Saat diskusi ini saya tulis, Sayapun sedang masuk kantor untuk menyelesaikan berbagai macam task huwh sedihnya
.
Bekerja pada saat hari libur atau waktu liburan adalah hal yang sering dilakukan oleh para freelancer pada umumnya, terutama saat berlibur yang tidak menggunakan hari libur. Seharusnya kita dapat meninggalkan banyak hal untuk mengurangi stress, tapi sepertinya akan sulit bagi kita untuk meninggalkannya.
Apakah baik, bekerja saat Anda berlibur? haruskah Anda melakukannya? atau meninggalkan itu semua dan mulailah bersenang-senang dengan keluarga Anda? Apakah Anda dapat menikmati bekerja disaat liburan atau hal tersebut merupakan suatu kebutuhan bagi Anda?
Jawablah pertanyaan tersebut, karena pertanyaan ini menjadikan sebuah pernyataan kebahagiaan jangka panjang Anda sebagai freelancer. Nanti akan ada waktunya Anda berlibur yang Anda sendiri memutuskan tidak mau diganggu oleh siapapun dan Anda pun pasti sangat menikmatinya. Mari kita lihat beberapa pertanyaan berikut :
- Apakah Anda bekerja saat hari libur atau waktu liburan?
- Apa yang dapat Anda tinggalkan (pekerjaan Anda), dan apa yang Anda lakukan (pekerjaan Anda) saat liburan?
- Bagaimana membagi waktu Anda untuk keluarga terutama saat hari libur, mendapat dukungankah dari keluarga apabila Anda bekerja disaat libur atau sebaliknya?
- Bagaimana Anda menghandel klien Anda atau proyek yang mendesak?
Ayo kita diskusi hal ini dibagian komentar ruangfreelance
Share pengalaman Anda dan Update ruangfreelance dengan berlangganan RSS, email, dan twitter













dyah
February 15, 2009
mungkin penting kita sadari bahwa pekerjaan atau profesi bukan lagi tentang tanggung jawab tetapi amanat yang telah dipercayakan kepada kita bagaimana kita menjaga sebuah kepercayaan itu dengan sebaik mungkin karena kepercayaan mahal harganya, bekerja di kala waktu libur kalau memang itu harus kenapa nggak? asalkan kita bisa memenuhi target karena itu sebagian dari usaha kita untuk dapat menjaga amanat
Aria Rajasa
February 15, 2009
Saya sebisa mungkin tidak bekerja di hari libur karena menurut saya libur itu penting. Tapi tentu saja deadline proyek jauh lebih penting. Masih love-and-hate relationship si bekerja di hari libur.. Memang tidak menyenangkan, tapi kalo ga gitu nanti kerjaan ga kelar
~ya ini saya juga lagi kerja
didats
February 15, 2009
karena saya belum fulltime banget freelance,
jadi hari libur masih kerja. tapi porsinya dikit.
kalo suasana membantu (istri lagi sibuk juga) ya terooos… :p
anggie bratadinata
February 15, 2009
Kerja di hari libur ? no way. Hari libur khusus untuk anak & istri.
Tanggal merah aku masukin di project timeline biar klien juga tau.
MQ Hidayat
February 15, 2009
1. Bisa dikatakan iya. apalagi aku masih tercatat sbg mahasiswa
2. liburan saat waktu liburan.
3. Karna masih anak kos, jd gak sbrapa berpengaruh.
4. nglembur
Thomas Dian
February 15, 2009
Hari libur seharusnya tetep libur dari segala pekerjaan. Klo ada kerjaan ya pas planing awal hari libur jangan dimasukin. Jadi kontrak deadline seminggu adalah = 5 hari kerja, karena sabtu minggu saya pingin libur.
(itu baru angan2, karena sekarang kenyataanya tetep aja sabtu minggu tetep kerja.)
nurasto
February 16, 2009
1. Saya lepas pekerjaan pada hari libur
2. Biasanya benar – benar lepas, malah tidak pikiran. Saya terbantu dengan sticky notes untuk mengingatkan apa yang terakhir saya lakukan pada Seninnya.
3. Tetap keluarga #1 karena mereka mendukung saya menjadi freelance, jadi tidak ada yang salah dengan memberikan waktu khusus untuk mereka.
4. Klien saya mengerti bahwa saya tidak bekerja pada hari minggu, karena juga sudah saya utarakan sebelum proyek dimulai. Jika “terdesak karena deadline” saya selalu bercermin pada manajemen waktu dan sumber daya saya, berarti ada yang salah pada cara bekerja saya.
Alasan saya untuk freelance adalah bersama keluarga. Istri saya pekerja “8 to 5″, malam minggu dan minggu hanya untuk keluarga.
motulz
February 16, 2009
Sebagai freelancer, gw udah gak membedakan mana jam kerja dan mana jam libur, mana hari kerja dan mana hari libur. Semuanya sudah bercampur menjadi : brief dan deadline.
Kenyataannya sebagai freelance gw gak harus bangun pagi, gak tergopoh2 saat hari Senin, gak musti pergi ngantor saat hujan, dan gak terjebak dengan rutinitas working day. Semua itu bisa terjadi.. makanya kalau ada job di hari libur.. kalau emang gw bisa (ada waktu) ya gue ambil. Tapi kalau memang gak ada waktunya ya jangan. Itu sih gak musti hari libur / wiken, di saat gw musti dan harus mengantar nyokap atau bokap.. ya tinggal di adjust shchedule-nya atau tolak kerjaan.
Chandra Marsono
February 16, 2009
#1 Rule of management : “I always have time”
Walau demikian tentunya vacation dan hari libur apply secara normal dimana waktu tersebut anda tidak bekerja. Namun tentunya anda seringkali mendapat pekerjaan yang memiliki deadline mefet (baca: kepepet). Jadi bagaimana ini? Apa saya tolak?
Menolak client? Rejeki kok ditolak. Terutama anda sebagai freelancer tidak hanya di judge karena kemampuan anda, namun juga flexibilatas anda. Tidak menyaggupi request client bisa menghilangkan worth anda dimata client.
Ada dua menanggapinya, yaitu dengan memberlakukan “rush fee” atau “extra cost” karena anda bekerja di hari minggu (make sure you put that in the contract), atau dengan micro management dengan cara me-Sub beberapa dari pekerjaan ke freelancer lain.
Yes, I always have time. How can I help you.
zulkarnain
February 16, 2009
pastinya.. saat liburan ngerjakan project2 tambahan
Setyagus Sucipto
February 16, 2009
Gw liburan terkadang kerja dan terkadang memaksakan diri liburan. Sebenernya sih tergantung kita seberapa kejam kita dengan jadwal kita.
Freelance menurut gw sih bukan berarti kita tidak terikat waktu,semuanya tetap terikat dengan deadline dan etc “kayak dikantor aja” Cuma bedanya kita memidahkan lokasi kerja ketempat yang kita sukai.
anggi krisna
February 16, 2009
Apakah Anda bekerja saat hari libur atau waktu liburan?
Saat ini gue masih banyak mengerjakan urusan kantor pada hari libur, karena akan mengurangi pekerjaan di minggu esoknya. niatnya kalau bayi gue sudah lahir, gue akan stop kebiasaan buruk ini
Apa yang dapat Anda tinggalkan (pekerjaan Anda), dan apa yang Anda lakukan (pekerjaan Anda) saat liburan?
Yang ditinggalkan pasti pekerjaan ngedesain atau hal2 yang berat, yang dikerjakan hanya seputar cek email, YM-an sama klien, dan nagih utangnya klien hahaha
Bagaimana membagi waktu Anda untuk keluarga terutama saat hari libur, mendapat dukungankah dari keluarga apabila Anda bekerja disaat libur atau sebaliknya?
). Tapi gue akan berencana tidak bekerja saat libur dan sampe dirumah, mungkin start pas anak gue lahir
Istri sangat mendukung kerjaan gue, dan die juga enjoy ko karena sering maen game di facebook atau miniclip hehehe unutk nungguin gue kerja (walau dianggurin juga, paling cium2 dikit
Bagaimana Anda menghandel klien Anda atau proyek yang mendesak?
makasih lowh teman2 sudah bantu gue
untuk klien selalu gue usahakan berchat ria dan mereport kepada mereka mengenai pekerjaan yang sudah dikerjakan minggu lalu, biar gak bawel. kalau ada proyek mendesak, gue akan minta bantuan teman2 icreativelabs untuk lembur
dp
February 16, 2009
Saya mesti kerja saat wiken (kalau sedang ada proyek) karena sehari-hari saya kerja di kantor.
dian ara
February 16, 2009
urus suami, rumah, dan anak adalah kewajiban. artinya, bermain-main dengan anak misalnya… atau ngobrol santai bareng suami sore-sore misalnya… bagi orang lain adalah liburan, tapi bagi saya adalah kewajiban. sementara belajar dan menulis adalah kebutuhan, sesuatu yang sangat saya sukai.
jadi ketika saya menulis, dibayar ataupun tidak, itulah liburan! bukan kerja ^^
dan saya sering tuh, sambil berlibur sambil menyelesaikan kewajiban, hehehe…
Aria Rajasa
February 16, 2009
@dian ara: Kadang2 memang kalau kita bekerja dibidang yang kita cintai, kerja dan bermain suka sangat susah dibedakan XD
thmd
February 17, 2009
* Apakah Anda bekerja saat hari libur atau waktu liburan?
temtu tidaxxxx. msh ada kehidupan diluar sana yg lebih indah drpada menjadi golongan orang2 yang merugi dengan bekerja didepan komputer, menghabiskan waktu untuk bersikap adil terhadap diri sendiri dan orang lain.. terutama keluarga..
* Apa yang dapat Anda tinggalkan (pekerjaan Anda), dan apa yang Anda lakukan (pekerjaan Anda) saat liburan?
smua hal2 berbau pekerjaan wajib ditinggalkan dikala liburan. kecuali itu mendesak sak sak..
* Bagaimana membagi waktu Anda untuk keluarga terutama saat hari libur, mendapat dukungankah dari keluarga apabila Anda bekerja disaat libur atau sebaliknya?
jelas didukung, jikalu itu adalah urhent dan untuk kepentingan umat.
* Bagaimana Anda menghandel klien Anda atau proyek yang mendesak?
bekerja secara profesional aja. timeshet dan rest time.. huehue. dan bilang saja seperti kata2 saya diatas..pasti klien ngerti.. dia kn jg manusia .. huehue
taufiq
February 17, 2009
#1
… dan memang ga selama seperti hari biasa, males juga denger suara diujung telp “udah belum sih???? mang mreka ga tau apa kalo di indonesia minggu juga hari libur ” 
. satu lagi research idea,biasanya dapet di weekend 
, makanya perlu aga tricky, misal : temanya tetep lunch (pilih cafe/resto berwifi) tapi tetep bawa peralatan perang
, atawa akhirnya gue kerja, dia juga bantuin yang lain, yang penting melakukannya bersama2 halah…ha3x…
,,,,,
Hari libur/Waktu Libur = tetep kerja, tapi bisa dibilang, “kerja yang lain”, seperti kata mas anggi, mungkin ngrjain hal yang lain: bangun link, Nyusun todo list & target mingguan, and of course nagih utang
#2
yang jelas ditinggalkan,design, dan pekerjaan berat lainnya, paling pol gunain tool, nyoba2 trik2 baru2, itu juga kalo dah mentok dadah
#3
si calon momy ini tadinya strength banget untuk urusan libur, tapi setelah 3 tahun dibilangin ga berubah2 juga, dia yang ngerti
#4
Mendesak(sangat mendesak)? it must have extra cost, we can go without it
gue pribadi sih emang sangat amat meghargai waktu libur,
sebisa mungkin manage dan displin di hari kerja, and of course at your weekend too…:D
anggi krisna
February 17, 2009
@thmd : pantes kerjaan lo gak beres2 wong banyak liburnya hahahaha
kaburr
@taufiq : istri buat bantuin mijit dunk ahhh
@chandra Marsono : mas kalo bisa sih jgn dibiasain walau rada kualat nolak rejeki
Into
February 17, 2009
Libur? Harus! Bukankah mesin juga ada istirahatnya.
Tapi apakah libur harus mengikuti tanggalan merah? Menurut saya tidak harus. Irama hari boleh diatur sendiri, sesuai kebutuhan, situasi atau pilihan profesi.
Kebetulan saya penuh-penuh jadi freelancer sejak 1986, sejak anak-anak masih piyik hingga sekarang sudah bisa kerja. Kerja freelance belum semudah sekarang yang banyak terbantu dengan kecanggihan teknologi. Jenis pekerjaan pun belum sebanyak sekarang.
Saya banyak membantu beberapa penerbitan, baik yang terbit harian, mingguan, dwibulanan dan bulanan. Sesekali juga edisi khusus, misalnya edisi lebaran. Di mana beban pekerjaan bertambah sementara staf tetapnya tetap mengerjakan edisi reguler, sehingga dibutuhkan tenaga tambahan.
Ada majalah mingguan yang terbit hari Rabu, padahal materi baru diterima hari Jumat. Jadilah hari Sabtu dan Minggu untuk mengerjakan dan Senin mengantarkan ke redaksi.
Nyaris bertahun-tahun saya tidak kenal hari Minggu.
Apa yang saya kerjakan saat itu? Membuat illustrasi, karikatur, lay-out (perwajahan) dan produksi. Semua masih dikerjakan manual saat itu. Bahkan jaringan telepon pun masih “mimpi mewah”.
Bagaimana dengan anak-anak? Karena sejak masih “piyik” yang mereka hadapi ya begitu, ya jadinya “maklum adanya”. Risiko pilihan pekerjaan, barangkali. Atau risiko punya bapak seperti itu?
Anggap saja seperti pekerjaan petugas pemadam kebakaran, perawat, dokter, pelaut, satpam dan masih banyak lagi yang semua angka kalendernya berwarna biru adanya (ini mah kalender jadul, warnanya cuma biru dan merah).
Jadi kapan liburnya? Pilih sendiri. Kan setahun ada 365 hari… 20 tahun, 7300 hari (kabisatnya)? Hitung sendiri…
Erwin
June 15, 2009
Apakah Anda bekerja saat hari libur atau waktu liburan?
Klo hari libur kemungkinan masih adalah kerja ini itu apa lagi klo kepepet. Tp klo LIBURAN sepertinya ga gw layani. Liburan itu biasanya sudah gw plan dari jauh2 hari dan make sure semua project running smoothly. So klo Liburan = Family come first.
Apa yang dapat Anda tinggalkan (pekerjaan Anda), dan apa yang Anda lakukan (pekerjaan Anda) saat liburan?
Tinggalkan semua kerjaan design n coding dan hanya terima telpon :p.
Bagaimana membagi waktu Anda untuk keluarga terutama saat hari libur, mendapat dukungankah dari keluarga apabila Anda bekerja disaat libur atau sebaliknya?
.
Keluarga sangat mendukung tentunya mau kerja di hari libur tp tetap tidak di saat liburan
Bagaimana Anda menghandel klien Anda atau proyek yang mendesak?
.
No project on vacation. Sorry
Klo rejeki ga kemane lha :p.
Dodi Wibowo
June 23, 2009
Apakah Anda bekerja saat hari libur atau waktu liburan?
pengennya sih ga bekerja pas liburan .. tp terkadang harus sedikit membagi waktu liburan untuk pekerjaan .. soalnya kadang waktu liburan tuh waktu efisien cari duit untuk bayar kuliah .. cos klo pas kuliah bisa bikin kacau jadwal hoho .. ( maklum saya masi baru , blm pengalaman dlm management dan efisiensi waktu )
Apa yang dapat Anda tinggalkan (pekerjaan Anda), dan apa yang Anda lakukan (pekerjaan Anda) saat liburan?
pokoknya no thinking.. waktu liburan browsing2x tetep ^^ mesti nyrempet2x dikit ma kerjaan hoho .. itung2x improvisasi..
Bagaimana membagi waktu Anda untuk keluarga terutama saat hari libur, mendapat dukungankah dari keluarga apabila Anda bekerja disaat libur atau sebaliknya?
kebetulan saya masi kuliah , keluarga udah sibuk sndiri2x >_< hikz..jadi kadang kesepian cm pnya teman2x .. kadang mami ( ihh anak mami kwakwa ) klo tlpn suka tanya .. lagi kerja ga say .. ibu takut ganggu hoho ^^ .. beliau sepertinya mendukung sekali
Bagaimana Anda menghandel klien Anda atau proyek yang mendesak?
nah ini susah … godaan duit kwakwa .. dan saya orang yang ga begitu pnya bnyak jadwal .. jadi terkadang liburan bisa boring tanpa lapie di samping saya .. smpe kadang merasa kurang bersosialiosasi .. ini salah 1 hal yang ingin saya benahi ..