3 Cara Mudah Mendapatkan Klien Secara Reguler

Bangun Jaringan - photo by ricki888c

Bangun Jaringan - photo by ricki888c

Ketakutan paling besar seorang freelancer adalah tidak mendapatkan penghasilan secara konsisten, bulan ini dapat banyak, mungkin bulan depan tidak dapat sama sekali. Jujur saja, dulu juga hal tersebut merupakan momok yang menakutkan bagi saya. Apa solusinya? Hanya 2 si: Koneksi dan Kemampuan!

Weits, koneksi yang dimaksud itu KKN? Bukan dong, tapi lebih ke arah jaringan bisnis Anda. Apa gunanya Anda mempunyai kemampuan mendesain yang mendewa tapi tidak ada yang tahu soal kemampuan Anda? Maka dari itu tips pertama adalah:

Be Everywhere!

Yup, atau bahasa gampangnya: BEREDAR! Tingkatkan eksistensi dengan banyak ketemu orang baru. Jadi freelancer bukan berarti kita diam saja di rumah sembari mencari pekerjaan toh? Masuklah ke komunitas yang mendukung pekerjaan Anda dan berkenalanlah dengan orang baru, siapa tahu temannya teman Anda membutuhkan jasa Anda dikemudian hari. Anda tidak akan pernah tahu! Pernah saya mendapat proyek dari pacarnya teman lama saya yang saya tidak sengaja temui di kawinan kakaknya teman saya. Jauh? ya.. seperti yang saya bilang, Anda tidak akan pernah tahu. Siapkan selalu kartu nama di kantong Anda kira-kira 30 buah disetiap waktu, jadi Anda akan selalu siap memperluas koneksi Anda dimanapun Anda berada.

Jangan lupakan juga pengaruh jaringan pertemanan di dunia maya. Saya sendiri punya facebook, friendster, twitter, plurk, pownce, linkedIn, flickr, cerpenista dan juga blog sendiri untuk mengutarakan opini dan umpatan harian. Selain itu saya juga tergabung di milis WebPM, id-apple, ID-Firefox, milis alumni sma dan kuliah dan banyak lagi. Ok, mungkin sebagian besar tidak pernah saya update. Tapi google akan mengindex semua halaman itu, dan semua halaman itu akan mengarah ke situs pribadi saya.

Perluas koneksi Anda and BE EVERYWHERE!

Be Useful!

Beredar saja tidak cukup, Anda tentu ingin diingat dan direferensikan orang karena keahlian Anda dong? Tunjukkan ke semua orang apa yang Anda bisa dan buatlah mereka ingat dengan membantu mereka. Bila Anda tidak mempunyai portfolio yang cukup, tawarkanlah jasa Anda secara gratis ke organisasi nirlaba, tulislah tips yang menarik dan berguna bagi banyak orang di blog Anda, buatlah template blog wordpress secara gratis, tawarkan ilustrasi vektor atau desain ikon yang Anda tidak pakai agar bisa diunduh orang banyak, dan masih banyak lagi cara untuk menjadi berguna bagi orang lain.

Sebagai contohnya, saya menulis artikel tentang cara sharing koneksi internet di rumah dan 1 artikel tersebut menyumbangkan sekitar 300 pengunjung ke blog saya setiap harinya. Aktif di milis WebPM membuahkan cukup banyak proyek dan banyak sekali rekomendasi ke klien dari luar negri. Jika Anda membantu orang lain, orang lain pasti akan membantu Anda. Mungkin sedikit naif, tapi tidak ada salahnya toh menjadi orang baik 😀

Kembangkan kemampuan Anda dan tunjukkan ke dunia, BE USEFUL!

Be Famous!

Ok, mungkin ini lebih ke hasil dari 2 tips diatas. Ketika Anda sudah dikenal banyak orang dan sudah berguna bagi orang-orang tersebut, rekomendasi akan menyebar secara luas. Dimulai dari teman-teman Anda, temannya teman Anda dan seterusnya. Yang Anda lakukan sekarang tinggal menunggu dan biarkan popularitas Anda bekerja dengan sendirinya.

Jadi sekarang anda tinggal duduk dengan tenang dan nikmatilah kesuksesan Anda, Selamat Bekerja!

Bangun Jaringan - photo by ricki888c

Bangun Jaringan - photo by ricki888c

Ruang Freelance

Ruang Freelance merupakan wadah para freelancer untuk saling berbagi pengalaman mengenai dunia freelance mereka. Kategori yang dibahas seputar freelance online, money management, paypal, social networking, make money dan banyak lagi. Tapi, kami akan berusaha untuk memberikan yang terbaik disetiap tulisan. Dan, kami juga bukan ahli Bahasa Indonesia, mohon maaf apabila tulisan kami tidak EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Comments

  1. says

    Great tips! Untuk point be useful, hati-hati, harus ditetapkan batasan yang jelas. Jangan sampai terjebak menjadi selalu memikirkan orang lain tanpa memikirkan diri sendiri :p

  2. says

    @toni: Wah betul banget tu ton, kita harus berguna untuk mengkomplementer pekerjaan kita. Jangan dijadikan fulltime job 😛 (unless it’s making more money then our primary job)

    @rama: Kartu nama? penting banget, walaupun isinya hanya alamat website kita.

  3. says

    Betul Aria ini memang dimana-mana ada! Yang paling berkesan buat saya, dulu di http://www.moodmill.com, beliaulah yang menyumbang logo emoticon-nya! Dan masih banyak lagi kebaikan-kebaikan yang iya torehkan di dunia persilatan internet.

    Bravo dia memang sungguh baik hati!

  4. says

    wiiss tips nya keren banget, sangat sesuai sekali dengan pengalaman pribadi saya. Duuh jadi inget kartu nama saya udah abis mesti bikin lagi nih.

    thx’s mas buat tips nya 😀

  5. says

    Portfolio kudu 100% siap dan updated, jangan lupa sering masukin ke gallery2. Siapkan Account2 di job board, termasuk odesk, elance dll. Biar siap panggil 🙂

    Thanks for the ping dude! 🙂

  6. says

    Kebetulan saya sering berurusan dengan freelancer, yang paling penting buat saya adalah PROFESINALISME-nya, dari mulai hasil kerjaan yang maksimal, dead line yang sesuai timeline, response yang cepat, tanggung jawab dengan hasil pekerjaannya, dsb.

    Itu yang membuat saya/client2 anda akan continue dan menyebarluaskan tentang anda.

    Semoga berguna dan semoga berhasil.

  7. says

    beredar dimana saja, intinya kita harus berkontribusi… bukan hanya nyantumin nama dan bebas tugas. semakin dirimu berbagi, insya4JJ1 rejeki yang tidak disangka-sangka siap menghampiri anda 😀

  8. says

    Tul nggi … gw percaya sama kalimat “Memberilah, maka kau akan menerima … ”

    Dengan kita membantu orang lain, Insya Allah jadi pembuka pintu rejeki yang lain 😉

  9. says

    memang freelance bukan berarti kita diam dan duduk menunggu hasinya, tapi awalnya yang memang sangat berat, seperti di artikel diatas. membangun kepercayaan adalah kekuatan dalam mencari partner ataupun client.salam kenal buat semuanya

  10. says

    Halo Aria, TFS, tapi itu tidak cukup kalau kita tidak mempertahankan kualitas jasa, ketepatan waktu dan profesionalitas. Kredibilitas terbangun oleh waktu dan kestabilan kualitas kerja, imho. Ini butuh proses panjang.

    Kasus nih: ada juga kok freelancer yg beredar dimana-mana tapi kalau urusan kerjaan susah banget ditagih 🙂

  11. henry says

    nice artikel, wah mas aria, kita tetanggan nih ternyata. gw di mampang 3. sebagai newbie, gw ada kendala bhs inggris nih untuk dapetin klien2 dari luar mas. ini rencana mau ikut kursus.

  12. says

    artikelnya bagus banget buat aku, soalnya baru belajar buat kerja dari rumah. bikin semangat lagi untuk teus giat berusaha 🙂

  13. dixon says

    tulisan yang bagus mas,
    saya sebetulnya nyasar dateng kesini, karena sy sendiri bukan freelancer justru pengguna jasa freelancer, untuk beberapa orang (termasuk saya) justru kesulitan mencari freelancer (tentunya yang sesuai dg kriteria). Misalnya begini dulu saya kalo memesan script ke-sebuah situs Ge****.com, pas akhir-akhir ini ponakan perlu scrip khusus (untuk mlm waktu itu) minya tlg sy hubungi tuh orng dah gak bisa, tau kenapa. Nah pengalaman seperti ini sy yakin banyak terjadi. Jangan bilang klien lokal kurang, indonesia tuh gede banget dan banyak yang mau menghargai karya orsinil (bukan bajakan).
    Saran saya adalah, misal di situs spt ini ada tambahan satu page lagi untuk ruang perkenalan, secara lengkap-kap termasuk portofolionya-pengalaman2nya… ato mungkin sy yang gak bisa nyari portofolio para freelancer…maklum generasi jadul…

    • Anies Anggara says

      Setuju dengan usulan dibuat ruang perkenalan untuk memudahkan antara freelancer dan klien yang saling mencari utk kemungkinan kerja sama…

  14. says

    Nice article bro. Ya, begitulah kalo jadi freelancer, harus tetep exist. Kalau tips dari aku, aku tiap bulan coba submit proposal ke beberapa perusahaan. it works too!

  15. says

    Artikel yang bagus KaAria,, emang seharusnya begitu ya sebagai freelancer.. be everywhere!! jahaahaa berarti kegiatan silahturami lebih ditingkatin nih. Aku sebagai freelancer pemula, mungkin harus disisipi sikap “Tebal Muka (alias = ga tau malu)’ mungkin ya, secara karyanya masih standard =b jahahaa

  16. says

    mau tanya.. emang biasanya kawan2 disini suka ngerjain job apa aja sih..?
    kalo saya sih, kesulitan terbesar saya adalah kemampuan bahasa inggris saya yang masih sangat terbatas. apalagi kategori yang saya ambil adalah content writing. (gak bisa bahasa inggris kok sok2an mau jadi content writer) 😀
    masih butuh banyak pengalaman dan belajar nih..

  17. says

    mau nambahin yah tentang (Masuklah ke komunitas yang mendukung pekerjaan Anda dan berkenalanlah dengan orang baru)

    CREATIVE NETWORKING atau Jejaring Kreatif adalah sebuah jejaring komunikasi dan informasi antarpelaku industri kreatif yang sangat diperlukan oleh para desainer interior, arsitek, web desainer, animator, advertising, musisi,praktisi, pengajar, dan pencinta dunia kreatif lainnya yang bermanfaat buat mereka untuk saling bertukar informasi,ilmu, pengalaman,diskusi, sehingga bisa saling bekerja sama untuk membangun industri kreatif Indonesia…..lebih lengkapnya baca di http://bit.ly/cSutBg

  18. says

    terima kasih atas infonya…semoga makin sukses jobs freelancenya makin banyak…….

    kalau ada tips yang baru ….di share lagi Bro

  19. says

    inspiratif Pak… jadi kagak perlu pasang iklan nih ? di awal2 usaha dulu, saya nyebar proposal ke pelosok2 kota.. cuapekkkkk, dapetnya 1 dari 100 proposal… wkwkwkwk

  20. says

    Thanks, Infonya … Susah banget langkah awal jadi freelance …. BT and BOSAN BANGETTTTTTTTTTT … Tapi memang harus diperjuangkan agar kita mendapat apa yang kita inginkan …, NICE INFO … Jadi membangkitkan semangat …, Trims banget dah …

  21. says

    Makasih banget sharenya…. jadi kebuka d pikiran sy, soalnya skrg lg stag alias mandeg & crowded – browsing sana kemari ga jelas…. sukses selalu….

  22. says

    Kalo boleh saya tambahkan, berusahalah menciptakan klien klien tetap. Artinya bila pekerjaan kita dinilai memiliki keunikan dan sulit dicari gantinya plus dilakukan secara profesional, pertahankan penilaian itu. Maka dengan itu saya berani katakan : JANGAN KEJAR TUH DUIT! BIAR AJA DUIT YANG KEJAR KITA.

Trackbacks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *