Freelancers, Belajarlah Bahasa Inggris Sebelum Terlambat

Belajar Bahasa inggris - photo by podictionary

Belajar Bahasa inggris - photo by podictionary

Bagi para pekerja freelance, bahasa Inggris bisa dikatakan adalah salah salah satu syarat yang harus dikuasai. Apalagi jika bidang freelance yang akan kita geluti mentargetkan pasar global yang nota bene bahasa Inggris adalah bahasa utama.

Entah bidang usaha Anda adalah web design, graphic design, programming, konsultan, penulis konten, dll bahasa Inggris akan selalu menjadi salah satu syarat wajib yang harus Anda kuasai, kalau pun tidak menguasai, paling tidak kita bisa mengerti ketika ada yang berbicara dalam bahasa Inggris sederhana kepada kita.

Anda akan merasa sangat menyesal kita Anda sudah terjun ke dunia freelance global namun Anda tidak menguasai bahasa yang satu ini. Kendala utama tentu saja akan datang dari masalah komunikasi dengan klien atau partner bisnis kita. Jangan heran kalau suatu saat bisa saja terjadi miskomunikasi antara kedua belah pihak lantaran kita tidak mengerti bahasa Inggris.

Lalu bagaimana cara belajar bahasa Inggris dengan baik? Seperti kebanyakan ilmu-ilmu lainnya, kita tidak bisa mempelajarinya hanya dalam waktu singkat. Khusus untuk bahasa, semakin tua kita mulai mempelajari suatu bahasa maka biasanya akan dibutuhkan waktu yang lebih lama pula untuk menguasainya dibandingkan jika kita mempelajari bahasa tersebut dari sewaktu kita masih kecil.

Lalu bagaimana jika kita sudah tidak muda lagi? Apakah ada cara yang agak mudah untuk mempelajari bahasa Inggris?

Beberapa tips yang bisa dilakukan untuk lebih mempermudah mempelajari serta meningkatkan kemampuan bahasa Inggris kita:

1. Ikuti kursus

Ini mungkin adalah cara yang paling banyak ditempuh oleh banyak orang untuk mempelajari bahasa Inggris. Namun ada baiknya program kursus yang Anda pilih adalah yang benar-benar diperlukan dalam bidang pekerjaan Anda. Jika Anda akan banyak berbicara dalam bahasa Inggris dalam pekerjaan Anda dan Anda sudah mengerti bahasa Inggris sedikit-sedikit ada baiknya mengambil program conversation.

2. Menonton film berbahasa Inggris

Tidak bisa dipungkiri cara ini adalah cara yang sangat membantu saya mempelajari bahasa Inggris. Usakan untuk menonton film dalam bahasa Inggris yang dilengkapi dengan sub-title dalam bahasa Indonesia.

Selain bermanfaat untuk menambah kosa kata bahasa Inggris yang Anda kuasai, menonton film juga akan membantu Anda mengetahui cara pengucapan kata dalam bahasa Inggris dengan baik dan benar.

Kalau saya pribadi, Sesame Street adalah film favorit saya dalam mempelajari bahasa Inggris sewaktu kecil.

3. Berbicaralah dalam bahasa Inggris

Jika Anda sudah mulai mengerti bahasa Inggris, ada baiknya untuk berlatih berbicara bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-sehari. Tidak perlu harus berbicara dengan bahasa Inggris setiap saat, cukup carilah teman Anda yang mengerti bahasa Inggris kemudian ajak dia untuk berbicara dengan Anda dalam bahasa Inggris.

Salah satu cara yang mungkin agak “aneh” dan bisa dipraktekkan kapan saja adalah cobalah berbicara dalam hati menggunakan bahasa Inggris. Mungkin awalnya akan sedikit susah, tapi lama-lama pasti akan terbiasa..well, it works for me.

Akhir kata, tidak ada kata terlambat untuk mempelajari sesuatu karena ilmu tidak mengenal usia.

39 Comments

  1. zamdesign

    jangan pernah beranggapan bhs inggris susah!, apalagi kalau untuk komunikasi text online (ym, email, etc) jauh lebih mudah, jika ada perbendaharaan kata yg sulit tinggal copypaste dari kamus. karena itu jangan lupa:
    – instal kamus di PC kamu
    – atau bisa pakai kamus online

    dan faktanya, tidak semua freelancer dengan penghasilan online besar memiliki english yg bagus. coba cek di oDesk πŸ™‚
    banyak freelancer dengan nilai test english buruk tapi banyak dapet duit πŸ˜€

    yg penting: niat dan tekad! semangat!

  2. anggi krisna

    Pengalaman pribadi gue
    awalnya bahasa inggris gue 0 gede cuma tau sedikit, jadinya hanya berani by email untuk report setiap hari. Lalu menemukan kendala yaitu miss komunikasi dan akhirnya memberanikan diri lewat chat walau terbata2, setidaknya bisa mikir dulu hehehehe :D.

    waktu makai chat tidak langsung menemukan kemudahan, beberapa klien tidak menjadi hire karena inggris gue jelek (sekitar 4-5 klien). Disini kesempatan gue untuk belajar dan belajar, bukannya nyerah malah ngejar klien hehehe yg akhirnya bisa dipegang beberapa klien dalam 1 bulan.

    semangat dan ulet hal yg harus dijaga, asal sudah berusaha pasti akan menemukan hasil. walau sekarang belum… berarti tinggal nunggu waktu aja ok

  3. fg

    orang bule ngerti apa yg indonesian omongin (walaupun ngaco bin katro). masalahnya, kita indonesian yg sering kelabakan terjemahin omongan mereka πŸ˜€

    bro, waktu itu michael bilang gak soal english gw? hehehe.

  4. andrayogi

    @ zam design
    Coba kalau freelancer-freelancer itu bahasa Inggrisnya lebih jago lagi, kemungkinan besar penghasilannya akan lebih tinggi :D.

    @ anggi
    Wah dah jadi bos masa bahasa inggrisnya kalah sama anak buah πŸ˜€

    @ fg
    Hahaha, Michael yg nyinggung2 apa2 soal bahasa Inggris loe bro.

  5. Zhimet cardozo

    sukur alhamdullilah.. walau bahasa inggris gw jeblok. alhasil client juga ga ngerti.. hehehehe… engga ko mereka masih bisa menerimanya dengan sangat dimengerti. walau minim bahasa yg gw layangkan :).

    btw, avtr kang pitung kaya personil padi :D….

  6. Anjar Priandoyo

    Setuju, bahasa inggris penting. Saya sendiri bahasa inggrisnya pas-pasan. Kalau toefl lumayan, tapi kalau speaking yang ngalor-ngidul juga. Tipsnya bagus, kalau boleh nambahin mencoba nulis dalam bahasa inggris juga

  7. taufiq

    Bhsa inggris ya?ha3x,,
    Kenangan yg buruk,,dlu sih
    prtma kali dpt klien org luar, lbh prfrd chat aj, ga ngrti!! dtmbh lgy dy british,dah uzur pula,,alhasil wkt dtlpn gw cm bs au…au…auah…
    Ha3x…tp drst jd smangat,
    Oh ya tips tmbhn, biasain juga bca e-book yg bhasa inggris,biar vocab, plus pusing kpala nambah,,hi3x

  8. adit

    tips berbicara dalam hatinya menarik nih, tak coba ah …sy sendiri masih ngaco kalo english Active .

    tapi buat freelancer sy rasa passive english dah cukup ……. ya memang lebih bagus lagi kalao oral dan writtennya mumpuni sih

    and also i think it’s good idea if ruangfreelancer write article in english

  9. adhi

    iya, bener tuh..sekarang juga lagi memperdalam bahasa ingris
    kadang bingung.. lewat chat lancar, tp pas ngomong beneran.. duuhhh.. tiba2 hilang πŸ™‚

  10. didats

    satu hal yang gampang mempelajari bahasa inggris,

    kerja di luar negeri. hehehe… πŸ˜€

    karena memang DIHARUSKAN. kalo gag bisa ngomong, ya laper.

  11. henry

    Wahhh thanks bgt artikelnya. Gw kira gw sendiri yg parah. Ternyata para senior pun juga mengalami kendala serupa. berarti gw udah di track yg bener nih. Tp kita perlu belajar memang. Gw ada pengalaman dilepas klien di tengah jalan proyek gara2 klien udah muntab karena sering sekali miss komunikasi dan kerjaan jadi lambat.
    Mau share aja coba praktek di http://www.speaking24.com nih. free dan bisa dapet temen2 dari luar dan who knows suddenly someone will be our client in future.

  12. arif

    ada satu lagi nih tips :
    Berpikir dalam bahasa inggris.
    DIJAMIN pasti bakal pusing, tapi lama kelamaan akan banyak vocab yang nambah. jangan lupa bawa kamus ya…….

  13. na1896

    i’m agree with ur post. Kebetulan gue kerja di bidang hospitality yang kebanyakan customer`y adalah orang asing, jadi mau g mau gue harus bisa.. walaupun salah nggak masalah,, toh itu kan bukan “bahasa ibu” kita.. ^^

  14. Joko Sutarto

    Benar sekali, Mas. Inggris saya juga masih payah, masih inggris pasif. Cara no 2 saya sering lakukan karena kebetulan saya suka nonton film. Kalau kursus dan coba bicara dengan bahasa inggris belum.

    Hem, bahkan di pekerjaan offline pun kemampuan inggris sangat membantu sekali. Di perusahaan tempat saya bekerja banyak bulenya. Kalau saat mendengarkan mereka lagi presentasi saya jadinya harus pasang telinga lebar-lebar untuk sekedar menyimak apa yang sedang dikatakan oleh mereka.

  15. trio susilo

    haha. betul banget mas.
    nambain 4. barusan baca lagi l=naek ke atas n membaca dengan mengartikan inggris artikel ini. tp kayaknya berantakan.
    pengalaman saya mas, baru berani dapat email doang.. karena bisa bales dengan saya artikan dulu di sederet.com. haha padahal si klien jelas – jelas emailnya yahoo.com masih saja ane gak berani add dia di YM. takut ketauan belangnya, kalau LINGGIS saya belum lurus.

  16. kudiarto

    iye tuh, harus dan kudu menguasai #eng secara lisan maupun tulisan, kemaren gue gagal dpt beasiswa ke LN gara-gara #eng gue tidak terlalu bagus ha..ha…ha… dan akhirnya sekarang gue nurut saran om yogie untuk kembali lanjutkan kursus.. πŸ˜€

  17. dimasangga

    Setau saya untuk kursus bahasa inggris yang paling terkenal di Indonesia ada di Pare, Kediri.
    Di sana lingkungannya benar-benar menunjang.
    Bahkan untuk beli ke warung pun harus menggunakan bahasa inggris.
    Kalo ketahuan pake bahasa indonesia siap-siap aja kena punishment.
    hehehe

  18. Shila

    Wah, kebetulan nih. Saya private English tutor yang “spesialisasi” di conversational English. Freelancer juga dan hobi baca2 artikel di website ini. Beberapa murid adalah freelance copywriter, writer, designer dll. dan ternyata industri2 tsb belakangan ini sangat butuh kemampuan paling nggak “survival English”.

    Setuju dengan postingan di atas, berpikir dengan bahasa Inggris! Itu kuncinya ‘Active English’. . Disaat kita bisa dengan nyaman pakai sebuah bahasa sambil berpikir, kepercayaan diri untuk pakai bahasa tsb meningkat, begitu juga dgn kemampuan kita menggunakannya πŸ™‚

  19. Rina As

    Pelajaran yang paling sulit bagi saya adalah bahasa inggris… entah mengapa begitu padahal ini salah satu pelajaran yg saya suka mestinya kan bisa menguasainya malah saya kesulitan..

  20. Rai

    Entah kenapa kalau update status berbahasa inggris lebih gampang ketimbang menulis artikelnya…
    Masih perlu banyak belajar ternyata πŸ™‚

  21. apep herya

    nice post…ada pepatah bagus yang perlu kita tiru: bisa karena biasa. sejatinya didunia ini tak ada segala sesuatu yang ujug-ujug alias tiba, siapapun perlu perjuangan untuk sukses…maka, untuk jadi freelancer hebat yang juga hebat dalam penguasaan bahasa inggris, belajar dengan tekun dan pantas putus asa ialah rumus terbaiknya…keep on spirit!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *