Meraih Dollar dengan Fasilitas yang Minim
December 12, 2008 / anggi krisna /Saat pertama kali saya terjun ke dunia freelance pada tahun 2006, saya hanya mempunyai komputer yang standar (pada saat itu). Komputer tersebut mempunyai memori RAM dibawah 1GB, tidak ada high-end graphic card, dan tidak ada LCD 17 inch. Yang saya pikirkan hanya menjadi freelancer agar mendapatkan uang tambahan dari gaji saya yang masih kecil. Saya tahu hal ini akan menyita waktu keluarga bila melakukan 2 pekerjaan sekaligus, pagi hingga sore di kantor dan malam hingga subuh di dunia maya untuk ber-freelancer. Tapi saya jalani dan nikmati saja.
Berikut adalah perangkat pertama saya dalam ber-freelancer ria.
Komputer
Komputer yang saya miliki saat itu adalah komputer Pentium 4 Celeron, RAM 256MB, VGA onboard, CD-ROM dan monitor cembung CRT 14 inch. Biaya yang dikeluarkan sebesar 1-1,5 juta. Pada saat itu sekalipun kemampuan komputer ini terbilang seadanya, tapi komputer inilah yang memantapkan jalan saya di dunia freelancer.
Internet
Dahulu hanya Speedy yang masuk dalam jangkauan lingkungan saya, sehingga saya berlangganan Speedy personal 1 GB dengan biaya 220 ribu rupiah termasuk pajak. Pendapat miring mengenai speedy tidak membuat saya gentar menjadi freelancer. Nekat aja!
Perangkat Lunak
Saat itu saya masih menggunakan berbagai macam perangkat lunak bajakan. Dengan biaya 100 ribu rupiah Anda sudah bisa membeli semua perangkat lunak grafis dan olah dokumen yang akan membantu dunia freelance Anda. Tapi dengan perkembangan dunia open source saat ini, saya sarankan Anda untuk tidak mengikuti jejak saya dulu. Mulailah menggunakan perangkat lunak alternatif seperti Linux (kami sarankan ubuntu) untuk OS, GIMP untuk mengolah gambar, Xara Xtreme untuk Vector, OpenOffice untuk olah dokumen, tabel dan presentasi, dan masih banyak perangkat lunak yang bisa didapatkan secara gratis di internet.
Lain-lain
Biaya yang dibutuhkan selain yang diatas adalah listrik, makanan kecil, kopi, dan jalan-jalan ke bioskop
. Setidaknya dalam 1 bulan hanya membutuhkan biaya 200-300 ribu. Freelancer butuh bersenang-senang bukan
Pengalaman
Pengalaman yang masih sangat minim saya jadikan modal untuk terus berani trial dan error di dunia freelance. Apabila kita salah, maka kita akan lebih mengerti dunianya, semakin banyak kesalahan kita maka semakin banyak juga kita tahu, dan tentunya diharapkan kita bisa semakin pintar menghadapi masalah-masalah yang ada. Selain mencoba di freelance market, saya juga belajar langsung dari teman-teman yang sudah duluan berjuang sebagai freelance dengan cara bertemu face-to-face agar lebih paham, dan membuat saya keep fighting until now.
Kesimpulannya?
Dengan Fasililtas yang minimal, seharusnya kita sudah bisa ber-freelance dan berpenghasilan dollar. Saya yakin Anda pasti bisa melakukan apa yang saya lakukan. Mulailah langkah besar Anda menjadi freelancer dengan menginjakkan langkah kecil pertama ini: hilangkan keraguan dan wujudkan mimpi dan kemauan! Untuk saya sendiri, Hasilnya sangat worth it! Saya dan partner (Agus) sudah mempunyai kantor sendiri di Bandung dan membiayai 8 orang teman-teman yang membantu di icreativelabs. Semua itu dicapai dalam waktu kurang lebih 2 tahun!
Bagaimana pengalaman Anda? apakah Anda punya pengalaman lain yang memacu adrenalin Anda untuk meraih dollar di luar sana hanya dengan internet?
Share pengalaman Anda di kontes kami yang berhadiah iPOD dan usb Flash 8GB dan Update ruangfreelance dengan berlangganan RSS, email, dan twitter
AUTHOR
Seorang fulltime freelancer yang memiliki studio design di bandung, iCreativelabs. Mempunyai seorang istri (erika mirna) dan segera menjadi calon bapak.
BEST ARTICLES
- 3 Cara Mengisi dana ke PayPal 63 comment(s)
- Diskusi: Darimana Anda Mendapatkan Klien? 61 comment(s)
- 3 Cara Mudah Mendapatkan Klien Secara Reguler 57 comment(s)
- Cara Asyik Belajar Bahasa Inggris 56 comment(s)
- Situs Freelance Online Bagi Calon Freelancer 53 comment(s)
- Daftar 7-digit Kode Bank Indonesia 50 comment(s)
- Diskusi: iPhone atau Blackberry 50 comment(s)
- Memulai Hidup Baru Menjadi Seorang Freelancer 46 comment(s)
- Memilih Penyedia Jasa Layanan Internet di Indonesia 44 comment(s)
- Review PPC Lokal Indonesia 39 comment(s)
RELATED ARTICLES
COMMENTS
-
Sy malah mulai dengan desktop pentium 3.
Tapi sy yakin yang penting orangnya.
Sekarang sudah berlaptop Centrino Duo.
-
jadi pengen banget ikutan belajar nihh. cuma ga tahu harus mulai dari mana. apakah ada yang mau ngajarin gw.
-
bikin terharu sekaligus salute….
-
Hueheheh jadi teringat masa lalu,
dulu saya juga masih pake P4 ramnya malah gak ada 256 MB kayaknya, jadi kudu sabar kalo pas kerjanya berat… nunggu proses eksekusinya lama banget hehhe
tp sekarang alhamdulillah sudah terbayar -
Sampai sekarang, disaat laptop2 sudah dengan hardisk 160an GB, hardisk saya masih yang 40 GB hwhwhwhw…. Jakarta memang kejam… RAM pun cuma 512, buat maen pet society berasa lag berat hahaha… syukurlah ada rejeki berlebih jadi baru aja upgrade hahaha…












