Bebas Bekerja Tanpa Batas

Jangan hire Freelancer Indonesia ?! Newbie, Review

Jangan hire Freelancer Indonesia ?!

March 11, 2009  /  anggi krisna  /    34
Jangan Hire Freelancer Indonesia - photo by reinvented

Jangan Hire Freelancer Indonesia - photo by reinvented

Melihat dari judul diatas sangatlah ironi, kenapa? karena kami dari ruang freelance mencoba memberikan peluang kepada Anda untuk berfreelance tapi saya menulis judul Jangan hire freelancer Indonesia?! hehehe :D ada yang merasa terganggu dengan judul diatas?

Kenapa saya mencoba membahas hal tersebut? karena dominannya teman-teman asal Indonesia hanya mempermainkan kepercayaan kliennya. Hasil akhirnya proyek tidak beres dan klien menganggap diri mereka tidak profesional yang nantinya akan berimbas kepada kita semua. berikut beberapa hal yang saya bahas lebih detail, karena saya sendiri pernah mengalami sewaktu saya meng-hire freelancer Indonesia.

Report Progres yang disepelekan

Seringkali report progres disepelekan oleh teman-teman freelancer Indonesia, padahal klien inginkan progres secara kontinu yaitu progres harian atau secara jam-an. Nyatanya para freelancer tidak berani report kalau pekerjaannya belum dianggap baik, berarti membutuhkan waktu sekitar 2-4 hari untuk memberikan report kepada kliennya. Sehingga klien dibiarkan menunggu lama tanpa alasan apapun yang membuahkan pikiran negatif. Saran saya report itu wajib setiap hari tanpa kecuali, lalu apa saja yang harus di reportkan? ada 4 hal :

  • Memberikan pertanyaan seputar proyek, sebanyak mungkin agar freelancer dan klien tidak terjadi miss komunikasi
  • Memberikan kritik dan saran seputar proyek, maka Anda akan dilihat kredibelitasnya
  • Memberitahukan masalah yang terjadi pada suatu proyek, dan meminta feedback dari klien
  • Memberikan hasil kerja hariannya, seberapa banyak? tergantung kecepatan Anda pastinya. apabila Anda hanya menyelesaikan sketsa logo hasil coretan tangan, atau hanya membuat header pada suatu situs, atau sub-sub tema pada suatu proyek penulisan itu sudah lebih dari cukup dari pada tidak sama sekali

Saya akan sangat yakin Anda akan dikatakan profesional oleh klien Anda.

Menggunakan Jurus Menghilang

Anda freelancer bukan tukang sulap, tapi kenapa selalu menghilang kalau dicari klien untuk meminta pertanggungjawaban Anda. Saran saya, Anda harus memberikan akses kepada calon klien untuk menunjukan Anda eksis, misal

  • Memberikan messenger id Anda, SKYPE, YM, MSN, GTLAK
  • Berikan email Anda apabila anda tidak online melalui messenger
  • Berikan akses calon klien Anda dengan menggunakan proyek managemen online, seperti activecolabs, basecamp, mantis dan banyak lagi. Pasti Anda akan dicap profesional
  • Berikan nomor telpon Anda apabila diperlukan

Jurus menghilang sudah tidak berlaku, yang ada sekarang hanya jurus always there dan saya yakin proyek lanjutan akan selalu ada untuk Anda

Terlalu idealis

Pernah saya temukan teman-teman dari perguruan tinggi ternama selalu membawa idealis mereka dalam bekerja, tapi untuk pekerjaan secara nyata (real world) tidak demikian. Dunia internet sekarang ini sangat berkembang sangat cepat dan ilmu-ilmu baru akan hadir tanpa kita sadari, maka dari itu idealis harus dilepas atau disesuaikan untuk mengambangkan ilmunya kepada ilmu baru. Sejauh apa saya mempelajarinya..? menurut saya sejauh www.google.com menggapai ilmu tersebut :D

Mudah Menyerah

Mengeluh akan kesusahan proyek yang didapat bisa jadi bumerang kepada freelancer, maka ke profesionalan Anda akan dipertanyakan. Bagaimana seorang bayi dapat berdiri? berlatih dan berproses maka Anda akan lihai kemudian hari.

Apakah Anda mempunyai masalah dengan 4 permasalahan freelancer Indonesia diatas? ayo kapan lagi membawa nama Indonesia dikancah dunia Internasional, masa kita kalah dengan India? :D

Share pengalaman Anda dan Update ruangfreelance dengan berlangganan RSS, email, dan twitter

TAGS »

AUTHOR

anggi krisna
web  /  twitter  /  facebook

Seorang fulltime freelancer yang memiliki studio design di bandung, iCreativelabs. Mempunyai seorang istri (erika mirna) dan segera menjadi calon bapak.


Freelancer Polls

Kenapa Kamu Menjadi Freelancer?

View Results

Loading ... Loading ...

BEST ARTICLES



COMMENTS

  1. REPLY joe /  Mar 13, 2009 at 11:15am

    @anggi: However saya sangat support dengan eksistensi RF yang menurut saya bisa menjadi “kompor” untuk lahir nya freelancer2 baru, bahkan kalau perlu RF harus memiliki komunitas untuk ini atau bahkan situs freelance marketplace untuk mempermudah freelancer2 indonesia dalam mencari pekerjaan. Khusus untuk artikel ini, seperti yang saya bilang dalam komentar saya sebelumnya, hanya perlu sedikit “balance” dari sudut pandang klien juga agar freelancer2 yang khususnya newbie tidak pesimis atau mensalah artikan kandungan dari artikel ini.

    Untuk tawarannya, terima kasih banget Nggi! cuman sayang saya masih belum bisa ngatur waktu antara bekerja dengan menulis (blog saya saja udah gak terurus lama :( ). Tapi saya usahakan bisa memberikan “sumbangan” juga buat RF karena saya juga sangat concern dengan dunia freelancer dan bisnis online.

    Keep goin’ RF!

  2. REPLY Gek /  Mar 13, 2009 at 3:23pm

    Wah tipsnya bagus banged…
    tengkyu…

  3. REPLY H /  Mar 13, 2009 at 9:06pm

    @Anggi: Oww.. semacam progress report gitu ya? Untuk internal sih ya emang applicable.

    Iya total ada 8 orang (5 designer + 3 Flash/Flex programmer) di Bay Interactive, semuanya dari Indonesia.

  4. REPLY tambur /  Mar 16, 2009 at 10:08am

    wah….gue terkejut membacanya.

  5. REPLY Mr. Y /  Jun 10, 2009 at 7:06pm

    wow.. very good.. attracting Topic..
    Nothing Impossible dude..

  6. REPLY Novian Liniaji /  Jul 19, 2009 at 9:08am

    Mungkin bukan karena orang indonesia gak bertanggung jawab, tapi karena kesulitan bahasa. Secara masih banyak yang bhs inggris-nya pas-pasan termasuk saya. Tertarik untuk joint, tapi setelah masuk bingung cara mulai dan harus bagaimana-nya…ada gak job yang pake bahasa indonesia aja instruksinya?

  7. REPLY keaglez /  Aug 23, 2009 at 9:05pm

    Thanks buat tipsnya. Sepertinya memang freelancer yang masih baru sering terjebak poin2 di atas. Saya juga masih baru dan memang poin2 di atas ada benarnya, jadi artikel ini sekaligus merupakan tamparan buat saya. :)

  8. REPLY kangmas /  Sep 14, 2009 at 1:04am

    waduh…klo ngomongin diri sendiri jngn dipukul rata ke semua freelancer dong bro. Di Indonesia banyak freelancer top & bertanggung jawab tuh….

  9. REPLY doddy suhartono /  Sep 14, 2009 at 4:33am

    Tips menarik bro,
    Permasalahan itu real dalam dunia freelance….FIUH!!!

    “ayo bangkit freelancer Indonesia…!!!”

  10. REPLY zulkarnain /  Sep 15, 2009 at 9:22pm

    sangat masuk akal.. tapi sayang kelemahanku cuma 1 gak bisa beringgris huff…

  11. REPLY Henza Kana /  Sep 23, 2009 at 5:53am

    Thanks bt tipsnya…gw sendiri sering diingetin sm bos jangan lp selalu kasih proggress report ke klien…memang kedengaran sepele tp hal ini membantu klien untuk tahu sudah sejauh mana proggres-nya…

    mungkin masih ada pemahaman bahwa kalau kita terlalu sering memgirimkan report dan ternyata klien kurang cocok bisa2 akan terjadi banyak revisi…

    Untuk masalah bahasa memang merupakan salah satu faktor penting tp gw percaya klo klien luar akan lebih senang klo mendapatkan report walaupun dengan tata bahasa yg amburadul dibandingkan ga ada report sama sekali…

  12. REPLY oelil /  Nov 25, 2009 at 11:32am

    tips yang bagus dan perlu diperhatikan oleh kita semua tentunya….

  13. REPLY azizan /  Dec 28, 2009 at 7:04pm

    buat rekan freelancer, kantorku lagi butuh freelancer buat ngerjain proyek aplikasi. detail proyek sudah didokumentasikan di www jakartaopenproject dot blogspot dot com

« 1 2

PINGBACKS

No Pingbacks

POST A COMMENT









 Follow this comment from email.

© 2009 RuangFreelance by ruangfreelance.com