Kenapa kita tidak seperti India?

Freelancer Indonesia kalau mendengar negara India pasti langsung kreatif menyela 😀 , dan yang paling banyak adalah India memang paling parah kasih harga. Tapi apa kalian pernah tau impian para India itu, khususnya para kreatif di dunia IT. Sebelumnya saya mencoba riset beberapa (mungkin hanya bagian kecil) orang-orang yang mempunyai jabatan khusus dan terbaik di dunia IT kreatif saat ini. So.. jangan kaget yah 😛


Anupama: Seorang Sofware Engineer dan bekerja di Google Bangalore, India

Aravind Krishnaswamy bekerja di team Adobe CS3

Aravind Krishnaswamy bekerja di team Adobe CS3

Aravind Krishnaswamy : Senior Graphic Researcher bagian Advanced Technology Labs di Adobe System

 Santosh Jayaram bekerja di Twitter

Santosh Jayaram bekerja di Twitter


Santosh Jayaram : Vice President, Business Operations at Twitter, Inc. , sebelumnya menjadi Sr. Manager – Google Search Quality, Mountain View.
Twitterpun memiliki 2 pegawai asal India.

Chamath  Palihapitiya bekerja di facebook

Chamath Palihapitiya bekerja di facebook


Chamath Palihapitiya : VP, User Growth, Mobile & International Expansion dan sebelumnya menjabat sebagai VP, Platform & Monetization

Urutan teratas di pegang oleh India di freelance market Getafreelancer

Urutan teratas di pegang oleh India di freelance market Getafreelancer


Pada Getafreelancer hampir semua urutan teratas dikuasai oleh India, pendapatan mereka mencapai hingga jutaan dollar walau harga yang ditawarkan kecil.

Elance, freelance market terbesar di dunia masih dikuasai India

Elance, freelance market terbesar di dunia masih dikuasai India


Elance lebih memaparkan kejelasan pendapatan para India per enam bulan dapat mencapai $500.000, amazing!!

Kapan Indonesia tidak lagi menghujat, harusnya lebih semangat mengejar ketinggalan kita untuk bisa lebih maju. Semoga saja dengan adanya Ruang Freelance sebagai wadah freelancer Indonesia, dapat membantu teman-teman freelancer membawa impian kita terwujud, yaitu mengalahkan India sebagai outsourcing terpercaya di seluruh dunia. Amien! dan Ngarep! 😀

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Comments

  1. says

    Every big leap begin with small step.
    Mereka ga bisa seperti itu kalo ga berusaha keras.
    Let’s start with simple step, let’s start with what We can do, Start right now 🙂
    Ga perlu didiskusikan, mulailah dengan melakukan yang terbaik di bidang kita

  2. says

    “freelance market terbesar di dunia masih dikuasai India”
    Baru tahu saya. Kapan ya Indonesia ber”gaung”? Terima kasih buat masukan masukannya. Artikel Blog ini banyak banget memberikan masukan buat saya.

    • says

      @pangki: sejak tahun 2002 kalau gak salah
      @Yofie: gue gak kasih saran perang harga, yapi yg disarankan perang semangat untuk meraih kepercayaan pihak/dunia luar terhadap Indonesia
      @Prakasa: eh ngomong2 yang menang Golden Globe, Oscar, dan BAFTA 2009 film asal India lowh :D, walau sutradaranya Danny Boyle asal inggris

  3. henry says

    Menurut gw jangan ikut2an price war. Klo kita punya dompet tebel sih ok aja, klo pas2an bisa mampus. Jadi musti creative digalakan.

  4. says

    Salah satu blogger+designer favorite saya juga orang India, wlaupun saya bukan pecinta film Bolywood :)) .
    Yoi, di dunia freelance India dan Australia rada mendominasi.

    Thx, buat infonya mas Anggi 😀

  5. says

    hm… mungkin kebanyakan orang indo mikirnya yang penting bisa hidup (Ane + istri + anak + keluarga) 🙂 he..he..

  6. says

    SDM India kalo menurut gue, lebih jago hal2 yang sifatnya teknikal daripada seni (kreatif)… makanya bisa dilihat dari kebanyakan portfolio provider online-nya menggunakan desain template (logo or web) dan terus dikembangkan.

    Nah, proses perkembangannya itu yang gue lihat semakin baik karena pastinya mereka sangat menikmati proses ‘learn by doing’-nya itu.

    Tapi yang patut dipelajari dari mereka adalah selalu serius dalam masalah-masalah (baca: project) kecil, sehingga bisa mendapatkan masalah-masalah besar sebagai bonus-nya!

    • says

      @Bayu: gue sih gak kaget India bisa seperti itu, kontinu dan konsisten. Yang gue terperangah.. mereka menduduki posisi penting diperusahaan IT di seluruh dunia khususnya Amerika. Facebook, Microsoft, Twitter, yahoo, Googlepun memberikan posisi terbaik bagi mereka India, dan satu lagi ada negara asia lainnya yang sudah sering kita lihat.. seperti China 😀

  7. says

    ada info dari zhimet cardozo :
    setahu saya bang pitung. india itu penghasil IT terhebat didunia. pernah ngeliat di bbc or apalah.. lupa… ada warnet keliling naik sepeda. 😀

    so, masih dihina? sampai kapan? kapan kita bisa maju!
    dari yang kecil, muali saat ini, dan dari diri sendiri… AA gym quote 😛

  8. says

    didats word:
    “kalo gw bilang, kelebihan india cuma ada di PD-nya mereka, jago ngomong, bahasa inggris lancar, dan di negaranya, (mungkin) bandwith murah.

    orang indonesia: kurang PD, bahasa inggris lebih banyak yang bletat bletot, dan di indonesia sendiri, benwit cekak… :p”

  9. says

    Numpang nimbrung, bukan sbg desainer, tp orang HR.
    Ketika ada yg ngomongin pesaing jeleknya aja, biasanya itu karena org tersebut gak bisa melakukan hal2 yang bagus yg dilakukan pesaingnya.
    Klo kita sibuk perbaiki diri, maka kita gak akan sempet ngomongin jeleknya org lain.

    Salut utk desainer2 Indo yang penuh semangat, walau niatnya utk cari uang, tetep aja secara gak langsung bw nama Indo. Sukses utk anda semua 🙂

  10. says

    Ya setidaknya Indo juga sekarang sudah mulai membuka mata. Tinggal ikhtiar dan doa. “Write less, do more” kata slogan jquery mah 😀 .

    Sukses selalu para freelancer Indonesia.

  11. says

    Apa karena freelancer Indonasia kurang serius ya (contohnya ya saya sendiri :-P..). Kurang serius belajar, kurang serius kerja dan bidding pekerjaan, jadi akhirnya ketinggalan…

  12. cowy says

    Wah menarik nih pembicaraannya..

    Kalau dari sisi Client, seperti yang pernah saya bilang, orang Indonesia itu bagaikan the hidden gem, kadang saking hiddennya sama sekali ga keluar bakat dan kemampuannya..

    Orang India itu cukup PD, Jago marketing dan Ahli skali melihat pasar, plus mereka thinking outside the Box. Contohnya dulu gw pernah pakai jasa orang India (yang baru gw sadar dia itu orang India/Pakistan/Sri Lanka dari nama Paypalnya) dia membuka jasa “Dofollow Commenting” yang sukses karena commentnya unique, murah, diberi report pula..

    Padahal sebenernya orang Indonesia bisa tuh, cuma kok gw belum melihat ada yang membuka jasa ini ya? Yah itu dia, orang Indonesia kurang memarketing diri sendiri, kurang PD dan kurang melihat peluang pasar. Jasa ini gampang bgt padahal, tinggal cari blog yang dofollow trus comment2in deh.

    Ini cuma contoh aja. Gw make jasa orang itu bukan karena dia India (krn gw baru tau dia India dr nama Paypalnya), cuma harus diakui market freelance dikuasai India karena mereka Pede menawarkan jasa ke dunia.. Padahal skillnya sih biasa2 aja ya menurut gw..

  13. says

    suatu saat nanti saya yakin indonesia bisa melewati, atau minimal sejajar lah, hanya masalah waktu, saat ini tahap di india berinternet adalah untuk freelancing, disini tahapnya masih facebooking 🙂 , semangat!

  14. bob says

    Mental, orang india punya mental kerja/belajar keras, confident, dan tidak malu. Sementara orang indonesia malas, malu-malu dan omong doang. Tentu tidak semua orang india atau indonesia seperti itu tapi kebanyakan IYA!
    Bahasa, orang indonesia malas sekali belajar bahasa inggris! sementara orang india kere aja bisa bahasa inggris.
    Sering banget tuh ada teman nanya

    Q: eh ada buku XYZ ga?
    A: Ada tuh tp bahasa inggris
    Q: malas ah, ada ga yg bahasa indonesia?

    atau

    Q: kasih tahu dong cara belajar XYZ
    A: cari aja di internet, banyak kok
    Q: malas bahas inggris semua

    halaaah

    Ayo orang indonesia semangat belajar, belajar, dan belajar.

    • says

      @bob: betul bob, penting banget tuwh belajar bahasa inggris.. dari dulu inggris gue berantakan dan banyak klien juga yg kabur akan hal ini… tapi bukan nya jadi malu dan minder, malah jadi penasaran :D.
      hasilnya setiap bulan bisa dapat beberapa proyek dari luar negeri sana :P, semangat!

  15. isa says

    banyak universiti di jepang yang ngambil dosen IT dari india ;D
    kapan ya bisa diajar orang indonesia di jepang? 🙂

  16. fraulein says

    scr garis besar,india m indonesia tu ky sodaraan..populasi penduduknya masuk 4 besar penduduk terbesar di dunia,perkampungan kumuh jg nyebar di mana2..pengangguran,kemiskinan,dll jg sm2 jd masalah di indonesia&india.

    tpi soal pendidikan,indonesia masi kalah jaaauuuuuhhh dari india..

    contohnya aja soal penguasaan bhs inggris..
    di india org jualan kaen aja ngmgnya pke bhs inggris..pokonya uda jadi bahasa sehari2 d disana..

    indonesia perlu berubah dan perubahan itu harus dimulai dari diri kita sendiri dulu,jgn pernah berharap org lain akan brubah klo kita ga mulai2..capek

  17. says

    Semangat!!!
    dan Pantang menyerah, bila kita berusaha pasti akan ada jalan keluar. Juga jangan lupa berdo’a 🙂
    Kami di Jogja, juga sedang berusaha…
    Makasih mas artikelnya, memberi motivasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *