Cara Menaikkan Harga Jasa Anda

Pernah merasakan kekecewaan karena dari waktu ke waktu, rasanya harga jasa freelancing kita masih segitu-segitu saja? Dari tahun ke tahun masih saja menggunakan dasar harga yang sama, sementara rekan-rekan kita yang lain makin meningkat tarifnya. Di bawah ini sekedar berbagi hasil introspeksi saya kepada rekan-rekan sesama freelancer, siapa tahu bermanfaat:

Tidak meningkatkan kemampuan.

Caranya? Kursus. Ambil sertifikasi. Coba berbagai tools baru. Bergaul dengan rekan seprofesi yang lebih senior, “minta” berbagi pengalaman. Jangan merasa aman dan nyaman hanya dengan kemampuan yang sekarang.
Nyaman iya, menghasilkan tidak.

Profesi kita, keahlian kita adalah adalah sesuatu yang cair, terus terbentuk, berkembang, menyesuaikan diri. Dengan pengetahuan yang itu-itu saja, bidang yang kita kuasai pun jadi itu-itu saja. Standar. Ketika klien mengharapkan lebih, kita tidak mampu melakukannya. Kalaupun (merasa) mampu, jadi dipaksakan. Tentu saja klien tidak mau membayar lebih untuk sesuatu yang biasa saja.

Tidak mengembangkan pangsa pasar.

Merasa, sekali lagi aman dan nyaman, di pangsa pasar yang sama. Mungkin dengan alasan, ah saya sudah biasa sama mereka. Masalahnya, klien cenderung mencari sesuatu yang lebih dari yang bias kita tawarkan, sesuai dengan keperluan mereka. Bila kita terus bergantung pada mereka, selain harga kita jadi tidak mudah untuk dinaikkan, juga belum tentu klien yang sama akan terus memberikan pekerjaan pada kita. Nah kalau mereka berpindah ke lain hati, pemasukan kita bagaimana?

Paling umum terjadi, tidak percaya diri untuk menaikkan harga

Sebagian mungkin merasa segan menaikkan harga dengan pemikiran, “Ah mereka klien lama, biar saja,” “Harga di luar lebih rendah dari harga saya, kalau saya tidak laku bagaimana?” “saya merasa belum cukup bagus untuk menaikkan harga,” dan lain lain.

Kepercayaan diri adalah faktor utama agar kita bisa menentukan, berapa harga kita sebenarnya. Bukan melulu merupakan masalah tentang seberapa bagusnya kita, atau apa saja yang bisa kita kerjakan. Kita sedang membicarakan seberapa bagus kepercayaan kita pada diri sendiri. Dengan meningkatkan kepercayaan diri, kita jadi lebih berani mendekati klien yang lebih besar, kita jadi lebih berani “menghargai” diri dan kemampuan kita sendiri.
Caranya memupuk kepercayaan diri? Salah satunya sudah ada di poin pertama dan kedua di atas. Kembangkan diri kita.

Hindari untuk berpegang teguh pada pendapat bahwa klien lebih memilih yang harganya lebih murah. Harga memang salah satu pertimbangan klien dalam memakai jasa kita, namun mereka juga percaya bahwa harga menentukan mutu. Bisa-bisa mereka malah tidak jadi memakai jasa kita dengan pertimbangan harganya terlalu murah, jadi mutu kerjanya pasti biasa-biasa saja.

Intinya, untuk meningkatkan harga pasaran kita sebagai freelancer, yuk kita hargai diri sendiri dulu.

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Comments

  1. says

    wah saya sangat setuju dengan tulisannya, sebagai tambahan mungkin sebelum menaikan harga jasa kita (terutama pada klien lama) yang harus dipertimbangkan adalah daya beli perusahaan tersebut (bisa dilihat dari kondisi kantor, jumlah karyawan, siapa bosnya dll). Dan tentu saja ketika akan menaikan harga added value apa yang akan kita berikan kepada klien sebagai timbal baliknya.

    Salam

  2. says

    harga tinggi, klient kabur..harga rendah, kita merasa diremehkan.

    Harga yg pas memang bagus, tapi rasanya seperti pentani yg menuai dan mengharapkan padinya terjual dengan harga pas u/ makan saja. Lol

Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *