Menyelamatkan Aset

Picture by tokyo knock

Picture by tokyo knock

Harddisk, storage atau apapun namanya merupakan jantung yang menentukan kelangsungan hidup dari seorang freelancer online, ketika dia hilang atau bermasalah, maka kita juga akan menghadapi masalah.

Mungkin itu sedikit kata-kata yang tidak penting saya hari ini, tapi bila hal tesebut terjadi pada kita secara tidak langsung akan menggangu kehidupan kita sebagai seorang freelancer karena seorang freelancer yang bekecimpung dalam dunia digital pada dasarnya akan menghasilkan sebuah karya berbentuk digital yang merupakan perpaduan angka 0 dan 1 yang telah dirubah kedalam citra digital. Tapi saat ini kita tidak akan berbicara mengenai menghitung bilangan  biner,  pengkonversian atau bagaimana citra tersebut dihasilkan.

Ketika pertama kali terjun kedalam dunia online ini seharusnya kita menyadari satu hal, data yang kita miliki adalah sebuah produk yang rentang akan kerusakan, kerusakan oleh human error bencana ataupun teknologi itu sendiri (virus dan semacamnya), bila hal tersebut terjadi kita baru sadar telah kehilangan sebuah aset yang sangat berharga yang berupa dokumen, source code ataupun design berbentuk PSD, ai dan yang lainnya.  Jadi pepatah “lebih baik mencegah daripada menggobati” sangat tepat untuk kasus kali ini, karena bila sekali data hilang kita akan merasakan betapa pentingnya sebuah backup data.

Karena para freelance bekerja sendiri mereka terkadang lupa melakukan backup terhadap data-data yang dimilikinya. Berbeda dengan hidup di perusahaan yang memiliki sebuah aturan tertentu tentang data perusahaan yang dimiliki serta bagimana cara menyimpan dan mendistribusikannya, para freelance biasanya akan lebih cuek dengan data yang dimiliki. Cukup taruh di harddisk lokal dan kasih password data sudah dianggap aman dan bebas dari masalah.

Melakukan backup data sama pentingnya seperti ketika kita melakukan ctrl+s (windows) untuk menyimpan pekerjaan secara intens.  Ketika kita lupa melakukan penyimpanan dan tiba-tiba listrik padam saat itu mungkin kita hanya bisa terdiam atau berteriak mengumpat kebodohan yang telah kita lakukan. Hal tersebut masih relatif kecil bila dibandingkan dengan kehilangan data secara permanent karena harddisk yang kita gunakan crash atau terbakar yang membuat kita pontang panting untuk menyelamatkan data kita yang berharga tersebut.

Terdapat dua hal yang dapat kita lakukan untuk melakukan backup data baik itu yang gratis ataupun berbayar. Untuk melakukan backup data tersebut  kita dapat menggunakan media offline berupa simpanan berbentuk cakram, harddisk raid , harddisk external. Sedangkan alternatif lain yang lebih reliable adalah menggunakan media penyimpanan online yang relatif lebih aman seperti SVN hosting, Hosting, google docs, box.net, dropbox ataupun yang lainnya tergantung plan dan kemudahan yang ingin kita dapatkan.

Media online menjadi lebih fleksible digunakan karena relatif aman, akses yang lebih mudah dimanapun dan kapanpun.  Saat ini banyak provider penyimpanan online yang memberikan layanan gratis ataupun juga berbayar tergantung dengan kebutuhan kita untuk melakukan sync data ataupun hanya sekedar untuk melakukan subversion data. Cara yang paling mudah dan efektif adalah dengan menyewa hosting yang menyediakan simpanan yang besar dengan uptime yang tinggi serta memiliki fasilitas svn, sehingga selain sebagai tempat menaruh portfolio, hosting tersebut diberdayakan untuk penyimpanan data kita.

Jadi ada baiknya kita mencoba untuk memikirkan media penyimpanan online sebagai salah satu alternatif menyelamatkan aset kita, jangan sampai ketika hal tersebut terjadi kita hanya bisa merenungin nasib.

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Comments

  1. says

    BOM WAKTU… tolong jangan sampai terjadi, sungguh sangat menyedihkan dan merana banget deh… dulu pernah yang paling parah 1 kantor kecurian dan semua data hilang tanpa jejak 🙁 MAMPUS!!!

  2. Ibnu Triyono says

    Yap masalah backup data memang sangat sering kita lupakan,
    untung banyak fasilitas yang seharusnya bisa kita manfaatin
    tapi terkadang dengan dalih saking sibuknya kita melewatkan
    sesi beckup, tapi dengan dalih itu juga kadang kita jadi lebih
    “sibuk” nantinya

    backup regularly , backup properly

  3. says

    Terkadang kalo sudah kena masalah spt itu, kepala ini mau pecah. Mau cari di mana lagi data data yang hilang itu? Pokoknya nangis dech. Bener kalo “lebih baik mencegah dari pada mengobati”.

  4. says

    yup, backup data it’s really important! untungnya belum pernah kejadian nih bom waktu! 🙂 tp tetep rajin sync ke server! oot ko kayana line height di mobile version aga mepet yah? apa mata gue nambah minus 🙂 ada yang merasa sama 🙂

  5. says

    hardisk is very fragile
    hardisk rapuh sama seperti barang pecah belah
    kalau pindahan (boyongan pc) mending hardisk dilepas
    dipisah dari CPU dan disimpan ke tempat lebih aman
    (pengalaman)

  6. says

    @dimas, bahkan my life works semua ada di harddisk eksternal itu mas, menempuh hidup baru deh.

    tapi skarang mulai rutin nge-backup di dropbox. my files now seamlessly autobackup by dropbox, jd ga perlu manual backup, tiap kali ada perubahan langsung sinkron ke server dropbox. kewl nih dropbox! gue rasa semua org yg berkecimpung dg data penting harus segera backup sebelum bencana itu datang tiba2.

    • says

      @antown: perminggu lebih baik, tapi dengan menggunakan nama file seperti ” minggu kesatu Mei 2009″ hingga 2 bulan kedepan. Kalau kita sudah mencapai diposisi ke bulan Ketiga yaitu Juli… maka Meinya di delete (kecuali kalo hardisk lo 1 tera 😛 )

  7. says

    Bener2, satu hal yg paling males dilakukan yaitu Backup. Setiap ada waktu, terkadang selalu bilang: “ntar aja dech…”.

    Kasih cendol dech buat om agoes82 (*kaskuser mode on*)

    BTW, ada media storage online yg gede yg di Indo gak?

    • says

      kalau yang gratis 2 GB dan bisa akses via desktop, hanya ada di getdropbox.com
      tapi bukan lokal Indo yah, di Indo mahal2 kalo storage itu 😀

Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *