Bebas Bekerja Tanpa Batas

12 Langkah Menjadi Web Developer Tips dan Trik

12 Langkah Menjadi Web Developer

October 1, 2009  /  yohan  /    21

developer

Tentu anda sudah mengenal apa web itu. Namun mungkin ada yang belum mengerti bagaimana sih membuat web tersebut. Apa yang harus dipelajari untuk menjadi web developer, dan bagaimana untuk hidup dari profesi web developer. Saya mencoba membuat daftar langkah-langkah yang dapat anda tempuh untuk menjadi seorang web developer berdasarkan pengalaman saya sebagai web developer. Semoga daftar ini dapat membantu anda untuk memulai karir sebagai web developer. Tidak panjang lebar inilah langkah-langkah menjadi seorang web developer:

Belajar bahasa pemrograman web

untuk memulainya tentu anda harus menguasai bahasa pemrograman web. Dan bahasa yang dikuasai tidak cukup 1 bahasa pemrograman saja karena web dibangun diatas beberapa faktor pendukung. Bahasa yang sebaiknya anda pelajari untuk menjadi web developer adalah:

  1. HTML, merupakan bahasa pemrograman web paling dasar dan mutlak harus dikuasai. HTML adalah bahasa untuk menciptakan tampilan web yang anda lihat di browser. HTML membangun struktur tampilan web seperti header, content, footer, menu, dan sebagainya. Namun untuk menciptakan tampilan yang lebih baik tidak cukup dengan HTML saja masih diperlukan bahasa lain untuk menciptakan tampilan yang lebih baik.
  2. CSS, inilah bahasa pelengkap HTML. Tanpa CSS kita tak akan dapat menciptakan tampilan yang indah. CSS adalah bahasa yang mengatur layout dan tampilan dari web tersebut misalnya warna background, tulisan, font, ukuran, dan sebagainya. Dengan kombinasi HTML dan CSS maka kita dapat menciptakan tampilan yang baik dan indah.
  3. Bahasa scripting web misalnya PHP, ASP, ColdFusion, Python, dan lainnya. Bahasa pemrograman ini adalah bahasa yang akan kita gunakan untuk membangun aplikasi web. Kalau tadi HTML dan CSS merupakan pembangun tampilan dari web tersebut maka bahasa scripting ini adalah pengontrol logika aplikasi web. Bahasa ini menghubungkan aplikasi web kita dengan database dan mengolah input output dari aplikasi kita. Sebaiknya anda memilih salah satu bahasa untuk didalami. Saya menyarankan menggunakan PHP karena bahasa inilah yang paling banyak digunakan untuk membuat aplikasi web. Dengan sifatnya yang terbuka dan bebas biaya maka kita dengan mudah mempelajari dan membuat aplikasi web dengan mudah. Kelengkapan dokumentasi dan tutorial PHP juga sangat banyak sehingga anda tidak akan kesulitan mempelajari bahasa yang satu ini.
  4. SQL, merupakan bahasa scripting database. Database adalah aplikasi pengolah data yang menyimpan data untuk digunakan bersama aplikasi web kita. Database ada bermacam-macam misalnya MySQL, SQLite, Oracle, PostgreSQL, SQL Server, dan database lainnya. Sangat disarankan untuk memilih salah satu untuk didalami. Walaupun SQL merupakan standar bahasa scripting database namun dengan mempelajari salah satu scripting database yang ada maka kita akan dimudahkan dalam menyimpan, mengelola, dan memberikan output data dengan tersedianya fungsi-fungsi yang akan membantu anda bekerja dengan database.
  5. Javascript, bahasa scripting yang berjalan di browser. Bahasa ini tidak mutlak dipelajari, namun kalau anda ingin membuat web dengan efek animasi, dan web yang lebih interaktif maka javascript akan membantu anda. Dibandingkan dengan flash untuk membuat efek tertentu, saya lebih memilih Javascript. Kenapa, karena Flash masih memerlukan installasi plugin sedangkan Javascript sudah didukung secara default oleh browser modern.


Pelajari teknik penyelesaian kasus-kasus pemrograman web

Misalnya bagaimana pemrograman yang berhubungan dengan tanggal, bagaimana menghubungkan web dengan aplikasi lainnya, bagaimana mengakses database, dan beragam teknik lainnya. Dengan mengetahui teknik pemrograman dan penyelesaian kasus-kasus pemrograman web maka anda dapat lebih efektif dalam pemrograman aplikasi web anda.

Pelajari metode pengembangan web yang baik

Ada banyak metode pengembangan seperti RUP, Agile, dan USDP tapi pada dasarnya mengfokuskan pada analisa, perancangan, pengembangan, dan pengujian. Lakukan pengembangan aplikasi dengan tahapan-tahapan diatas. Lakukan analisa apa yang diperlukan oleh aplikasi ini, kemudian rancang terlebih dahulu aplikasi anda sebelum melakukan coding, lakukan pengembangan atau coding, dan uji coba terlebih dahulu sebelum dirilis atau didelivery. Anda dapat kembali ketahap sebelumnya bila diperlukan. Yang penting, tentukan sendiri metode yang paling baik seusai dengan diri anda.

Belajar mengolah gambar

Buat apa? Karena dengan gambar maka kita dapat memberikan informasi lebih cepat dan efektif dibandingkan dengan mendeskripsikan dalam text yang panjang. Cukup pelajari Adobe Photoshop atau Adobe Firework yang merupakan software paling umum untuk keperluan gambar web. Pelajari bagaimana membuat gambar seperti icon, background, patern, dan gambar lainnya. Sebenarnya bukan merupakan keharusan karena untuk menciptakan gambar untuk tampilan web karena hal ini lebih cenderung merupakan pekerjaan web designer. Namun bila anda bs membuat gambar untuk web maka akan lebih membantu dibandingkan anda harus meminta tolong teman anda untuk keperluan gambar web anda.

Gunakan framework

framework merupakan sekumpulan fungsi dan library yang dapat memudahkan pemrograman anda. Gunakan framework sesuai dengan bahasa pemrograman anda. Misalnya ASP menggunakan .NET Framework. Ruby dengan Rails Framework, Python dengan Django Framework, dan PHP yang lebih banyak lagi seperti Prado, Symfony, CakePHP, dan framework lainnya. Lakukan riset dan tentukan pilihan anda framework mana yang akan anda gunakan dan dalami framework tersebut. Jangan terlalu banyak berpindah-pindah framework karena anda tidak akan memperoleh manfaat maksimal karena pemahaman yang terpecah-pecah. Jadi tentukan framework pilihan anda sesuai minat, dan teknik yang anda senangi.

Pelajari teknik-teknik mengoptimalkan aplikasi anda

Agar aplikasi anda dapat berjalan lebih cepat dan responsif maka anda harus dapat melakukan tuning atau optimalisasi. Pelajari teknik pemrograman web yang baik, pemecahan masalah programming yang efektif, tuning dan optimalisasi database, serta optimasi web server.

Pelajari web server

akan sangat bermanfaat bila anda mempelajari web server agar anda dapat mengetahui bagaimana menjalankan aplikasi anda di web server. Atau bagaimana cara mengoptimalkan aplikasi di web server. Misalnya penggunaan module caching seperti APC, eAccelerator, dan sebagainya. Atau penggunaan file .htaccess untuk menciptakan friendly URL atau URL yang lebih enak dibaca. Dengan mempelajari web server maka anda dapat mengoptimalkan dan menambahkan feature aplikasi anda di server.

Pelajari penggunaan control panel hosting

Karena anda akan banyak berhubungan dengan control panel bila anda menyewa hosting untuk web anda. Control panel yang banyak digunakan antara lain Cpanel, Pleks, ISPConfig, dan sebagainya. Dengan memahami penggunaan control panel maka anda dapat mengoptimalkan aplikasi anda di provider hosting anda.

Ikuti perkembangan teknologi web terbaru

Teknologi web selalu berkembang misalnya munculnya teknologi RSS, PODCasting, dan teknologi lainnya. Pelajari bagaimana membuat dan menggunakan teknologi tersebut di aplikasi anda. Karena aplikasi yang ketinggalan jaman akan ditinggalkan penggunanya juga.

Pelajari manajemen proyek

Suatu pengembangan aplikasi merupakan suatu proyek yang harus di atur, direncanakan, dan dilakukan dengan baik. Dengan mempelajari manajemen proyek maka anda dapat melakukan kolaborasi dengan yang lain dalam mengembangkan aplikasi. Anda juga dapat memperoleh efektifitas dan efisiensi waktu dalam menyelesaikan suatu proyek.

Untuk meningkatkan kemampuan anda, selalu asah kemampuan anda dengan mengerjakan aplikasi web

Entah pekerjaan, atau proyek pribadi. Karena makin banyak aplikasi yang anda buat maka kemampuan anda akan makin baik. Kembangkan ide anda dan realisasikan menjadi suatu aplikasi.Yang terakhir, jangan mau selalu menjadi web developer yang hanya mengerjakan proyek orang lain.

Anda harus membuat suatu aplikasi yang dapat dijadikan produk atau layanan anda sebagai wujud kemampuan anda

Produk dan layanan ini dapat anda jual sehingga anda dapat memperoleh hasil dari kemampuan anda dan menikmati hasilnya. Dibandingkan dengan mengerjakan proyek orang lain secara terus-terusan dan dibayar per-proyek tentu akan lebih baik bila anda mengerjakan 1 produk namun anda memperoleh hasil terus-terusan dengan syarat produk anda memiliki nilai jual yang baik.

Itulah langkah-langkah dasar untuk menjadi seorang web developer menurut pengalaman saya. Langkah diatas tidaklah cukup, hanya langkah dasar saja. Semoga daftar diatas dapat menjadi pembimbing anda dan bahkan dapat menjadikan anda web developer yang lebih baik lagi. Anda harus terus belajar dan berlatih terus serta selalu menerima perkembangan yang ada agar kemampuan anda terus terasah.

TAGS » ,

AUTHOR

yohan
web  /  twitter  /  facebook

Web Developer yang terkagum-kagum dengan dunia web dari jaman SMA. HTML, CSS, SQL, JavaScript, dan PHP menjadi teman sehari-hari. Sekarang menjadi seorang freelancer dan berusaha mengembangkan studio web development THINKROOMS yang bisa dikunjungi di Website, Twitter, dan Facebook Page


Freelancer Polls

Open Source apa yang Anda gunakan untuk kebutuhan pekerjaan freelance Anda

View Results

Loading ... Loading ...

BEST ARTICLES



COMMENTS

  1. REPLY adeiskandar /  Oct 1, 2009 at 5:48pm

    wah cool..thanks infonya bro..diantara semua itu..blm ada satupun yg saya memenuhi kriterianya..tapi teta semangat nih…skrg jadi ada panduannya

  2. REPLY fauzan /  Oct 1, 2009 at 7:42pm

    mantab.ini bkn hny langkah dasar.tp summary dari road map web developer..

    btw,jangan lupa HANYA gunakan software original

    • REPLY yohan /  Oct 3, 2009 at 10:38am

      btw diatas ada saran pake adobe, hehhe.. kayaknya bukan orginal. Tp client yg ngasih kerjaan PSD to HTML masih banyak tuh.. Kapan ya bisa beli Adobe Photoshop orginal.. ?

  3. REPLY Rizal /  Oct 1, 2009 at 7:57pm

    makasih buat artikelnya..
    cukup membantu buatku tuk lebih konsen di web developer..
    tinggal semangat wat blajar lebih dalam lagi..

  4. REPLY Akmal /  Oct 1, 2009 at 8:27pm

    Nice!….. thanks

  5. REPLY Klanjabrik /  Oct 1, 2009 at 8:38pm

    Gini nih kalau jadi Freelance, semuanya diambil sekalian aja belajar pemasaran produk :D

  6. REPLY Pican /  Oct 1, 2009 at 9:14pm

    Weeeeehhhh….keeerrreennzzzz … makasih infonya neh … bermanfaat banget … buat nambah-nambah ilmu … sekali lagi thanks ya … mudah2an dengan berbagi ilmu ini akan bertambah juga ilmunya ya bagi yang berbagi ^^, …

  7. REPLY Albert /  Oct 2, 2009 at 3:45am

    Setuju dengan Bung Fauzan, tentang menggunakan software original. Adobe Photoshop harganya berapa? Nggak usah yang jauh2 deh, Windows berapa harganya? :)

    Lebih menarik bila yang dicontohkan software2 yang free, misalnya GIMP.

    Jadi ingat, dulu pernah buat leaflet pake GIMP. Alhasil, di tempat percetakan nggak bisa dibuka, karena nggak ada GIMP, dan mereka nggak mau install software baru (dan juga nggak bisa pake). Hehehe…

  8. REPLY Putri Sarinande /  Oct 2, 2009 at 4:37pm

    ajiip. kagag ah. saya mah belajar html dkk cuma karena pengen bikin puisi :D
    eh asik yak kamu. tar saya pamerin artikel ini ke teman-teman yak..
    oia, bahasa yang saya sedang pelajari sih Bahasa Kalbu dan Bahasa Tubuh :D *hwakakak, becanda yak teman-teman. hallah temanteman..*

    • REPLY arisetyo /  Oct 7, 2009 at 11:47pm

      lu kayaknya di blog mana aja ada ya? hehehe… :P

      • cemputh /  Oct 9, 2009 at 3:49am

        eh, gw blom se-freak pengunjung twentea bernama ichaa lhoh yaa..!
        ya iya gw ada di sini, ini RF pan saudara seperguruan *hallaaah..* ama twentea yang mana saya indekost di twentea..!

  9. REPLY arisetyo /  Oct 7, 2009 at 11:09pm

    betul, framework penting sekali, terutama dalam hal kecepatan produksi.

    untuk backend banyak sekali pilihannya, tergantung bahasa pemrograman favorit. tapi dari semua yang sudah saya coba, memang Ruby-on-Rails yang paling mantabs. tapi sayangnya saya coder PHP, jadi ngga bisa maksimal klo make RoR. sedangkan framework2 PHP, IMO, masih belum memuaskan….

    untuk javascript, framework hukumnya WAJIB. titik. banyak pilihannya : Prototype, Scriptaculous, MooTools, dan favorit saya, jQuery.

    walaupun masih banyak yang kontra, CSS sebenernya juga udah banyak framework-nya. just google it.

    btw. framework yang selalu saya pake untuk produksi small-tomedium enterprise applications sebenernya cuma satu, Dugong. bukan promosi :P tapi memang sekarang rasanya ngga bisa kerja klo ngga make Dugong. ch..ch..check it out http://code.google.com/p/dugong

  10. REPLY Yogi /  Oct 11, 2009 at 7:34am

    Nice tips bos… Apalagi kalo dijelasin satu2…

    • REPLY anggi krisna /  Oct 12, 2009 at 8:34pm

      @yogi: masih kurang penjelasan :D kenapa gak usaha dulu dari sekarang
      kalau sering disuapin nanti jadi males :P

  11. REPLY Mohammad arif /  Oct 21, 2009 at 8:12am

    Ada yang tahu resources yang bagus tentang Manajemen Proyek ga ya???. Maklum nih jam terbangnya masih kurang ….

  12. REPLY Rudy /  Oct 24, 2009 at 12:17am

    Nice post thank’s alot ya bro..he..he

  13. REPLY Nia Hidayati /  Nov 26, 2009 at 3:30am

    Waduh ini omongan tingkat tinggi nih, ikut nyimak aja ah…

    • REPLY anggi krisna /  Dec 1, 2009 at 1:55am

      bersuara dunk :D menerima aja jadi gak seruh

  14. REPLY Syah Bakti /  Jan 21 at 8:04am

    wew….!!! Artikel yang tidak “RINGAN”

PINGBACKS

No Pingbacks

POST A COMMENT









 Follow this comment from email.

© 2009 RuangFreelance by ruangfreelance.com