Bisnis Cuci Setrika Masa Kini

Malas mencuci dan menyetrika? Serahkan pada jasa londri kiloan! Murah, harum, bersih, dan cepat. <— Tanpa copywriting seperti ini pun sebenarnya para pengguna jasa akan dengan suka cita mendatangi tempat yang dimaksud.

shutterstock_209262991

Credit Image via Shutterstock

Awalnya Hanya Untuk Menengah Ke Atas

Tahun 2014, bukan hal yang aneh melihat banyaknya tawaran jasa cuci setrika, terutama di kawasan kampus dan perkantoran. Katakanlah sampai awal tahun 2000, bisnis laundry masih terbatas untuk pangsa pasar menengah ke atas bahkan elit. Di pertengahan era 1980an, ada Laundrette yang berawal di Jakarta dan saya pikir itu adalah brand internasional. Ternyata saya salah.

Kemudian saya mengenal sebuah brand baru di Jakarta yaitu 5 à Sec. Kebalikan dari Laundrette, saya mengira 5 à Sec justru bisnis lokal. Padahal, 5 à Sec adalah sebuah brand tua (cabang pertamanya berdiri tahun 1968) untuk sebuah urusan mencuci dan menyetrika baju secara profesional. Tentu saja, secara awam pun masyarakat akan paham bahwa bisnis laundry kala itu hanya untuk kelas elit.

Seiring waktu, ada yang bergeser dari sebuah kata gaya hidup. Ketika manusia merasa sangat sibuk dengan pekerjaannya (sebagai dalih dari tangannya yang tak bisa lepas dari aneka gadget itu), menyerahkan urusan cuci jemur setrika ini kepada orang lain. Bagi yang memiliki pembantu rumah tangga tentu tidak terlalu pusing. Lantas bagaimana dengan para bujang atau keluarga komuter yang memiliki persoalan klasik : “Kapan mencuci bajunya? Kapan menyetrikanya?” Jika sempat, ya dilakukan sendiri. Setelah merasa banyak tugas lain yang tak bisa ditunda atau ditinggalkan, “Ya sudahlah, kasih ke londrian di depan kompleks aja, deh!” 🙂

Sasaran Masa Kini: Penghuni Kostan

Mahasiswa sekarang semakin dimanjakan dengan berjamurnya jasa londri kiloan yang harganya pun aman untuk mereka. Sekilo cucian bila sudah termasuk disetrika rapi dan wangi, cukup membayar Rp 4000,- hingga Rp 5.500,- dengan waktu standar tiga hari sudah selesai. Jika hanya dicuci, biasanya lebih murah seribu rupiah.  Tanggung ya, mending tahu beres rapi, toh? Hehehe…

Saya pernah membaca opini seorang pebisnis londri kiloan kurang lebih, “Selama manusia memakai tekstil, maka bisnis londri akan tetap bertahan.” Menarik. Apakah pasar londri sudah jenuh? Belum. Setidaknya saat ini.  Kekuatan dari sebuah bisnis londri adalah pelayanan. Mereka menjual jasa. “Ayo, siapa yang butuh dicuci dan setrika dalam waktu enam jam? Harga khusus!” Nah!

Eh, tunggu! Saya sudah menulis panjang tidak karuan tentang bisnis ini, belum memberi sudut pandang yang sempit kepada kalian. Tulisan ini hanya berfokus pada industri skala rumah tangga. Maksudku, sasaran bisnisnya untuk keluarga dan anak kost (mahasiswa dan pekerja kantoran). Kita tidak sedang bicara tentang skala hotel, villa, rumah sakit yang sudah diurus internal ya.

Memilih Target Pasar

Satu hal lagi, mencoba untuk membuat spesifik jasa pencucian ini (termasuk dry cleaning). Ada yang benar-benar hanya menerima pakaian. Beberapa jasa londri kiloan di dekat area kampus atau perkantoran, selain menerima pakaian, juga menerima karpet, helm, baju dengan perlakuan khusus (ada payet, bahan beludru dan sutra, dan lainnya), boneka, dan tas.

Pelanggan banyak macam dan maunya. “Baju ini tolong dicuci terpisah, sedikit deterjen, saya ambil enam jam lagi.” Atau, “Cuci aja deh, nggak perlu setrikanya. Bukan baju buat pergi kok.” Atau, “Pewanginya yang ini ya?” Sambil menunjuk pada salah satu pilihan pewangi di meja penerima cucian.

Sepanjang pengamatan saya, tempat jasa londri kiloan di beberapa tempat di Depok dan Bandung, selalu penuh dengan tumpukan pakaian yang sudah bersih dibungkus plastik bening, jejeran buntelan plastik berisi pakaian kotor, gulungan karpet, beberapa boneka, dan aneka bed cover atau selimut. Tidak pernah sepi. Kewalahan sih, iya.

Jadi, kalau kamu berpikir untuk menekuni usaha yang akan cukup memberimu kesibukan, coba membuka bisnis londri kiloan ini.

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *