Tersesat dari Jurusan Tak Selamanya Menyesatkan
August 16, 2009 / zamdesign /Seorang web developer dengan latar belakang pendidikan Teknik Informatika adalah hal yang wajar, web designer lulusan Desain Komunikasi Visual (DKV) atau lulusan Seni Rupa juga bukan sebuah hal yang aneh. Tetapi kenyataannya banyak teman-teman yang berprofesi di dunia website dengan latar belakang yang bermacam-macam bahkan ada yang kurang berhubungan dengan profesi yang mereka tekuni sekarang. Menurut pandangan masyarakat umum mungkin mereka dianggap “salah jurusan”, jika berhadapan dengan klien lokal seringkali muncul pertanyaan: “Dulu lulusan mana Pak?”. Lihat saja peluang kerja yang diminati masyarakat seperti: PNS / BUMN dimana harus benar-benar sesuai antara profesi dengan ijazah/sertifikat akademis. Namun kalau boleh saya kutip kata-kata berikut:
Tidak penting apa latar belakang pendidikanmu, yang jauh lebih penting adalah dapat menjadi apa dirimu dengan segala bakat dan minatmu – Nukman Lutfhie
Berikut beberapa contoh Praktisi Website dengan Latar Belakang Pendidikan “Salah Jurusan”:
Nukman Lutfhie (Teknik Nuklir)

Nukman Luthfie
Nukman Lutfhie adalah sarjana Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta. Sekitar tahun 1990-an menyelesaikan kuliah dalam waktu tujuh tahun dengan IPK 2,19 (dua koma sembilan belas). Memulai karirnya dengan aktif menulis artikel ilmiah populer di berbagai media cetak untuk biaya hidup dan kuliah. Di tahun 1995 bekerja di Agrakom, perusahaan pembuat Detik.com, sampai menjabat sebagai Direktur, kemudian menjadi Public Relations di Agrakom Public Relations, dan saat detik.com lahir dia menjabat sebagai Direktur Marketing. Setelah sekitar 8 tahun disana (dengan pengalaman menulis, Internet, managerialship, memahami bisnis dan jiwa intrapreneurership) akhirnya di tahun 2003 dia mengibarkan bendera sendiri dengan nama Virtual Consulting, dengan berbagai macam layanan seperti: web development, internet marketing, SEO, event management, Viral marketing dan lain-lain. Klien yang pernah ditangani antara lain: Bisnis Indonesia Online, Majalah SWAsembada, Telkom Indonesia , Lippo Karawaci , Auto 2000, dan lain-lain.
Anggi Krisna (Perikanan dan Ilmu Kelautan)

Anggi Krisna
Anggi Krisna adalah sarjana Perikanan dan Ilmu Kelautan di Institut Pertanian Bogor (IPB). Mulai mengenal web design sejak mahasiswa di sekitar tingkat 2 akhir. Awalnya bekerja sebagai design graphic di sebuah majalah IMAGINGPLUS, selanjutnya menjadi web designer di sebuah perusahaan web , mengaku pertama kali mendapat Rp 750rb dari total project senilai 12 juta. Bersama Deon Sukma (adiknya) dia mulai membuat studio desain bernama OrangBebas, tapi nama ini kurang berkibar dan sangat susah mencari klien offline, kemudian mereka membuat nama design studio baru yaitu idekreatif.net, selanjutnya nama ini di rebranding lagi menjadi icreativelabs. Menurut Koran Tempo omzet icreativelabs sekitar Rp — juta / tahun dari klien 95% mancanegara 5% lokal dan selama setahun terakhir, perusahaan kecil ini sudah menangani 30 klien dari 20 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Hong Kong, dan Arab Saudi. Bersama tim ArusMedia dia mengembangkan blog RuangFreelance, selain itu dia juga mengembangkan web JobsFreak dan GantiBaju.
Kuswanto (Biologi)

Kuswanto
Kuswanto berlatar belakang kuliah di jurusan Biologi Unpad. Bakat desain diakuinya sejak kelas 4 SD dia mulai minat belajar menggambar. Saat remaja dia biasa membuat komik pendek dan dijual pada teman-teman sekolahnya. Saat kuliah dia mulai menjadi artis komik profesional dengan membuat beberapa buku komik bersama temannya dalam label Petshop Studio. Setelah kuliah sempat menjadi designer di sebuah LSM lokal. Di tahun 2001 dia mulai bekerja di Bajing Loncat studio sebagai designer sekaligus Art Director sampai Juni 2006. Kini ia mendirikan usaha sendiri bernama Zeusbox Studio, yang melayani desain icon, interface, web & graphic. Selain itu, ia juga menjabat sebagai ketua di tim ArusMedia dan pengembang blog MakeMac
Thomas Arie Setiawan (Sastra Inggris)

Thomas Arie
Thomas Arie Setiawan adalah alumni Sastra Inggris Universitas Sanata Dharma Jogjakarta. Ia adalah seorang blogger sekaligus web designer, beberapa web yang pernah ditangani seperti: Blog Dian Sastro,
Fashionese Daily, Blog Yusril Ihya Mahendra. Sejak 2001 bersama Lala Cinila mendirikan studio desain bernama Orangescale. Ia memiliki blog berbahasa Inggris dan berbahasa Indonesia. Ia juga merupakan co-founder dan designer bersama tim Asia Blogging Network. Salah satu web baru yang di kembangkan saat ini adalah orangebox.tv
Ahmad Maulana Yahya (Matematika)

Ahmad Yahya
Ahmad Maulana Yahya memiliki latar belakang pendidikan Jurusan Matematika di Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia adalah seorang fulltime freelancer, sehari-hari bekerja online dan aktif di beberapa freelancer marketplace. Pertama kali bekerja di Suteki Global Informatika sebagai web & graphic designer (2004-2006). Selanjutnya di DigitalMarkReader.com dengan jabatan yang sama. Kini membangun studio design bernama pushbuttON, dengan layanan utama Web Designing ( Brochure-type, UI/Web-Apps), XHTML + CSS Coding. Sampai postingan ini ditulis di oDesk ia urutan 10 besar sesama freelancer dari Indonesia jika di short berdasarkan total oDesk Hours (total 1.065 jam, dengan rata-rata minimal $17.89/jam).
Selain lima nama diatas sebenarnya masih ada beberapa teman web design/web development yang memiliki latar belakang pendidikan bukan IT/bukan desain, misalnya: Bayu L Goenantyo (Ekonomi Universitas Gunadarma), Harry JH (Geodetics Engineering ITB), Ade Herdiansah (Marketing Universitas Gunadarma), Lahandi Baskoro (Soil Science IPB), dan masih banyak lagi tentunya namun tidak semua teman-teman menulis latar belakang pendidikan mereka di profil jejaring sosial (facebook, linkedin, dll).
Kalian sendiri kuliah jurusan apa? apakah sesuai dengan pekerjaan yang kalian tekuni sekarang? saya sendiri cuma lulusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang
AUTHOR
(zaM) dari kota Malang - Indonesia, 28 tahun. Seorang ayah dan seorang suami. Sehari-hari bekerja sebagai Web Designer (XHTML & CSS Hand Coder) bersama tim iCreativeLabs. Seorang Fulltime sekaligus Freelancer
BEST ARTICLES
- Kaos Ruang Freelance, mau? 122 comment(s)
- 3 Cara Mengisi dana ke PayPal 78 comment(s)
- Situs Freelance Online Bagi Calon Freelancer 69 comment(s)
- 7 Tips Berkompetisi dan Mendapatkan Klien di 99designs 68 comment(s)
- 3 Cara Mudah Mendapatkan Klien Secara Reguler 66 comment(s)
- Ingin Jadi Freelancer Hebat? Jadilah Joker! 64 comment(s)
- Cara Asyik Belajar Bahasa Inggris 62 comment(s)
- Daftar 7-digit Kode Bank Indonesia 55 comment(s)
- Diskusi: iPhone atau Blackberry 55 comment(s)
- Memilih Penyedia Jasa Layanan Internet di Indonesia 51 comment(s)
COMMENTS
-
artikel yg bagus, jd nambah semangat saya yg dari jur T.elektro bwt jd graphic designer yg hebat…
ksulitan yg sering saya alami slama ini sih paling susah bgt kalo nglamar d ad,design studio or sejenisnya sebagai designer grafis, lamarannya kburu dibuang ma HRD pas ngliat latar blakang pendidikan…
kalo jd freelance lain cerita kali ya…
-
REPLY
pratama hasriyan / Jul 22 at 11:09pm
wow, teknik nuklir.:D mantap nih pak nukman nyasarnya, baru tau juga klo mas anggi dulu orang dramaga.
ngomong2 nyasar, kyknya saya juga masuk kategori itu.. sempet nyasar di tiga kampus berbeda dan g ada yang beres, berakhir di dunia web ini. dan alhamdulillah Alloh menunjukkan saya jalan yang benar
-
REPLY
Farid ahmad / Jul 25 at 6:16am
artikelnya keren, justru saya orang IT yang saat ini sedang vacum selama 3 tahun semangat dengan membaca tulisan di atas..
-
wadauuuww info keren om,, gue banget dehhh heee,,, pengen freelance but awalnya emang sulit atau emang masih kaburr,,















