Memilih Format Ebook Yang Paling Sesuai

All image rights reserved by Joseph Wu Origami

Zaman, teknologi, peradaban. Tentunya, ketiga makhluk itu berhubungan erat sekali. Pada zaman batu dan modern, manusia jelas menguasai teknologi yang berbeda. Teknologi inilah yang mempengaruhi peradaban.
Tenang, kita bukan mau belajar sejarah, kok. Lanjut dari sesi sebelumnya, sekarang kita akan membahas (lagi) tentang e-book. Lebih tepatnya tentang format e-book.

(R)Evolusi Bentuk

Dibandingkan dengan produk peradaban lainnya, mungkin buku adalah yang paling terlambat berevolusi. Misalnya, media musik sudah mengalami banyak perubahan dari mulai piringan hitam, kaset, laser disc, CD, DVD, sampai dengan MP3 dan RBT. Atau media film yang mulai dari film bisu, hitam-putih, berwarna, sampai dengan 3D dengan biaya efek senilai ratusan juta USD.
Wew. Nah, bagaimana dengan buku? Sejak zaman nenek moyang pertama mengenal tulisan, tetap saja yang namanya buku itu adalah kumpulan aksara yang dituangkan di atas lembaran kertas (oke, awalnya pake batu sih).
Intinya? Perubahan adalah sesuatu yang natural. Wahai freelance writer, nggak usah takut dengan tren menulis e-book yang makin digandrungi. Toh lambat laun, hal yang baru akan jadi hal yang biasa-biasa saja. Berita bagusnya, ini adalah waktu yang tepat buat belajar.

Format E-Book

Setelah di postingan sebelumnya kita sudah membahas tips dan trik mudah membuat e-book, sekarang mari lompat ke tahap akhir: format e-book yang paling sesuai dengan topik e-book kita.
Ada tiga format e-book yang paling populer, yaitu,

#1 PDF

Pilihlah format PDF kalau calon pembaca kita kira-kira cenderung akan membaca e-book di komputer. Buat yang pakai Ms. Word, PDF converter bisa diunduh di website Microsoft. Alternatifnya, coba aplikasi gratis ini: PDF995.

#2 Kindle

Kindle adalah format e-book yang dijual di Amazon. Dengan menggunakan format ini, Anda dapat menjual e-book di Amazon. Jangan lupa untuk survei pasar terlebih dahulu. Konon, e-book yang paling laris diunduh di Amazon adalah yang bergenre fiksi (novel, kumpulan cerpen). Untuk konversi ke format Kindle, tinggal unggah e-book Anda dalam format PDF atau Word ke Kindle Direct Publishing.
p.s. Saat ini, Kindle Reading Apps sudah tersedia untuk iPhone, Windows PC, Mac, BlackBerry, iPad, Android, dan Windows Phone 7. Peluang pasarnya luas, nih.

#3 ePub

Selain PDF dan Kindle, jenis format e-book yang tak kalah populer adalah ePub. Format ini digunakan untuk e-book yang dijual melalui Apple’s iBooks Store, Barnes & Noble’s Nook Store, Sony’s Reader Store, dan Borders’ Kobo Store. Meskipun begitu, bukan berarti format ePub akan secara otomatis compatible dengan seluruh software keluaran keempat pabrikan di atas. Berkat Digital Rights Management (DRM), iBooks ebooks hanya dapat dibaca via Apple’s software, dst. Jadi, meskipun Anda hanya butuh converting e-book ke format ePub satu kali, ePub e-book Anda harus diunggah ke setiap situs di atas. Kalau nggak punya Adobe InDesign, bisa coba ePub converter gratis yang open source, misalnya: Calibre.
***
Ada yang punya rekomendasi format e-book lain? 🙂

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Comments

    • says

      Kalau menurut saya, format epub alternatif terbaik yg bisa memberikan kenyamana pada pembaca, karena ukuran teks, disesuaikan dg layar, jika pdf kita perlu zoom dan geser kanan kiri, tp epub secara otomatis menyesuaikan dg layar. Pembaca tidak perlu geser kanan kiri,

Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *