15 Gedung Kerja Paling Nyaman bagi Technopreneur di Indonesia

Banyak bisnis yang bergerak di bidang media online di Indonesia baru-baru ini. Jika saat ini Anda sedang mencari tempat kerja yang nyaman untuk berinteraksi, berkolaborasi, dan belajar, berikut adalah daftar 14 gedung kerja yang paling nyaman di Indonesia:

Bandung Digital Valley, Bandung

This slideshow requires JavaScript.



Bandung Digital Valley, atau lebih dikenal BDV, dibangun pada bulan Desember 2011. Telkom membangun BDV untuk memfasilitasi technopereneur dan para developer untuk mengembangkan bisnis online agar dapat menembus target pasar internasional. BDV menyediakan ruang kerja yang nyaman, ruang rapat, ruang inkubasi dan juga ruang gadget.

Code Margonda, Depok

This slideshow requires JavaScript.




CodeMargonda yang terletak di Depok dibangun oleh Tommy Herdiansyah dan Febrian Shandy Rifano. Gedung ini dapat menampung sekitar 35 orang di dalam ruang konferensi. Perusahaan nonprofit atau individu dapat menggunakan fasilitas di gedung ini tanpa biaya sepeser pun. Bagi member yang ingin menyewa gedung ini, dapat membayar Rp15.000,00 per jam. Sedangkan nonmember harus merogoh kocek sebesar Rp25.000,00/jam.

COMMA Co Working Space, Jakarta

This slideshow requires JavaScript.



COMMA dibangun pada tahun 2012 oleh tujuh tokoh entrepreneur terkenal di Indonesia, di antaranya Rene Suhardono (perintis ImpactFactory), Yoris Sebastian (Perintis Konsultan Tim Kreatif OMG) dan Dondi Hananto (Perintis WujudkanID). Tujuan dibangunnya gedung ini adalah untuk memfasilitasi para entrepreneur media online yang semakin tumbuh subur di Indonesia. Seperti media online Hipwee yang belakangan ini meroket karena menyajikan artikel populer yang erat kaitannya dengan kehidupan remaja saat ini. COMMA dapat menampung sekitar 40 orang dengan fasilitas tambahan berupa ruang bermain Playstation dan lapangan tenis meja.

Ciputra Gepi Incubator, Jakarta

This slideshow requires JavaScript.



Ciputra Gepi Incubator atau CGI digagas oleh Global Entrepreneurship Program Indonesia (GEPI) dan perusahaan properti Ciputra. Bagunan ini didirikan di atas lahan seluas 520 m2 dan menyediakan sarana seperti ruang rapat dan juga konferensi.

Freeware Co working space, Jakarta

Freeware Co working space, Jakarta

Freeware Co working space, Jakarta

Sesuai namanya, Freeware lebih difokuskan untuk akses gratis bagi para technopreneur di Jakarta yang bergabung dengan Medco Energi dan Firma Grupara. Kedua perusahaan ini menyediakan gedung untuk akses para technopreneur sekaligus mengembangkan komunitas. Selain untuk perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, Freeware juga terbuka untuk perusahaan fashion, jasa, dan media.

HackerSpace BDG, Bandung

This slideshow requires JavaScript.




Gedung ini dibangun oleh Reza Prabowo dan Yohan Totting. Sasaran dibangunnya adalah untuk memfasilitasi pebisnis muda, komunitas, atau pun individu untuk bekerja dan berkolaborasi. Tarif sewa per bulannya sebesar Rp500.000,00 dan tentu saja dilengkapi dengan fasilitas akses internet.

Jogja Digital Valley, Yogyakarta

This slideshow requires JavaScript.


JDV (Jogja Digital Valley) adalah gedung terbesar kedua untuk technopreneur yang dibangun oleh perusahaan Telkom. Gedung ini diluncurkan di Yogyakarta pada Bulan Agustus tahun 2013. Konsep pendiriannya hampir sama dengan BDV yang ada di Bandung. Gedung ini dapat menampung sekitar 50 orang technopreneur atau pun developer. Telkom berencana untuk membangun Digital Valley di beberapa kota besar lainnya, seperti Jakarta, Medan, Surabaya, dan Bali.

Pusat Kreatif Bandung, Bandung

Pusat Kreatif Bandung, Bandung

Pusat Kreatif Bandung, Bandung / Ruang Freelance / Shutterstock

Pusat Kreatif Bandung sebagai pusat inkubasi, dibangun oleh pemerintah daerah Bandung. Gedung ini dibuka untuk publik pada bulan Mei. Kegiatan seperti seminar dan rapat internal dapat diadakan di gedung ini dengan fasilitas akses Internet yang memadai dan juga laboratorium Intel.

Hubud Co Working Space, Bali

This slideshow requires JavaScript.



Hubud dibangun oleh beberapa ekspatriat, yaitu Peter Wall, John Alderson dan Steve Munroe. Gedung yang dikelilingi oleh taman hijau dan dilengkapi wifi internet yang super cepat, printer, scanner, mesin fotokopi, dan ruang seminar. Tarif penyewaan gedung ini adalah Rp500.000,00 untuk 25 jam penggunaan. Berbeda dengan gedung lainnya yang hanya bisa disewa beberapa jam saja, Hubud yang terletak di Bali ini dapat disewa 24 jam nonstop.

Lineup Hub Co Working Space, Bali

Lineup Hub Co Working Space, Bali

Lineup Hub Co Working Space, Bali

Lineup Hub menyediakan wifi, ruang seminar, tempat ngopi, dan ruang bermain PlayStation4 yang dapat digunakan ketika ada waktu luang. Tarif penyewaan gedung ini bervariasi dari Rp 1 juta per bulan hingga 2.9 juta per bulan untuk satu paket. Jika hanya ingin menikmati suasana kerja yang nyaman selama beberapa jam, Anda hanya perlu membayar Rp250.000,00 per hari. Lineup Hub mulai buka pada jam kerja, pukul 10.00 hingga 01.00 dini hari, dari Senin hingga Sabtu.

Liv.it Spaces (co working space untuk startup), Bali

Liv.it Spaces (co working space untuk startup), Bali

Liv.it Spaces (co working space untuk startup), Bali – Ruang Freelance

Startup Gate berada di Bali, dibangun oleh Liv.it dan menawarkan sarana dan prasarananya untuk komunitas technopreneur, co-working, dan juga co-living. Selain itu, tersedia 6 guess house yang berlokasi di Gianyar untuk tim saat sedang mengadakan konferensi di Startup Gateway. Fasilitas lainnya meliputi ruang kerja, dapur, kolam renang, gazebo, perpustakaan, dan outdoor café.

 

The Sanur Space, Bali

The Sanur Space, Bali

The Sanur Space, Bali / Ruang Freelance / Shutterstock

The Sanur Space (TSS) dibangun oleh PT. EMIK yang merupakan cabang firma penelitian dan konsultan Belanda di Indonesia. TSS dilengkapi dengan printer, mesin fotokopi, scanner dan papan tulis untuk mengadakan seminar atau rapat dengan rekan bisnis. Tarif sewa per hari sebesar $15. TSS beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 22.00, kecuali hari Minggu.

WAVE, Bali

WAVE, Bali

WAVE, Bali / Ruang Freelance / Shutterstock

WAVE diprakarsai oleh Ryuta Saito dan Noritaka Kobayashi di bulan Pebruari 2014 lalu. Gedung ini diperuntukkan untuk koordinasi bisnis bagi para innovator, komunitas atau pun individu. WAVE terletak di Kuta, Bali, dan menyediakan wifi yang kuat, scanner, mesin foto kopi, dan air minum untuk member. Tarif sewa bagi member, berlaku untuk paket mingguan, yaitu Rp150.000,00 dan Rp300.000 untuk paket 2 minggu. WAVE buka dari pukul 10 pagi hingga 6 sore.

Conclave Co Working Space

This slideshow requires JavaScript.



Sebuah ruang kerja dirancang untuk membantu Anda menyelesaikan sesuatu.
Tidak ada gimmicks berlebihan untuk mengalihkan perhatian Anda dari pekerjaan Anda. Apa yang kita tawarkan adalah lingkungan yang merangsang kerja dilengkapi dengan state-of-the-art fasilitas yang terletak di jantung kota.

Harga: Rp50.000 per jam – Rp25 juta per tahun
Alamat: Jl. Wijaya 1 No. 5C, Jakarta Selatan, 12170 | setiap hari, 08.00-16.00 WIB

Itulah 15 gedung kerja technopreneur di Indonesia yang paling terkenal nyaman di Indonesia.

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *