Membuat CV yang baik PART I

Curicullum Vitae (CV) merupakan ujung tombak seorang pelamar kerja. Lain halnya seorang designer yang juga mempunyai senjata lain selain CV, yaitu portfolio. Ditulisan ini mari kita bahas mengenai tips and trik pembuatan CV dan melamar kerja yang efektif (ini bukan berarti gue prof. lowh..gue Cuma berdasar pengalaman dan merangkum dari tulisan yang pernah ada 😛 )

TIPS AND TRIK MEMBUAT CV
Biasanya di dalam Curiculum Vitae teridiri dari, Riwayat Hidup kamu, Portfolio, dan Foto. Disini gue mo nerangin sedikit mengenai CV itu sendiri.

CV
Data diri kamu dan riwayat kamu dari sekolah (yg penting degreenya) sampai kerja- kalau punya, atau kerja praktek/magang dan sejenisnya kalau belum pernah kerja. Untuk riwayat TK-SMP tidak perlu dimasukan, karena tidak penting.

PORTFOLIO
Sesuatu yg pernah kamu bikin (bukanlah apa yg bisa kamu bikin) yang ingin kamu tunjukkan untuk mengukur kapasitas/skill kamu sebenernya (kalau seorang designer biasanya banyak, misal pernah buat poster ini, bikin website itu).

CONTENT

1. Jangan gunakan default CV yg sama untuk lamar semua pekerjaan ke banyak perusahaan.
2. CV sebaiknya menggunakan cerita yg ringkas & padat informasi. terlalu banyak lembar orang akan malas baca, 1-2 hal(maks.) cukuplah!
3. Pilih pengalaman pekerjaan tertentu yang memang berhubungan dengan pekerjaan yg akan dituju.
4. Anda, kalau mau melamar jadi web designer nggak perlu menyebutkan bahwa dulu pernah Juara Karate se Jabotabek, misalnya 😛 bisa aja mas Gigih.
5. Bisa jadi CV untuk melamar ke satu perusahaan akan berbeda isinya dari CV untuk lamar perusahaan yg lain. Dalam hal ini lebih ke riwayat pekerjaan.
6. Riwayat sekolah TK-SMP juga nggak perlu (hanya menuh-menuhin CV doang)

FORMAT
Maksudnya dalam bentuk apa sebaiknya kamu tunjukkan sebuah karya. Format Portfolio sebaiknya menyesuaikan dengan :

1. Bidang/jenis pekerjaan yang akan dituju, misalnya mau jadi 3D animator kasih aja dalam bentuk kompilasi videoreel karya ; kalau mau jadi web designer coba kasih dalam bentuk CD yang hasilnya bisa dilihat dalam monitor.
2. perusahaan/orang yg akan jadi bos kita nanti. Barangkali mereka rada gaptek, yaa mungkin kalau kita kasih dalam CDROM malah mereka bingung bukanya gimana? Cara klasik barangkali lebih tepat: print & binding! tapi kalau mereka emang gadgeter ya beri format yg rada beda, gunakan media2 hitech.
3. Quality not Quantity, wide range of skill, jadi misalnya kalo mau ngelamar ke perusahaan desain, tunjukin karya lu di Typo , fotography. hand drawing, jadi jangan melulu tunjukin poster !! kalo mau ngelamar jadi animator, paling hasil dari karya 2D terus 3D, sketsa karakter… dan jangan lupa kalo pake CD, siapin juga yang mac format

SKILL:
Pilih skill yang berhubungan dengan pekerjaan atau yang kira2 sangat dibutuhkan oleh perusahaan ybs. misalnya Fotografi masih berhubungan untuk anda yg mau jadi designer bolehlah.

IJASAH
well, banyak yang bilang kalo mau jadi desainer, ijazah gak penting yang penting karyanya, oke gue juga setuju sama hal itu, tapi it will help you standing out from the crowd, yang pertama kali dilihat dari CV pasti latar belakang pendidikan elu, terutama major apa yang lu ambil pas kuliah S1 nya, ( rules ini gak berlaku yang mau jadi wiraswasta)

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Comments

  1. says

    kurang satu lagi,

    JUJUR.

    karena sudah terkenal dibelahan dunia manapun, orang india itu suka bohong kalo bikin cv. gag semua sih. tapi rata2. udah terkenal.

    jadi kalo emang belum cukup ahli, lebih baik ga usah ditulis. ato tulis aja keterangan “masih belajar”, atau “beginner”.

  2. erick says

    kalo mau ngelamar jadi desain tapi kuliahnya di akuntansi gimana ya? kayanya sulit tuch. soalnya saya cuma khursus dan selebihnya belajar sendiri. saya sich kasih sample desain saya di cd. cuma jarang di panggil heheheee (desain karena hobi)

      • says

        sya malah ngga kuliah……… ilmunya dpet dri blajar di komunitas doank + chat ma master2…………..

        Jd down juga klo buat CV…. coz ngga pnya ijazah……..

  3. tanto says

    sebelumnya thx atas artikel nya,..btw gw mau tny,..
    gw pengen cari kerja di bidang animator,..udah buat showreel jg,..dari banyak lamaran yg gw kirim,..cuma beberapa perusahaan yang menanggapi,..selebihnya tidak,..yg mao gw tanyain,..gmn cara buat portfolio yang bagus dalam bentuk movie,yg sesuai dengan posisi kerjaan yg gw tuju,…ok,,thx,.ditunggu jawabannya.

  4. says

    Sebaiknya CV dipadatkan dan dibuat menjadi satu lembar.
    Memudahkan HRD memeriksa dan membaca ratusan surat lamaran dan CV yang masuk, dan satu lagi berikan fotomu yang paling baru dan keren. 🙂

Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *