Harddisk, storage atau apapun namanya merupakan jantung yang menentukan kelangsungan hidup dari seorang freelancer online, ketika dia hilang atau bermasalah, maka kita juga akan menghadapi masalah.
Mungkin itu sedikit kata-kata yang tidak penting saya hari ini, tapi bila hal tesebut terjadi pada kita secara tidak langsung akan menggangu kehidupan kita sebagai seorang freelancer karena seorang freelancer yang bekecimpung dalam dunia digital pada dasarnya akan menghasilkan sebuah karya berbentuk digital yang merupakan perpaduan angka 0 dan 1 yang telah dirubah kedalam citra digital. Tapi saat ini kita tidak akan berbicara mengenai menghitung bilangan biner, pengkonversian atau bagaimana citra tersebut dihasilkan.
Ketika pertama kali terjun kedalam dunia online ini seharusnya kita menyadari satu hal, data yang kita miliki adalah sebuah produk yang rentang akan kerusakan, kerusakan oleh human error bencana ataupun teknologi itu sendiri (virus dan semacamnya), bila hal tersebut terjadi kita baru sadar telah kehilangan sebuah aset yang sangat berharga yang berupa dokumen, source code ataupun design berbentuk PSD, ai dan yang lainnya. Jadi pepatah “lebih baik mencegah daripada menggobati” sangat tepat untuk kasus kali ini, karena bila sekali data hilang kita akan merasakan betapa pentingnya sebuah backup data.
Karena para freelance bekerja sendiri mereka terkadang lupa melakukan backup terhadap data-data yang dimilikinya. Berbeda dengan hidup di perusahaan yang memiliki sebuah aturan tertentu tentang data perusahaan yang dimiliki serta bagimana cara menyimpan dan mendistribusikannya, para freelance biasanya akan lebih cuek dengan data yang dimiliki. Cukup taruh di harddisk lokal dan kasih password data sudah dianggap aman dan bebas dari masalah.
Melakukan backup data sama pentingnya seperti ketika kita melakukan ctrl+s (windows) untuk menyimpan pekerjaan secara intens. Ketika kita lupa melakukan penyimpanan dan tiba-tiba listrik padam saat itu mungkin kita hanya bisa terdiam atau berteriak mengumpat kebodohan yang telah kita lakukan. Hal tersebut masih relatif kecil bila dibandingkan dengan kehilangan data secara permanent karena harddisk yang kita gunakan crash atau terbakar yang membuat kita pontang panting untuk menyelamatkan data kita yang berharga tersebut.
Terdapat dua hal yang dapat kita lakukan untuk melakukan backup data baik itu yang gratis ataupun berbayar. Untuk melakukan backup data tersebut kita dapat menggunakan media offline berupa simpanan berbentuk cakram, harddisk raid , harddisk external. Sedangkan alternatif lain yang lebih reliable adalah menggunakan media penyimpanan online yang relatif lebih aman seperti SVN hosting, Hosting, google docs, box.net, dropbox ataupun yang lainnya tergantung plan dan kemudahan yang ingin kita dapatkan.
Media online menjadi lebih fleksible digunakan karena relatif aman, akses yang lebih mudah dimanapun dan kapanpun. Saat ini banyak provider penyimpanan online yang memberikan layanan gratis ataupun juga berbayar tergantung dengan kebutuhan kita untuk melakukan sync data ataupun hanya sekedar untuk melakukan subversion data. Cara yang paling mudah dan efektif adalah dengan menyewa hosting yang menyediakan simpanan yang besar dengan uptime yang tinggi serta memiliki fasilitas svn, sehingga selain sebagai tempat menaruh portfolio, hosting tersebut diberdayakan untuk penyimpanan data kita.
Jadi ada baiknya kita mencoba untuk memikirkan media penyimpanan online sebagai salah satu alternatif menyelamatkan aset kita, jangan sampai ketika hal tersebut terjadi kita hanya bisa merenungin nasib.













ndeztea
May 25, 2009
dedeicate buat rio ni kek nya :p
anggi krisna
May 25, 2009
BOM WAKTU… tolong jangan sampai terjadi, sungguh sangat menyedihkan dan merana banget deh… dulu pernah yang paling parah 1 kantor kecurian dan semua data hilang tanpa jejak
MAMPUS!!!
Ibnu Triyono
May 25, 2009
Yap masalah backup data memang sangat sering kita lupakan,
untung banyak fasilitas yang seharusnya bisa kita manfaatin
tapi terkadang dengan dalih saking sibuknya kita melewatkan
sesi beckup, tapi dengan dalih itu juga kadang kita jadi lebih
“sibuk” nantinya
backup regularly , backup properly
Om Ipit
May 25, 2009
setuju om…
ada banyak kelebihan kalo kita nyimpen data secara online
pangki [dot] com
May 25, 2009
Terkadang kalo sudah kena masalah spt itu, kepala ini mau pecah. Mau cari di mana lagi data data yang hilang itu? Pokoknya nangis dech. Bener kalo “lebih baik mencegah dari pada mengobati”.
taufiq
May 26, 2009
yup, backup data it’s really important! untungnya belum pernah kejadian nih bom waktu!
tp tetep rajin sync ke server! oot ko kayana line height di mobile version aga mepet yah? apa mata gue nambah minus
ada yang merasa sama
zam.web.id
May 26, 2009
hardisk is very fragile
hardisk rapuh sama seperti barang pecah belah
kalau pindahan (boyongan pc) mending hardisk dilepas
dipisah dari CPU dan disimpan ke tempat lebih aman
(pengalaman)
irfani
May 26, 2009
gw jg pernah tuh, hdd kebakar, ga bisa recover.
lelah deh, kerjaan2 lama terbang
anggi krisna
May 26, 2009
backup.. backup.. backup..
Rio
May 26, 2009
@dimas, bahkan my life works semua ada di harddisk eksternal itu mas, menempuh hidup baru deh.
tapi skarang mulai rutin nge-backup di dropbox. my files now seamlessly autobackup by dropbox, jd ga perlu manual backup, tiap kali ada perubahan langsung sinkron ke server dropbox. kewl nih dropbox! gue rasa semua org yg berkecimpung dg data penting harus segera backup sebelum bencana itu datang tiba2.
ndeztea
May 26, 2009
@rio: yaa ga ada naruto ya yo T_T
antown
May 29, 2009
kebiasaan yang baik ngesave itu gmn itungannya? perminggu?
anggi krisna
May 29, 2009
@antown: perminggu lebih baik, tapi dengan menggunakan nama file seperti ” minggu kesatu Mei 2009″ hingga 2 bulan kedepan. Kalau kita sudah mencapai diposisi ke bulan Ketiga yaitu Juli… maka Meinya di delete (kecuali kalo hardisk lo 1 tera
)
Suwahadi
May 31, 2009
Bener2, satu hal yg paling males dilakukan yaitu Backup. Setiap ada waktu, terkadang selalu bilang: “ntar aja dech…”.
Kasih cendol dech buat om agoes82 (*kaskuser mode on*)
BTW, ada media storage online yg gede yg di Indo gak?
anggi krisna
May 31, 2009
kalau yang gratis 2 GB dan bisa akses via desktop, hanya ada di getdropbox.com
tapi bukan lokal Indo yah, di Indo mahal2 kalo storage itu
oxidizzy
July 2, 2009
apa kita membicarakan sesuatu seperti http://www.fileden.com ???