Atur waktu dengan Teknik Pomodoro

Waktu itu relatif. Kadang waktu terasa lambat kadang terasa cepat, tergantung bagaimana kita memakainya. Pernah tidak, Anda kehilangan banyak waktu dikarenakan keasikan merambah Facebook, bukannya bekerja? Ada banyak cara mengatur waktu, salah satunya adalah dengan teknik Pomodoro yang sudah saya pakai selama berbulan-bulan. Penasaran dengan teknik Pomodoro?

Tentang Teknik Pomdoro

Pomodoro Image

Teknik Pomodoro di ciptakan oleh Francesco Corillo pada tahun 1992, saat ini banyak dipakai oleh banyak orang di dunia. Pomodoro atrinya Tomat dalam bahasa Italia, di ambil dari timer dapur yang berbentuk tomat yang dipakai oleh Francesco.

Pada intinya Pomodoro memecah-mecah waktu kerja Anda kedalam beberapa sesi, lamanya satu sesi adalah 25 menit. Setelah 25 menit habis, Anda mendapatkan 5 menit waktu istirahat. Setiap 4×25 menit Anda mendapatkan waktu istirahat lebih panjang selama 15 menit. Anda bebas menentukan lamanya suatu sesi, 25 menit dianggap waktu yang ideal karena tidak terlalu lama dan terlalu sebentar.

Cara melakukan Teknik Pomodoro

Cara memakai teknik Pomodoro sangat mudah. Carilah sebuah timer, ada banyak aplikasi gratisan yang bisa dipakai. Saya saat ini memakai Focus Booster, sebuah aplikasi Adobe Air untuk pomodoro.

focus booster app

Mungkin Anda sudah mengenal teknik GTD (Get Things Done) yang di populerkan oleh David Allen. Menggabungkan GTD dengan teknik Pomodoro bisa menjadi manajemen waktu Andalan Anda para freelancer.

Siapkan daftar tugas yang akan Anda kerjakan. Bisa di tulis di kertas, pakai aplikasi GTD atau aplikasi To-Do berbasis web. Urutkankan tugas tersebut sesuai keinginan Anda. Setelah itu mulailah ber-pomodoro. Apabila suatu tugas telah selesai, langsung lanjutkan ketugas berikutnya. Yang menghentikan Anda hanyalah apabila sesi sudah berakhir.

Bagaimana kalau ada gangguan? Idealnya, gangguan tersebut harus menunggu sesi Anda selesai terlebih dahulu. Tapi kalau memang sangat mendesak, tunda dulu sesi pomodoro, dan respon secepatnya kemudian lanjutkan sesi pomodoro-nya.

Gunakan waktu istirahat dengan melakukan hal-hal di luar pekerjaan. Misalnya pergi keluar sebentar, atau membuat teh untuk sesi berikutnya. Lakukan hal yang bisa membuat semangat dan refresh otak.

Anda bisa unduh buku PDF Teknik Pomodoro untuk bacaan lebih jelas bagaimana memakai teknik Pomodoro

Keuntungan Teknik Pomodoro

Dengan teknik Pomodoro Anda mengatur waktu bukan sebaliknya. Dengannya waktu menjadi amat berharga, apalagi waktu istirahat yang hanya 5 menit itu sangatlah dinantikan.

Pada awal saya memakai teknik Pomodoro terasa sangat capai. Capai karena saya menyelesaikan lebih banyak tugas daripada sebelumnya, itu hal positif bukan?

Tips Teknik Pomodoro

Gunakan aplikasi yang menyediakan suara β€œtik-tik-tik” seperti suara jam. Dengan suara berulang, Anda lebih menyadari bahwa Anda sedang bekerja dan membuat Anda lebih focus terhadap tugas yang sedang dikerjakan. Selain itu, suaranya akan membuat Anda bekerja lebih cepat, karena seperti sedang diburu waktu.

Apabila Anda bekerja dalam tim, beritahu rekan kerja kalau Anda menggunakan teknik Pomdoro. Dan berikan penjelasan, atau suruh baca artikel ini. Hal ini akan membantu Anda mengurangi pengalih perhatian.

Bagaimana dengan Anda para Freelancer?

Apakah Anda sudah mengenal dan memakai teknik Pomodoro? Kalau sudah, bagi-bagi pengalamannya di komentar.

Kalau belum pakai. Pakailah segera, manfaatkan waktu sebaik-baiknya. Kalau ada pertanyaan silakan layangkan di kolom komentar, saya dengan senang akan menjawabnya.

Ngomong-ngomong, tulisan ini selesai dalam 2 sesi Pomodoro.

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Comments

  1. says

    Wow tools seperti ini sering terpikir tapi belum ketemu. Thanks infonya bermanfaat banget.

    “Be fokus, pay attention, and get what you want”

  2. says

    thanks banget mas… selama ini saya belum kepikiran untuk mengatur waktu πŸ˜›
    biasanya kerjaan dikerjaan kalo lagi pengen aja… hehe…. hasilnya… amburadul…
    ok nanti akan kucoba tips nya……
    sepertinya ok nih… thanks.. again..

    zaenal

  3. says

    Waduh trims beratt gan, ini bener-bener bermanfaat untuk saya krena selama ini terlalu ‘santai’ jadi banyak job yang terbengkalai…sekali lagi trims beratt, saya coba tekniknya ….

  4. says

    wah, asyik nih saya dapat ilmu baru ^^!
    sepintas nama teknik tsb mirip dengan nama perusahaan property di Indonesia, hehehe….

    thanks a lot 4 sharing bro!
    really much appreciated.

  5. says

    Sementara masih make teknik BERLING

    Nek Eling ora Kober, Nek Kober Ora Eling*
    * Kalau Ingat Tidak Sempat, Kalau Sempat Tidak Ingat

  6. says

    Ini niy yang saya cari-cari. Sayah sempat buat schedule di Excel, beberapa hari, dijalankan. Namun, beberapa hari kemudian, berantakan. Apa karena schedule saya kurang baik atau memang sayanya yang males ni. Hihihi. Coba teknik ini, semoga bisa! Tapi, intinya, kemauan dan semangat juga yah, Om.

  7. says

    Setengah jam baca, saya kira ini Podomoro instead of Pomodoro!
    Kalau iphone/ipodtouch app utk timer yg tik3x ada ga ya. biar makin deg-degan denger suara detiknya.

    makasih tipsnya bang Kuswanto!

  8. says

    selama ini sih gak pernah pakai timer. Tapi kayaknya perlu dicoba tuh biar kerja lebih effisien. Apalagi suara tik tak tik tak nya bikin kita kayak diuber-uber hehehe

  9. says

    Udah lama sih baca di sini, tapi baru kesampaian nyoba 2 minggu terakhir ini.
    sama termasuk procrastinator berat, alhamdulillah pake podomoro bisa lebih produktif.
    masih belum sempurna sih, tapi kan practice make perfect πŸ™‚

  10. says

    hmm., nice info. info baru buat ku.
    tp kalo pengalamanku sesi aku ganti “modul”. awalnya buat list GTD berupa point” modul. selesaikan permodul (jgn berhenti klo belum selesai). istirahat. selanjutnya ke point todo berikutnya. tp jeleknya waktu menjadi relatif berdasarkan tingkatan ruanglingkup tiap point/modul…:D

    boleh dicoba nih teknik pomodoro-nya…IMHO 25mnt kok terlalu singkat yah…:D

    • says

      25 menit itu kan interval kerja, di tambah 5 menit waktu istirahat jadi 30 menit. Jadi, lebih gampang ngitungnya. Kalau mau, boleh aja koq di perpanjang misalnya jadi 35 menit/sesi.

  11. says

    waduwhhh, yang kaya gini nih yang ane butuhin sekarang, ane lebih sering buang2 waktu juga untuk ngerjain suatu tugas, two thumbs up mas!!!
    sukses selalu, maju terus Indonesia!!!

  12. dfunno says

    Wow..okeh banget mas, let’s do it. Ini yg sy cari. Btw selain waktu boleh ty ga mas, bgm meningkatkan skill yg sepertinya gini2 aja.kdg menyalahkan waktu yg cepat berlalu, jd ga sempat utk meningkatkan skill yg ada. Tx. Goodluck all.

  13. says

    wow…. layak sekali untuk di coba mas…..
    izin mencoba ya…..

    betewe…. kalo ane slama ini….
    sbagus apapun plan yang udah kita siapin….
    gak kan berjalan kalo kagak disiplin ama yang udah ‘disiapin’ πŸ˜€

    eniwey…. makasie banyak….

  14. says

    Baru nerapin teknik ini 4 hari, dan takjub sendiri. Semua kerjaan yang gak kelar-kelar selama berbulan-bulan, lah kok selesai dalam 4×25 menit.

    awalnya sih capek banget badannya fokus selama 4×25 menit utk satu putaran. tapi istirahat tiap 25 menit itu jadi kunci “ajaib”nya teknik Mr Tomato ini πŸ˜‰

  15. says

    Baru tau ada teknik ini, selama ini jarang sekali tugas atau planning yang tuntas baik karena malas, menunda (karena malas) dan manajemen waktu yang belum baik.

    Baru setelah baca artikel disalah satu web yang menyinggung tentang teknik pomodoro ini, baru saya mencari referensi tentang teknik ini.

    Banyak testimoni positif dari para pengguna teknik ini, insya Allah saya coba terapkan agar pekerjaan lebih produktif.

    Terima kasih sharingnya

  16. Lilian says

    Halo, mohon bantuannya. Saya sedang mengerjakan penelitian mengenai teknik Pomodoro ini. Saya ingin bertanya apakah barangkali Anda menyimpan/ memiliki PDF Pomodoro Technique karena pada tahun 2010 mungkin disediakan PDF oleh website-nya secara cuma-cuma, tetapi sekarang yang ada buku yang dijual dengan harga yang lumayan mahal dan tidak ada PDF-nya. Terima kasih banyak sebelumnya.

    Semoga dibalas… Hehe.

Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *