukan?
Ada satu cara lain yang lebih efisien dan efektif, yaitu dengan memanfaatkan content aggregator (dikenal juga dengan nama feed reader atau news reader atau dengan istilah aggregator saja). Kita ketahui bahwa hampir setiap situs sekarang ini dilengkapi dengan RSS. Aggregator adalah aplikasi (bisa berupa aplikasi desktop atau web-based) yang memanfaatkan RSS sehingga pengguna bisa mengumpulkan (dan meng-customize) berbagai macam berita dari berbagai website di dalam satu lokasi/halaman. Dengan aggregator, pengguna tidak perlu harus membuka berbagai halaman website hanya untuk berburu berita dan updates terbaru. Cukup membuka satu halaman situs maka seluruh berita terbaru yang ingin kita ikuti ada di sana.
15
'08
Dec
Meraih Dollar dengan Fasilitas yang Minim
Saat pertama kali saya terjun ke dunia freelance pada tahun 2006, saya hanya mempunyai komputer yang standar (pada saat itu). Komputer tersebut mempunyai memori RAM dibawah 1GB, tidak ada high-end graphic card, dan tidak ada LCD 17 inch. Yang saya pikirkan hanya menjadi freelancer agar mendapatkan uang tambahan dari gaji saya yang masih kecil. Saya tahu hal ini akan menyita waktu keluarga bila melakukan 2 pekerjaan sekaligus, pagi hingga sore di kantor dan malam hingga subuh di dunia maya untuk ber-freelancer. Tapi saya jalani dan nikmati saja.
12
'08
Dec
Cara Efektif Bekerja di Rumah
Banyak dari teman-teman saya yang iri dengan bisanya saya untuk bekerja di rumah. Saya bisa bekerja sembari menonton TV, di teras sambil mengelus kucing saya atau seperti sekarang saya menulis di atas tempat tidur. Hal ini tentunya tidak seenak yang kalian kira, banyak sekali godaan saat bekerja di rumah. Seringkali saya tiba-tiba diminta mengantar ibu ke pasar, atau ada tetangga yang berkunjung, atau yang lebih sederhana lagi, ada acara bagus di TV. Susahnya adalah: Tidak ada yang mengatur, menyuruh dan mengawasi Anda bekerja kecuali Anda sendiri. Susah kan?
11
'08
Dec
Menyelesaikan Sebuah Deadline Proyek
Sebuah proyek akan terikat dengan timeline yang berujung dengan sebuah deadline. Terkadang deadline proyek menjadi momok yang sangat menakutkan bagi sebagian freelance. Bila sebuah deadline tidak terpenuhi bukan hanya uang proyek yang tidak dapat kita nikmatin tetapi nama baik yang akan menjadi taruhan.
Tetapi terkadang ada klien yang tidak peduli dengan sebuah deadline, dikarenakan mereka ingin sebuah aplikasi yang perfect dengan requirement yang berubah-rubah. Hal ini sangat dihindari karena kita akan terperangkap dengan lingkaran ketidaksesuaian dan juga banyaknya waktu efektif kita yang terbuang karena klien tidak mau menutup proyek yang telah berusaha kita selesaikan.
Saat ini saya ingin berbagi bagaimana menyelesaikan sebuah deadline dan menyiasati permasalah telat deadline bagi kita para freelance.
10
'08
Dec
Pengalaman Kita #3: Klien tidak selalu benar…
Kadang kala kita memang harus bilang tidak!
Share pengalaman Anda di kontes kami yang berhadiah iPOD dan usb Flash 8GB dan Update ruangfreelance dengan berlangganan RSS, email, dan twitter
09
'08
Dec
Bekerja Sambil Liburan? Siapa Takut!
Sebagai desainer freelance, sekilas pekerjaannya terlihat santai karena bisa bekerja kapan saja dan di mana saja. Padahal umumnya mendesain itu sangat menyita banyak waktu si pekerja, selain menyenangkan (menyalurkan hobi dan bakat) juga penuh tantangan, sehingga seringkali bekerja menjadi tak kenal waktu.
Bagi desainer freelance yang telah berkeluarga seperti saya, tentulah tak mungkin hanya asik berkutat dengan komputer atau gadget saja. Keluarga merupakan komponen penting yang harus diselaraskan dengan rutinitas sehari-hari.
Di saat keluarga menginginkan liburan panjang atau mudik di hari raya, untuk sebagian kalangan pekerja atau karyawan berarti harus mengambil cuti (jatah liburan) dan tidak bekerja selama masa liburan.
Lalu, bagaimana dengan kita yang notabene jadwal kerja-nya padat dan sulit untuk dihentikan? Di mana timeline setiap project terus berjalan untuk harus diselesaikan tepat pada waktunya.
Dengan siasat yang jitu, ternyata saya dapat melakukan kedua kegiatan tersebut, berlibur sambil bekerja. Hanya saja dibutuhkan beberapa persiapan dan strategi sebelum anda mengambil keputusan untuk membeli tiket perjalanan bersama keluarga anda.
05
'08
Dec
Jangan Mau Selamanya Jadi Freelancer!
Saya sudah menjadi freelancer selama kurang lebih 3 tahun dan jujur saja, saya sangat menyukainya. Kebebasan jam kerja, kontrol penuh alur kerja dan tentu saja kenikmatan bekerja di mana saja, bahkan di kenyamanan rumah sendiri.
Namun dengan semua kenyamanan tersebut, rasanya. tidak mungkin untuk terus menerus menghadapi ketidakstabilan penghasilan, kejenuhan bekerja sendiri dan mengerjakan 1 bidang kerja yang sama. Jika Anda seperti saya yang selalu membutuhkan tantangan lebih, Anda harus siap dan bersedia untuk melakukan hal yang lebih lagi. Berikut adalah beberapa hal lain yang bisa Anda lakukan diluar kegiatan freelance Anda.
Lakukan pekerjaan lain
Saya cepat sekali bosan, karena itu saya memilih untuk bekerja di banyak bidang. Saat ini saya menjadi desainer dan programmer di Rajasa.com, penulis dan editor di arusmedia. Variasi pekerjaan saya membuat kejenuhan menjadi minimal. Bila bosan di satu bidang, saya tinggal pindah ke bidang lain.
Bekerja di banyak bidang tentunya tidak sepenuhnya menyenangkan. Saya sering sekali menghadapi keadaan dimana saya harus mengerjakan terlalu banyak hal sekaligus dan biasanya jam tidur saya yang menjadi korban. Untuk mengatasi hal ini, saya bisa memberikan sebagian pekerjaan saya ke orang lain, dan lakukan hal yang lebih saya ingin kerjakan saat itu. Win-win solution toh? Dengan cara seperti ini, Anda juga akan melatih project management skill Anda.
04
'08
Dec
Terbaik dibulan November 2008

Yang terbaik di bulan November 2008
Pada awal Desember ini kami akan merekap artikel dan info terbaik dibulan lalu, November 2008. Bertemakan Freelancer newbie, hal ini untuk memudahkan freelancer untuk mengetahui langkah awal mereka untuk mengetahui seluk beluk dari dunia freelance. Mudah tapi harus penuh kegigihan dan kemauan, karena dominannya posisi sebagai pekerja kantoran itu mempunyai berbagai macam faktor kenyamanan yang akhirnya cita-cita menjadi freelancer akan pupus dalam sekejab. Semoga saja dengan step by step untuk menjadi freelancer di ruangfreelance akan lebih memacu semangat untuk keluar (resign) dari kantor
.
Alasan untuk menjadi freelancer
Faktor-faktor atau alasan yang harus Anda miliki sebagai freelancer haruslah kuat, jadi Anda tidak akan goyah pendiriannya apabila meniatkan diri menjadi seorang freelancer. Beberapa tulisan pendukung Anda antara lain 5 alasan utama menjadi freelance, Beragam peluang di Online Freelancing, untuk beragam kemampuan, hidup dari menulis dan Teknis Memulai Menjadi Seorang Freelance. Masih berminatkah Anda bekerja di kantor dengan segala rutinitas yang ada, setelah membaca artikel tadi?
03
'08
Dec
Melakukan Banyak Kesenangan dalam ber-freelancer

Do fun things
Bila Anda ‘googling’ keyword: “freelancer tips“, Anda akan memperoleh banyak sekali tips dan saran bermanfaat mengenai dunia freelancing. Mulai dari membagi waktu, membuat portfolio yang bagus, mewaspadai tipe-tipe klien, dan sebagainya.
Pada presentasi yang akan di share Harry JH di sini, dia tidak membahas lagi hal-hal umum tersebut karena asumsinya, itu semua sudah (dan harus) Anda lakukan. Presentasi yang Harry bawakan pada event Freedom of Sharing (FreSh) 28 November ini berisi beberapa hal yang dia pikir cukup spesifik, berdasarkan pengalaman Harry selama menjalani profesi sebagai freelancer. Salah satunya: Do Fun Things, adalah yang harus dilakukan oleh freelancer dalam melakukan pekerjaannya.
Apakah Anda sudah melakukanya seperti pengalaman Harry JH?, share pengalaman Anda di kontes kami yang berhadiah iPOD dan usb Flash 8GB dan Update ruangfreelance dengan berlangganan RSS, email, dan twitter
Anda dapat mendownload persentasi Harry JH Fresh 4.0 dengan format Clickable Quicktime Movie (ZIP 4,7mb). Terima kasih banyak atas sharing persentasi dari Harry JH - Digital Grafis studio
02
'08
Dec
Review PPC Lokal Indonesia

PPC Lokal Indonesia, foto hanya sekedar ilustrasi semata bukan diagram sebenarnya
Menjadi Freelancer mau tidak mau harus memikirkan keranjang telur lebih dari satu. Disamping jasa services design, menulis maupun programing. Perlu juga bagi seorang online freelancer memikirkan sisi bisnis onlinenya. Beberapa diantaranya bisa melalusi advertising seperti Google AdSense, AdBrite, Bidvertiser dan masih banyak lagi.
Namun kali ini saya tidak akan membahas tentang advertising services diatas, saya akan membahas beberapa PPC lokal atau Made in Indonesia. PPC (Pay Per Click) services di Indonesia awal 2007 mulai tumbuh. Dengan berbagai macam kelebihan dan kekurangan, disini saya akan membahas 4 buah jasa PPC yang saya kenal dan saya sendiri masih terlibat didalamnya. Semoga wacana saya ini bisa memberikan gambaran kepada para Freelancer dalam memilih PPC lokal.








