Kesalahan Freelancer dan Cara Menghindarinya bagian-2

kesalahan freelancer - photo by Darkgrey

kesalahan freelancer - photo by Darkgrey

Melanjutkan kesalahan freelancer dan cara menghindarinya bagian-1 sebelumnya, dibagian-2 ini saya akan membahas memilih klien yang salah, terlalu personal, dan memberitahukan isi hati

Memilih Klien yang Salah

Hubungan klien dan freelancer adalah salah satu yang sangat penting, dan beberapa dari Anda mendapatkan klien yang salah atau klien yang benar (baik). Cara mereka (klien) yang termasuk dalam pasar seperti, gaya mereka bekerja, berapa sulit pekerjaannya, bagaimana seringnya dia membayar Anda, berapa banyak spek pekerjaan yang dia berikan, kemampuan mereka membayar tanpa perlu memusingkannya dan masih banyak lagi. Jika Anda mendapatkan klien yang salah, Anda akan dibayar lebih murah, dipusingkan dan bekerja lebih.
Bagaimana cara menghindarinya?: Pilihlah klien dengan hati-hati. Sekali lagi telusuri/dalami mereka, tanyakanlah kepada freelancer yang pernah bekerja kepada mereka sebelumnya. Ketika menghubungi klien, berusahalah untuk menginterview secara implisit, mereka (klien) mencoba memutuskan bahwa Anda provider yang tepat, tapi Anda seharusnya juga mencoba hal yang sama bahwa dia adalah klien tepat Anda. Lakukanlah kesepakatan pertama untuk mengetahui cara kerja klien tersebut. Mulai dari sekarang dan seterusnya, evaluasi klien Anda untuk mengetahui tabiat mereka sebenarnya 😀 .

Terlalu Personal

Sangatlah baik bersahabat/bersikap baik dengan klien, tapi tetap lakukan secara profesional. Anda tidak perlu menjadi sahabat baik mereka. Anda tidak perlu formal dengannya, tapi bila Anda membawa diri Anda ke situasi yang personal, maka ada 2 hal yang akan terjadi: 1) salah satu dari Anda dan klien akan merasa tidak enak pada saat keputusan bisnis; atau 2) klien akan menganggap Anda tidak profesional. Hal tersebut sangat buruk untuk bisnis Anda.
Bagaimana cara menghindarinya?: Diawali dengan menanyakan/mewawancarai proyek secara formal, dan bersikap bersahabat tergantung bagaimana cara klien berkomunikasi, tapi dalam waktu yang sama jangan keluar dari topik bisnis Anda yang ada sekarang dan jangan melewati batas ke tidak profesionalan.

Memberitahukan Isi Hati

Jika ada masalah dengan klien, beberapa freelancer biasanya melepaskan kefrustrasiannya kepada klien. Seperti contoh, jika Editor memutuskan tidak mempublish artikel saya, maka saya akan menunjukan ke-frustrasian dan perasaan tidak senang dengan cara se-marah mungkin. Hal ini tidak baik dan merugikan reputasi ke-profesionalan Anda, tidak baik untuk klien Anda dan calon klien Anda kedepan. Apabila hal ini Anda lakukan terus menerus pendapatan bisnis Anda akan turun. Saya yakin!
Bagaimana cara menghindarinya?: Jika Anda bermasalah dengan klien Anda, dan Anda marah atau frustrasi, lebih baik jangan berkomunikasi langsung pada saat itu. Biarkan perasaan itu dihilangkan terlebih dahulu dengan cara, main dengan sahabat Anda, berolah raga, nonton bioskop dengan pacarmu. tapi jangan lakukan hal ini bareng dengan klienmu atau salah satu teman seprofesionalmu 😀 nanti bisa kacau 😛 . Ketika Anda sudah tenang, komunikasikan dengan klien Anda tanpa emosional, dengan profesional lebih baik dengan cara-cara yang positif dan jelas, setelahnya dikemudian hari Anda dapat menghindari masalah ini

Jangan lupa bahwa kami mengadakan seminar freelance pada tanggal 21 Maret, kita ketemuan disana yah 😀

Share pengalaman Anda disini dan update artikel menarik ruangfreelance dengan berlangganan RSS, email, dan twitter.

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Comments

  1. says

    biasanya saya melihat faktor usia… kalau client jauh lebih tua tentu saya harus bersikap lebih menghormati orang yang lebih tua, namun apabila client nyaris seumuran… ya saya tidak memancing sih… tapi kadang bersikap akrab saja dengan sendirinya… spontanitas…

Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *