<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Jangan hire Freelancer Indonesia ?!</title>
	<atom:link href="http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/</link>
	<description>Bebas Bekerja Tanpa Batas</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Feb 2012 01:57:36 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>By: bayu</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-19802</link>
		<dc:creator>bayu</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 04:21:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-19802</guid>
		<description>saya mau tanya kepada semua freelance terutama yang dah lama,... kalau kita dah kerja keras membuat sesuat yang diminta clien walaupun itu kadang atau sering di ubah-ubah yang sudah kita buat. trus ujung-ujung nya uang yang seharusnya kita dapatkan ditahan dikarenakan seblum selesai salah satu perkerjaan. Sedangkan untuk bisa makan dari uarng clien dan clien nya baru 1 orang itu bagaimana jika terjadi kepada freelance yang dah lama makan asam paitnya . beri saya solusi ????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau tanya kepada semua freelance terutama yang dah lama,&#8230; kalau kita dah kerja keras membuat sesuat yang diminta clien walaupun itu kadang atau sering di ubah-ubah yang sudah kita buat. trus ujung-ujung nya uang yang seharusnya kita dapatkan ditahan dikarenakan seblum selesai salah satu perkerjaan. Sedangkan untuk bisa makan dari uarng clien dan clien nya baru 1 orang itu bagaimana jika terjadi kepada freelance yang dah lama makan asam paitnya . beri saya solusi ????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wawan</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-15984</link>
		<dc:creator>Wawan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2012 13:58:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-15984</guid>
		<description>Xixixixixi....emang bener sih hire freelance Indonesia. Sampai detik inipun masih ragu kalo outsource project ke freelance yang sama2 tinggal di bumi pertiwi :(</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Xixixixixi&#8230;.emang bener sih hire freelance Indonesia. Sampai detik inipun masih ragu kalo outsource project ke freelance yang sama2 tinggal di bumi pertiwi <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fonal Marcus</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-13307</link>
		<dc:creator>Fonal Marcus</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 05:04:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-13307</guid>
		<description>Sukses di Tahun 2012!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sukses di Tahun 2012!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fonal Marcus</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-13305</link>
		<dc:creator>Fonal Marcus</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 05:01:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-13305</guid>
		<description>Client mempunyai analisa yang baik..
portfolio sebagai rujukan..
Kwalitas menunjukan Progress-Professionalisme

Terkadang Client menekan deadline terlalu mepet..
Project yang sering di berikan client bs menjadi acuan untuk client untuk menentukan timeline working progress.

tidak tertutup kemungkinan mendapatkan freelancer yang kurang bermutu.
Menurut saya kenapa freelancer memiliki qualitas yang kurang, dikarenakan:

* Harga dicari cukup murah 
   - murah biasanya identik dengan baru mulai menjajaki dunia freelance
   + Portfolio sebagai pertimbangan.
* Tidak tepat waktu (sisi ini minus untuk freelancer)
   - bisa dari client : 
      - memberikan project yang tidak sesuai dengan kondisi waktu yang 
        seharusnya. Bs saja dikarenakan deadline berdasarkan customer 
        ingin berangkat ke luar kota dlm waktu yg lama.
     + Client harus pintar mengelola bagian mana yang akan di tampilkan ke
        customer pada saat meeting.
   - bisa dari freelancer :
      - freelancer menerima orderan terlalu banyak (overload)
     + tunjukan professionalisme kalian!!! atur waktu perencanaan.. 
     + jika tidak bisa di kelarkan berbagilah project 
     -  kesulitan utama biasanya terletak membagi project (masukan berkurang)
     + batasi penerimaan project.
     + hire anak buah bila di inginkan. maka project masih terkontrol

Tekadang alasan pribadi kurang di mengerti oleh client  yg pada hakikatnya kita perlu untuk menunda selama waktu tertentu. 

Kesimpulan saya
cerdas dalam mencari referensi sebaik baiknya. 
freelancer indonesia mempunyai kualitas yang sangat baik..
Rupiah yang di keluarkan memang tidak kecil untuk mendapatkan Kwalitas.
Cari bayaran kecil? cari saja Staff ataupun Mahasiswa...
Masih kurang puas sm freelancer indonesia? Bayar saja freelancer negara luar.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Client mempunyai analisa yang baik..<br />
portfolio sebagai rujukan..<br />
Kwalitas menunjukan Progress-Professionalisme</p>
<p>Terkadang Client menekan deadline terlalu mepet..<br />
Project yang sering di berikan client bs menjadi acuan untuk client untuk menentukan timeline working progress.</p>
<p>tidak tertutup kemungkinan mendapatkan freelancer yang kurang bermutu.<br />
Menurut saya kenapa freelancer memiliki qualitas yang kurang, dikarenakan:</p>
<p>* Harga dicari cukup murah<br />
   &#8211; murah biasanya identik dengan baru mulai menjajaki dunia freelance<br />
   + Portfolio sebagai pertimbangan.<br />
* Tidak tepat waktu (sisi ini minus untuk freelancer)<br />
   &#8211; bisa dari client :<br />
      &#8211; memberikan project yang tidak sesuai dengan kondisi waktu yang<br />
        seharusnya. Bs saja dikarenakan deadline berdasarkan customer<br />
        ingin berangkat ke luar kota dlm waktu yg lama.<br />
     + Client harus pintar mengelola bagian mana yang akan di tampilkan ke<br />
        customer pada saat meeting.<br />
   &#8211; bisa dari freelancer :<br />
      &#8211; freelancer menerima orderan terlalu banyak (overload)<br />
     + tunjukan professionalisme kalian!!! atur waktu perencanaan..<br />
     + jika tidak bisa di kelarkan berbagilah project<br />
     &#8211;  kesulitan utama biasanya terletak membagi project (masukan berkurang)<br />
     + batasi penerimaan project.<br />
     + hire anak buah bila di inginkan. maka project masih terkontrol</p>
<p>Tekadang alasan pribadi kurang di mengerti oleh client  yg pada hakikatnya kita perlu untuk menunda selama waktu tertentu. </p>
<p>Kesimpulan saya<br />
cerdas dalam mencari referensi sebaik baiknya.<br />
freelancer indonesia mempunyai kualitas yang sangat baik..<br />
Rupiah yang di keluarkan memang tidak kecil untuk mendapatkan Kwalitas.<br />
Cari bayaran kecil? cari saja Staff ataupun Mahasiswa&#8230;<br />
Masih kurang puas sm freelancer indonesia? Bayar saja freelancer negara luar.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: andrie</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-9132</link>
		<dc:creator>andrie</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Oct 2011 13:05:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-9132</guid>
		<description>thmd piye kabare :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>thmd piye kabare <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Adam Rachmad</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-8034</link>
		<dc:creator>Adam Rachmad</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Sep 2011 16:34:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-8034</guid>
		<description>Iya mas betul... kalo saya ga mau di bayar bulanan atau ada tagihan tetap ke client. Karena beban tanggung jawab yang meresahkan, kadang bisa melewati dari job yg sudah ditetapkan.

Pekerjaan selesai, bayar! dan saya slalu berusaha untuk membuat client tidak bergantung ke saya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Iya mas betul&#8230; kalo saya ga mau di bayar bulanan atau ada tagihan tetap ke client. Karena beban tanggung jawab yang meresahkan, kadang bisa melewati dari job yg sudah ditetapkan.</p>
<p>Pekerjaan selesai, bayar! dan saya slalu berusaha untuk membuat client tidak bergantung ke saya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Freelance Writer &#171; Freelance &#171; Nugraha&#39;s Blog: &#34;Ide di kepala saya harus dikeluarkan. Tolong!&#34;</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-7565</link>
		<dc:creator>Freelance Writer &#171; Freelance &#171; Nugraha&#39;s Blog: &#34;Ide di kepala saya harus dikeluarkan. Tolong!&#34;</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2011 09:27:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-7565</guid>
		<description>[...] Jangan hire Freelancer Indonesia ?! 48 comment(s) [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Jangan hire Freelancer Indonesia ?! 48 comment(s) [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: edoabdullah</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-7535</link>
		<dc:creator>edoabdullah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2011 12:38:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-7535</guid>
		<description>Wah..seru juga tanggapan Jokobaim. Gini mas, yang dimaksud Anggi tentu bukan idealisme pada ranah kebangsaan, tetapi dalam konteks bisnis. Kan ada pepatah &quot;pembeli itu raja&quot; namun jangan pula mau dijadikan &quot;keset&quot; (bahasa jawa) oleh si bohir. Jadi tetaplah ada keseimbangan antara pembeli dan penjual yang pada akhirnya tercapai win win solution. Misalnya dalam desain: pemesan kwuekeh minta warna merah, padahal menurut desainer yg pas ya biru, lalu apatah salah bila desainer bijak memberi pilihan warna dalam keluarga merah juga namun masih ada nuansa biru: misalnya merah marun, merah keungu-unguan atau merah yg paling cocok (ada ribuan merah bukan?). Demikian juga bersikap, tak elok pula bila desainer bersifat kaku! kagak laku!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah..seru juga tanggapan Jokobaim. Gini mas, yang dimaksud Anggi tentu bukan idealisme pada ranah kebangsaan, tetapi dalam konteks bisnis. Kan ada pepatah &#8220;pembeli itu raja&#8221; namun jangan pula mau dijadikan &#8220;keset&#8221; (bahasa jawa) oleh si bohir. Jadi tetaplah ada keseimbangan antara pembeli dan penjual yang pada akhirnya tercapai win win solution. Misalnya dalam desain: pemesan kwuekeh minta warna merah, padahal menurut desainer yg pas ya biru, lalu apatah salah bila desainer bijak memberi pilihan warna dalam keluarga merah juga namun masih ada nuansa biru: misalnya merah marun, merah keungu-unguan atau merah yg paling cocok (ada ribuan merah bukan?). Demikian juga bersikap, tak elok pula bila desainer bersifat kaku! kagak laku!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jocobain</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-7466</link>
		<dc:creator>jocobain</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 May 2011 09:38:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-7466</guid>
		<description>terlalu gampang anda menyruh mereka melepaskan idialisme!!! justru dengan Idialisme yang dimiliki oleh sejarawan bangsa mampu menunjukkan jati diri Negara INDONESIA kpd DUnia

Justru org2 yg seperti andalah yg merusak citra keprofesian negara kita.

logica:  Anda seorang yg memiliki keprofesian, pd saat proyek menghampiri anda dengan m udahnya anda melpaskan kode etik dr koprefesian anda hnya untk mendpatkan proyek tersebut....

Apakah anda patut dsebut seorg Profesional?
Apakah anda org yg memiliki citra diri?
Apakah anda rela Profesonal anda di ganti dengan Rupiah?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terlalu gampang anda menyruh mereka melepaskan idialisme!!! justru dengan Idialisme yang dimiliki oleh sejarawan bangsa mampu menunjukkan jati diri Negara INDONESIA kpd DUnia</p>
<p>Justru org2 yg seperti andalah yg merusak citra keprofesian negara kita.</p>
<p>logica:  Anda seorang yg memiliki keprofesian, pd saat proyek menghampiri anda dengan m udahnya anda melpaskan kode etik dr koprefesian anda hnya untk mendpatkan proyek tersebut&#8230;.</p>
<p>Apakah anda patut dsebut seorg Profesional?<br />
Apakah anda org yg memiliki citra diri?<br />
Apakah anda rela Profesonal anda di ganti dengan Rupiah?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hananto</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-7451</link>
		<dc:creator>Hananto</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 May 2011 10:25:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-7451</guid>
		<description>Report Progres yang disepelekan &lt;== Benar ini yg perlu lebih diperhatikan.

Kalau kerja IT &quot;di tempat orang&quot; report progres itu yg dinilai bukan hanya finishnya saja, seharusnya begitu juga dng freelancer. Maju terus freelancer Indonesia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Report Progres yang disepelekan &lt;== Benar ini yg perlu lebih diperhatikan.</p>
<p>Kalau kerja IT &quot;di tempat orang&quot; report progres itu yg dinilai bukan hanya finishnya saja, seharusnya begitu juga dng freelancer. Maju terus freelancer Indonesia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: enggal</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-7407</link>
		<dc:creator>enggal</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 May 2011 14:58:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-7407</guid>
		<description>sangat bermanfaat buat saya yang newbie.. mohon bantuan dan panduan buat kk2 senior..
YM : prasetyo.enggal@yahoo.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sangat bermanfaat buat saya yang newbie.. mohon bantuan dan panduan buat kk2 senior..<br />
YM : <a href="mailto:prasetyo.enggal@yahoo.com">prasetyo.enggal@yahoo.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Putri Sarinande</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-7404</link>
		<dc:creator>Putri Sarinande</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 May 2011 07:17:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-7404</guid>
		<description>hahaha, saya suka itu &quot;jangan kalah ama India&quot; :D
he eh. hari gini masih ngilang2 gak jamaaaan ateuh ;)

idealisme apaan Nggi? *bloon*

PS: i like Nggi, &quot;in Google we trust&quot; - bwahahahahah!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hahaha, saya suka itu &#8220;jangan kalah ama India&#8221; <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
he eh. hari gini masih ngilang2 gak jamaaaan ateuh <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>idealisme apaan Nggi? *bloon*</p>
<p>PS: i like Nggi, &#8220;in Google we trust&#8221; &#8211; bwahahahahah!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ikin</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-7284</link>
		<dc:creator>ikin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Apr 2011 06:03:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-7284</guid>
		<description>sangat nyata sekali, penggambaran yang cukup jelas,..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sangat nyata sekali, penggambaran yang cukup jelas,..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adi</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-7273</link>
		<dc:creator>adi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 11:26:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-7273</guid>
		<description>Bagus untuk Menambah SEMANGAT...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagus untuk Menambah SEMANGAT&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adin aladin</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-7212</link>
		<dc:creator>adin aladin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Mar 2011 02:18:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-7212</guid>
		<description>thank&#039;s bro....
panduan buat kedepannya ni...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>thank&#8217;s bro&#8230;.<br />
panduan buat kedepannya ni&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Suke Semarang</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-7090</link>
		<dc:creator>Suke Semarang</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Feb 2011 13:47:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-7090</guid>
		<description>ah padahal baru mau freelance an... mikir lagi dah... ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ah padahal baru mau freelance an&#8230; mikir lagi dah&#8230; <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rauff risharasakti</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-7076</link>
		<dc:creator>rauff risharasakti</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Feb 2011 17:58:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-7076</guid>
		<description>mantab polll</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mantab polll</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yunus</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-6944</link>
		<dc:creator>yunus</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Dec 2010 03:43:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-6944</guid>
		<description>yups, komunikasi ke client itu bener bener penting.. jangna sampai client kesulitan menghubungi kita, terus jangan lupa kasih report, sekecil apapun, karena benar seperti tulisan diatas. terkadang client berpikir negatif klo kita tidak memberika progress report..
artikelnya berguna banget :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yups, komunikasi ke client itu bener bener penting.. jangna sampai client kesulitan menghubungi kita, terus jangan lupa kasih report, sekecil apapun, karena benar seperti tulisan diatas. terkadang client berpikir negatif klo kita tidak memberika progress report..<br />
artikelnya berguna banget <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yo3dhi3</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-6653</link>
		<dc:creator>yo3dhi3</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Sep 2010 14:53:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-6653</guid>
		<description>gw stuju ama pendapat ini. soalnya ane jg freelancer.. mungkin baru 1 project yg gw dapet dan gw kerjakan semaksimal mungkin. gw ngasih deadline 15 hari kerjaan itu kelar dan ternyata cuma dalam 9 hari pkerjaan gw udah kelar. sang bos pun puas dgn hasil kerja gw. sebaiknya jgn rusak citra bangsa indonesia di mata dunia. coz banyak orang indonesia yang mencemarkan nama indonesia di ebay maupun paypal. hal itu berdampak kepada smua orang indonesia yg mengais rejeki melalui ebay. begitu jg dgn freelancer. mungkin kerja gw bagus, tp karena 1 orang indo kerja ga beres, gw dan pekerja yg kerjanya bagus akan kena imbasnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gw stuju ama pendapat ini. soalnya ane jg freelancer.. mungkin baru 1 project yg gw dapet dan gw kerjakan semaksimal mungkin. gw ngasih deadline 15 hari kerjaan itu kelar dan ternyata cuma dalam 9 hari pkerjaan gw udah kelar. sang bos pun puas dgn hasil kerja gw. sebaiknya jgn rusak citra bangsa indonesia di mata dunia. coz banyak orang indonesia yang mencemarkan nama indonesia di ebay maupun paypal. hal itu berdampak kepada smua orang indonesia yg mengais rejeki melalui ebay. begitu jg dgn freelancer. mungkin kerja gw bagus, tp karena 1 orang indo kerja ga beres, gw dan pekerja yg kerjanya bagus akan kena imbasnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dina Tantri</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-6222</link>
		<dc:creator>Dina Tantri</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 10:25:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-6222</guid>
		<description>betul! jurus &quot;always there&quot; membuat saya dihujani pekerjaan oleh client yang sama. Sekarang bisa disebut regular client :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>betul! jurus &#8220;always there&#8221; membuat saya dihujani pekerjaan oleh client yang sama. Sekarang bisa disebut regular client <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yofie Setiawan</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-6221</link>
		<dc:creator>Yofie Setiawan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 10:15:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-6221</guid>
		<description>Ahh... terima kasih... refresh lagi...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ahh&#8230; terima kasih&#8230; refresh lagi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: azul</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-5695</link>
		<dc:creator>azul</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 17:12:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-5695</guid>
		<description>haturnuhun kang tipsna

saya juga pernah dipercaya orang US untuk mengerjakan sedikit kerjaan, sebelum deal beliau sempat beropini meragukan pekerja online dari indonesia. 

Saya jadi ragu ketika dikatakan seperti itu tapi saya meyakinkan diri bahwa pekerjaannya pun tidak sulit, ya meski kesulitan memahami kosakata beliau karna english saya pas-pasan :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>haturnuhun kang tipsna</p>
<p>saya juga pernah dipercaya orang US untuk mengerjakan sedikit kerjaan, sebelum deal beliau sempat beropini meragukan pekerja online dari indonesia. </p>
<p>Saya jadi ragu ketika dikatakan seperti itu tapi saya meyakinkan diri bahwa pekerjaannya pun tidak sulit, ya meski kesulitan memahami kosakata beliau karna english saya pas-pasan <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: anggi krisna</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-5174</link>
		<dc:creator>anggi krisna</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 16:12:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-5174</guid>
		<description>kirim aja ke www.jobsfreak.net</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kirim aja ke <a href="http://www.jobsfreak.net" >http://www.jobsfreak.net</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: azizan</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-5162</link>
		<dc:creator>azizan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 02:04:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-5162</guid>
		<description>buat rekan freelancer, kantorku lagi butuh freelancer buat ngerjain proyek aplikasi. detail proyek sudah didokumentasikan di www jakartaopenproject dot blogspot dot com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>buat rekan freelancer, kantorku lagi butuh freelancer buat ngerjain proyek aplikasi. detail proyek sudah didokumentasikan di www jakartaopenproject dot blogspot dot com</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: oelil</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-4892</link>
		<dc:creator>oelil</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 18:32:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-4892</guid>
		<description>tips yang bagus dan perlu diperhatikan oleh kita semua tentunya....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tips yang bagus dan perlu diperhatikan oleh kita semua tentunya&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Henza Kana</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-4396</link>
		<dc:creator>Henza Kana</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 12:53:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-4396</guid>
		<description>Thanks bt tipsnya...gw sendiri sering diingetin sm bos jangan lp selalu kasih proggress report ke klien...memang kedengaran sepele tp hal ini membantu klien untuk tahu sudah sejauh mana proggres-nya...

mungkin  masih ada pemahaman bahwa kalau kita terlalu sering memgirimkan report dan ternyata klien kurang cocok bisa2 akan terjadi banyak revisi...

Untuk masalah bahasa memang merupakan salah satu faktor penting tp gw percaya klo klien luar akan lebih senang klo mendapatkan report walaupun dengan tata bahasa yg amburadul dibandingkan ga ada report sama sekali...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Thanks bt tipsnya&#8230;gw sendiri sering diingetin sm bos jangan lp selalu kasih proggress report ke klien&#8230;memang kedengaran sepele tp hal ini membantu klien untuk tahu sudah sejauh mana proggres-nya&#8230;</p>
<p>mungkin  masih ada pemahaman bahwa kalau kita terlalu sering memgirimkan report dan ternyata klien kurang cocok bisa2 akan terjadi banyak revisi&#8230;</p>
<p>Untuk masalah bahasa memang merupakan salah satu faktor penting tp gw percaya klo klien luar akan lebih senang klo mendapatkan report walaupun dengan tata bahasa yg amburadul dibandingkan ga ada report sama sekali&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zulkarnain</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-4344</link>
		<dc:creator>zulkarnain</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2009 04:22:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-4344</guid>
		<description>sangat masuk akal.. tapi sayang kelemahanku cuma 1 gak bisa beringgris huff...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sangat masuk akal.. tapi sayang kelemahanku cuma 1 gak bisa beringgris huff&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: doddy suhartono</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-4324</link>
		<dc:creator>doddy suhartono</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 11:33:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-4324</guid>
		<description>Tips menarik bro, 
Permasalahan itu real dalam dunia freelance....FIUH!!!

&quot;ayo bangkit freelancer Indonesia...!!!&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tips menarik bro,<br />
Permasalahan itu real dalam dunia freelance&#8230;.FIUH!!!</p>
<p>&#8220;ayo bangkit freelancer Indonesia&#8230;!!!&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kangmas</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-4322</link>
		<dc:creator>kangmas</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 08:04:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-4322</guid>
		<description>waduh...klo ngomongin diri sendiri jngn dipukul rata ke semua freelancer dong bro. Di Indonesia banyak freelancer top &amp; bertanggung jawab tuh....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>waduh&#8230;klo ngomongin diri sendiri jngn dipukul rata ke semua freelancer dong bro. Di Indonesia banyak freelancer top &amp; bertanggung jawab tuh&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: keaglez</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-3987</link>
		<dc:creator>keaglez</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 14:05:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-3987</guid>
		<description>Thanks buat tipsnya. Sepertinya memang freelancer yang masih baru sering terjebak poin2 di atas. Saya juga masih baru dan memang poin2 di atas ada benarnya, jadi artikel ini sekaligus merupakan tamparan buat saya. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Thanks buat tipsnya. Sepertinya memang freelancer yang masih baru sering terjebak poin2 di atas. Saya juga masih baru dan memang poin2 di atas ada benarnya, jadi artikel ini sekaligus merupakan tamparan buat saya. <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Novian Liniaji</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-3355</link>
		<dc:creator>Novian Liniaji</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 02:08:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-3355</guid>
		<description>Mungkin bukan karena orang indonesia gak bertanggung jawab, tapi karena kesulitan bahasa. Secara masih banyak yang bhs inggris-nya pas-pasan termasuk saya. Tertarik untuk joint, tapi setelah masuk bingung cara mulai dan harus bagaimana-nya...ada gak job yang pake bahasa indonesia aja instruksinya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin bukan karena orang indonesia gak bertanggung jawab, tapi karena kesulitan bahasa. Secara masih banyak yang bhs inggris-nya pas-pasan termasuk saya. Tertarik untuk joint, tapi setelah masuk bingung cara mulai dan harus bagaimana-nya&#8230;ada gak job yang pake bahasa indonesia aja instruksinya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mr. Y</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-2777</link>
		<dc:creator>Mr. Y</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 12:06:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-2777</guid>
		<description>wow.. very good.. attracting Topic..
Nothing Impossible dude..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wow.. very good.. attracting Topic..<br />
Nothing Impossible dude..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tambur</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1939</link>
		<dc:creator>tambur</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 03:08:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1939</guid>
		<description>wah....gue terkejut membacanya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah&#8230;.gue terkejut membacanya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: H</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1904</link>
		<dc:creator>H</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 14:06:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1904</guid>
		<description>@Anggi: Oww.. semacam progress report gitu ya? Untuk internal sih ya emang applicable.

Iya total ada 8 orang (5 designer + 3 Flash/Flex programmer) di Bay Interactive, semuanya dari Indonesia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Anggi: Oww.. semacam progress report gitu ya? Untuk internal sih ya emang applicable.</p>
<p>Iya total ada 8 orang (5 designer + 3 Flash/Flex programmer) di Bay Interactive, semuanya dari Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Gek</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1900</link>
		<dc:creator>Gek</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 08:23:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1900</guid>
		<description>Wah tipsnya bagus banged...
tengkyu...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah tipsnya bagus banged&#8230;<br />
tengkyu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: joe</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1898</link>
		<dc:creator>joe</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 04:15:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1898</guid>
		<description>@anggi: However saya sangat support dengan eksistensi RF yang menurut saya bisa menjadi &quot;kompor&quot; untuk lahir nya freelancer2 baru, bahkan kalau perlu RF harus memiliki komunitas untuk ini atau bahkan situs freelance marketplace untuk mempermudah freelancer2 indonesia dalam mencari pekerjaan. Khusus untuk artikel ini, seperti yang saya bilang dalam komentar saya sebelumnya, hanya perlu sedikit &quot;balance&quot; dari sudut pandang klien juga agar freelancer2 yang khususnya newbie tidak pesimis atau mensalah artikan kandungan dari artikel ini.

Untuk tawarannya, terima kasih banget Nggi! cuman sayang saya masih belum bisa ngatur waktu antara bekerja dengan menulis (blog saya saja udah gak terurus lama :( ). Tapi saya usahakan bisa memberikan &quot;sumbangan&quot; juga buat RF karena saya juga sangat concern dengan dunia freelancer dan bisnis online.

Keep goin&#039; RF!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@anggi: However saya sangat support dengan eksistensi RF yang menurut saya bisa menjadi &#8220;kompor&#8221; untuk lahir nya freelancer2 baru, bahkan kalau perlu RF harus memiliki komunitas untuk ini atau bahkan situs freelance marketplace untuk mempermudah freelancer2 indonesia dalam mencari pekerjaan. Khusus untuk artikel ini, seperti yang saya bilang dalam komentar saya sebelumnya, hanya perlu sedikit &#8220;balance&#8221; dari sudut pandang klien juga agar freelancer2 yang khususnya newbie tidak pesimis atau mensalah artikan kandungan dari artikel ini.</p>
<p>Untuk tawarannya, terima kasih banget Nggi! cuman sayang saya masih belum bisa ngatur waktu antara bekerja dengan menulis (blog saya saja udah gak terurus lama <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  ). Tapi saya usahakan bisa memberikan &#8220;sumbangan&#8221; juga buat RF karena saya juga sangat concern dengan dunia freelancer dan bisnis online.</p>
<p>Keep goin&#8217; RF!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: anggi krisna</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1897</link>
		<dc:creator>anggi krisna</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 03:56:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1897</guid>
		<description>@ H : tadinya gue kira yg komentar bukan sekelas dirimu mas :P ,soale cara gue itu memang diwajibkan kesemua teman2 di icreativelabs. kalau gak nanti gak ketauan kerjanya :P

bagaimana bay interactive, sepertinya teman2 banyak yg disana yah.. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ H : tadinya gue kira yg komentar bukan sekelas dirimu mas <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  ,soale cara gue itu memang diwajibkan kesemua teman2 di icreativelabs. kalau gak nanti gak ketauan kerjanya <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>bagaimana bay interactive, sepertinya teman2 banyak yg disana yah..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: H</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1896</link>
		<dc:creator>H</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 03:38:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1896</guid>
		<description>Judul yang provokatif? Yap! Trik untuk attract visitor + berkomentar? Maybe (dan sepertinya berhasil) ;) Menakut2i? Nope!

Gue pikir penulis cuma menggunakan pendekatan retorika terbalik, yaitu mengangkat statement negatif dengan tujuan agar audience bisa lebih termotivasi mengungkapkan sisi yang berseberangan (sisi positif) untuk meng-counter pernyataan negatif tersebut. :)

Mungkin memang ada semacam ketidak-konsistenan penulis mengenai pernyataan dan komentarnya (kritik dikit nih &#039;Nggi), misalkan: &lt;i&gt;&quot;Saran saya report itu wajib setiap hari tanpa kecuali&quot;&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;&quot;..yang ada sekarang &lt;strong&gt;hanya&lt;/strong&gt; jurus always there&quot;.

Overall gue bilang sih sebuah &#039;wake up call&#039; yang bagus untuk freelancer! :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Judul yang provokatif? Yap! Trik untuk attract visitor + berkomentar? Maybe (dan sepertinya berhasil) <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Menakut2i? Nope!</p>
<p>Gue pikir penulis cuma menggunakan pendekatan retorika terbalik, yaitu mengangkat statement negatif dengan tujuan agar audience bisa lebih termotivasi mengungkapkan sisi yang berseberangan (sisi positif) untuk meng-counter pernyataan negatif tersebut. <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mungkin memang ada semacam ketidak-konsistenan penulis mengenai pernyataan dan komentarnya (kritik dikit nih &#8216;Nggi), misalkan: <i>&#8220;Saran saya report itu wajib setiap hari tanpa kecuali&#8221;</i> atau <i>&#8220;..yang ada sekarang <strong>hanya</strong> jurus always there&#8221;.</p>
<p>Overall gue bilang sih sebuah &#8216;wake up call&#8217; yang bagus untuk freelancer! <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </i></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: anggi krisna</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1894</link>
		<dc:creator>anggi krisna</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 23:43:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1894</guid>
		<description>@All: wow tanggapannya sangat positif

@icreativelabs member(ben,dimas,zam,rio): mungkin gue sudah sering bilang ini yah, biar kalian makin ahli kalau sudah berfreelance nanti :)

@Bayu @wira @joe: india itu menurut gue sebuah inspirasi, kenapa? karena orang india itu sudah banyak bertengger di perusahaan IT berkelas diseluruh dunia, lihat saja google, adobe, yahoo dan masih  banyak lagi. tidak hanya itu, posisi merekapun sangat strategis bukan hanya kuli.. didunia freelancepun mereka sangatlah eksis.. so? masa kita kalah sama india :D. du

@H @Erwin @joe : hehehe senior-senior nih :D, kalau PRO pasti jawabannya menentang dan newbie akan tambah semangat untuk terus belajar :D

&lt;strong&gt;progress report&lt;/strong&gt;
untuk yang Pro sudah pasti bisa mengatur waktunya, karena awalnya pasti kita harus memberikan timeline yang akan tersematkan waktu report. jadi memang gak harus setiap hari bagi yang sudah konsisten dan komitmen. tapi bagi para newbie seringkali meremehkan hal ini.. report setiap hari, lalu 3 hari sekali, lalu menjadi 1 minggu sekali dan akhirnya menggunakan jurus menghilang :D

&lt;strong&gt;jurus menghilang&lt;/strong&gt;
setuju dengan H dan Erwin, always there yang gue maksud adalah siap membantu klien dengan responsive, bukan 24hours/day. gue juga gak kerja pas weekend dan gak make telpon untuk kerja dengan klien luar :D. Tapi ada baiknya sistem kepercayaan itu dibangun dengan cara memudahkan komunikasi antar kedua belah pihak ok :mrgreen:

&lt;strong&gt;idealis&lt;/strong&gt;
Seringkali para freelancer memposisikan katak dalam tempurung, sehingga mereka menggunakan ilmu/cara lama dalam menyelesaikan suatu proyeknya. Padahal diinternet sana masih banyak ilmu yg harus mereka raih.

@joe : RF tidak hanya memberikan hal-hal mimpi kepada semua freelancer, tapi harus juga menegur kalau mereka salah :D. Kami takut kalau mereka keluar dari rel yang ada dan jadinya bisa berimbas kepada nama Indonesia. kenapa jadi terkesan menakuti? menurut saya tidak, saya hanya memberikan cara saja :D. biasanya orang Indonesia pintar komentar doang so ayo bantu kami menulis di Ruangfreelance sebagai kontributor agar diri Anda bisa berkontribusi kepada freelancer Indonesia. Mau..Mau..Mau.. :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@All: wow tanggapannya sangat positif</p>
<p>@icreativelabs member(ben,dimas,zam,rio): mungkin gue sudah sering bilang ini yah, biar kalian makin ahli kalau sudah berfreelance nanti <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>@Bayu @wira @joe: india itu menurut gue sebuah inspirasi, kenapa? karena orang india itu sudah banyak bertengger di perusahaan IT berkelas diseluruh dunia, lihat saja google, adobe, yahoo dan masih  banyak lagi. tidak hanya itu, posisi merekapun sangat strategis bukan hanya kuli.. didunia freelancepun mereka sangatlah eksis.. so? masa kita kalah sama india <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . du</p>
<p>@H @Erwin @joe : hehehe senior-senior nih <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> , kalau PRO pasti jawabannya menentang dan newbie akan tambah semangat untuk terus belajar <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>progress report</strong><br />
untuk yang Pro sudah pasti bisa mengatur waktunya, karena awalnya pasti kita harus memberikan timeline yang akan tersematkan waktu report. jadi memang gak harus setiap hari bagi yang sudah konsisten dan komitmen. tapi bagi para newbie seringkali meremehkan hal ini.. report setiap hari, lalu 3 hari sekali, lalu menjadi 1 minggu sekali dan akhirnya menggunakan jurus menghilang <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>jurus menghilang</strong><br />
setuju dengan H dan Erwin, always there yang gue maksud adalah siap membantu klien dengan responsive, bukan 24hours/day. gue juga gak kerja pas weekend dan gak make telpon untuk kerja dengan klien luar <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Tapi ada baiknya sistem kepercayaan itu dibangun dengan cara memudahkan komunikasi antar kedua belah pihak ok <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>idealis</strong><br />
Seringkali para freelancer memposisikan katak dalam tempurung, sehingga mereka menggunakan ilmu/cara lama dalam menyelesaikan suatu proyeknya. Padahal diinternet sana masih banyak ilmu yg harus mereka raih.</p>
<p>@joe : RF tidak hanya memberikan hal-hal mimpi kepada semua freelancer, tapi harus juga menegur kalau mereka salah <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Kami takut kalau mereka keluar dari rel yang ada dan jadinya bisa berimbas kepada nama Indonesia. kenapa jadi terkesan menakuti? menurut saya tidak, saya hanya memberikan cara saja <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . biasanya orang Indonesia pintar komentar doang so ayo bantu kami menulis di Ruangfreelance sebagai kontributor agar diri Anda bisa berkontribusi kepada freelancer Indonesia. Mau..Mau..Mau.. <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Winardi</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1893</link>
		<dc:creator>Winardi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 19:35:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1893</guid>
		<description>Thanks banget tipsnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Thanks banget tipsnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: joe</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1892</link>
		<dc:creator>joe</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 16:55:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1892</guid>
		<description>&quot;Jangan layani klien dari Indonesia karena dominannya klien-klien asal Indonesia pembayarannya sering mundur dan mempermainkan kepercayaan freelancernya&quot;

Kalau dijelaskan secara panjang lebar mungkin artinya hampir sama dengan artikel diatas, cuma pembahasannya dari sudut pandang yang berbeda yaitu klien.



&lt;em&gt;1. Report Progres yang disepelekan&lt;/em&gt;
Not always! banyak juga proyek yang bisa diselesaikan sampai berhasil tanpa harus mengirimkan report tiap jam atau tiap hari. Bagi seseorang yang baru terjun ke dunia freelancer bukanlah hal yang mudah untuk membuat report bersamaan dengan mengerjakan proyek.

&lt;em&gt;2. Menggunakan Jurus Menghilang&lt;/em&gt;
Seorang freelancer pasti punya alasan hingga dia mengeluarkan &quot;jurus&quot; ini; apakah itu terbentur pada permasalahan teknikal atau mungkin permasalahan koneksi internet di Indonesia yang mahalnya naudzubillah tapi kecepatannya turun naik atau mungkin ketahuan bos-nya kalo dia lagi &quot;nyambi&quot;. Seorang &quot;smart client&quot;, tentunya harus bisa cepat tanggap menangkap sinyal ini dengan mengirimkan pertanyaan2 semacam whats wrong with you? may be we can talk about it again if you cannot do it? i have no problem if you cannot handle it, but i hope you can give other solutions for this requirement or etc. Anyway, freelancer juga tidak bisa berharap bahwa semua kliennya adalah orang &quot;smart&quot; atau bahkan dibayar 100% oleh klien jika pekerjaannya selesai, karena klien pun juga mempunyai kemampuan untuk &quot;menghilang&quot;.

&lt;em&gt;3. Terlalu idealis&lt;/em&gt;
Irrelevant! idealisme semestinya tidak perlu dibahas disini karena ini adalah hak masing2 orang. Idealisme pada suatu bidang bisa jadi menunjukkan &quot;expertise&quot; dari seorang freelancer. Sebelum masuk ke tahap development process, tentunya ada proses interview dan dealing. Melalui proses interview inilah kedua belah pihak bisa mempunyai gambaran karakteristik dari masing2 pihak sehingga kecil kemungkinannya seorang &quot;smart client&quot; mempercayakan proyeknya yang berbasis ASP kepada freelancer yang kemampuannya adalah PHP programming (sebagai contohnya). Kalaupun klien berani mempercayakan proyek tsb ke freelancer yang bersangkutan dan freelancer tsb menyanggupinya dengan alasan dia bisa mendapatkan bantuan dari google; kecil kemungkinannya proyek ini bisa diselesaikan secara &quot;on budget and on time&quot;.

&lt;em&gt;4. Mudah menyerah&lt;/em&gt;
Irrelevant! Seringkali saya menerima permintaan seseorang yang ingin belajar menjadi seorang freelancer, selama yang saya tahu, seorang freelancer baru masih takut2 dalam menerima/mengerjakan suatu proyek. Wah bisa gak ya saya ngerjainnya? duh, kok sepertinya sulit banget requirementnya? dsb. Itulah pertanyaan2 yang sering muncul dari freelancer baru begitu mereka membaca requirement dari sebuah proyek. Seorang junior freelancer saja bisa berpikir dan mengukur kemampuannya sebelum menyatakan bersedia mengerjakan proyek tsb apalagi yang senior. So, saya rasa tidak ada &quot;kata menyerah&quot; (dengan alasan skill) bagi seorang freelancer jika sudah menyatakan sanggup mengerjakan suatu proyek. Get real! kalo ndak mampu ngapain diambil?

Keberhasilan atau kegagalan suatu proyek tidak bisa dilihat dari satu sudut pandang saja. Hubungan antara freelancer dan klien atau &quot;seller and buyer&quot; adalah hubungan simbiosis mutualisme; saling menguntungkan dan saling membutuhkan. Jika freelancer melakukan hal yang disebutkan di artikel diatas, tentunya klien juga harus introspeksi diri; ada apa dengan saya sehingga freelancer saya berbuat seperti demikian? dan begitu pula sebaliknya. Situasi yang kondusif harus diciptakan bersama2 agar mudah menemukan win-win solutions di kedua belah pihak. Permasalahan yang muncul dalam suatu proyek cukup kompleks dan beragam, butuh proses pembelajaran yang cukup panjang. Di satu sisi, tidak ada jaminan bahwa masing-masing pihak tidak akan pernah berbuat &quot;nakal&quot; baik secara disadari ataupun tidak -- walaupun kontrak sudah dibuat (kecuali dihadapan notaris, yang dikemudian harinya jika terjadi permasalahan bisa dibawa ke meja hijau).

Ruang freelance sebagai salah satu motivator untuk freelancer seharusnya tidak mempublikasikan pernyataan yang bertolak belakang atau sekedar menampilkan pernyataan dari satu sudut pandang saja agar tidak terjadi kesalahpahaman bagi seseorang yang ingin terjun ke dunia ini. Kalau kita bisanya cuma menakut-nakuti serta tidak bisa mempercayai atau memberdayakan orang2 kita sendiri, jangan harap deh pertumbuhan freelancer di indonesia semakin bertambah dan kapan bangsa ini bisa menjadi bangsa yang besar dan mandiri? kesulitan pasti ada, namun bukannya dibalik kesulitan ada kemudahan selama kita menganggap kesulitan tsb sebagai suatu tantangan dan bukan hambatan :d

Ngomong2 soal India, emang ada jaminan kalau seorang klien memperkerjakan freelancer dari India dan freelancer tsb ada yang &quot;gak nakal&quot;? KOk ndak sekalian aja bikin artikel yang judulnya &quot;jangan hire freelancer dari India&quot;.

Kemajuan IT di India &lt;em&gt;bisa saja&lt;/em&gt; terjadi karena ada dukungan maksimal dari pemerintah baik dari sisi moral maupun material seperti infrastruktur yang berkwalitas dan murah yang akhirnya membuka potensi jenis2 usaha baru. Tentunya kesuksesan itu sendiri tidak lepas dari mental serta keberanian dari manusia2nya. Kalo soal skill, saya yakin banyak freelancer2 dari Indonesia yang lebih jago dari mereka.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Jangan layani klien dari Indonesia karena dominannya klien-klien asal Indonesia pembayarannya sering mundur dan mempermainkan kepercayaan freelancernya&#8221;</p>
<p>Kalau dijelaskan secara panjang lebar mungkin artinya hampir sama dengan artikel diatas, cuma pembahasannya dari sudut pandang yang berbeda yaitu klien.</p>
<p><em>1. Report Progres yang disepelekan</em><br />
Not always! banyak juga proyek yang bisa diselesaikan sampai berhasil tanpa harus mengirimkan report tiap jam atau tiap hari. Bagi seseorang yang baru terjun ke dunia freelancer bukanlah hal yang mudah untuk membuat report bersamaan dengan mengerjakan proyek.</p>
<p><em>2. Menggunakan Jurus Menghilang</em><br />
Seorang freelancer pasti punya alasan hingga dia mengeluarkan &#8220;jurus&#8221; ini; apakah itu terbentur pada permasalahan teknikal atau mungkin permasalahan koneksi internet di Indonesia yang mahalnya naudzubillah tapi kecepatannya turun naik atau mungkin ketahuan bos-nya kalo dia lagi &#8220;nyambi&#8221;. Seorang &#8220;smart client&#8221;, tentunya harus bisa cepat tanggap menangkap sinyal ini dengan mengirimkan pertanyaan2 semacam whats wrong with you? may be we can talk about it again if you cannot do it? i have no problem if you cannot handle it, but i hope you can give other solutions for this requirement or etc. Anyway, freelancer juga tidak bisa berharap bahwa semua kliennya adalah orang &#8220;smart&#8221; atau bahkan dibayar 100% oleh klien jika pekerjaannya selesai, karena klien pun juga mempunyai kemampuan untuk &#8220;menghilang&#8221;.</p>
<p><em>3. Terlalu idealis</em><br />
Irrelevant! idealisme semestinya tidak perlu dibahas disini karena ini adalah hak masing2 orang. Idealisme pada suatu bidang bisa jadi menunjukkan &#8220;expertise&#8221; dari seorang freelancer. Sebelum masuk ke tahap development process, tentunya ada proses interview dan dealing. Melalui proses interview inilah kedua belah pihak bisa mempunyai gambaran karakteristik dari masing2 pihak sehingga kecil kemungkinannya seorang &#8220;smart client&#8221; mempercayakan proyeknya yang berbasis ASP kepada freelancer yang kemampuannya adalah PHP programming (sebagai contohnya). Kalaupun klien berani mempercayakan proyek tsb ke freelancer yang bersangkutan dan freelancer tsb menyanggupinya dengan alasan dia bisa mendapatkan bantuan dari google; kecil kemungkinannya proyek ini bisa diselesaikan secara &#8220;on budget and on time&#8221;.</p>
<p><em>4. Mudah menyerah</em><br />
Irrelevant! Seringkali saya menerima permintaan seseorang yang ingin belajar menjadi seorang freelancer, selama yang saya tahu, seorang freelancer baru masih takut2 dalam menerima/mengerjakan suatu proyek. Wah bisa gak ya saya ngerjainnya? duh, kok sepertinya sulit banget requirementnya? dsb. Itulah pertanyaan2 yang sering muncul dari freelancer baru begitu mereka membaca requirement dari sebuah proyek. Seorang junior freelancer saja bisa berpikir dan mengukur kemampuannya sebelum menyatakan bersedia mengerjakan proyek tsb apalagi yang senior. So, saya rasa tidak ada &#8220;kata menyerah&#8221; (dengan alasan skill) bagi seorang freelancer jika sudah menyatakan sanggup mengerjakan suatu proyek. Get real! kalo ndak mampu ngapain diambil?</p>
<p>Keberhasilan atau kegagalan suatu proyek tidak bisa dilihat dari satu sudut pandang saja. Hubungan antara freelancer dan klien atau &#8220;seller and buyer&#8221; adalah hubungan simbiosis mutualisme; saling menguntungkan dan saling membutuhkan. Jika freelancer melakukan hal yang disebutkan di artikel diatas, tentunya klien juga harus introspeksi diri; ada apa dengan saya sehingga freelancer saya berbuat seperti demikian? dan begitu pula sebaliknya. Situasi yang kondusif harus diciptakan bersama2 agar mudah menemukan win-win solutions di kedua belah pihak. Permasalahan yang muncul dalam suatu proyek cukup kompleks dan beragam, butuh proses pembelajaran yang cukup panjang. Di satu sisi, tidak ada jaminan bahwa masing-masing pihak tidak akan pernah berbuat &#8220;nakal&#8221; baik secara disadari ataupun tidak &#8212; walaupun kontrak sudah dibuat (kecuali dihadapan notaris, yang dikemudian harinya jika terjadi permasalahan bisa dibawa ke meja hijau).</p>
<p>Ruang freelance sebagai salah satu motivator untuk freelancer seharusnya tidak mempublikasikan pernyataan yang bertolak belakang atau sekedar menampilkan pernyataan dari satu sudut pandang saja agar tidak terjadi kesalahpahaman bagi seseorang yang ingin terjun ke dunia ini. Kalau kita bisanya cuma menakut-nakuti serta tidak bisa mempercayai atau memberdayakan orang2 kita sendiri, jangan harap deh pertumbuhan freelancer di indonesia semakin bertambah dan kapan bangsa ini bisa menjadi bangsa yang besar dan mandiri? kesulitan pasti ada, namun bukannya dibalik kesulitan ada kemudahan selama kita menganggap kesulitan tsb sebagai suatu tantangan dan bukan hambatan :d</p>
<p>Ngomong2 soal India, emang ada jaminan kalau seorang klien memperkerjakan freelancer dari India dan freelancer tsb ada yang &#8220;gak nakal&#8221;? KOk ndak sekalian aja bikin artikel yang judulnya &#8220;jangan hire freelancer dari India&#8221;.</p>
<p>Kemajuan IT di India <em>bisa saja</em> terjadi karena ada dukungan maksimal dari pemerintah baik dari sisi moral maupun material seperti infrastruktur yang berkwalitas dan murah yang akhirnya membuka potensi jenis2 usaha baru. Tentunya kesuksesan itu sendiri tidak lepas dari mental serta keberanian dari manusia2nya. Kalo soal skill, saya yakin banyak freelancer2 dari Indonesia yang lebih jago dari mereka.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jauhari</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1890</link>
		<dc:creator>Jauhari</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 14:18:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1890</guid>
		<description>Apakah &lt;strong&gt;saya&lt;/strong&gt; termasuk didalamnya??? saya harap tidak.. kalaupun masih termasuk.. bimbing saya untuk menjadi lebih baik lagi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah <strong>saya</strong> termasuk didalamnya??? saya harap tidak.. kalaupun masih termasuk.. bimbing saya untuk menjadi lebih baik lagi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: thmd</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1876</link>
		<dc:creator>thmd</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 03:40:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1876</guid>
		<description>wkwkwkekek/... iya nih. mulai detik ini saya harus lebih baik lagi.. dan menghindari 4 hal tsb diatas.. thx buat info nya :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wkwkwkekek/&#8230; iya nih. mulai detik ini saya harus lebih baik lagi.. dan menghindari 4 hal tsb diatas.. thx buat info nya <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yofie Setiawan</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1868</link>
		<dc:creator>Yofie Setiawan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 19:25:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1868</guid>
		<description>tergantung kesepakatan juga sih, rasanya untuk client luar memang lebih ketat ya, so far saya bekerja dengan client lokal mereka tidak terlalu mengikat masalah report... tapi setuju lah, kalau udah maen ke luar2 harus bisa jaga integritas bangsa kita, jangan karena nila setitik rusak susu sebenggala...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tergantung kesepakatan juga sih, rasanya untuk client luar memang lebih ketat ya, so far saya bekerja dengan client lokal mereka tidak terlalu mengikat masalah report&#8230; tapi setuju lah, kalau udah maen ke luar2 harus bisa jaga integritas bangsa kita, jangan karena nila setitik rusak susu sebenggala&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: H</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1866</link>
		<dc:creator>H</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 09:54:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1866</guid>
		<description>Point 1 &amp; 2, gue setuju dengan Erwin. Itu bergantung dengan bagaimana hubungan dan komunikasi dengan client. Kalau jelas kita bilang nahwa kita butuh 1-2 hari dan akan kasih preview di hari ke-3, gue pikir nggak perlu lah report tiap hari. :)

Satu hal lagi, kalau kita baru kerja sedikit sudah report, umumnya client justru akan cerewet karena mereka umumnya tidak bisa membayangkan sebuah visual berdasarkan sketsa saja misalnya. Apalagi kalo dapet client dengan tipe micro-managing, setiap detail dia berusaha manage dan kasih feedback ini itu. Ujung2nya justru progress jadi lambat. 

Mengenai online tiap hari, ya nggak harus juga lah. Gue kalo ngasih kerjaan juga nggak expect freelancernya online tiap hari. Yang penting ngerespons kalau di kontak (baik email atau lainnya).

Mengenai gampang menyerah, gue pikir ini ada hubungannya dengan motivasi. Jadi freelancer itu harus punya tekad dan motivasi awal yang kuat, perhitungan plus-minus, dsb. Intinya adalah menjalani proses. Semuanya nggak tiba2 turun dari langit. :) Nah.. umumnya  (mungkin) freelancer2 baru karena ngiler ngeliat para pendahulunya, ngerasa bisa maen by-pass langsung. Freshly graduated dan ngerasa bisa, langsung berpikir untuk skip beberapa tahapan proses. Kemungkinan berhasilnya ada, tapi kemungkinan gagal dan frustasinya juga besar.. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Point 1 &amp; 2, gue setuju dengan Erwin. Itu bergantung dengan bagaimana hubungan dan komunikasi dengan client. Kalau jelas kita bilang nahwa kita butuh 1-2 hari dan akan kasih preview di hari ke-3, gue pikir nggak perlu lah report tiap hari. <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Satu hal lagi, kalau kita baru kerja sedikit sudah report, umumnya client justru akan cerewet karena mereka umumnya tidak bisa membayangkan sebuah visual berdasarkan sketsa saja misalnya. Apalagi kalo dapet client dengan tipe micro-managing, setiap detail dia berusaha manage dan kasih feedback ini itu. Ujung2nya justru progress jadi lambat. </p>
<p>Mengenai online tiap hari, ya nggak harus juga lah. Gue kalo ngasih kerjaan juga nggak expect freelancernya online tiap hari. Yang penting ngerespons kalau di kontak (baik email atau lainnya).</p>
<p>Mengenai gampang menyerah, gue pikir ini ada hubungannya dengan motivasi. Jadi freelancer itu harus punya tekad dan motivasi awal yang kuat, perhitungan plus-minus, dsb. Intinya adalah menjalani proses. Semuanya nggak tiba2 turun dari langit. <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Nah.. umumnya  (mungkin) freelancer2 baru karena ngiler ngeliat para pendahulunya, ngerasa bisa maen by-pass langsung. Freshly graduated dan ngerasa bisa, langsung berpikir untuk skip beberapa tahapan proses. Kemungkinan berhasilnya ada, tapi kemungkinan gagal dan frustasinya juga besar.. <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dp</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1865</link>
		<dc:creator>dp</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 09:06:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1865</guid>
		<description>Thanks infonya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Thanks infonya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fahmi</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1864</link>
		<dc:creator>Fahmi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 08:28:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1864</guid>
		<description>Yups, setuju mas Ben. 

Freelance bagi kebanyakan orang Indo adalah hal yang baru. Tidak semua  orang tahu dan yang tahu pun masih belum percaya ( atau gak berani keluar dari zona nyaman :-D )

Satu pelajaran yang saya ambil dari kisah hidup saya di dunia freelance adalah &#039;komitmen&#039;.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yups, setuju mas Ben. </p>
<p>Freelance bagi kebanyakan orang Indo adalah hal yang baru. Tidak semua  orang tahu dan yang tahu pun masih belum percaya ( atau gak berani keluar dari zona nyaman <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>Satu pelajaran yang saya ambil dari kisah hidup saya di dunia freelance adalah &#8216;komitmen&#8217;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Wira</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1863</link>
		<dc:creator>Wira</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 08:12:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1863</guid>
		<description>Tunggu tanggal mainnya .. Awas ya, India :&#124;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tunggu tanggal mainnya .. Awas ya, India <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_neutral.gif' alt=':|' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ben</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1862</link>
		<dc:creator>Ben</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 08:10:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1862</guid>
		<description>Mm.. kalo menanggapi komentar Pak Rio, gw jadi mikir.. maybe kejadiannya begini saudara pemisra..

Kebanyakan penduduk Indonesia adalah angkatan muda.. dan yang melek teknologi di Indonesia juga kebanyakan angkatan muda (entah yang udah melek, setengah melek atau melek beneran) so kemungkinan besar freelancer berasal dari angkatan2 muda ini.. Apabila angkatan muda ini masih terikat sama gaya hidup yang tidak bertanggung jawab dan materialistis (sesuai tampilan dan contoh dari media-media), ya yang banyak terekspos di blantika per-freelancer-an ya angkatan2 muda yang tidak bertanggung jawab itu..

Freelance buat orang Indonesia masih baru. Bapak Ibu saya mungkin saja masih sulit mengeja kata &quot;FRIILENS&quot; apabila saya tulis &quot;FREELANCE&quot;. So.. Masih banyak ke awam-an mengenai freelance itu sendiri baik dr freelancer maupun klien.. Akibatnya proses kerja nggak jelas, kontrak nggak ada dsb dsb.. 

bahkan freelancer yang masih &quot;awam&quot; sama pekerjaannya masih mengganggap freelance itu sebagai iseng2 berhadiah.. Duh.. Sifat inilah yang mengakibatkan seorang freelance tidak bertanggung jawab.. Take it serious or leave it, deary..

Selain itu yang masih mengganggu saya adalah banyaknya orang yang bisa atau &quot;berasa bisa&quot; mengerjakan pekerjaan di bidang tertentu.. Entah dia dapat keahlian dr kursus or something.. Well butuh kejujuran diri apakah kita memang sanggup mengerjakan jobdesk itu dengan baik dan benar sesuai standar profesi yang kita jalani.. Otodidak itu hebat.. Tapi berasa bisa itu ngerugiin orang..

Well Semua yang gw tulis dan yang ditulis sama temen-temen semua bakal gw jadiin &quot;tamparan pribadi&quot; sih buat gw sendiri heheheh.. Yaa semacam muhasabah lah.. &quot;Am I like that?? Am I like that??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mm.. kalo menanggapi komentar Pak Rio, gw jadi mikir.. maybe kejadiannya begini saudara pemisra..</p>
<p>Kebanyakan penduduk Indonesia adalah angkatan muda.. dan yang melek teknologi di Indonesia juga kebanyakan angkatan muda (entah yang udah melek, setengah melek atau melek beneran) so kemungkinan besar freelancer berasal dari angkatan2 muda ini.. Apabila angkatan muda ini masih terikat sama gaya hidup yang tidak bertanggung jawab dan materialistis (sesuai tampilan dan contoh dari media-media), ya yang banyak terekspos di blantika per-freelancer-an ya angkatan2 muda yang tidak bertanggung jawab itu..</p>
<p>Freelance buat orang Indonesia masih baru. Bapak Ibu saya mungkin saja masih sulit mengeja kata &#8220;FRIILENS&#8221; apabila saya tulis &#8220;FREELANCE&#8221;. So.. Masih banyak ke awam-an mengenai freelance itu sendiri baik dr freelancer maupun klien.. Akibatnya proses kerja nggak jelas, kontrak nggak ada dsb dsb.. </p>
<p>bahkan freelancer yang masih &#8220;awam&#8221; sama pekerjaannya masih mengganggap freelance itu sebagai iseng2 berhadiah.. Duh.. Sifat inilah yang mengakibatkan seorang freelance tidak bertanggung jawab.. Take it serious or leave it, deary..</p>
<p>Selain itu yang masih mengganggu saya adalah banyaknya orang yang bisa atau &#8220;berasa bisa&#8221; mengerjakan pekerjaan di bidang tertentu.. Entah dia dapat keahlian dr kursus or something.. Well butuh kejujuran diri apakah kita memang sanggup mengerjakan jobdesk itu dengan baik dan benar sesuai standar profesi yang kita jalani.. Otodidak itu hebat.. Tapi berasa bisa itu ngerugiin orang..</p>
<p>Well Semua yang gw tulis dan yang ditulis sama temen-temen semua bakal gw jadiin &#8220;tamparan pribadi&#8221; sih buat gw sendiri heheheh.. Yaa semacam muhasabah lah.. &#8220;Am I like that?? Am I like that??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Erwin</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1861</link>
		<dc:creator>Erwin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 07:54:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1861</guid>
		<description>Judul yg cukup menggilitik :).

1. Report
Sepertinya klo masalah ini tergantung persetujuan client dan freelancernya. Klo saya pribadi dalam pengerjaan project ada yg namanya fase review dimana client bisa melihat step by step apa saja yg sudah diselesaikan, jadi bukan hanya final version-nya saja. Dan client pun sudah tau kapan saya akan preview. So, ga perlu lha report tiap hari.

2. Jurus menghilang
Ini juga sepertinya subjektif seakan2 client berharap setiap saat kita harus &#039;oke bos&#039;. Jurus &#039;always there&#039; jg terlalu over. Karena kita punya kehidupan pribadi masing2 dan ada jam2 tertentu yg tidak membicarakan masalah pekerjaan (kecuali bener2 urgent). Jadi lebih baik beritahu client anda waktu2 anda untuk istirahat.

3. Terlalu Idealis
Ada apa dengan idealis ? apa yg salah dengan idealis? gpp lha tergantung persoalnya masing2 kok. Mungkin saja mereka idealis untuk menjaga quality. Tp saya blm cukup jelas idealis seperti apa yg anggi maksud.

4. Mudah menyerah
Persis yg dikatakan Rio, hal ini bisa terjadi dari sisi freelancer atau pun client. Dari sisi freelancer terjadi karena ia blm bisa mengukur sampai dimana kemampuannya. Dan dari sisi client tidak memberikan jobdesc dan batasan yg jelas. 

So. hire lah Freelancer Indonesia :).
Tp perlu diingat, jangan asal hire :P.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Judul yg cukup menggilitik <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>1. Report<br />
Sepertinya klo masalah ini tergantung persetujuan client dan freelancernya. Klo saya pribadi dalam pengerjaan project ada yg namanya fase review dimana client bisa melihat step by step apa saja yg sudah diselesaikan, jadi bukan hanya final version-nya saja. Dan client pun sudah tau kapan saya akan preview. So, ga perlu lha report tiap hari.</p>
<p>2. Jurus menghilang<br />
Ini juga sepertinya subjektif seakan2 client berharap setiap saat kita harus &#8216;oke bos&#8217;. Jurus &#8216;always there&#8217; jg terlalu over. Karena kita punya kehidupan pribadi masing2 dan ada jam2 tertentu yg tidak membicarakan masalah pekerjaan (kecuali bener2 urgent). Jadi lebih baik beritahu client anda waktu2 anda untuk istirahat.</p>
<p>3. Terlalu Idealis<br />
Ada apa dengan idealis ? apa yg salah dengan idealis? gpp lha tergantung persoalnya masing2 kok. Mungkin saja mereka idealis untuk menjaga quality. Tp saya blm cukup jelas idealis seperti apa yg anggi maksud.</p>
<p>4. Mudah menyerah<br />
Persis yg dikatakan Rio, hal ini bisa terjadi dari sisi freelancer atau pun client. Dari sisi freelancer terjadi karena ia blm bisa mengukur sampai dimana kemampuannya. Dan dari sisi client tidak memberikan jobdesc dan batasan yg jelas. </p>
<p>So. hire lah Freelancer Indonesia <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .<br />
Tp perlu diingat, jangan asal hire <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dimas</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1860</link>
		<dc:creator>Dimas</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 07:45:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1860</guid>
		<description>yg penting semangaatt menjadi seorang freelancer, insya Allah poin2 yg diatas tidak akan ada di kamus ^_^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yg penting semangaatt menjadi seorang freelancer, insya Allah poin2 yg diatas tidak akan ada di kamus ^_^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ame</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1859</link>
		<dc:creator>ame</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 07:42:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1859</guid>
		<description>pengalaman yang sama.. sampe saya hampir putus asa juga. sekarang ini saya akhirnya lagi nyari staff yg nurut dan berminat belajar aja, banyak mereka yang merasa udah berkemampuan (pas2an) jadi sow idealis dan ujung2nya kerjaan gak sesuai pesanan.. nyampah..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pengalaman yang sama.. sampe saya hampir putus asa juga. sekarang ini saya akhirnya lagi nyari staff yg nurut dan berminat belajar aja, banyak mereka yang merasa udah berkemampuan (pas2an) jadi sow idealis dan ujung2nya kerjaan gak sesuai pesanan.. nyampah..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rio</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1857</link>
		<dc:creator>Rio</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 07:21:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1857</guid>
		<description>biasanya newbie memang ingin terlihat mampu melakukan pekerjaan yg dberikan namun jika pada akhirnya tidak bisa memberikan hasil yang memuaskan, si newbie suka menghilang takut dimarahi atau disingkirkan. padahal sudah diberi kepercayaan.

dan biasanya hal tersebut terjadi ketika pihak yg meng-hire si newbie memberikan ekspektasi yang berlebih ke si newbie yang belum mengerti sistem kerja si peng-hire.

sebaiknya si newbie berani jujur jika kemampuannya belum sesuai ekspektasi peng-hire dan berusaha meyakinkan peng-hire akan kelebihan dirinya yg mampu membantu kebutuhan sang peng-hire

dan sang peng-hire sebaiknya memberikan jobdesc dan batasan, beserta tenggat deadline yg jelas sbelum memberikan tugas, sehingga si newbie berjalan sesuai kesamaan ekspektasi dirinya dg sang peng-hire</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>biasanya newbie memang ingin terlihat mampu melakukan pekerjaan yg dberikan namun jika pada akhirnya tidak bisa memberikan hasil yang memuaskan, si newbie suka menghilang takut dimarahi atau disingkirkan. padahal sudah diberi kepercayaan.</p>
<p>dan biasanya hal tersebut terjadi ketika pihak yg meng-hire si newbie memberikan ekspektasi yang berlebih ke si newbie yang belum mengerti sistem kerja si peng-hire.</p>
<p>sebaiknya si newbie berani jujur jika kemampuannya belum sesuai ekspektasi peng-hire dan berusaha meyakinkan peng-hire akan kelebihan dirinya yg mampu membantu kebutuhan sang peng-hire</p>
<p>dan sang peng-hire sebaiknya memberikan jobdesc dan batasan, beserta tenggat deadline yg jelas sbelum memberikan tugas, sehingga si newbie berjalan sesuai kesamaan ekspektasi dirinya dg sang peng-hire</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bayu</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1856</link>
		<dc:creator>Bayu</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 07:15:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1856</guid>
		<description>kenapa sih dengan India? ada dendam pribadikah? :P</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kenapa sih dengan India? ada dendam pribadikah? <img src='http://www.ruangfreelance.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: leksa</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1855</link>
		<dc:creator>leksa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 07:13:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1855</guid>
		<description>beberapa list diatas sering saya pakai..
dulu sih :p</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>beberapa list diatas sering saya pakai..<br />
dulu sih :p</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zamdesign</title>
		<link>http://www.ruangfreelance.com/2009/03/11/jangan-hire-freelancer-indonesia/#comment-1854</link>
		<dc:creator>zamdesign</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 07:01:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.ruangfreelance.com/?p=1193#comment-1854</guid>
		<description>sebuah &lt;strong&gt;tamparan&lt;/strong&gt; untuk kita semua</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebuah <strong>tamparan</strong> untuk kita semua</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Page Caching using disk: enhanced

Served from: www.ruangfreelance.com @ 2012-02-10 12:22:40 -->
